4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa

Rachmad Hidayat Putra by Rachmad Hidayat Putra
May 31, 2023
in Esai
Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa

Ilustrasi dari penulis

FUNGSI UTAMA MEDIA SOSIAL adalah sebagai sarana komunikasi. Media sosial membawa pengaruh besar bagi perkembangan bahasa. Menurut Chris Bogan, media sosial merupakan alat komunikasi berisi berbagai kemungkinan dalam menciptakan bentuk dan gaya interaksi baru seiring perkembangan. Berbagai bahasa baru muncul dengan berbagai variasi. Bahasa baru tersebut muncul dari bahasa asing, singkatan, dan bahasa daerah. Beberapa orang berpikir hal ini membuat bahasa baku semakin tersingkir dan dilupakan.

Sebenarnya tidak ada aturan dalam berbahasa di media sosial. Pengguna bebas menggunakan bahasa yang sesuai kaidah maupun menggunakan bahasa gaul. Penggunaan bahasa di media sosial menjadi pembangun citra dari individu maupun kelompok. Hal ini sejalan dengan Junus (2019) menyatakan penggunaan bahasa di media sosial bukanlah sekadar reproduksi bahasa namun juga representasi diri, diaolog anatara kapitalisme dan individu, dan proses kontruksi identitas.

Selain menjadi alat komunikasi, media sosial berfungsi sebagai branding (ciri khas). Akun media sosial harus memiliki cara yang unik dan khas sehingga menarik untuk dilihat pengguna lain. Salah satu cara branding dengan penggunaan bahasa. Misalnya, akun media sosial instansi pemerintah menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah agar terkesan formal, sedangkan beberapa artis menggunakan bahasa gaul agar terkesan bersahabat dengan para penggemarnya.

Penggunaan bahasa gaul di media sosial sangat berpengaruh bagi perkembangan bahasa Indonesia. Menurut saya, penggunaan bahasa gaul tidak menyingkirkan bahasa baku. Penggunaan bahasa gaul bisa menjadi alat untuk memperkaya ragam bahasa Indonesia. Hal ini telah dilakukan oleh Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan menyerap beberapa bahasa gaul menjadi bahasa baku.

Penggunaan bahasa gaul dalam media sosial memang diperbolehkan dalam situasi tertentu, namun sebaiknya penggunaannya tidak sering digunakan. Hal itu karena khawatir dapat mempengaruhi individu tertentu dalam situasi formal. Bahasa gaul dapat membantu memperkaya ragam bahasa Indonesia, namun di sisi lain dapat menjadi pisau pembunuh bahasa Indonesia.

Perubahan bahasa masyarakat Indonesia di media sosial telah memunculkan identitas-identitas asing dalam kehidupan masyarakat, dimana penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai luntur di tengah masyarakat dengan adanya gejala kebarat-baratan sehingga menimbulkan perubahan terhadap penggunaan kalimat dalam percakapan di media sosial (Rachmawaty, 2022). 

Saat ini banyak masyarakat kehilangan kaidah penulisan bahasa Indonesia. Hal ini bisa dilihat gaya bahasa dan penulisan yang tidak sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Jika dibiarkan maka bahasa Indonesia yang baik dan benar akan semakin hilang. Padahal bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa yang tertulis pada teks sumpah pemuda. Mempertahankan kebahasaan dalam bermedia sosial bermanfaat untuk meningkatkan komunikasi yang efektif, menghormati budaya bahasa, dan memperkuat hubungan antar pengguna. Dengan fokus pada penggunaan bahasa yang baik dan benar, pengguna dapat lebih mudah memahami dan dihormati oleh orang lain dalam lingkungan media sosial.

Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah memberikan berbagai upaya agar bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Pedoman umum Ejaan Bahasa Indonesia tidak dilupakan. Salah satu upayanya dapat dilihat melalui media sosial Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui Instagram Badan Bahasa memberikan berbagi edukasi mengenai penggunaan bahasa.

Media sosial bisa berdampak buruk pada penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar, tetapi media sosial juga bisa menjadi sarana edukasi dalam menyampaikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Media sosial tidaklah baik atau buruk, hal itu bisa dilihat dengan cara masyarakat dalam menggunakannya. Melalui media sosial masyarakat bisa berkontribusi dengan memberikan edukasi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau setidaknya masyarakat bisa meningkatkan kemampuan berbahasa melalui media sosial. Hal ini sejalan dengan manfaat media sosial sebagai sarana belajar, mendengarkan, dan menyampaikan.

Banyak manfaat yang diberikan media sosial dalam perkembangan Bahasa Indonesia. Media sosial bisa menjadi alat untuk mewujudkan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional. Kepala Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyampaikan tantangan dalam menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional yaitu masih lemahnya sinergi antar pemangku kepentingan dan beragamnya sikap bahasa para pelaku diplomasi bahasa dan pemangku kepentingan. 

Untuk menguatkan hal tersebut diperlukan sinergi dari segala pihak dan diplomasi bahasa. Pengguna Indonesia dapat menjadi diplomasi bahasa Indonesia hanya dengan melalui media sosial. Hal tersebut dikarenkan media sosial bisa menjangkau dan menghubungkan orang dari berbagai belahan dunia. Orang asing dengan sengaja atau tidak sengaja bisa mengakses media sosial dari akun Indonesia. Saat kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, orang asing bisa tertarik untuk belajar bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia bukan bahasa yang bisa disepelekan karena bahasa Indonesia memiliki keunggulan aspek historis, hukum dan linguistik. Hal ini dijelaskan dalam teks Sumpah Pemuda bahwa bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan. Masalahnya bahasa Indonesia kekurangan kosa kata, media sosial bisa menjadi jalan untuk memperkaya bahasa Indonesia. [T]

Menulis Rasa, Merawat Bahasa | Catatan Puisi-puisi Siswa SMPN 2 Sawan
Ratusan Siswa SD dan SMP Bergembira Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu di Jakarta
Teater-Dongeng Komunitas Mahima: Mengalirlah Bahasa Bali-Kawi-Indonesia-Inggris di Atas Panggung
Tags: BahasaBahasa Indonesiamedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konten Erotis, Sebuah Eksploitasi

Next Post

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Rachmad Hidayat Putra

Rachmad Hidayat Putra

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co