4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial dan Judi Online: Kombinasi Mematikan bagi Ketahanan Negara

Petrus Imam Prawoto Jati by Petrus Imam Prawoto Jati
July 16, 2024
in Esai
Media Sosial dan Judi Online: Kombinasi Mematikan bagi Ketahanan Negara

Ilustrasi diolah tatkala.co dari Canva

DI kalangan orang-orang media terdapat konsep usang, bad news is good news. Tapi soal judi online ini, kita tahu pasti bahwa bad news is bad news. Saat ini judi online semakin merajalela di Indonesia, dengan dampak yang mengkhawatirkan.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai transaksi keuangan mencurigakan terkait judi online telah mencapai lebih dari Rp600 triliun pada kuartal I-2024. Jumlah pemain judi online tercatat mencapai 3,2 juta orang. Ketergantungan pada judi online tidak hanya merusak kehidupan individu, tetapi juga berdampak pada tatanan sosial dan moral masyarakat.

 Judi online telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam kasus bunuh diri. Tekanan finansial dan emosional akibat kekalahan dalam judi sering kali membuat individu merasa putus asa, bahkan mendorong mereka untuk melakukan tindakan ekstrem seperti bunuh diri.

Selain itu, konflik keluarga yang dipicu oleh masalah keuangan akibat judi sering kali berakhir dengan perceraian yang kasusnya melonjak 142%. Pidana terkait judi online  terus meningkat dari waktu ke waktu (Pusiknas Bareskrim Polri, 2024). Kebutuhan mendesak untuk mendapatkan uang dengan berjudi juga mendorong individu melakukan tindakan kriminal seperti pencurian dan penipuan.

Maraknya Iklan Judi Online di Media Sosial

Media sosial telah menjadi alat utama dalam penyebaran judi online. Platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter dipenuhi dengan iklan-iklan judi online yang mengiming-imingi pengguna dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

Algoritma media sosial yang dirancang untuk menargetkan iklan secara spesifik kepada pengguna yang mungkin tertarik pada judi semakin memperparah masalah ini. Dengan begitu banyak iklan judi yang muncul di feed media sosial, membuat masyarakat, termasuk generasi muda, menjadi semakin mudah terpapar dan tergoda untuk mencoba judi online.

Selain iklan yang membanjir, banyak influencer media sosial yang secara terang-terangan dan tanpa ragu mempromosikan situs judi online kepada pengikut mereka (Bisnis Tempo, 2023). Influencer ini sering kali menerima bayaran besar dari situs judi untuk mempromosikan layanan mereka, tanpa mempertimbangkan dampak negatif yang mungkin ditimbulkan pada pengikut mereka.

Pengaruh kuat dari tokoh-tokoh ini dapat dengan mudah menarik perhatian masyarakat, membuat mereka percaya dengan penuh harap, bahwa judi online adalah cara cepat dan gampang untuk menghasilkan uang.

Masyarakat Suka Judi Negara akan Lemah

Sebagai salah satu penyakit masyarakat, kegiatan judi ini sudah lama dilarang. Efek dari suka berjudi tidak sederhana, namun cenderung kompleks dan menjalar ke mana-mana. Tidak hanya soal keuangan yang amburadul namun lebih lanjut akan menggerogoti ke tingkat yang lebih berat. Negara yang masyarakatnya cenderung suka berjudi akan menghadapi berbagai masalah serius yang dapat melemahkan ketahanan dan stabilitasnya.

Bukan mengada-ada, berikut ini adalah beberapa alasan mngapa masyarakat yang suka berjudi membahayakan stabilitas negara. Pertama adalah kerugian ekonomi.  Kecanduan judi menyebabkan kerugian finansial yang besar bagi individu dan keluarga.

Uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau investasi jangka panjang malah dihabiskan untuk berjudi. Ini mengakibatkan kemiskinan dan ketidakstabilan ekonomi di kalangan masyarakat, yang pada akhirnya berdampak negatif pada perekonomian negara.

Kedua adalah penurunan produktivitas, orang yang kecanduan judi cenderung kurang produktif dalam pekerjaan dan tanggung jawab lainnya. Mereka sering absen, kehilangan fokus, dan tidak dapat bekerja dengan efisien. Penurunan produktivitas ini mengurangi kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan negara.

Alasan ketiga adalah timbulnya masalah sosial. Judi online menyebabkan berbagai masalah sosial seperti perceraian, konflik keluarga, dan peningkatan tingkat kriminalitas. Masalah-masalah ini mengganggu keharmonisan sosial dan menambah beban pada sistem hukum dan layanan sosial negara.

Alasan keempat menyangkut kesehatan mental dan fisik. Kecanduan judi berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik individu. Tekanan emosional akibat kekalahan dan hutang menyebabkan stres, depresi, dan gangguan kecemasan. Kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup tidak sehat yang seringkali  menyertai kecanduan judi, akhirnya berakibat pada penurunan kesehatan fisik.

Kelima, adanya erosi nilai-nilai moral. Bagaimanapun, ketergantungan pada judi akan mengikis nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat. Orang yang kecanduan judi mungkin jadi lebih mudah terlibat dalam kebohongan, penipuan, dan tindakan tidak etis lainnya untuk mendapatkan uang. Hal ini tentu mengganggu integritas moral masyarakat dan memperburuk tatanan sosial.

Peran Pemerintah dan Usaha Masyarakat

Untuk mengatasi masalah judi online dan dampak negatifnya, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Tidak bisa persoalan ini diserahkan semata kepada pemerintah dan Satgas Anti Judi saja. Diperlukan adanya tindakan nyata yang saling mendukung antara pemerintah, masyarakat, dan individu untuk mengatasi masalah ini. 

Perlunya edukasi dan kampanye publik, di mana  pemerintah perlu mengadakan kampanye edukasi yang luas mengenai bahaya judi online. Kampanye ini dapat dilakukan melalui media massa, sekolah, dan komunitas. Informasi tentang dampak negatif judi online dan cara menghindarinya harus disebarkan secara luas agar masyarakat lebih sadar akan bahaya yang mengintai.

Peran tokoh agama di sisi lain sangat berpengaruh karena pendidikan agama dapat memainkan peran penting dalam mencegah kecanduan judi. Ajaran agama yang menekankan nilai-nilai moral, etika, dan integritas harus diajarkan sejak dini. Pendidikan agama dapat membantu individu memahami bahwa judi adalah perbuatan yang merugikan dan bertentangan dengan nilai-nilai spiritual.

Berikutnya, hal yang mendasar dalam urusan kenegaraan namun seringkali dipandang remeh adalah perlunya pendidikan Pancasila. Banyak konten di medsos yang dibuat untuk lucu-lucuan yang isinya adalah siswa, anggota masyarkat bahkan tokoh publik yang gelagapan tidak hafal Pancasila. Dianggap lucu namun sebenarnya miris.  

Pendidikan Pancasila harus diperkuat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan moral yang baik pada masyarakat. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mengajarkan pentingnya kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, masyarakat akan lebih tahan terhadap godaan judi dan lebih fokus pada kontribusi positif bagi negara.

Selanjutnya, kita bisa berharap pemerintah bisa menegakkan regulasi yang ketat terkait judi online. Pemerintah harus menerapkan regulasi yang lebih ketat terhadap iklan dan promosi judi online. Platform media sosial mestinya diharuskan untuk memblokir iklan judi dan juga melarang promosi judi online oleh para influencer. Selain itu, situs judi online ilegal harus ditutup, dan pelaku yang terlibat dalam operasionalnya juga harus dihukum dengan tegas.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat terbebas dari jerat judi online dan kembali fokus pada kegiatan yang lebih positif dan produktif. Pencegahan dan penanganan yang efektif terhadap masalah judi online akan memperkuat ketahanan negara dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Bagaimana negara ini mau menuju generasi emas jika dari para pejabat hingga rakyat jelata , dari orang dewasa hingga anak SD sudah menyukai judi online? Jika dibiarkan, niscaya anak bangsa ini akan terdengar sumbang, fals dan menggelikan saat meneriakkan kata: Merdeka!![T]

Media Sosial untuk Revolusi Kesadaran Lingkungan
Kontroversial X: Tantangan Nilai bagi Masyarakat Indonesia
Tags: IndonesiaJudi onlinemedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Anak-anak Tunagrahita Bermain Dengkleng Sambil Meningkatkan Pemahaman Seksual –  Cerita PKM-PM Undiksha di Yayasan Anak Unik, Gianyar

Next Post

Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali

Petrus Imam Prawoto Jati

Petrus Imam Prawoto Jati

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Presiden di Dalam Kepala Saya

by Angga Wijaya
August 3, 2026
0
Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

Read moreDetails

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

by Chusmeru
August 3, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

Read moreDetails

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails
Next Post
Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali

Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co