3 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

Elpeni Fitrah by Elpeni Fitrah
June 10, 2024
in Esai
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

TERNYATA hari ini, 10 Juni, Indonesia memperingati Hari Media Sosial Nasional. Handi Irawan, CEO Frontier Group, mencanangkannya sejak 2015. Tujuannya sederhana namun krusial: mendorong masyarakat untuk bijak dan berhati-hati dalam ber-medsos.

 Namun, di tengah perayaan ini, kita juga dihadapkan pada realitas yang lebih kompleks. Media sosial telah menjadi arena di mana informasi dan disinformasi, aktivisme dan penindasan, serta koneksi dan perpecahan, saling berbenturan dalam skala global.

Informasi vs Disinformasi

Media sosial telah mentransformasi cara kita mengonsumsi dan berbagi informasi. Menurut laporan Hootsuite dan We Are Social pada Februari 2023, dari total populasi Indonesia, 198,2 juta atau 71,4% adalah pengguna aktif media sosial.

 Angka ini meningkat 4,2% (8 juta) dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadikan media sosial sebagai salah satu sumber utama informasi bagi banyak orang. Selama pandemi COVID-19, misalnya, platform ini menjadi saluran penting untuk menyebarkan pesan kesehatan masyarakat dan membantu orang tetap terhubung.

Namun, kemudahan berbagi informasi di media sosial juga membuatnya rentan terhadap disinformasi. Sebuah studi oleh MIT menemukan bahwa berita palsu menyebar enam kali lebih cepat di Twitter dibandingkan berita faktual. Selama pandemi, media sosial dibanjiri oleh teori konspirasi dan informasi keliru tentang asal-usul virus, pengobatan, dan vaksin.

Menurut laporan dari Mafindo, ada lebih dari 2.000 kasus hoaks terkait COVID-19 yang terdeteksi di Indonesia sepanjang 2020. Disinformasi ini tidak hanya membingungkan publik, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi nyata jika menghambat upaya penanganan pandemi.

Aktivisme vs Penindasan

Media sosial juga telah menjadi alat yang kuat untuk aktivisme dan perubahan sosial. Dari Arab Spriing hingga gerakan #MeToo dan #BlackLivesMatter, platform ini telah memungkinkan individu untuk berbagi pengalaman, mengorganisir protes, dan menyoroti ketidakadilan.

Di Indonesia, tagar #PapuanLivesMatter menjadi trending di Twitter pada 2019, menarik perhatian pada isu rasisme dan kekerasan terhadap orang Papua. Baru-baru ini, gerakan “Block Out 2024” menggunakan media sosial untuk memprotes tokoh publik yang dianggap abai terhadap situasi di Palestina. Ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat digunakan untuk menekan para pembuat opini dan memengaruhi wacana publik.

Namun, aktivisme daring juga dapat memiliki sisi gelap. Pemerintah otoriter telah menggunakan platform ini untuk menyebarkan propaganda, mengawasi aktivis, dan menekan perbedaan pendapat.

Laporan dari Freedom House menunjukkan bahwa Indonesia masuk dalam kategori “partly free” dalam hal kebebasan internet, dengan catatan adanya kasus penahanan dan pelecehan terhadap individu terkait ekspresi online mereka. Ini menimbulkan pertanyaan penting tentang bagaimana melindungi kebebasan berekspresi di media sosial sambil mencegah platform ini digunakan sebagai alat penindasan.

Koneksi vs Perpecahan

Pada dasarnya, janji terbesar media sosial adalah kemampuannya untuk menghubungkan orang. Dengan lebih dari 3,8 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia (Hootsuite, 2021), platform ini telah memungkinkan kita untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga, menemukan komunitas baru, dan menjangkau audiens di seluruh dunia. Selama pandemi, media sosial bahkan menjadi garis hidup bagi banyak orang, menyediakan koneksi yang sangat dibutuhkan di masa karantina dan pembatasan sosial.

Namun, media sosial juga dapat menjadi kekuatan yang memecah belah. Algoritme dirancang untuk menunjukkan konten yang disukai pengguna. Hal ini menciptakan “echo chamber” yang memperkuat pandangan yang ada dan meminggirkan perspektif alternatif. Studi CSIS menemukan bahwa polarisasi politik di Indonesia semakin meningkat. Salah satunya dipicu oleh kecenderungan orang hanya mengonsumsi informasi yang sesuai dengan pandangan mereka di media sosial.

Platform ini juga kerap menjadi tempat terjadinya perundungan, pelecehan, dan ujaran kebencian. Menurut data dari Kominfo, ada lebih dari 16.000 aduan konten negatif di media sosial yang diterima sepanjang 2020, meliputi isu SARA, hoaks, dan konten kekerasan.

Refleksi

Peringatan Hari Media Sosial Nasional menjadi momen tepat untuk merefleksikan peran kompleks platform ini dalam masyarakat kita. Media sosial ibarat dua sisi mata uang, dia punya potensi besar untuk menyebarkan pengetahuan, memupuk solidaritas, dan menyatukan manusia, namun juga risiko nyata untuk menjadi ajang disinformasi, perpecahan, dan penindasan.

Untuk mengatasi tantangan ini, kita perlu terus meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu mengenali dan menangkal disinformasi. Platform media sosial juga harus lebih proaktif dalam moderasi konten dan perlindungan pengguna, sementara regulasi yang cermat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan akuntabilitas.

Namun, yang terpenting adalah kesadaran bahwa dampak media sosial pada akhirnya bergantung pada bagaimana kita menggunakannya. Apabila kita bijak dan berhati-hati, lebih mengedepankan empati, rasa hormat, dan saling pengertian, sudah dapat dipastikan bahwa media sosial akan tetap menjadi kekuatan positif dalam masyarakat. Ini memang tantangan yang berkelanjutan, tapi jika kita berhasil, dunia yang lebih terhubung, berpengetahuan, dan berempati, akan lebih dari sekadar layak untuk diperjuangkan. [T]

  • Baca artikel lain dari penulis ELPENI FITRAH
“All Eyes on Rafah” – Dilema antara Sensasi dan Fakta
Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa
Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?
Refleksi Media Sosial dalam Karya Lukisan
“Akun Cantik”, Promosi Wajah di Media Sosial?
Tags: Hari Media Sosial Nasionalmedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Terra Mater, Renungan Tentang Hutan dan Kepemilikan Bersama dari Dusun Menelima, NTT

Next Post

Anak Muda Bisa Buat Petisi Agar Politikus Tinggalkan Gaya Kampanye dengan Baliho

Elpeni Fitrah

Elpeni Fitrah

Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Related Posts

BALI DALAM “FENOMENA KUTUKAN ORANG BAIK”

by Sugi Lanus
September 2, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus “Hukuman bagi orang-orang baik yang menolak untuk terlibat dalam politik adalah mereka akan diperintah oleh orang-orang yang...

Read moreDetails

Sepi Tak Berarti Tiada

by Angga Wijaya
September 2, 2026
0
Sepi Tak Berarti Tiada

DIBANDINGKAN poliklinik lain, Poliklinik Psikiatri memang lebih sepi pasien, apalagi di rumah sakit kecil. Namun, bagi saya, mereka yang memiliki...

Read moreDetails

Saat Daya Beli Melemah, Bisakah Keuangan Syariah Menjadi Penopang Ekonomi?

by Muhammad Farras Hanif
September 1, 2026
0
Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan

DAYA beli masyarakat menjadi salah satu cermin penting dalam melihat denyut perekonomian. Ketika masyarakat masih leluasa berbelanja, pelaku usaha memiliki...

Read moreDetails

Ketika Api Menjadi Cermin

by Ahmad Sihabudin
September 1, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

ADA sesuatu yang terasa ganjil dari api. Ia kecil ketika kita menyalakan kompor. Ia jinak ketika berada di tungku. Ia...

Read moreDetails

Apakah Buku Fisik Masih Asik?

by Made Chandra
August 31, 2026
0
Apakah Buku Fisik Masih Asik?

KITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...

Read moreDetails

Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota

by Wayan Gde Yudane
August 31, 2026
0
Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota

KOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...

Read moreDetails

Berhenti Menjadikan Hidup Sebagai Ruang Tunggu

by T.H. Hari Sucahyo
August 31, 2026
0
Berhenti Menjadikan Hidup Sebagai Ruang Tunggu

SEMAKIN kita menginginkan sesuatu, semakin jelas pula rasanya bahwa kita tidak memilikinya. Ada ironi yang cukup melelahkan dalam cara kerja...

Read moreDetails

Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?

by Teguh Wahyu Pranata,
August 30, 2026
0
Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?

SAYA memiliki seorang keponakan perempuan, ia kini memasuki umur 5 tahun. Beberapa bulan terakhir keponakan saya mulai belajar membaca, menggabungkan...

Read moreDetails

Apa yang (Sebaiknya) Kita Bicarakan saat Membicarakan Masa Depan Transportasi Publik di Bali?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 30, 2026
0
Apa yang (Sebaiknya) Kita Bicarakan saat Membicarakan Masa Depan Transportasi Publik di Bali?

KAMI duduk di ruangan auditorium. Di atas panggung, seorang moderator memandu diskusi dengan empat orang narasumber yang secara bergantian memaparkan...

Read moreDetails

Demo Kok Cepat Pulang? Jangan-Jangan Kita Gagal Paham Soal Demonstrasi

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

Ada yang kecewa setelah massa aksi AMPB dari Pati bubar. “Baru juga datang, kok sudah pulang?”  Komentar semacam itu berseliweran...

Read moreDetails
Next Post
Anak Muda Bisa Buat Petisi Agar Politikus Tinggalkan Gaya Kampanye dengan Baliho

Anak Muda Bisa Buat Petisi Agar Politikus Tinggalkan Gaya Kampanye dengan Baliho

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [8]: Ketika AI Ikut Menulis: Kata-kata Tanpa Manusia

SETIAP era memiliki ancamannya masing-masing terhadap proses berpikir yang dalam. Pada masa otoritarianisme, ancamannya adalah sensor. Negara menentukan apa yang...

by Andre Syahreza
September 2, 2026
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang
Persona

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

“Anti-Dilution Protection” dalam Perseroan Terbatas:  Menjaga Kepastian Hukum dan Nilai Investasi Pemegang Saham

DALAM praktik bisnis modern, kebutuhan perseroan untuk memperoleh tambahan modal sering kali diwujudkan melalui penerbitan saham baru. Langkah tersebut lazim...

by I Made Pria Dharsana
September 2, 2026
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda
Panggung

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BALI DALAM “FENOMENA KUTUKAN ORANG BAIK”

— Sugi Lanus “Hukuman bagi orang-orang baik yang menolak untuk terlibat dalam politik adalah mereka akan diperintah oleh orang-orang yang...

by Sugi Lanus
September 2, 2026
Sepi Tak Berarti Tiada
Esai

Sepi Tak Berarti Tiada

DIBANDINGKAN poliklinik lain, Poliklinik Psikiatri memang lebih sepi pasien, apalagi di rumah sakit kecil. Namun, bagi saya, mereka yang memiliki...

by Angga Wijaya
September 2, 2026
Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Saat Daya Beli Melemah, Bisakah Keuangan Syariah Menjadi Penopang Ekonomi?

DAYA beli masyarakat menjadi salah satu cermin penting dalam melihat denyut perekonomian. Ketika masyarakat masih leluasa berbelanja, pelaku usaha memiliki...

by Muhammad Farras Hanif
September 1, 2026
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding
Khas

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

by Dian Suryantini
September 1, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Ketika Api Menjadi Cermin

ADA sesuatu yang terasa ganjil dari api. Ia kecil ketika kita menyalakan kompor. Ia jinak ketika berada di tungku. Ia...

by Ahmad Sihabudin
September 1, 2026
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026
Kuliner

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
Apakah Buku Fisik Masih Asik?
Esai

Apakah Buku Fisik Masih Asik?

KITA mungkin mengingat bahwa pandemi membekaskan banyak hal dalam kehidupan hari ini. Saat-saat dimana secara fisik tubuh kita diharuskan terpisah...

by Made Chandra
August 31, 2026
Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota
Esai

Dongeng Sebelum Tidur: Simfoni Abu-Abu di Pelataran Kota

KOTA ini tidak pernah benar-benar tidur; ia hanya ditenangkan oleh dongeng-dongeng yang ditulis oleh jemari tak berwajah. Di atas aspalnya...

by Wayan Gde Yudane
August 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co