24 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
in Esai
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang diinsiasi oleh Direktorat SMA. Tema yang diusung untuk Pemilhan Duta SMA Angkatan V adalah “Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa”. Tema ini sangat tepat dikaitkan dengan kondisi bangsa kita hari-hari ini menjelang 81 Tahun Kemerdekaannya. Mengapa?

Pertama, di tengah semarak Merah Putih menyambut 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, kita dihadapkan dengan banjirnya informasi nyaris tanpa filter sehingga potensial mengganggu soliditas sosial. Padahal, Kemerdekaan yang diartikan kebebasan selalu ada batas dan tanggung jawab yang menyertai. Di sinilah peran Duta SMA nantinya berkontribusi untuk bangsa menyebarteruskan informasi yang terfilter dengan dukungan data dan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kedua, terpilihnya Yogyakarta sebagai kota tempat penyelengaaraan Pemilihan Duta SMA Tahun 2026 menjadi pelajaran penting bagi Duta SMA bagaimana budaya diberdayakan untuk selalu diimani, dibatinkan, lalu diaktualisasikan dalam keseharian. Yogyakarta terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan, selain karena berstatus sebagai kota pelajar, Daerah Istimewa, juga menghidupkan budaya secara santun bin humanis yang berporos pada pusat peradaban di Kraton dengan daya dukung kampus mendidik manusia pembelajar menjadi terpelajar. Istimewanya Yogyakarta menjadi tempat penyelenggaraan Pemilihan Duta SMA pertama di luar Jakarta. Sebelumnya Pemilhaan Duta SMA, selalu di Jakarta berturut-turut 4 kali.

Ketiga, kesempatan bagi pelajar SMA terbaik se-Indonesia mendalami Yogyakarta dengan tradisinya, keterpelajarannya,  Kraton dan Candi Prambanan. Ibarat buku, semua itu  menyiapkan teks yang patut dibuka, dibaca, dicermati, dan diambil saripatinya untuk menginspirasi daerah masing-masing. Lebih-lebih, Anda diajak mengeksplorasi tradisi Kraton dan napak tilas ke Candi Prambanan sebagai peninggalan mahakarya budaya. Bukankah tugas Anda sebagai Duta SMA menjadi pelantang suara yang diberikan karpet merah untuk membangun komunitas yang siap berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Jaringan Komunikasi SMA di masing-masing Provinsi?

Keempat, pendalaman materi tentang wawasan ke-Yogya-an sebagai bagian inti dari literasi budaya paling tidak dapat menepis verbalisme yang Anda baca di buku-buku Sejarah dengan langsung mengunjungi Kota Gudeg, Kraton, dan Prambanan. Ketika gelar Duta SMA sudah diselempangkan, bukan hanya wawasan kebudayaan Anda yang bertambah, bertumbuh,  berkembang, dan bermakna, melainkan juga wawasan kebangsaan dan ke-Indonesia-an makin subur dengan bibit unggul daerah yang diharapkan mampu menjadi bintang penuntun yang humanis dengan menjadikan perbedaan sebagai sumber kekuatan dan kemajuan. Itulah buah ranum bagi Indonesia Raya menyambut Indonesia Emas dengan penuh optimis.

Sebagai Program yang relatif baru, Duta SMA seyogyanya menjadikan semangat Sumpah Pemuda 1928 sebagai sumber inspirasi. Sumpah Pemuda adalah hasil dari Konggres Pemuda II sebagai  kelanjutan dari Konggres Pemuda I pada 1926, dan kini sudah seabad berlalu. Kala itu, perkumpulan pemuda dari berbagai daerah dengan kesadaran diri tanpa biaya negara datang ke Jakarta berbekal semangat pantang menyerah. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Kedatangan mereka ke Jakarta kala itu, entah bagaimana caranya, entah di mana mereka menginap. Entah apa yang mereka makan. Namun, mereka datang ke Jakarta dengan satu frekuensi : Indonesia Merdeka. Begitulah pemuda tempo doeloe berjuang demi Indonesia Merdeka, Bendera Pusaka berkibar, dan Indonesia Raya berkumandang. Mohammad Hatta menyebut, “berasa satu sebagai anak dari Ibu yang satu, Ibu Indonesia”.

Berbeda dengan Pemilihan Duta SMA kini, pada zaman serba digital seratus tahun setelah Konggres Pemuda I. Duta SMA masing-masing Provinsi dua orang (laki-laki dan perempuan) sebanyak 76 orang mewakili 38 Provinsi seluruh Indonesia. Semangat yang dibawa pun sama : Semangat Pemuda dengan kesetaraan gender sebagai isu seksi sampai kini. Mereka terseleksi dari 2241 peserta  seluruh Indonesia melalui tahap administrasi, wawancara, unjuk kebolehan, program inovasi yang ditawarkan, termasuk mengikuti psikotes. Ke-76 finalis Duta SMA Provinsi itu diundang oleh Direktorat SMA ke Yogyakarta dan dibiayai serta  diinapkan di Indoluxe Hotel Yogyakarta. Mereka juga mendapatkan makanan bergizi gratis selama kegiatan berlangsung 5 hari (10 — 14 Agustus 2026). Selain mendapat sesi materi penguatan di Hotel, mereka juga melaksanakan study lapangan ke Kraton Yogyakarta dan mengikuti acara Malam Penganugrahan Duta SMA oleh Wamendikdasmen di Pelataran Candi Prambanan.

Catatan penting dari pelaksanaan Duta SMA sampai Angkatan V adalah adanya ikatan alumni Duta SMA perangkatan dan lounching Lagu Mars Duta SMA. Jumlah alumni sampai Angkatan 1V sebanyak 304 orang jika ditambah Angkatan V lagi 76 orang akan menjadi 380 orang.  Jika diberikan kepercayaan untuk bertumbuh dan berkembang, niscaya mereka dapat meraih bintang. Embrio Indonesia Emas bisa lahir dari Duta SMA. “Sorot mata berbeda  para Duta SMA adalah cermin modal sosial dengan aneka kecerdasan. Mereka adalah horizon harapan sebagai agen penggerak perubahan  di seluruh Provinsi di Indonesia”, kata Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah  Prof. Dr. Atif  Latifulayat saat malam penganugrahan gelar Duta SMA 2026 di Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta (Rabu, 12/8/2026)  bertepatan dengan Tilem Sasih Katiga.

Penganugrahan Gelar Duta SMA 2026 Tingkat Nasional diberikan kepada Juara terbaik putra dan putri. Juara terbaik putra jatuh di SMA Negeri 1 Bojonegoro Jawa Timur atas nama Fachri Akbar Triyanto. Juara terbaik putri jatuh di SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta atas nama  Fidela Shahia Myiesha Susilo. Keduanya ditetapkan sebagai Duta SMA 2026 Terbaik melalui proses penilaian yang komprehensif meliputi kedisiplinan, keaktifan dan kontribusi dalam sesi kelas, kepemimpinan, kepribadian, komunikasi, wawasan, dan penampilan. 

Selain itu, juga ditetapkan juara  Duta Inspiratif, Duta Informatif, dan Duta Advokatif. Terpilih sebagai Duta Inspiratif dari Provinsi Maluku atas nama Lovenal Jesicha Sandra Leasa (SMAS Kristen Rehoboth),  Duta Informatif diraih Landy Sativa dari SMA Negeri 1 Sumatera Selatan, dan Duta Advokatif dari Jawa Tengah atas nama Caleb Tito Amael (SM Negeri 1 Salatiga).

Duta Inspiratif dinilai dari nilai tertinggi integritas kepribadian  dan  kepemimpinan. Duta Informatif dinilai dari nilai tertinggi  integritas komunikasi dan konsistensi dalam menyampaikan pesan.  Duta Advokatif dinilai dari nilai tertinggi integritas wawasan dan penampilan. Semua Duta SMA 2026 akan bertugas setahun sejak dikukuhkan dan diharapkan mampu menjadi agen penggerak perubahan terkait isu yang berkembang baik di pusat maupun di daerah melalui informasi terfilter, terverifikasi, tervalidasi. Memastikan informasi tersampaikan dengan baik dan benar sehingga masyarakat tercerahkan terhindar dari informasi hoaks. Itu artinya, semua Duta SMA adalah orang-orang cerdas dengan aneka talenta. Itu pula sebabnya mereka dituntut selalu berkolaborasi dengan para pihak terkait untuk mewujudkan Pendidikan bermutu untuk semua. 

Selamat buat para Duta SMA 2026. Mahkota telah Anda raih. Tugas berat ke depan menanti Anda di Provinsi masing-masing. Perjuangan Anda tidak selesai sampai di sini. Mahkota Anda adalah awal perjalanan menuju Indonesia Emas. Selalulah rendah hati. Hati Anda dinanti anak negeri. Salam SMA : Maju bersama hebat semua! Teruslah Menyala. Nyalakan Api Sumpah Pemuda. Jadilah Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa. Merdeka!!! [T]

Tags: Pendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

Next Post

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

by Gema Pertiwi
September 22, 2026
0
Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

KONTEN mindfulness dari Maudy Ayunda yang mengajak masyarakat menata respons emosional di tengah maraknya berita buruk memicu gelombang kritik netizen....

Read moreDetails

Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

by I Ketut Suar Adnyana
September 22, 2026
0
Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

SUASANA pagi hari di kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng diwarnai oleh suara burung, embun yang masih menggantung di...

Read moreDetails

Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

by Angga Wijaya
September 22, 2026
0
Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

SEJAK menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening, rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering saya datangi. Saya duduk di ruang...

Read moreDetails

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

by Chusmeru
September 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

Read moreDetails

Sepeda Motor Bekas Sudah Cukup

by Angga Wijaya
September 21, 2026
0
Telenovela

ADA masa ketika sepeda motor bukan sekadar kendaraan. Ia bisa menjadi tanda keberhasilan, simbol kemampuan ekonomi, bahkan pengumuman diam-diam tentang...

Read moreDetails

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 21, 2026
0
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

Read moreDetails

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
0
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

Read moreDetails

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

by Sugi Lanus
September 20, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

Read moreDetails

Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

by I Ketut Suar Adnyana
September 19, 2026
0
Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

Di antara pepohonan kopi yang tumbuh di lereng dan kebun-kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, terdapat sebuah pengetahuan...

Read moreDetails

Ramai Penulis Menjadi Pelukis

by Angga Wijaya
September 19, 2026
0
Ramai Penulis Menjadi Pelukis

SAYA mulai curiga ketika beberapa nama penulis yang biasa saya temui di halaman buku, koran, dan media sosial tiba-tiba muncul...

Read moreDetails
Next Post
Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian
Politik

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif
Ulas Rupa

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

by Emi Suy
September 23, 2026
Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik
Esai

Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

KONTEN mindfulness dari Maudy Ayunda yang mengajak masyarakat menata respons emosional di tengah maraknya berita buruk memicu gelombang kritik netizen....

by Gema Pertiwi
September 22, 2026
Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”
Pop

Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

SETELAH merilis single “Air Keras”, Jangar melanjutkan perjalanan menuju album penuh kedua mereka, Raja Pasir, dengan melepas dua lagu sekaligus,...

by Dede Putra Wiguna
September 22, 2026
Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga
Esai

Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

SUASANA pagi hari di kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng diwarnai oleh suara burung, embun yang masih menggantung di...

by I Ketut Suar Adnyana
September 22, 2026
Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati
Esai

Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

SEJAK menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening, rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering saya datangi. Saya duduk di ruang...

by Angga Wijaya
September 22, 2026
Guci Nasib di Titik Nol Kota
Ulas Rupa

Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

by I Wayan Westa
September 22, 2026
Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co