25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Desa Adat Kwanji Sempidi Menciptakan Tari Baris Jaka

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
October 14, 2024
in Khas
Desa Adat Kwanji Sempidi Menciptakan Tari Baris Jaka

Penari Baris Jaka Desa Kwanji

POHON JAKA dalam ritual keagamaan Hindu Bali lebih dari sekadar pohon biasa; ia adalah simbol yang kaya akan makna spiritual dan budaya. Pohon ini melambangkan kehidupan, kekuatan spiritual, keseimbangan kosmis, penyucian, hubungan dengan leluhur, serta pelestarian tradisi. Penggunaan berbagai bagian dari pohon Jaka dalam upacara dan ritual mencerminkan keterkaitan yang mendalam antara manusia, alam, dan Tuhan, yang menjadi inti dari kehidupan spiritual masyarakat Bali.

Tradisi adat Ngunya Desa di Desa Adat Kwanji mempergunakan papah Jaka sebagai salah satu sarana upakara penting. Ngunya Desa adalah prosesi ritual dimana masyarakat Desa Kwanji mengusung Keris sebagai perlambang “Wit” asal mula Desa Kwanji yang bergelar Ratu Gede Kawitan “Dalem Kwanji”, berkeliling desa dengan menghaturkan sesaji oleh umatnya yang dilakukan pada beberapa pelinggih yang ada di perempatan atau pertigaan jalan wewidangan (area) Desa Adat Kwanji. Tradisi ini digelar guna memohon kekuatan dan keberlindungan dari segala mala petaka serta terbebas dari sifat-sifat negative yang ada, sehingga tercipta keharmonisan bagi semua umatnya.

Gambar 1. Ratu Gede Kawitan Desa Kwanji Diusung oleh Salah satu Pemangku | Sumber: Dokumentasi I Nyoman Mariyana, Tahun 2024

Sebagai sebuah bentuk persembahan dan sujud rasa penghormatan terhadap kekuatan Ratu Gede Kawitan, maka penting kirannya, Papah Jaka yang digunakan pada ritual tersebut ditarikan sebagai bentuk simbol bala pasukan “Satus Kwanji”, menelisik pada aspek kesejarahan dari Desa Adat Kwanji seperti yang dijelaskan sebelumnya. Terlahirlah karya seni “Baris Jaka” sebagai perlambang pasukan “Satus Kwanji” yang siap “Ngabih” Ratu Gede Kawitan manakala “Ngunya Desa” dan menari setiap upacara piodalan di Pura Dalem Kwanji. Dengan ini, ada pesan naratif yang ingin disampaikan kepada setiap lahirnya generasi Kwanji. Melalui tarian ini, diharapkan ada pesan informasi dari kesejarahan Desa Kwanji yang disampaikan melalui karya seni (Tari).

Tari Baris merupakan sebuah tarian yang melambangkan keperkasaan dan kepahlawanan para prajurit yang siap berperang. Tari Baris Jaka secara khusus menggunakan Papah Jaka sebagai salah satu elemen penting dalam penampilannya.

Gambar 2. Penari Baris Jaka Desa Kwanji | Sumber: Dokumentasi I Nyoman Mariyana, Tahun 2024

1. Fungsi dan Makna Tari Baris Jaka:

a. Simbol Keperkasaan Prajurit.

Seperti tari Baris lainnya, Tari Baris Jaka melambangkan keperkasaan dan keberanian bala pasukan “Satus Kwanji”. Kata “baris” sendiri berarti barisan atau formasi prajurit, yang dalam tarian ini, para penari menggambarkan kesiapan dan semangat juang.

b. Penghormatan kepada Alam

Penggunaan Papah Jaka dalam Tari Baris Jaka, melambangkan penghormatan terhadap alam, khususnya pohon Jaka, yang memiliki nilai sakral dalam kehidupan masyarakat Bali. Daun Jaka yang digunakan juga mencerminkan hubungan manusia dengan alam dan spiritualitas yang mendalam.

c. Spiritualitas dan Tradisi

Tari Baris Jaka tidak hanya menggambarkan prajurit, tetapi juga mengandung unsur spiritualitas yang kuat, di mana tarian ini sering kali dipersembahkan dalam upacara keagamaan atau acara adat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan Ratu Gede Kawitan-Dalem Kwanji.

2. Unsur Intrinsik Dalam Tarian

a. Kostum dan Properti Tarian

Tari Baris Jaka terdiri dari empat bagian: Pepeson, Pengawak, Pengecet, dan Pekaad. Para penari berjumlah 11 penari sebagai perlambang kekuatan semesta. Menggunakan vokal sebagai penguat kesan dan pesan yang ingin disampaikan. Para penari mengenakan kostum tari Baris yang didisain dengan gaya “bebarisan” yang khas, dengan balutan warna poleng (hitam-putih) sebagai identitas warna “Ratu Gede Kawitan”.

Gerakan tari dalam Tari Baris Jaka mencerminkan gerakan prajurit yang gagah dan penuh semangat. Gerakan-gerakan ini terdiri dari langkah-langkah yang tegas, gerakan tangan yang dinamis, serta ekspresi wajah yang serius dan penuh konsentrasi. Setiap gerakan memiliki makna simbolis yang mendalam, mencerminkan kesiapan dan keberanian prajurit.

Properti tarian menggunakan Papah Jaka sebagai simbol “senjata”. Papah Jaka yang digunakan dalam Tari Baris Jaka, tidak hanya sebagai elemen dekoratif tetapi juga mengandung makna spiritual dan simbolis, mengingat pentingnya daun lontar dalam tradisi dan budaya Bali. Salah satu penari membawa senjata kober berlukiskan Hanoman sebagai bentuk kekuatan Ratu Gede Kawitan yang diusung oleh krama Desa Adat Kwanji.

b. Musik Pengiring:

Iringan Tari Baris Jaka diiringi oleh gamelan Gong Kebyar sesuai dengan kesan yang diinginkan. Muikalnya diciptakan guna memberikan suasana yang heroik dan mendukung dinamika gerakan tari dengan irama yang enerjik dan ritmis, menggambarkan semangat prajurit yang penuh daya juang. Proses penciptaan iringan ini hanya berlangsung 8 kali pertemuan bersama sekaa Gong Anak-Anak Semara Winangun Desa Adat Kwanji Sempidi. 

c. Fungsi dan Konteks Ritual:

Tari Baris Jaka hanya dipentaskan dalam konteks upacara keagamaan, seperti odalan (perayaan hari jadi pura) atau upacara besar lainnya. Dalam konteks ini, tarian ini berfungsi sebagai bentuk persembahan kepada dewa-dewi dan leluhur, serta untuk memohon perlindungan, keselamatan, dan kesejahteraan.

Gambar 3. Tari Baris Jaka ditarikan Pada Upacara Mendak Agung, Serangkaian Upacara Ngusaba Desa-Ngusaba Nini Desa Adat Kwanji | Sumber: Dokumentasi I Nyoman Mariyana, Tahun 2024

Kesimpulan

Tari Baris Jaka adalah tarian yang menggambarkan keperkasaan prajurit “Satus Kwanji” sebagai perlambang ketulusan leluhur Kwanji dalam pengabdiannya kepada yang di Puja. Tarian ini tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan budaya lokal, akan tetapi juga mengandung makna spiritual yang mendalam, mencerminkan hubungan yang erat antara manusia, alam, dan kekuatan Hyang Widhi. Tari Baris Jaka berfungsi sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan perayaan dalam berbagai konteks ritual dan adat di Desa Adat Kwanji. Tari Baris Jaka menjadi Icon, Simbol, Desa Kwanji dengan berbagai Makna di dalamnya.

Kwanji, 30 September 2024

  • Penanggung Jawab  : Bendesa Adat Kwanji
  • Pengarah   : Jro Mangku Dalem Kwanji
  • Ide, Konsep, dan Penata Iringan : I Nyoman Mariyana
  • Penata Tari  : I Putu Pradipta Utama
  • Penata Kostum : I Putu Widia Antara
Merekonstruksi Gending Lelambatan Klasik Gilak Embat dan Tabuh Pisan Sekaa Gong Desa Kwanji Sempidi
Gong Kebyar Anak-anak Semara Winangun, Duta Badung di PKB 2024 – Mainkan Gumaliput dan Jaran Teji
Penciptaan Gending Selonding untuk Selonding Batur
Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung
Tags: desa adat kwanjiDesa Kwanji SempidiritualTari Baris Jaka
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pelanggaran dan Penegakan Hukum Pemasangan APK pada Pilkada 2024

Next Post

Drama Tari  “Kesempatan Kedua” ISI Denpasar di Banyuwangi Festival 2024

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Drama Tari  “Kesempatan Kedua” ISI Denpasar di Banyuwangi Festival 2024

Drama Tari  “Kesempatan Kedua” ISI Denpasar di Banyuwangi Festival 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co