2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa

Rachmad Hidayat Putra by Rachmad Hidayat Putra
May 31, 2023
in Esai
Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa

Ilustrasi dari penulis

FUNGSI UTAMA MEDIA SOSIAL adalah sebagai sarana komunikasi. Media sosial membawa pengaruh besar bagi perkembangan bahasa. Menurut Chris Bogan, media sosial merupakan alat komunikasi berisi berbagai kemungkinan dalam menciptakan bentuk dan gaya interaksi baru seiring perkembangan. Berbagai bahasa baru muncul dengan berbagai variasi. Bahasa baru tersebut muncul dari bahasa asing, singkatan, dan bahasa daerah. Beberapa orang berpikir hal ini membuat bahasa baku semakin tersingkir dan dilupakan.

Sebenarnya tidak ada aturan dalam berbahasa di media sosial. Pengguna bebas menggunakan bahasa yang sesuai kaidah maupun menggunakan bahasa gaul. Penggunaan bahasa di media sosial menjadi pembangun citra dari individu maupun kelompok. Hal ini sejalan dengan Junus (2019) menyatakan penggunaan bahasa di media sosial bukanlah sekadar reproduksi bahasa namun juga representasi diri, diaolog anatara kapitalisme dan individu, dan proses kontruksi identitas.

Selain menjadi alat komunikasi, media sosial berfungsi sebagai branding (ciri khas). Akun media sosial harus memiliki cara yang unik dan khas sehingga menarik untuk dilihat pengguna lain. Salah satu cara branding dengan penggunaan bahasa. Misalnya, akun media sosial instansi pemerintah menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah agar terkesan formal, sedangkan beberapa artis menggunakan bahasa gaul agar terkesan bersahabat dengan para penggemarnya.

Penggunaan bahasa gaul di media sosial sangat berpengaruh bagi perkembangan bahasa Indonesia. Menurut saya, penggunaan bahasa gaul tidak menyingkirkan bahasa baku. Penggunaan bahasa gaul bisa menjadi alat untuk memperkaya ragam bahasa Indonesia. Hal ini telah dilakukan oleh Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan menyerap beberapa bahasa gaul menjadi bahasa baku.

Penggunaan bahasa gaul dalam media sosial memang diperbolehkan dalam situasi tertentu, namun sebaiknya penggunaannya tidak sering digunakan. Hal itu karena khawatir dapat mempengaruhi individu tertentu dalam situasi formal. Bahasa gaul dapat membantu memperkaya ragam bahasa Indonesia, namun di sisi lain dapat menjadi pisau pembunuh bahasa Indonesia.

Perubahan bahasa masyarakat Indonesia di media sosial telah memunculkan identitas-identitas asing dalam kehidupan masyarakat, dimana penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai luntur di tengah masyarakat dengan adanya gejala kebarat-baratan sehingga menimbulkan perubahan terhadap penggunaan kalimat dalam percakapan di media sosial (Rachmawaty, 2022). 

Saat ini banyak masyarakat kehilangan kaidah penulisan bahasa Indonesia. Hal ini bisa dilihat gaya bahasa dan penulisan yang tidak sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Jika dibiarkan maka bahasa Indonesia yang baik dan benar akan semakin hilang. Padahal bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa yang tertulis pada teks sumpah pemuda. Mempertahankan kebahasaan dalam bermedia sosial bermanfaat untuk meningkatkan komunikasi yang efektif, menghormati budaya bahasa, dan memperkuat hubungan antar pengguna. Dengan fokus pada penggunaan bahasa yang baik dan benar, pengguna dapat lebih mudah memahami dan dihormati oleh orang lain dalam lingkungan media sosial.

Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah memberikan berbagai upaya agar bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Pedoman umum Ejaan Bahasa Indonesia tidak dilupakan. Salah satu upayanya dapat dilihat melalui media sosial Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui Instagram Badan Bahasa memberikan berbagi edukasi mengenai penggunaan bahasa.

Media sosial bisa berdampak buruk pada penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar, tetapi media sosial juga bisa menjadi sarana edukasi dalam menyampaikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Media sosial tidaklah baik atau buruk, hal itu bisa dilihat dengan cara masyarakat dalam menggunakannya. Melalui media sosial masyarakat bisa berkontribusi dengan memberikan edukasi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau setidaknya masyarakat bisa meningkatkan kemampuan berbahasa melalui media sosial. Hal ini sejalan dengan manfaat media sosial sebagai sarana belajar, mendengarkan, dan menyampaikan.

Banyak manfaat yang diberikan media sosial dalam perkembangan Bahasa Indonesia. Media sosial bisa menjadi alat untuk mewujudkan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional. Kepala Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyampaikan tantangan dalam menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional yaitu masih lemahnya sinergi antar pemangku kepentingan dan beragamnya sikap bahasa para pelaku diplomasi bahasa dan pemangku kepentingan. 

Untuk menguatkan hal tersebut diperlukan sinergi dari segala pihak dan diplomasi bahasa. Pengguna Indonesia dapat menjadi diplomasi bahasa Indonesia hanya dengan melalui media sosial. Hal tersebut dikarenkan media sosial bisa menjangkau dan menghubungkan orang dari berbagai belahan dunia. Orang asing dengan sengaja atau tidak sengaja bisa mengakses media sosial dari akun Indonesia. Saat kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, orang asing bisa tertarik untuk belajar bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia bukan bahasa yang bisa disepelekan karena bahasa Indonesia memiliki keunggulan aspek historis, hukum dan linguistik. Hal ini dijelaskan dalam teks Sumpah Pemuda bahwa bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan. Masalahnya bahasa Indonesia kekurangan kosa kata, media sosial bisa menjadi jalan untuk memperkaya bahasa Indonesia. [T]

Menulis Rasa, Merawat Bahasa | Catatan Puisi-puisi Siswa SMPN 2 Sawan
Ratusan Siswa SD dan SMP Bergembira Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu di Jakarta
Teater-Dongeng Komunitas Mahima: Mengalirlah Bahasa Bali-Kawi-Indonesia-Inggris di Atas Panggung
Tags: BahasaBahasa Indonesiamedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konten Erotis, Sebuah Eksploitasi

Next Post

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Rachmad Hidayat Putra

Rachmad Hidayat Putra

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co