4 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
in Esai
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang diinsiasi oleh Direktorat SMA. Tema yang diusung untuk Pemilhan Duta SMA Angkatan V adalah “Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa”. Tema ini sangat tepat dikaitkan dengan kondisi bangsa kita hari-hari ini menjelang 81 Tahun Kemerdekaannya. Mengapa?

Pertama, di tengah semarak Merah Putih menyambut 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, kita dihadapkan dengan banjirnya informasi nyaris tanpa filter sehingga potensial mengganggu soliditas sosial. Padahal, Kemerdekaan yang diartikan kebebasan selalu ada batas dan tanggung jawab yang menyertai. Di sinilah peran Duta SMA nantinya berkontribusi untuk bangsa menyebarteruskan informasi yang terfilter dengan dukungan data dan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kedua, terpilihnya Yogyakarta sebagai kota tempat penyelengaaraan Pemilihan Duta SMA Tahun 2026 menjadi pelajaran penting bagi Duta SMA bagaimana budaya diberdayakan untuk selalu diimani, dibatinkan, lalu diaktualisasikan dalam keseharian. Yogyakarta terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan, selain karena berstatus sebagai kota pelajar, Daerah Istimewa, juga menghidupkan budaya secara santun bin humanis yang berporos pada pusat peradaban di Kraton dengan daya dukung kampus mendidik manusia pembelajar menjadi terpelajar. Istimewanya Yogyakarta menjadi tempat penyelenggaraan Pemilihan Duta SMA pertama di luar Jakarta. Sebelumnya Pemilhaan Duta SMA, selalu di Jakarta berturut-turut 4 kali.

Ketiga, kesempatan bagi pelajar SMA terbaik se-Indonesia mendalami Yogyakarta dengan tradisinya, keterpelajarannya,  Kraton dan Candi Prambanan. Ibarat buku, semua itu  menyiapkan teks yang patut dibuka, dibaca, dicermati, dan diambil saripatinya untuk menginspirasi daerah masing-masing. Lebih-lebih, Anda diajak mengeksplorasi tradisi Kraton dan napak tilas ke Candi Prambanan sebagai peninggalan mahakarya budaya. Bukankah tugas Anda sebagai Duta SMA menjadi pelantang suara yang diberikan karpet merah untuk membangun komunitas yang siap berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Jaringan Komunikasi SMA di masing-masing Provinsi?

Keempat, pendalaman materi tentang wawasan ke-Yogya-an sebagai bagian inti dari literasi budaya paling tidak dapat menepis verbalisme yang Anda baca di buku-buku Sejarah dengan langsung mengunjungi Kota Gudeg, Kraton, dan Prambanan. Ketika gelar Duta SMA sudah diselempangkan, bukan hanya wawasan kebudayaan Anda yang bertambah, bertumbuh,  berkembang, dan bermakna, melainkan juga wawasan kebangsaan dan ke-Indonesia-an makin subur dengan bibit unggul daerah yang diharapkan mampu menjadi bintang penuntun yang humanis dengan menjadikan perbedaan sebagai sumber kekuatan dan kemajuan. Itulah buah ranum bagi Indonesia Raya menyambut Indonesia Emas dengan penuh optimis.

Sebagai Program yang relatif baru, Duta SMA seyogyanya menjadikan semangat Sumpah Pemuda 1928 sebagai sumber inspirasi. Sumpah Pemuda adalah hasil dari Konggres Pemuda II sebagai  kelanjutan dari Konggres Pemuda I pada 1926, dan kini sudah seabad berlalu. Kala itu, perkumpulan pemuda dari berbagai daerah dengan kesadaran diri tanpa biaya negara datang ke Jakarta berbekal semangat pantang menyerah. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Kedatangan mereka ke Jakarta kala itu, entah bagaimana caranya, entah di mana mereka menginap. Entah apa yang mereka makan. Namun, mereka datang ke Jakarta dengan satu frekuensi : Indonesia Merdeka. Begitulah pemuda tempo doeloe berjuang demi Indonesia Merdeka, Bendera Pusaka berkibar, dan Indonesia Raya berkumandang. Mohammad Hatta menyebut, “berasa satu sebagai anak dari Ibu yang satu, Ibu Indonesia”.

Berbeda dengan Pemilihan Duta SMA kini, pada zaman serba digital seratus tahun setelah Konggres Pemuda I. Duta SMA masing-masing Provinsi dua orang (laki-laki dan perempuan) sebanyak 76 orang mewakili 38 Provinsi seluruh Indonesia. Semangat yang dibawa pun sama : Semangat Pemuda dengan kesetaraan gender sebagai isu seksi sampai kini. Mereka terseleksi dari 2241 peserta  seluruh Indonesia melalui tahap administrasi, wawancara, unjuk kebolehan, program inovasi yang ditawarkan, termasuk mengikuti psikotes. Ke-76 finalis Duta SMA Provinsi itu diundang oleh Direktorat SMA ke Yogyakarta dan dibiayai serta  diinapkan di Indoluxe Hotel Yogyakarta. Mereka juga mendapatkan makanan bergizi gratis selama kegiatan berlangsung 5 hari (10 — 14 Agustus 2026). Selain mendapat sesi materi penguatan di Hotel, mereka juga melaksanakan study lapangan ke Kraton Yogyakarta dan mengikuti acara Malam Penganugrahan Duta SMA oleh Wamendikdasmen di Pelataran Candi Prambanan.

Catatan penting dari pelaksanaan Duta SMA sampai Angkatan V adalah adanya ikatan alumni Duta SMA perangkatan dan lounching Lagu Mars Duta SMA. Jumlah alumni sampai Angkatan 1V sebanyak 304 orang jika ditambah Angkatan V lagi 76 orang akan menjadi 380 orang.  Jika diberikan kepercayaan untuk bertumbuh dan berkembang, niscaya mereka dapat meraih bintang. Embrio Indonesia Emas bisa lahir dari Duta SMA. “Sorot mata berbeda  para Duta SMA adalah cermin modal sosial dengan aneka kecerdasan. Mereka adalah horizon harapan sebagai agen penggerak perubahan  di seluruh Provinsi di Indonesia”, kata Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah  Prof. Dr. Atif  Latifulayat saat malam penganugrahan gelar Duta SMA 2026 di Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta (Rabu, 12/8/2026)  bertepatan dengan Tilem Sasih Katiga.

Penganugrahan Gelar Duta SMA 2026 Tingkat Nasional diberikan kepada Juara terbaik putra dan putri. Juara terbaik putra jatuh di SMA Negeri 1 Bojonegoro Jawa Timur atas nama Fachri Akbar Triyanto. Juara terbaik putri jatuh di SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta atas nama  Fidela Shahia Myiesha Susilo. Keduanya ditetapkan sebagai Duta SMA 2026 Terbaik melalui proses penilaian yang komprehensif meliputi kedisiplinan, keaktifan dan kontribusi dalam sesi kelas, kepemimpinan, kepribadian, komunikasi, wawasan, dan penampilan. 

Selain itu, juga ditetapkan juara  Duta Inspiratif, Duta Informatif, dan Duta Advokatif. Terpilih sebagai Duta Inspiratif dari Provinsi Maluku atas nama Lovenal Jesicha Sandra Leasa (SMAS Kristen Rehoboth),  Duta Informatif diraih Landy Sativa dari SMA Negeri 1 Sumatera Selatan, dan Duta Advokatif dari Jawa Tengah atas nama Caleb Tito Amael (SM Negeri 1 Salatiga).

Duta Inspiratif dinilai dari nilai tertinggi integritas kepribadian  dan  kepemimpinan. Duta Informatif dinilai dari nilai tertinggi  integritas komunikasi dan konsistensi dalam menyampaikan pesan.  Duta Advokatif dinilai dari nilai tertinggi integritas wawasan dan penampilan. Semua Duta SMA 2026 akan bertugas setahun sejak dikukuhkan dan diharapkan mampu menjadi agen penggerak perubahan terkait isu yang berkembang baik di pusat maupun di daerah melalui informasi terfilter, terverifikasi, tervalidasi. Memastikan informasi tersampaikan dengan baik dan benar sehingga masyarakat tercerahkan terhindar dari informasi hoaks. Itu artinya, semua Duta SMA adalah orang-orang cerdas dengan aneka talenta. Itu pula sebabnya mereka dituntut selalu berkolaborasi dengan para pihak terkait untuk mewujudkan Pendidikan bermutu untuk semua. 

Selamat buat para Duta SMA 2026. Mahkota telah Anda raih. Tugas berat ke depan menanti Anda di Provinsi masing-masing. Perjuangan Anda tidak selesai sampai di sini. Mahkota Anda adalah awal perjalanan menuju Indonesia Emas. Selalulah rendah hati. Hati Anda dinanti anak negeri. Salam SMA : Maju bersama hebat semua! Teruslah Menyala. Nyalakan Api Sumpah Pemuda. Jadilah Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa. Merdeka!!! [T]

Tags: Pendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

Next Post

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

by I Ketut Suar Adnyana
November 3, 2026
0
Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

BAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...

Read moreDetails

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
0
Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

Read moreDetails

Musik, Agama dan Politik

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
0
Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

Read moreDetails

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
0
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

Read moreDetails

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

by I Wayan Artika
November 1, 2026
0
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

Read moreDetails

Saraswati dan Kenaikan Kelas

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
0
Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

Read moreDetails

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

by tatkala
October 31, 2026
0
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

Read moreDetails

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
0
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

Read moreDetails

Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

by Luh Irma Susanthi
October 31, 2026
0
Saraswati dan Wajah Kedamaian Bali — Ketika Ilmu Pengetahuan Diuji oleh Realitas Kehidupan

BALI dikenal sebagai Pulau Dewata, sebuah pulau yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan tradisi, spiritualitas, dan nilai-nilai...

Read moreDetails

Di Ruang Tunggu Kehidupan

by Ahmad Sihabudin
October 30, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

PAGI itu, saya kembali terbangun dengan pikiran yang sama: hari ini harus ke rumah sakit mana lagi? Hampir setengah tahun...

Read moreDetails
Next Post
Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

COCA Ubud, Merajut Musik, Film, Kuliner, dan Seni dalam Satu Rumah Kreatif
Pariwisata

COCA Ubud, Merajut Musik, Film, Kuliner, dan Seni dalam Satu Rumah Kreatif

DI Ubud, pengalaman menikmati musik, menonton film, menyantap hidangan, dan mengapresiasi seni kini memiliki satu ruang pertemuan. Namanya COCA Ubud....

by tatkala
November 3, 2026
Peringati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, Prima Mandiri School Asah Kreativitas dan Keberanian Siswa Lewat Berbagai Lomba
Pendidikan

Peringati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, Prima Mandiri School Asah Kreativitas dan Keberanian Siswa Lewat Berbagai Lomba

TIGA bendera kecil terangkat hampir bersamaan. Pertanyaan demi pertanyaan menguji ketangkasan para peserta. Ada yang sigap menjawab, ada pula yang...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam
Esai

Mematan Yuyu: Ketika Buah Kopi Dibaca Melalui Mata Ketam

BAHASA masyarakat tradisional menyimpan cara pandang yang khas dalam memahami dunia. Alam tidak hanya menjadi ruang tempat manusia hidup dan...

by I Ketut Suar Adnyana
November 3, 2026
Road to Bali Digifest 2026, UPMI Bali Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi
Pendidikan

Road to Bali Digifest 2026, UPMI Bali Dorong Mahasiswa Berani Berinovasi

KECERDASAN buatan atau artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Teknologi ini menawarkan kemudahan dalam belajar dan berkarya. Namun,...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Tak Sekadar Memburu Juara, Jurnalis Muda Bali Belajar Memaknai Fakta di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2026
Pendidikan

Tak Sekadar Memburu Juara, Jurnalis Muda Bali Belajar Memaknai Fakta di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2026

FAKTA bisa menjadi cerita yang menggugah ketika berada di tangan yang tepat. Semangat itulah yang mengemuka dalam Pekan Jurnalistik Universitas...

by Dede Putra Wiguna
November 3, 2026
Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026
Esai

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
Poem by Sugi Lanus | Yamuna
Poetry

Poem by Sugi Lanus | Yamuna

My Yamuna, I bow down to your love,which has kept me awake while drowning in your flow for thousands of...

by Sugi Lanus
November 2, 2026
Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu
Kritik Sastra

Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu

SATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...

by I Kadek Adhi Dwipayana
November 2, 2026
Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”
Kritik Sastra

Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”

Sejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...

by Putu Eka Guna Yasa
November 2, 2026
Musik, Agama dan Politik
Esai

Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co