2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Iklan Modern: Seni Menjual Mimpi atau Manipulasi Tersembunyi?

Petrus Imam Prawoto Jati by Petrus Imam Prawoto Jati
August 7, 2024
in Esai
Iklan Modern: Seni Menjual Mimpi atau Manipulasi Tersembunyi?

Ilustrasi tatkala.co

IKLAN sekarang ini sudah menjadi bagian wajib dalam kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya sekadar promosi produk, tapi iklan sudah menjadi bagian dari keseharian kita yang berpengaruh sekali kepada cara kita memandang dunia dan membuat keputusan dalam urusan belanja.

Di tengah persaingan bisnis yang keras, iklan jadi senjata andalan untuk merayu konsumen dan meyakinkan mereka agar memilih produk atau jasa tertentu. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan dunia kreatif, iklan tidak hanya terpaku pada cara konvensional saja.

Berbagai teknik sinematografi canggih sampai penggunaan AI dan CGI digunakan. Saat ini, iklan mampu menawarkan janji-janji sampai pada tingkat yang luar biasa, terkadang bahkan sampai melewati batas imajinasi kita. Bayangkan saja, mulai dari pasta gigi yang klaimnya bikin gigi kinclong hanya dalam 2 kali sikat, lotion yang janjinya membuat kulit jadi glowing hanya dalam 3 kali pakai, sampai serum wajah yang dibilang bisa membuat kulit muda dalam semalam.

 Ada juga minuman yang diklaim mampu memberi energi dadakan, dan produk diet yang menjanjikan turun berat badan drastis tanpa usaha yang berat. Dunia iklan ini seperti tempat, di mana mimpi bertemu kenyataan, memasuki dunia di mana segala kemungkinan jadi kenyataan.

Berawal dari jaman revolusi industri, iklan ikut tumbuh seiring dengan membludaknya produksi, perkembangan teknologi dan komunikasi saat itu. Tujuan iklan sesungguhnya sederhana saja, mempengaruhi cara pandang konsumen tentang produk atau jasa tertentu, agar mereka bersedia membeli.

Dari iklan cetak di surat kabar dan majalah (Bell, 2003), kita sekarang dibanjiri iklan di media sosial, televisi, dan internet. Lewat iklan, produsen bisa membangun citra merek, menciptakan keinginan, dan bahkan kebutuhan , serta mempengaruhi perilaku konsumen.

Seiring waktu, teknologi dan kreativitas terus berkembang, mengubah bagaimana cara iklan untuk  dipresentasikan dan menjangkau audiens. Dari mulai banner ads, influencer marketing, hingga programmatic advertising (Ducoffe, 1996) , semua itu bertujuan membuat brand awareness, mempengaruhi preferensi konsumen, dan ujung-ujungnya meningkatkan penjualan. Sejarah membuktikan, bahwa betapa kuatnya iklan berpengaruh dalam membentuk pola pikir dan gaya hidup masyarakat.

Kekuatan Iklan

Iklan sering dikritisi sebagai suatu bentuk pemasaran yang manipulatif, karena sering menggunakan strategi psikologis yang mereduksi keputusan pembelian konsumen hanya pada faktor emosional dan impulsif.

Kekuatan iklan terutama terletak pada kemampuannya mempengaruhi persepsi dan emosi konsumen, bahkan tanpa disadari. Tidak jarang pihak konsumen lalu ditempatkan sebagai pihak korban.

Memang bila dicermati, konsumen rentan percaya, karena dalam iklan produk sering dipresentasikan secara meyakinkan dan biasa menonjolkan kelebihan produk tanpa menyebutkan kelemahan atau kekurangan dari produk yang dijual.

Konsumen menjadi sering mudah terpengaruh, karena kekurangan literasi mengenai teknik iklan yang digunakan dan kurangnya kesadaran akan upaya manipulatif di balik iklan (Wells et al., 2011). Selain itu, kekuatan media sebagai saluran iklan yang masif dan merata, dari media konvensional sampai media sosial,  juga turut menyumbang dalam keberhasilan iklan mencapai target pasar.

Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang informasi dalam iklan juga bisa bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk meningkatkan literasi media, dan kritis dalam menilai setiap informasi iklan yang diterima.

Perlunya Daya Kritis Konsumen

Menghadapi iklan yang berseliweran memang diperlukan keterampilan dalam melihat di balik pesan yang disampaikan oleh iklan. Kita perlu mampu mengidentifikasi teknik manipulatif yang digunakan, seperti pembelokan pada kebutuhan konsumen yang sebenarnya atau stereotip yang digunakan (Beverland & Farrelly, 2010). Selain itu, kita juga perlu mengasah kemampuan dalam menganalisis pesan-pesan yang disembunyikan di balik kata-kata dan gambar yang ditampilkan dalam iklan.

Untuk mengasah kemampuan dalam menganalisa pesan yang disembunyikan di balik kata dan gambar yang digunakan dalam iklan; pertama-tama, orang perlu melatih diri dalam analisis kritis. Misalnya mau mengamati dengan teliti  setiap elemen dalam iklan, baik itu kata-kata yang digunakan, gambar-gambar, warna, dan layout secara keseluruhan.

Selanjutnya adalah menafsirkan konteks  di balik iklan tersebut. Coba untuk mencari tahu siapa target audiensnya? Apa tujuan iklan tersebut? Apa pesan yang ingin disampaikan? Bahasa juga memegang peranan penting dalam iklan yang harus dikritisi. 

Perhatikan kata-kata yang digunakan dalam iklan tersebut. Kadang-kadang, makna sebenarnya tersembunyi di balik pilihan kata atau frasa tertentu.  Interpretasi visual sungguh diperlukan dalam melihat gambar dan warna yang mengandung pesan tersirat. Tak kalah penting, adalah elemen emosi, karena Iklan sering kali dirancang untuk mempengaruhi emosi kita.

 Coba identifikasi apakah iklan tersebut mencoba membangkitkan rasa tertentu pada diri kita sebagai audiens. Kemampuan kritis ini tentu saja harus dilatih.  Semakin sering orang melatih kemampuan menganalisis iklan, semakin terasah kemampuannya dalam melihat pesan yang mungkin disembunyikan di balik kata dan gambar.

Dengan meningkatnya literasi dan daya kritis dalam menghadapi iklan, kita dapat menjadi konsumen yang lebih cerdas dan tidak mudah terpengaruh. Ingatlah untuk selalu mempertanyakan informasi yang disajikan dalam iklan dan tidak ragu untuk mencari sumber informasi tambahan sebelum membuat keputusan pembelian.

 Dengan demikian, kita dapat menikmati manfaat dari iklan tanpa terjebak dalam perangkap manipulatif yang disuguhkan. Mari kita sadari bahwa iklan memang dibuat untuk menjadi iklan. Selamat menikmati. [T]

BACA artikel lain dari penulis PETRUS IMAM PRAWOTO JATI

Candu Media Sosial dan Kesehatan Mental
Media Sosial dan Judi Online: Kombinasi Mematikan bagi Ketahanan Negara
Media Sosial untuk Revolusi Kesadaran Lingkungan
Kontroversial X: Tantangan Nilai bagi Masyarakat Indonesia
Tags: iklankomunikasimedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Es Krim Sore Hari dan Kegembiraan Collective Harmony dalam Jazz Klasik “When the Saints Go Marching In”

Next Post

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Petrus Imam Prawoto Jati

Petrus Imam Prawoto Jati

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co