2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
November 12, 2023
in Esai
Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

KABUPATEN Badung merupakan salah satu daerah yang memiliki beragam kesenian khas dan tersebar di berbagai desa. Pertumbuhan seni dan budaya di Kabupaten tentunya juga didukung sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten Badung.

Berbagai bentuk perhatian diberikan tidak saja berupa sarana pengajaran seni, namun juga perhatian lebih ditujukan kepada seniman penggeraknya, yang telah memberikan andil dalam pemajuan seni budaya di daerah.

Hal tersebut tentunya termuat pada undang-undang no.5 tahun 2017 tentang pemajuan seni di daerah. Pasal 5 Undnag Undang Pemajuan Kebudayaan menyebutkan tentang Objek Pemajuan Kebudayaan meliputi: a. tradisi lisan; b. manuskrip; c. adat istiadat; d. ritus; e. pengetahuan tradisional; f. teknologi tradisional; g. seni; h. bahasa; 1. permainan rakyat; dan J. olahraga· tradisional.

Upaya pemajuan kesenian di Kabupaten Badung dilakukan dengan memberikan ruang kreatif pada senimannya untuk menunjukan karyanya. Seniman hebat dan berbakat tidak akan diketahui kalau tidak didukung dengan karya dan apresiasi penikmatnya juga oleh pemerintahnya sebagai pengayom. “Wadah” itu menjadi penting untuk menunjukan eksistensi kekaryaannya.

Sebagai ajang untuk memberikan ruang kreatif itu, pemerintah Kabupaten Badung membuat sebuah kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung. Bila kita menoleh kebelakang, kegiatan ini merupakan transformasi dari kegiatan sebelumnya yang dulu dilaksanakan berkaitan dengan peringatan hari Puputan Badung.

Pemerintah menetapkan tanggal 20 September sebagai Hari Puputan Badun. Adapun Hari Puputan Badung tersebut ditetapkan sebagai peringatan terhadap peristiwa heroik perlawanan rakyat Badung Bali terhadap armada pasukan Belanda yang dikenal dengan nama Perang Puputan.

Dahulu peringatannya dilaksanakan berbagai kegiatan, seperti; Lomba Gerak Jalan Puputan Badung, Lomba Baleganjur Se-Bali (kelompok pelajar dan umum), Lomba Gong Kebyar antar Kecamatan Se-Kabupaten Badung, dan lomba-lomba lainnya.

Saya masih ingat ketika dulu duduk di sekolah menengah pertama, di tahun 1997 mulai mengikuti lomba Baleganjur antar pelajar dan Gong Kebyar Anak-anak dan Gerak Jalan Puputan Badung yang starnya dari Monumen Margarana dan finish di Lapangan Lumintang.

Dalam kegiatan lomba seni tersebut, mereka yang mendapatkan juara, akan mewakili Kabupaten Badung dalam event PKB (Pesta Kesenian Bali). Selanjutnya setiap tahun pun kegiatan ini digelar. Lomba Baleganjur khususnya, merupakan acara yang paling bergengsi dikalangan sekaa yang ada di Bali. Acara ini sangat ditunggu-tunggu. Sebuah ajang untuk menunjukan skill “taringnya” di bidang seni gamelan (juga alat intrumennya).

Setelah Kabupaten Badung resmi pindah ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di Sempidi, kegiatan tersebut diberi nama baru dan kemudian dikenal dengan “Festival Budaya Kabupaten Badung” yang digelar serangkaian perayaan HUT Ibu kota Kabupaten Badung, Mangupura.

Festival budaya Kabupaten Badung merupakan sebuah ajang pertunjukan seni budaya yang ada di Kabupaten Badung. Festival ini dilaksanakan pertama kalinya tahun 2009, yang terpusat di (Puspem) Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Ada sedikit perubahan mata acara dari kegiatan Perayaan Puputan Badung dengan Festival Budaya Kabupaten Badung. Namun, esensinya untuk pemajuan seni budaya di Kabupaten Badung masih menjadi hal terpenting dan tetap menjadi “roh” kegiatannya.

Kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung, sebelumnya rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Namun di tahun, 2018 sempat terhenti hingga tahun 2022 dikarenakan adanya perubahan mata kegiatan dan wabah covid 19 yang melanda.

Kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung, dikembangkan dengan penambahan mata acara, seperti; Lomba Bapang Barong Se-Badung, Lomba Penjor, Lomba Film Dokumenter, Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Lomba Gong Kebyar Dewasa, Lomba Gong Kebyar Wanita antar Kecamatan Se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut digelar juga bertujuan untuk mencari penampil terbaik untuk mejadi duta Badung pada perhelatan Pesta Kesenian Bali di tahun berikutnya.

Gambar 1. Lomba Gong Kebyar Anak-Anak |Sumber. Dokumentasi Sekaa Gong Anak-Anak Semara Winangun, Desa Kwanji, Kelurahan Sempidi, Tahun 2023

Di tahun 2023 ini, merupakan perayaan kembali Festival Budaya Kabupaten Badung yang ke 14. Namun, “wajahnya” didegelar dengan format sedikit berubah dari tahun-tahun sebelumnya.

Pada penyajian lomba Gong Kebyar misalnya, dahulu pemainnya dan penggarap seninya merupakan mereka yang dipilih dari kecamatan masing-masing. Namun di tahun ini, skema kegiatan lomba, didisain berbeda.

Sekaa-sekaa yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan sekaa-sekaa yang ada dalam lingkup desa. Peserta dibatasi melalui lingkup desa/kelurahan. Tujuannya yakni menumbuh kembangkan potensi-potensi seni yang ada di desa. Sebuah upaya untuk memberikan kesempatan pada anak-anak muda di desa untuk menunjukan potensi seninya.

Begitu juga para penggarap seni yang ada di masing-masing kecamatan, diberikan ruang kreatif untuk berkarya. Penggarap seni dibatasi berasal dari 1 lingkup kecamatan tertentu.

Gambar 2. Lomba Gong Kebyar Dewasa | Sumber. Dokumentasi Sekaa Gong Pura Rempak Taman Sari, Kelurahan Kapal, Tahun 2023

Mereka yang memperoleh juara pada kegiatan lomba ini, tidak didaulat langsung mewakili kabupaten Badung untuk maju ke perhelatan Pesta Kesenian Bali yang diselenggarakan di tahun berikutnya. Terpenting, Festival Budaya tahun ini merupakan ajang untuk menunjukan keseradaan sekaa di desa masing-masing dan ruang untuk seniman muda menunjukkan kekaryaannya, tegas I Wayan Mulyadi, (salah satu panitia penyelenggara).

Semoga kedepannya makin banyak tumbuh menggeliat seniman-seniman muda yang ada di desa masing-masing, seiring dorongan dan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Badung baik sarana maupun ruang kreatif ini. Perlu juga menjadi evaluasi kedepannya, pemerintah Kabupaten Badung membangun tempat yang lebih representative untuk hiburan (stage terbuka) untuk pertunjukan seni, yang tentunya juga didukung dengan tata lighting dan sound system yang memadai serta dikendalikan oleh pertugas yang professional.

Menjadi catatan: jangan sampai proses panjang latihan seniman kita dikacaukan sehari oleh pengelolaan pertunjukan yang kurang maksimal (sound dan lighting). Mari kita bersama saling mendukung, memperbaiki kwalitas layanan kita untuk Badung, dan seni budaya Badung yang adi luhung. [T]

Sublim Spirit I Maria dalam Karya Kreasi Baleganjur Komunitas Seni Taksu Agung
Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak
Kabupaten Badung Juara Umum  Utsawa Dharmagita Provinsi Bali
Tags: Badungkabupaten badungkesenian bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sublim Spirit I Maria dalam Karya Kreasi Baleganjur Komunitas Seni Taksu Agung

Next Post

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co