23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial; Memudahkan, Menyenangkan, Sekaligus Meresahkan

Putu Susila Darma by Putu Susila Darma
September 2, 2019
in Esai
Media Sosial; Memudahkan, Menyenangkan, Sekaligus Meresahkan

Foto dok tatkala

 “Jangan menggunakan media sosial untuk menekan masyarakat, gunakan media sosial untuk mempengaruhi masyarakat ke arah yang baik” —Dave Willis. Org-

____

Saat ini kita sedang hidup di jaman digital. Jaman informasi yang telah berkembang pesat dan cepat. Hal ini tentunya menghadirkan kondisi yang sangat berbeda sekali dengan jaman dulu pada saat era industri dan era agraris. Pada jaman informasi ini salah satunya ditandai oleh perkembangan teknologi yang sangat cepat dan canggih.

Perkembangan teknologi itu telah menciptakan berbagai produk-produk teknologi berupa elektronik terus tumbuh dan berkembang. Semakin canggihnya alat elektronik membuat semua media sosial yang sebagai salah satu hasil dari pengembangan teknologi tersebut semakin mudah diunduh di telepon genggam yang sering kita gunakan sehari-hari.

Semakin berkembangnya dunia teknologi, keberadaan media sosial rasanya sudah tak asing lagi bagi masyarakat modern masa kini. Mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga kalangan pelajar, sebagian besar dari mereka sudah melek akan kehadiran media sosial tersebut. Semua media sosial itu merupakan media untuk berteman dalam lingkup yang lebih luas di dunia maya.

Semakin mudahnya informasi diakses, justru keberadaan sejumlah media sosial kini tampaknya semakin menyenangkan. Tak peduli tua dan muda, media sosial saat ini tampaknya sudah tidak asing lagi. Mulai dari Facebook, Twitter, Path, Line, WhatsApp, dan sejenisnya. Ini sah-sah saja digunakan seiring kemajuan teknologi jaman sekarang.

Dengan media sosial itu pula lah seseorang bisa berbagi kepada orang-orang tentang perasaan atau peristiwa penting di kehidupan mereka. Namun, di sisi lain tak jarang pula keberadaan media sosial bikin penggunanya jadi baper (bawa perasaan) atau sensitif terhadap satu sama lain. Ada hal-hal kecil dan sepele bahkan tidak penting yang beberapa orang buat jadi besar karena mereka terlalu membawa-bawa kehidupan nyata ke dunia maya. Begitu juga sebaliknya.

Banyak sekali kasus timbul akibat jejaring sosial yang sulit dikontrol. Seperti konten atau muatan video, gambar, cerita, hingga ajaran radikal yang wajib disensor dan dihapus (blocked). Banyak sekali masyarakat belum paham arti media sosial serta bagaimana pemanfaatannya. Menangkal berbagai pengaruh negatif media sosial, umumnya internet, perlu memberikan program pemberdayaan berupa internet sehat. Namun itu belum berjalan sesuai harapan.

Baru-baru ini juga telah terjadi tindakan-tindakan kurang etis dan melanggar hukum yaitu tersebarnya banyak meme (candaan atau sindiran) di akun sosial media mewakili keresahan dan kekesalan. Gambar yang dibuatpun tak tanggung-tanggung sampai foto Kepala Negara pun diedit. Gambar yang beredar kebanyakan mengecam. Bahkan ada juga gambar buatan pengguna Facebook yang beredar menggunakan foto Mark Zuckerberg yang benar-benar mencemarkan namanya. Dalam foto tersebut pendiri Facebook digambarkan sedang marah karena jejaring sosial miliknya dijadikan sebagai sebuah alat kampanye politik.

Kalau ditelusuri atau dipikirkan secara mental sehat. Apa sebenarnya keuntungan kita mencemooh orang-orang yang belum tentu bersalah? Apakah Anda tidak sadar kalau tindakan ini sama sekali tidak memberdayakan. Apakah Anda tidak tahu tindakan seperti ini sama sekali tidak membuat kita berkembang. Mental kita menjadi rusak oleh prilaku-prilaku negatif kita sendiri. Kita terlalu sibuk mendikte kehidupan orang lain bahkan kejadian-kejadian yang belum kita tahu pasti kebenarannya.

Kini di media sosial juga seolah-olah tampak orang-orang telah menjadi ahli. Namun keahlian yang muncul paling banyak ahli dalam menemukan kesalahan orang lain. Mereka ahli dalam menemukan dan menyebarkan kesalahan orang lain. Padahal secara obyektif jika permasalahan yang timbul itu dikaji secara kritis, permasalahan itu tidak demikian terjadi seperti hebatnya pemiliki akun media sosial yang telah menyebarkannya secara tidak bertanggung jawab.

Ini hanya ulah para pelaku kejahatan dunia dot.com yang ingin situsnya terkenal dan mendapat traffic (kunjungan) yang banyak. Anda tidak percaya? Coba sekarang lihat banyak portal-portal berita yang terkadang secara sengaja memberitakan informasi yang tidak masuk akal kepada kita, membuat judul berita yang terkadang jauh dari isinya. Dan sayangnya tanpa kita sadari setiap hari kita telah mengkonsumsi berita-berita yang kurang berkualitas, sehingga pikiran kitapun akan terpengaruh dan berdampak menjadi tidak berkualitas juga.

Bukan hanya itu saja, kini orang tua bahkan pejabat publik yang duduk di kursi birokrasi pun banyak yang mengabaikan esensi kebenaran dan pura-pura tidak tahu sesuatu yang harusnya dibaca sambil berpikir lalu buru-buru menyalahkan orang lain. Seakan-akan Ia itu orang yang paling benar. Sungguh sangat disesalkan. Kita semua baru hanya mampu sebatas pada menemukan kesalahan hasil kerja orang lain, tanpa sadar sesungguhnya kita telah menjadi korban kejahatan dunia dot.com.

Selain situasi yang tidak baik akibat media sosial tersebut. Namun di sisi lain kalau kita cerdas menggunakan media sosial. Media ini justru akan memberi manfaat yang positif pada orang yang bergerak di bidang pemanfaatan media sosial. Salah satu contohnya adalah dalam dunia bisnis. Para pebisnis banyak juga yang memperkenalkan produk ataupun layanan jasanya lewat media sosial. Selain itu, sosok figur publik juga banyak yang memanfaatkan media ini, misalnya seorang Politikus yang memproklamirkan visi misinya lewat laman facebook.         

Media sosial ini tentunya benar-benar membantu sekali dalam mencapai target-target bagi para usernya. Hanya saja kembali seperti persoalan di awal, kita harus cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial yang telah ada.

Pertumbuhan internet jaman sekarang sudah sampai ke pelosok-pelosok daerah, untuk itu kita sebagai pengguna atau user sangat penting dibekali pemahaman mengenai internet termasuk media sosial di dalamnya.

Tujuan utama saya membahas perihal ini supaya masyarakat khususnya remaja, dan siswa benar-benar memahami aturan dan cara memanfaatkan internet dengan benar dan baik. Mereka menjadi lebih kritis dan lebih ilmiah lagi dalam meyikapi persoalan-persoalan yang terjadi. Kalau tidak suatu saat nanti kemungkinan media sosial akan membutakan wawasan Anda menjadi sempit.

 Seperti data yang dipaparkan oleh Broadcasting Board of Governors (BBG) Gallup bertajuk Media Use in Indonesia 2012 menunjukkan, pengguna internet di Indonesia didominasi oleh mereka yang berusia 15 sampai 24 tahun. Angka ini termasuk akun anak berusia di bawah 13 tahun yang memalsukan umur demi memiliki Facebook. Sedangkan usia 25-34 tahun hanya mencapai 25 persen saja. Untuk usia di atasnya, 35-54 tahun hanya mencapai 11 persen dan sekitar 2 persen pengguna di atas usia 55 tahun (Viva.co.id).

Berdasarkan data itu, disinilah sangat penting bagi kita untuk memberdayakan remaja supaya bisa memanfaatkan internet atau media sosial dengan baik. Penyuluhan atau sosialisasi mengenai internet sehat sebenarnya ditujukan untuk umum, namun yang utama adalah para generasi penerus kita, sebab mereka sering menggunakan media sosial tapi tidak tahu yang boleh mereka posting atau tidak.

Jadilah orang yang bijak, yaitu orang yang menyampaikan fakta dengan data bukan kata yang subyektif (gunakan fakta dan data yang valid). Jangan sampai kita yang diperdayai oleh teknologi yang sebetulnya kita ciptakan sendiri. [T]

Tags: gaya hidupmedia sosialTekhnologi Informastika
Share54TweetSendShareSend
Previous Post

Kekuatan Apa Hingga Subaltern Papua Bisa Berbicara?

Next Post

“Nandurin Karang Awak”, Bukan “Ngadep Karang”

Putu Susila Darma

Putu Susila Darma

Bernama lengkap I Putu Susila Darma. Magister Pendidikan Dasar yang lahir di Patas Gerokgak, Buleleng. Tinggal di Singaraja, Bali

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Etos Kerja Orang Bali, “Jengah” & “De Ngadén Awak Bisa”

“Nandurin Karang Awak”, Bukan “Ngadep Karang”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co