16 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

Gading Ganesha by Gading Ganesha
February 22, 2026
in Khas
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

Alumni Smansa Singaraja menanam pohon di Hutan Panji | Foto-foto: Dok Ganesha

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam saya berbunyi. Pesan masuk dari grup WhatsApp. Putu Ferryawan menyapa singkat, “Selamat pagi.” Sapaan sederhana, tetapi cukup untuk membangunkan semangat kami semua.

Pagi itu, Sabtu, 21 Februari 2026, kami telah berjanji untuk menanam pohon di kawasan hutan Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run yang akan digelar pada 22 Maret 2026.

Putu Ferryawan adalah orang yang paling bersemangat. Maklum, di tengah kesibukannya sebagai wakil kepala di tempatnya bekerja, waktu santai menjadi barang mewah. Sudah lama ia meminta saya mengajaknya ke Hutan Panji, namun selalu saja tertunda. Kesempatan ini akhirnya menjadi jawaban. Bahkan sejak rapat awal, ia termasuk yang paling antusias membahas jadwal dan jumlah pohon yang akan ditanam.

Ada pula seorang kawan lain, dosen di perguruan tinggi terbesar di Buleleng, yang awalnya tak kalah bersemangat. Ia turut berdiskusi menentukan hari baik untuk penanaman. Namun pada hari pelaksanaan, ia malah berhalangan karena harus menghadiri upacara adat. Namanya juga hari baik, kadang memang telah lebih dulu dipilih untuk kepentingan adat.

Menanam pohon di Hutan Panji | Foto-foto: Dok Ganesha

Penanaman pohon sendiri dipilih sebagai salah satu agenda utama Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026. Ini jadi bentuk rasa terima kasih dan kepedulian terhadap alam, khususnya kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan dan penghasil oksigen.

“Kalau kita rajin olahraga, rajin lari tapi udaranya tidak sehat, belum tentu juga kita jadi sehat,” canda Ketua Panitia, Dedy Saputra, pada kami. Ia seorang pelari aktif asal Desa Pemuteran yang telah mengikuti puluhan event lari di Bali.

Pesannya itu sederhana, namun saya merasakan makna yang dalam. Sebelum berlari untuk kesehatan, pastikan alam yang kita pijak tetap lestari dan sehat.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Yayasan Hamemayu Cendekia Bumi (Mayubumi), Pemerintah Desa Panji, serta Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Panji yang turut hadir dan mendampingi proses penanaman.

Awalnya saya sempat mengira Desa Panji dipilih karena saya adalah warga setempat. Ternyata bukan. Panji dipilih karena belakangan menjadi perbincangan terkait kondisi hutannya. Media sosial sempat diramaikan dengan berbagai isu. Hingga pemerintah desa harus memberikan klarifikasi agar tidak terjadi bias informasi. Maka, menanam pohon ini bagi kami menjadi simbol kepedulian sekaligus dukungan.

Menanam pohon di Hutan Panji | Foto-foto: Dok Ganesha

Tepat pukul delapan pagi, sebelas orang perwakilan panitia tiba di titik kumpul Monumen Bhuana Kerta—sembilan laki-laki dan dua perempuan, seluruhnya serempak mengenakan seragam alumni SMANSA Singaraja. Turut hadir Ketua Karang Taruna Desa Panji, Wayan Ganesha, beserta anggotanya, ada juga Gede “Gabeng” Sukerta Sekretaris Bumdes Panji yang ikut mengawal kegiatan.

Perjalanan menuju lokasi penanaman tak sampai sepuluh menit berkendara, dari Monumen Bhuana Kerta hingga Bendungan Tiying Tali. Di sana, rombongan disambut Kelompok Tani Hutan Desa Panji.

Setelah menerima arahan dari Perbekel Desa Panji dan Ketua LPHD Panji penanaman pun dimulai. Puluhan bibit beringin dan matoa ditanam di sepanjang jalur air dari Bendungan Tiying Tali hingga Air Terjun Cemara atas arahan dari Ketua LPHD Panji.

Suasana sejuk menyelimuti langkah kami. Suara air sungai mengalir pelan, seolah menyamarkan napas yang mulai terengah. Meski jalurnya tidak terlalu menanjak, berjalan sejauh dua kilometer di medan licin tetap menguras tenaga, terutama bagi yang baru pertama kali menyusuri hutan ini. Dengan bantuan peralatan dari Kelompok Tani Hutan, satu per satu pohon ditanam.

Menurut Pak De Benot, sapaan akrab Ketua LPHD Bhuana Utama Panji, kawasan hutan Panji masih membutuhkan banyak penanaman dan perawatan berkelanjutan.

“Tidak cukup hanya menanam. Agar pohon bisa tumbuh, harus dirawat,” kata Pak De Benot.

Peran anggota LPHD sangat penting. Mereka rutin turun membersihkan tanaman liar yang kerap tumbuh cepat, apalagi di musim hujan. Jika dibiarkan, tanaman liar dapat menutupi bibit yang baru ditanam dan menghambat pertumbuhannya. Hutan Desa Panji sendiri memiliki luas hampir 129 hektare—ini jadi tanggung jawab yang tidak kecil.

Menanam pohon di Hutan Panji | Foto-foto: Dok Ganesha

Setelah penanaman selesai, Air Terjun Cemara menjadi tempat melepas lelah. Sambil menikmati bekal, kami berbincang dan mengabadikan momen bersama.

Damar Windu, Founder Yayasan Mayubumi yang juga dosen di Universitas Pendidikan Ganesha, menegaskan bahwa gerakan menanam pohon adalah tanggung jawab bersama. “Kolaborasi adalah kekuatan. Merawat bumi tidak bisa dikerjakan sendirian,” ujarnya.

Desi Parlina, salah satu panitia yang ikut serta, bahkan bangun pukul lima pagi demi bisa hadir. “Aku tadi bangun pagi sekali, masak dulu untuk anak-anak di rumah, biar tenang di hutan,” katanya sambil tersenyum. Ia berharap suatu hari dapat mengajak anak-anaknya menyusuri Hutan Panji.

Hari itu saya jadi belajar satu hal sederhana dan penting. Pergi ke hutan dan menanam pohon bisa menjadi pelepas jenuh. Menghirup udara segar, merasakan dinginnya air sungai, dan menyentuh tanah basah menghadirkan kesadaran baru tentang pentingnya menjaga alam.

Menjaga hutan tetap lestari mungkin akan membuat kita benar-benar bisa berlari dengan bahagia. Ya Fun Run— bisa berlari dengan pasokan udara yang bersih dan hati yang ringan.

Menanam pohon di Hutan Panji | Foto-foto: Dok Ganesha

Sebelum berlari pada 22 Maret 2026 nanti, panitia Alumni Smansa Charity Fun Run telah lebih dulu menanam harapan. Sebab mereka percaya kesehatan bukan hanya soal seberapa jauh kita berlari. Tetapi juga seberapa peduli kita turut menjaga bumi tempat kita melangkah. Dan saya percaya dimana setiap langkah berani dimulai, selalu bisa jadi harapan. [T]

Penulis: Gading Ganesha
Editor: Adnyana Ole

Tags: Desa PanjihutanlingkunganPendidikanSMAN 1 Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rush to Paradise: Tumbal Menuju “Surga”

Next Post

Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
0
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

Read moreDetails

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
0
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

Read moreDetails

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

Read moreDetails

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails
Next Post
Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

Maya Menulis Tantra  ---Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih
Esai

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih

"Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely." Kalimat legendaris dari Lord Acton itu kembali terasa relevan ketika bangsa...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Esai

Dari Sekolah Sepi Menuju Sekolah Rakyat: Pendidikan Bukan Sekadar Transfer Informasi, tetapi Transformasi Kesadaran

Ironi Pendidikan di Tengah Semangat Membangun Masa Depan Berita tentang SDN 6 Bhuana Giri di Bali yang selama empat tahun...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng
Khas

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital
Esai

Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

DALAM beberapa tahun terakhir, lanskap media sosial seperti Instagram dan TikTok didominasi oleh proliferasi estetika “baddie”. Secara visual, seorang baddie...

by Surfian Rahmat AP
July 15, 2026
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)
Khas

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi
Ulas Rupa

Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

TIDAK semua pengetahuan lahir dari buku. Jauh sebelum manusia mengenal aksara, alam telah lebih dahulu menjadi ruang belajar. Pohon mengajarkan...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Membaca Made Budhiana dari Sebuah Puisi

SAYA tidak mengenal Made Budhiana pertama kali melalui sebuah pameran lukisan. Bukan pula dari buku sejarah seni rupa Bali. Saya...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif
Esai

Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif

Pagi itu, gerbang-gerbang sekolah kembali dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Ada anak yang dengan antusias mengenakan seragam baru, ada yang menggenggam...

by Lailatus Sholihah
July 15, 2026
Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co