14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa

Rachmad Hidayat Putra by Rachmad Hidayat Putra
May 31, 2023
in Esai
Media Sosial dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Bahasa

Ilustrasi dari penulis

FUNGSI UTAMA MEDIA SOSIAL adalah sebagai sarana komunikasi. Media sosial membawa pengaruh besar bagi perkembangan bahasa. Menurut Chris Bogan, media sosial merupakan alat komunikasi berisi berbagai kemungkinan dalam menciptakan bentuk dan gaya interaksi baru seiring perkembangan. Berbagai bahasa baru muncul dengan berbagai variasi. Bahasa baru tersebut muncul dari bahasa asing, singkatan, dan bahasa daerah. Beberapa orang berpikir hal ini membuat bahasa baku semakin tersingkir dan dilupakan.

Sebenarnya tidak ada aturan dalam berbahasa di media sosial. Pengguna bebas menggunakan bahasa yang sesuai kaidah maupun menggunakan bahasa gaul. Penggunaan bahasa di media sosial menjadi pembangun citra dari individu maupun kelompok. Hal ini sejalan dengan Junus (2019) menyatakan penggunaan bahasa di media sosial bukanlah sekadar reproduksi bahasa namun juga representasi diri, diaolog anatara kapitalisme dan individu, dan proses kontruksi identitas.

Selain menjadi alat komunikasi, media sosial berfungsi sebagai branding (ciri khas). Akun media sosial harus memiliki cara yang unik dan khas sehingga menarik untuk dilihat pengguna lain. Salah satu cara branding dengan penggunaan bahasa. Misalnya, akun media sosial instansi pemerintah menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah agar terkesan formal, sedangkan beberapa artis menggunakan bahasa gaul agar terkesan bersahabat dengan para penggemarnya.

Penggunaan bahasa gaul di media sosial sangat berpengaruh bagi perkembangan bahasa Indonesia. Menurut saya, penggunaan bahasa gaul tidak menyingkirkan bahasa baku. Penggunaan bahasa gaul bisa menjadi alat untuk memperkaya ragam bahasa Indonesia. Hal ini telah dilakukan oleh Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan menyerap beberapa bahasa gaul menjadi bahasa baku.

Penggunaan bahasa gaul dalam media sosial memang diperbolehkan dalam situasi tertentu, namun sebaiknya penggunaannya tidak sering digunakan. Hal itu karena khawatir dapat mempengaruhi individu tertentu dalam situasi formal. Bahasa gaul dapat membantu memperkaya ragam bahasa Indonesia, namun di sisi lain dapat menjadi pisau pembunuh bahasa Indonesia.

Perubahan bahasa masyarakat Indonesia di media sosial telah memunculkan identitas-identitas asing dalam kehidupan masyarakat, dimana penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai luntur di tengah masyarakat dengan adanya gejala kebarat-baratan sehingga menimbulkan perubahan terhadap penggunaan kalimat dalam percakapan di media sosial (Rachmawaty, 2022). 

Saat ini banyak masyarakat kehilangan kaidah penulisan bahasa Indonesia. Hal ini bisa dilihat gaya bahasa dan penulisan yang tidak sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Jika dibiarkan maka bahasa Indonesia yang baik dan benar akan semakin hilang. Padahal bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa yang tertulis pada teks sumpah pemuda. Mempertahankan kebahasaan dalam bermedia sosial bermanfaat untuk meningkatkan komunikasi yang efektif, menghormati budaya bahasa, dan memperkuat hubungan antar pengguna. Dengan fokus pada penggunaan bahasa yang baik dan benar, pengguna dapat lebih mudah memahami dan dihormati oleh orang lain dalam lingkungan media sosial.

Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah memberikan berbagai upaya agar bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Pedoman umum Ejaan Bahasa Indonesia tidak dilupakan. Salah satu upayanya dapat dilihat melalui media sosial Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui Instagram Badan Bahasa memberikan berbagi edukasi mengenai penggunaan bahasa.

Media sosial bisa berdampak buruk pada penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar, tetapi media sosial juga bisa menjadi sarana edukasi dalam menyampaikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Media sosial tidaklah baik atau buruk, hal itu bisa dilihat dengan cara masyarakat dalam menggunakannya. Melalui media sosial masyarakat bisa berkontribusi dengan memberikan edukasi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau setidaknya masyarakat bisa meningkatkan kemampuan berbahasa melalui media sosial. Hal ini sejalan dengan manfaat media sosial sebagai sarana belajar, mendengarkan, dan menyampaikan.

Banyak manfaat yang diberikan media sosial dalam perkembangan Bahasa Indonesia. Media sosial bisa menjadi alat untuk mewujudkan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional. Kepala Badan Bahasa Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyampaikan tantangan dalam menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional yaitu masih lemahnya sinergi antar pemangku kepentingan dan beragamnya sikap bahasa para pelaku diplomasi bahasa dan pemangku kepentingan. 

Untuk menguatkan hal tersebut diperlukan sinergi dari segala pihak dan diplomasi bahasa. Pengguna Indonesia dapat menjadi diplomasi bahasa Indonesia hanya dengan melalui media sosial. Hal tersebut dikarenkan media sosial bisa menjangkau dan menghubungkan orang dari berbagai belahan dunia. Orang asing dengan sengaja atau tidak sengaja bisa mengakses media sosial dari akun Indonesia. Saat kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, orang asing bisa tertarik untuk belajar bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia bukan bahasa yang bisa disepelekan karena bahasa Indonesia memiliki keunggulan aspek historis, hukum dan linguistik. Hal ini dijelaskan dalam teks Sumpah Pemuda bahwa bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan. Masalahnya bahasa Indonesia kekurangan kosa kata, media sosial bisa menjadi jalan untuk memperkaya bahasa Indonesia. [T]

Menulis Rasa, Merawat Bahasa | Catatan Puisi-puisi Siswa SMPN 2 Sawan
Ratusan Siswa SD dan SMP Bergembira Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu di Jakarta
Teater-Dongeng Komunitas Mahima: Mengalirlah Bahasa Bali-Kawi-Indonesia-Inggris di Atas Panggung
Tags: BahasaBahasa Indonesiamedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konten Erotis, Sebuah Eksploitasi

Next Post

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Rachmad Hidayat Putra

Rachmad Hidayat Putra

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co