23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
November 12, 2023
in Esai
Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

KABUPATEN Badung merupakan salah satu daerah yang memiliki beragam kesenian khas dan tersebar di berbagai desa. Pertumbuhan seni dan budaya di Kabupaten tentunya juga didukung sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten Badung.

Berbagai bentuk perhatian diberikan tidak saja berupa sarana pengajaran seni, namun juga perhatian lebih ditujukan kepada seniman penggeraknya, yang telah memberikan andil dalam pemajuan seni budaya di daerah.

Hal tersebut tentunya termuat pada undang-undang no.5 tahun 2017 tentang pemajuan seni di daerah. Pasal 5 Undnag Undang Pemajuan Kebudayaan menyebutkan tentang Objek Pemajuan Kebudayaan meliputi: a. tradisi lisan; b. manuskrip; c. adat istiadat; d. ritus; e. pengetahuan tradisional; f. teknologi tradisional; g. seni; h. bahasa; 1. permainan rakyat; dan J. olahraga· tradisional.

Upaya pemajuan kesenian di Kabupaten Badung dilakukan dengan memberikan ruang kreatif pada senimannya untuk menunjukan karyanya. Seniman hebat dan berbakat tidak akan diketahui kalau tidak didukung dengan karya dan apresiasi penikmatnya juga oleh pemerintahnya sebagai pengayom. “Wadah” itu menjadi penting untuk menunjukan eksistensi kekaryaannya.

Sebagai ajang untuk memberikan ruang kreatif itu, pemerintah Kabupaten Badung membuat sebuah kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung. Bila kita menoleh kebelakang, kegiatan ini merupakan transformasi dari kegiatan sebelumnya yang dulu dilaksanakan berkaitan dengan peringatan hari Puputan Badung.

Pemerintah menetapkan tanggal 20 September sebagai Hari Puputan Badun. Adapun Hari Puputan Badung tersebut ditetapkan sebagai peringatan terhadap peristiwa heroik perlawanan rakyat Badung Bali terhadap armada pasukan Belanda yang dikenal dengan nama Perang Puputan.

Dahulu peringatannya dilaksanakan berbagai kegiatan, seperti; Lomba Gerak Jalan Puputan Badung, Lomba Baleganjur Se-Bali (kelompok pelajar dan umum), Lomba Gong Kebyar antar Kecamatan Se-Kabupaten Badung, dan lomba-lomba lainnya.

Saya masih ingat ketika dulu duduk di sekolah menengah pertama, di tahun 1997 mulai mengikuti lomba Baleganjur antar pelajar dan Gong Kebyar Anak-anak dan Gerak Jalan Puputan Badung yang starnya dari Monumen Margarana dan finish di Lapangan Lumintang.

Dalam kegiatan lomba seni tersebut, mereka yang mendapatkan juara, akan mewakili Kabupaten Badung dalam event PKB (Pesta Kesenian Bali). Selanjutnya setiap tahun pun kegiatan ini digelar. Lomba Baleganjur khususnya, merupakan acara yang paling bergengsi dikalangan sekaa yang ada di Bali. Acara ini sangat ditunggu-tunggu. Sebuah ajang untuk menunjukan skill “taringnya” di bidang seni gamelan (juga alat intrumennya).

Setelah Kabupaten Badung resmi pindah ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di Sempidi, kegiatan tersebut diberi nama baru dan kemudian dikenal dengan “Festival Budaya Kabupaten Badung” yang digelar serangkaian perayaan HUT Ibu kota Kabupaten Badung, Mangupura.

Festival budaya Kabupaten Badung merupakan sebuah ajang pertunjukan seni budaya yang ada di Kabupaten Badung. Festival ini dilaksanakan pertama kalinya tahun 2009, yang terpusat di (Puspem) Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Ada sedikit perubahan mata acara dari kegiatan Perayaan Puputan Badung dengan Festival Budaya Kabupaten Badung. Namun, esensinya untuk pemajuan seni budaya di Kabupaten Badung masih menjadi hal terpenting dan tetap menjadi “roh” kegiatannya.

Kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung, sebelumnya rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Namun di tahun, 2018 sempat terhenti hingga tahun 2022 dikarenakan adanya perubahan mata kegiatan dan wabah covid 19 yang melanda.

Kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung, dikembangkan dengan penambahan mata acara, seperti; Lomba Bapang Barong Se-Badung, Lomba Penjor, Lomba Film Dokumenter, Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Lomba Gong Kebyar Dewasa, Lomba Gong Kebyar Wanita antar Kecamatan Se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut digelar juga bertujuan untuk mencari penampil terbaik untuk mejadi duta Badung pada perhelatan Pesta Kesenian Bali di tahun berikutnya.

Gambar 1. Lomba Gong Kebyar Anak-Anak |Sumber. Dokumentasi Sekaa Gong Anak-Anak Semara Winangun, Desa Kwanji, Kelurahan Sempidi, Tahun 2023

Di tahun 2023 ini, merupakan perayaan kembali Festival Budaya Kabupaten Badung yang ke 14. Namun, “wajahnya” didegelar dengan format sedikit berubah dari tahun-tahun sebelumnya.

Pada penyajian lomba Gong Kebyar misalnya, dahulu pemainnya dan penggarap seninya merupakan mereka yang dipilih dari kecamatan masing-masing. Namun di tahun ini, skema kegiatan lomba, didisain berbeda.

Sekaa-sekaa yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan sekaa-sekaa yang ada dalam lingkup desa. Peserta dibatasi melalui lingkup desa/kelurahan. Tujuannya yakni menumbuh kembangkan potensi-potensi seni yang ada di desa. Sebuah upaya untuk memberikan kesempatan pada anak-anak muda di desa untuk menunjukan potensi seninya.

Begitu juga para penggarap seni yang ada di masing-masing kecamatan, diberikan ruang kreatif untuk berkarya. Penggarap seni dibatasi berasal dari 1 lingkup kecamatan tertentu.

Gambar 2. Lomba Gong Kebyar Dewasa | Sumber. Dokumentasi Sekaa Gong Pura Rempak Taman Sari, Kelurahan Kapal, Tahun 2023

Mereka yang memperoleh juara pada kegiatan lomba ini, tidak didaulat langsung mewakili kabupaten Badung untuk maju ke perhelatan Pesta Kesenian Bali yang diselenggarakan di tahun berikutnya. Terpenting, Festival Budaya tahun ini merupakan ajang untuk menunjukan keseradaan sekaa di desa masing-masing dan ruang untuk seniman muda menunjukkan kekaryaannya, tegas I Wayan Mulyadi, (salah satu panitia penyelenggara).

Semoga kedepannya makin banyak tumbuh menggeliat seniman-seniman muda yang ada di desa masing-masing, seiring dorongan dan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Badung baik sarana maupun ruang kreatif ini. Perlu juga menjadi evaluasi kedepannya, pemerintah Kabupaten Badung membangun tempat yang lebih representative untuk hiburan (stage terbuka) untuk pertunjukan seni, yang tentunya juga didukung dengan tata lighting dan sound system yang memadai serta dikendalikan oleh pertugas yang professional.

Menjadi catatan: jangan sampai proses panjang latihan seniman kita dikacaukan sehari oleh pengelolaan pertunjukan yang kurang maksimal (sound dan lighting). Mari kita bersama saling mendukung, memperbaiki kwalitas layanan kita untuk Badung, dan seni budaya Badung yang adi luhung. [T]

Sublim Spirit I Maria dalam Karya Kreasi Baleganjur Komunitas Seni Taksu Agung
Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak
Kabupaten Badung Juara Umum  Utsawa Dharmagita Provinsi Bali
Tags: Badungkabupaten badungkesenian bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sublim Spirit I Maria dalam Karya Kreasi Baleganjur Komunitas Seni Taksu Agung

Next Post

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co