6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan

Komang Sujana by Komang Sujana
October 20, 2024
in Khas
Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan

Juara dan penonton peraih door prize Tajun Cup

ADA dua hal yang ditunggu-tunggu penonton pada final turnamen bola voli Tajun Cup di lapangan Giri Mukti di Desa Tajun, Buleleng, Bali, Sabtu, 19/10/2024 malam. Pertama, tim voli yang berhak atas trofi juara. Kedua, siapa yang beruntung meraih sepeda motor dalam undian door prize.

Setelah melalui pertandingan yang mendebarkan, trofi juara dibawa oleh tim Planet ke markasnya di daerah Panggung, Desa Sembiran, Tejakula. Dan, setelah melalui cerita yang dramatis, sepeda motor diraih oleh Komang Sukarasa—seorang penonton dari daerah Pamesan, Banjar Dinas Tampul Lawang, Desa Tajun.

Namun, sebelum mengulas tentang bagaimana tim Planet bisa jadi juara,  dan bagaimana cerita keberuntungan Komang Sukarasa, marilah kita simak cerita final Tajun Cup V secara keseluruhan dari awal hingga akhir:

***  

ASAP sate kambing dan jagung bakar, serta uap kuah bakso di sepanjang jalan Desa Tajun menuju Desa Tunjung tepatnya di seputaran Pura Dalem Dasar Desa Adat Tajun, membaur di antara kerumunan orang-orang. Aneka makanan kekinian dan minuman pun menggoda pandang. Aromanya sungguh sedap menusuk hidung. Memaku langkah mereka menuju lapangan voli. Sepertinya tak lengkap rasanya jika menonton pertandingan voli di Tajun Cup tanpa mencicipi makanan dan minuman di warung-warung–yang bagi masyarakat Tajun disebut pasar senggol Tajun Cup.

Tajun Cup V benar-benar berkah bagi para pelaku usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) Desa Tajun dan sekitarnya. Tak terkecuali usaha dagang milik Ketut Sarini. Ia tampak kewalahan melayani permintaan penonton yang akan menyaksikan partai puncak antara The Winner vs Planet, Sabtu, (19/10/2024) malam, di lapangan Giri Mukti di Desa Tajun, Buleleng, Bali. Sampai-sampai ia harus dibantu oleh dua kerabat perempuannya–yang kebetulan mampir ke warung sebelum pertandingan dimulai, menyeduh kopi dan menyediakan pisang goreng.

Warung Ketut Sarini | Foto: Komang Sujana

Ya, setelah pertandingan perebutan peringkat III antara MVC Baracuda vs Himapta selesai, para penonton sejenak meninggalkan tribun Giri Mukti untuk sekadar mengisi perut dan menghangatkan badan. Mereka butuh energi untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan pertandingan final berlangsung lebih lama dari biasanya.

Apalagi energi mereka cukup terkuras karena pertandingan perebutan peringkat III berlangsung sampai set kelima. Drama lima set itu akhirnya dimenangkan oleh MVC Baracuda, 3-2 (25-18, 18-25, 25-16, 23-25, 15-8). Molen kembali menjadi bintang lapangan setelah menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Baracuda.

Sambil ngopi ditemani godoh anget (pisang goreng hangat) penonton mengulas jalannya pertandingan, saling membuktikan prediksi sekaligus beradu prediksi lagi untuk partai puncak. Partai yang ditunggu-tunggu oleh semua penggemar Tajun Cup.

Suka Duka Komang Sukarasa di Tajun Cup

Keinginan penonton untuk menyaksikan pertandingan final lebih cepat sedikit tertunda. Biasanya penonton akan menggerutu jika pertandingan molor dari waktu yang sudah ditentukan. Tetapi tidak untuk final kemarin. Tak sedikitpun yang protes. Mereka justru senang karena panitia akan membagi-bagikan hadiah. Tak main-main, hadiahnya mulai dari setrika sampai sepeda motor sebagai hadiah utama.

Lantas siapakah penggemar Tajun Cup yang beruntung? Apakah penggemar dari Desa Tajun? Atau malah dari luar desa lagi? Seperti beberapa hadiah untuk pemegang tiket harian yang diperoleh oleh warga Desa Tunjung, Mengening, dan Bukit Seni Sembiran.

Nasib mujur memang tidak ada yang tahu. Pun salah satu penggemar Tajun Cup, Komang Sukarasa–warga Banjar Dinas Tampul Lawang, Desa Tajun.

Namun, ia menyadari peluang itu tetap ada. Ia pun memutuskan untuk menonton pertandingan final. Walau Made Megeg–kerabat yang juga sekaa tuaknya, sempat memperingati untuk tidak ke lapangan karena sudah sempat menenggak beberapa gelas tuak ditambah sebotol bir.

“0-0-6-2”, panitia menyebutkan nomor pemenang hadiah utama.

Komang Jering begitu ia akrab disapa, sontak membuka tasnya. Dengan kelopak mata dan kepala yang terasa sedikit berat, tak sekali ia mencermati nomor tiket terusan. Ia ingin benar-benar memastikan bahwa angka yang tertulis pada tiket sama dengan yang disebutkan panitia. Dan benar saja, itu nomor miliknya. Sontak ia berlari menuju ke tengah lapangan dengan penuh kegirangan.

“Komang Jering ne [ini]….Komang Jering ne [ini],” begitu ucapnya dengan lantang seusai menyerahkan tiket dan berfoto bersama panitia. Kalimat itu ia ucapkan tak sekali sambil mengangkat kedua tangannya lalu melambai-lambaikannya ke hadapan ribuan penonton. Ia penuh percaya diri. Mungkin karena pengaruh tuak dan bir itu, hehe, mungkin saja karena ia sedang merasakan kebahagiaan yang memuncak.

Ternyata ada tanda-tanda keberuntungan telah ia rasakan sejak Jumat, (18/10/2024), malam.

“Jumat malam sempat bermimpi menemukan anak kecil. Lalu kemarin siang setelah menyiram pohon durian di kebun milik Wa Megeg, saya ingin istirahat siang. Tetapi tidur saya gelisah padahal mata ngantuk sekali,” katanya saat ditemui di rumahnya di Pamesan, Sabtu, (20/10/2024), tentang firasat akan memperoleh rezeki hadiah utama Tajun Cup.

Komang Sukarasa dengan Hadiah Sepeda Motor | Komang Sujana

Terlepas dari kebahagiaannya di Tajun Cup V, ia pun pernah mengalami kejadian pahit di Tajun Cup I 2017. Saat akan menonton salah satu pertandingan, ia mengalami kecelakaan saat menuju ke lapangan Giri Mukti. Peristiwa itu membuat luka serius di jidatnya yang hampir merenggut nyawanya. Untung Tuhan masih memberikan kesempatan hidup lebih lama. Dan ini sangat-sangat ia syukuri.

Epic Comeback Planet

Acara penyerahan hadiah telah usai. Kedua tim yang berlaga di partai puncak langsung melakukan pemanasan. Tampak komposisi pemain yang sedikit berbeda di bawa oleh masing-masing ofisial. Gus Ekik menggantikan Krismin di The Winner, sedangkan Kalipo dan Dek Lo menggantikan Gung Indra di Planet. Ini membuat prediksi penonton kembali berubah. Planet yang sebelumnya lebih diunggulkan membuat peluang kedua tim memenangkan pertandingan menjadi sangat berimbang. Bahkan tak sedikit yang balik mengunggulkan The Winner mengingat Mang Jay sedang tampil bagus-bagusnya.

Benar saja, Mang Jay tampil luar biasa di set pertama dan kedua. Ia membawa The Winner unggul 2-0, 25-21, 25-18. Hasil ini sontak membuat ofisial Planet, Ocha Wardana, Paris, dan Edi, tertunduk lesu. Tak Sekali ia geleng-geleng kepala merespons penampilan para pemainnya yang di bawah ekspektasi.

Penonton mengira Planet sudah habis. Bahkan beberapa di antara mereka lebih dulu meninggalkan lapangan. Namun, siapa sangka, siapa yang bisa menduga. Planet akhirnya bisa membalikkan keadaan. Momentum itu terjadi ketika Ocha Wardana dan Edi berani melakukan perubahan strategi di set ketiga.

“Karena kita di official berani merubah formasi pemain mas, selain strategi tidak lepas juga dukungan dari pemain ke-7 yang kita ikut sertakan di set 3,” tulis Edi saat dihubungi melalui pesan singkat wa, Minggu, (20/10/2024).

Tim Planet (kostum putih) dalam pertandingan yang mendebarkan dan supporter Planet yang tegang | Foto: Dok. @Voli.Buleleng

Perubahan formasi yang ia maksud adalah merubah peran Dek Lo yang awalnya sebagai open spiker menjadi quicker, seter Caca diarahkan untuk lebih banyak memanfaatkan Pande Wisnu dan Adi Guna terutama serangan dari belakang (3 meter), dan menyarankan quicker Dewa Kadek agar lebih fokus menjaga Mang Jay setelah melihat Ari Kotet quicker The Winner mengalami cedera.

Pande Wisnu dan Adi Guna yang bagaikan mesin diesel semakin malam bahkan semakin pagi justru semakin panas. Planet berhasil dibawanya memenangi tiga set selanjutnya, 25-10, 25-15, 15-6. Trofi juara I Tajun Cup V akhirnya mendarat di markas Planet di Banjar Dinas Panggung, Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng.

Selain performa gemilang Pande Wisnu dan Adi Guna, peran pemain ke-7 memang benar-benar sangat berpengaruh. Suporter Planet bangkit kembali di set ketiga. Tepuk tangan dan riuh sepanjang pertandingan menjadikan Giri Mukti bergemuruh. Sampai-sampai tak terasa hari sudah berganti.

“Namun, semua itu tidak lepas juga atas dukungan suporter kami yang tidak mengenal lelah dan waktu,” kata Ocha Wardana saat dihubungi, Minggu, (20/10/2024), menegaskan begitu pentingnya peran pendukung Planet.

Foto-foto penerahan hadiah kepada para juara Tajun Cup V | Foto: Dok. @Voli.Buleleng

Hasil final benar-benar membuat The Winner dan para pendukungnya terdiam tanpa kata. Mereka seolah tak percaya. Kemenangan di depan mata akhirnya sirna.

Terlepas dari hasil itu, manajer The Winner, menerima kekalahan dengan lapang. Bahkan bisa menjadi runner-up adalah pencapaian yang menurutnya patut untuk disyukuri.

“Itulah perjalanan yang harus kita terima. Untuk The Winner Aselole tetap semangat memajukan voli Buleleng. Suksma untuk Tajun Cup V. Team The Winner nunas sinampura. Next ketemu di turnamen berikutnya,” katanya menanggapi hasil final, seperti ia tulis pada pesan singkat, Minggu, (20/10/2024)

Lantas apa kata penggemar Tajun Cup?

“Giri Mukti yang magis Bung, susah ditebak,” kata Ketut Indra Astaguna (19/10/2024), usai pertandingan.

Tajun Cup V yang digelar oleh Pemerintah Desa Tajun di bawah komando Perbekel I Gede Agustawan, S.H., dan Desa Adat Tajun yang dipimpin oleh Jero Made Sumarka ini adalah even olahraga yang sepertinya sudah menjadi ikon Desa Tajun. Tak sekadar turnamen bola voli, pun tak sekadar hiburan bagi warga desa. Lebih daripada itu, Tajun Cup mampu menghidupkan roda perekonomian desa. Ada ruang bagi pelaku-pelaku UMKM memperoleh penghasilan lebih dari biasanya. Ini yang tidak bisa dilakukan oleh desa-desa lain di Buleleng, bahkan pemerintah sekalipun.

Nah, pertanyaannya sekarang, apakah Tajun Cup VI akan kembali digelar tahun depan? Susah ditebak. Sebagaimana susahnya menebak hasil pertandingan karena betapa magisnya Giri Mukti.

Tetapi, semua ingin hal baik hadir kembali. Sebagaimana bunga-bunga bermekaran yang harumnya semerbak selalu dinantikan kumbang-kumbang di musim kartika. Semoga. [T]

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Final Tajun Cup V: Misi Revans The Winner atas Planet
4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”
Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa
Tags: bola voliDesa Tajunvoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jejak di Lorong Seniman: Sebuah Memoar tentang Bahar Malaka

Next Post

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co