2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial untuk Revolusi Kesadaran Lingkungan

Petrus Imam Prawoto Jati by Petrus Imam Prawoto Jati
July 2, 2024
in Esai
Media Sosial untuk Revolusi Kesadaran Lingkungan

Media sosial

SITUASI lingkungan hidup di planet kita, saat ini berada dalam keadaan gawat dan mendesak. Salah satu masalah terbesar adalah perubahan iklim disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca dari berbagai aktivitas manusia seperti industri, transportasi, konversi energi yang melibatkan pembakaran bahan bakar fosil, penggundulan hutan alias deforestasi, dan kegiatan  industri yang menghasilkan limbah berbahaya (IPCC, 2021).

 Pada tahun 2015, suhu rata-rata dunia untuk pertama kali naik 1 derajat Celsius. Kenaikan itu berada di atas tingkat peningkatan suhu rata-rata setelah pra-era industri. Dengan bergegas pada tahun itu, Perjanjian Iklim di Paris, Prancis, yang ditandatangani banyak negara menargetkan setiap pemerintahan untuk menahan kenaikan suhu rata-rata global di angka 1,5 derajat Celsius .

Persoalan deforestasi sebagai salah satu masalah yang serius. Setiap tahun, jutaan hektar hutan hilang, terutama di daerah tropis, seperti Indonesia kita tercinta, terutama untuk pembukaan lahan pertanian, perkebunan, dan pembangunan infrastruktur (FAO, 2020).

Hutan-hutan ini  sebenarnya berfungsi sebagai penyerap karbon, dan hilangnya hutan-hutan tropis ini membuat  krisis iklim semakin hebat dan mengancam habitat bagi banyak spesies flora dan fauna (WWF, 2020). Di sisi lain berbagai temuan mengenai pencemaran plastik di lautan adalah ancaman lain yang semakin mengkhawatirkan.

Di sektor pangan bencana juga mulai mengintip, degradasi tanah akibat praktik pertanian yang tidak berkelanjutan mengurangi kesuburan tanah dan kemampuan lahan untuk mendukung produksi pangan (UNCCD, 2017). Degradasi ini menyebabkan peningkatan kerawanan pangan dan memperburuk kemiskinan di banyak bagian dunia (FAO, 2019). Indonesia sendiri telah beberapa waktu mengimpor beras dan harga beras yang semakin mahal bisa jadi merupakan tanda awal gejala di atas.

 Kampanye Kesadaran Lingkungan

Beberapa pihak yang paling relevan dalam hal ini meliputi pemerintah, organisasi non-pemerintah (LSM), sektor swasta, dan komunitas lokal. Pemerintah tentu saja memiliki tanggung jawab yang utama dalam mengatur dan mengarahkan kampanye kesadaran lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memiliki wewenang untuk merancang dan mengimplementasikan kebijakan serta program lingkungan hidup di Indonesia.

Pemerintah juga dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk memasukkan pendidikan lingkungan dalam kurikulum sekolah, serta menggunakan media nasional untuk menyebarluaskan pesan kampanye (KLHK, 2021). Posisi KLHK sesungguhnya sangat strategis dalam hal ini.

Organisasi Non-Pemerintah (LSM), seperti Greenpeace Indonesia, WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), dan Yayasan Kehati memiliki peran penting dalam mengadvokasi isu-isu lingkungan dan mengedukasi masyarakat. LSM ini sering kali memiliki program kampanye yang berfokus pada kesadaran dan aksi lingkungan yang langsung melibatkan komunitas lokal dan generasi muda.

Sektor Swasta seperti perusahaan-perusahaan dapat berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).  Banyak perusahaan besar yang sudah mulai mengadopsi praktik ramah lingkungan dan dapat mendukung kampanye kesadaran dengan pendanaan, teknologi, dan jaringan komunikasi mereka. Misalnya, perusahaan teknologi dapat membantu dengan platform digital dan aplikasi untuk kampanye, sementara perusahaan media dapat menyediakan ruang iklan dan promosi untuk mengakomodasi hal ini (UN Global Compact, 2021).

Komunitas Lokal dan Generasi Muda dapat memulai kesadaran lingkungan dari tingkat lokal. Komunitas lokal, termasuk sekolah dan universitas, memiliki peran vital dalam menyebarluaskan pesan mengenai lingkungan dan mempromosikan tindakan ramah lingkungan.

 Generasi muda, sebagai penerima dampak langsung dari perubahan lingkungan, harus diajak untuk aktif terlibat dalam kampanye ini melalui kegiatan yang sesuai dengan minat mereka, seperti kegiatan outdoor, program relawan, dan kampanye media sosial (Youth Climate Action Network, 2020).

Media Sosial Pegang Peranan 

Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube memiliki miliaran pengguna aktif yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Platform ini memungkinkan penyebaran informasi dengan cepat dan efektif, menjangkau audiens yang luas dalam waktu singkat (Statista, 2021).

Generasi muda, yang merupakan pengguna utama media sosial, dapat akses dengan mudah melalui platform-platform ini.    Tidak hanya memungkinkan penyebaran informasi, tetapi media sosial juga mendorong interaktivitas dan partisipasi aktif dari penggunanya.

 Kampanye yang menggunakan tantangan, hashtag, dan konten interaktif lainnya dapat mendorong generasi muda untuk terlibat secara langsung dan berpartisipasi dalam aktivitas ramah lingkungan (Pew Research Center, 2021). Contoh kasus misalnya, adanya tantangan viral seperti #TrashTag, di mana pengguna memposting foto sebelum dan sesudah membersihkan sampah, dimana tantangan ini telah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan aksi lingkungan.

Salah satu aktor penting dalam media sosial adalah para influencer.  Influencer media sosial memiliki pengaruh besar terhadap opini dan perilaku para followers atau  pengikut mereka. Kolaborasi dengan influencer yang peduli terhadap isu lingkungan dapat membantu menyebarkan pesan dengan lebih efektif dan kredibel.

Influencer dapat memanfaatkan platform mereka untuk mengedukasi dan menginspirasi pengikut mereka untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga lingkungan (Hootsuite, 2021). Kampanye yang melibatkan influencer contohnya seperti Greta Thunberg telah berhasil menarik perhatian global terhadap isu perubahan iklim.

Mengapa platform media sosial ini memegang peranan penting? Platform media sosial memungkinkan pembuatan konten yang kreatif dan edukatif, yang dapat menarik perhatian dan memudahkan pemahaman tentang isu-isu lingkungan.

Video pendek, infografis, dan cerita visual dan lainnya, dapat menyampaikan informasi kompleks dengan cara yang menarik dan mudah dipahami terutama oleh generasi muda. Misalnya, video edukatif tentang dampak plastik sekali pakai atau cara-cara sederhana untuk mengurangi jejak karbon dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran secara kolektif (Greenpeace, 2019).

 Media sosial memiliki kemampuan untuk memobilisasi orang dalam jumlah besar untuk melakukan aksi kolektif. Kampanye seperti Fridays for Future, yang dimulai oleh Greta Thunberg, telah menginspirasi jutaan siswa di seluruh dunia untuk turun ke jalan, menuntut tindakan nyata terhadap perubahan iklim. Dalam hal ini media sosial memainkan peran kunci dalam mengorganisir dan mempromosikan aksi-aksi tersebut(Fridays for Future, 2020).

Dengan semua kelebihan ini, saat ini media sosial adalah alat yang sangat efektif dalam strategi penguatan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Revolusi kesadaran lingkungan menjadi semakin penting karena tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Media sosial akan dapat memainkan peran krusial dalam mempercepat kesadaran dan aksi yang terkait dengan lingkungan. Penggunaan yang tepat dan kreatif dari platform ini penulis yakini  dapat membantu mencapai perubahan yang signifikan dalam perilaku dan sikap generasi muda dan kita semua terhadap lingkungan.

 Dengan meningkatnya kesadaran ini, ada harapan besar bahwa generasi muda akan menjadi agen perubahan yang kuat dalam upaya pelestarian lingkungan di masa depan. Salam lestari! [T]

Refleksi di Hari Media Sosial Nasional
Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?
Refleksi Media Sosial dalam Karya Lukisan
Media Sosial, Wadah Caring dan Sharing Bukan Bullying
Media Sosial; Memudahkan, Menyenangkan, Sekaligus Meresahkan
“Akun Cantik”, Promosi Wajah di Media Sosial?
Media Making: Menjadikan Apa pun dan Siapa pun
Tags: lingkunganmedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menangkap Asa Harmoni Dunia Anak dalam Lintasan Modul Nusantara di Desa Batukaang, Bangli

Next Post

“Malu Dong!” Si Keren Pengabai Aturan Jalan

Petrus Imam Prawoto Jati

Petrus Imam Prawoto Jati

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
“Malu Dong!” Si Keren Pengabai Aturan Jalan

"Malu Dong!” Si Keren Pengabai Aturan Jalan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co