2 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
November 13, 2023
in Esai
Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Tigapagi | Foto: @tigapagimusic

HARUS saya akui, sepanjang saya menikmati musik, baik musik tradisonal maupun modern, kesukaan saya terhadap musik bisa dibilang berubah-ubah. Tak ada jenis musik tertentu yang saya jadikan fashion dalam kehidupan bermusik saya.

Sejauh yang saya ingat, banyak jenis musik yang keluar masuk dari telinga saya—tentu bukan dalam arti yang sebenarnya. Saya bisa menikmati jenis musik apa pun, kapan pun dan dimana pun, tanpa membeda-bedakan genre musik tertentu.

Bisa saja hari ini saya suka musik Reggae, mungkin esok harinya saya jingkrak-jingkrak sambil mendengarkan Punk In Drublic milik NOFX, band dari Amerika itu. Atau, esok lusanya juga tak menutup kemungkinan saya tidur sambil mendengarkan musik karawitan.

Karena bagi saya musik itu adalah bahasa universal; dapat diterima oleh semua kalangan, bangsa, dan aspek kehidupan lainnya serta mampu untuk dijadikan media dalam membangun sebuah kebudayaan; maka, saya menjadikan musik sebagai pengingat untuk momen-momen tertentu.

Sebenarnya tulisan ini bukan suatu pledoi tentang musik mana yang paling bagus dan paling saya sukai, tidak. Tapi saya hanya ingin merekomendasikan satu band dengan nuansa yang menurut saya sangat unik dan baru saya temukan di umur saya yang ke 26 tahun ini.

Namanya Tigapagi. Band indie asal Bandung itu, menurut saya adalah sebuah pencapaian asrtistik yang sangat tinggi dalam seni musik Tanah Air.

Sebab, Mereka mampu memadukan ritme pentatonik khas musik Sunda ke dalam aransemen musik chamber pop—genre musik yang menggabungkan musik rock dengan penggunaan string, klakson, piano, dan harmoni vokal yang rumit, dan komponen lain yang diambil dari orkestra dan lounge pop tahun 1960-an, dengan penekanan pada melodi dan tekstur.

Meski masih terbilang baru—Tigapagi dibentuk sejak tahun 2006—namun, lewat album debutnya Roekmana’s Repertoire yang rilis tahun 2013, mereka meraih gelar Rocky Of The Year 2014 versi majalah Rolling Stone Indonesia, dan mendapat posisi ke-2 daftar 20 Album Terbaik Indonesia tahun 2013 versi Tempo.

Album Roekmana’s Repertoire memiliki panjang durasi 65 menit 4 detik yang merupakan satu kesatuan track. Menariknya, album ini memang dirancang dalam konsep story line dengan menyambung nada satu lagu dengan lagu selanjutnya, persis seperti sebuah cerita.

Dengan formasi Prima Dian Febrianto (gitar), Sigit Pramudita (gitar, vokal latar), Indra Kusharnandar (kibor, synthesizer, piano), dan Achmad Kurnia (selo, gitar, vokal latar), dalam satu kesempatan, mereka mengaku terinspirasi oleh musisi hebat seperti Bob Dylan, Paul Simon and Arthur Art Garfunkel, hingga musisi legendaris Tanah Air sekelas Bimbo dan Ebiet G. Ade. Sehingga, dapat dikatakan, bahwa Tigapagi adalah gabungan sekelompok anak muda Bandung, Jawa Barat, yang cerdas dalam bereksperimen pada seni bermusiknya.

Di album Roekmana’s Repertoire, misalnya, mereka seakan mengenalkan sebuah genre musik baru dalam rentetan nada yang dibalut dengan nuansa muram di setiap lagu-lagunya, yang mereka suguhkan kepada para penikmat musik di Indonesia.

Dan, menurut saya—pendengar musik abal-abal—hal tersebut paling terasa pada lagu Alang-Alang, S(m)unda, dan Batu Tua. Sebab, mereka menggunakan teknik bermain gitar dengan susunan nada pentatonik—atau bagi masyarakat Sunda dikenal dengan istilah degung.

Dengan idealisme yang mengangkat isu-isu sosial lewat lirik yang implisit, Tigapagi, pada September tahun 2015, kembali merilis sebuah entitas pendek (EP) bertajuk Sembojan. Jika di album sebelumnya mereka lebih mengutamakan eksplorasi pada teknik permainan gitar degung, di mini album bertajuk Sembojan ini  rupanya mereka menambah nilai kemuraman pada ekspresi bermusiknya dengan mengangkat sejarah kelam bangsa Indonesia di tahun ‘65.

Mengusung peleburan aliran Experimental Folk Acoustic Pop dengan musik daerah khas Sunda, lagu-lagu Tigapagi terdengar tenang dan syahdu serta memberikan nuansa lirih pada setiap petikan gitar degungnya dan memiliki makna yang tersirat pada bait-bait liriknya.

Roekmana’s dan Gitar Degung

Di album perdananya, Tigapagi seolah menceritakan perjalanan hidup Roekmana yang mereka gambarkan di dalam lirik lagu-lagunya. Rukmana, sebenarnya adalah nama belakang dari Agus Rukmana. Ia merupakan seorang musisi kelahiran suku Sunda yang dikenal sebagai penemu gitar degung. Dan merupakan panutan bagi musisi-musisi indie tanah Pasundan dalam bereksperiman memadukan unsur musik tradisional dengan modern.

Degung sebenarnya merupakan alat musik gamelan masyarakat Sunda. Degung hampir sama dengan Gangsa di Jawa Tengah, Gong di Bali atau Gong di Banten, dan sama-sama bermakna sekumpulan alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipukul—atau lebih dikenal dengan nama gamelan.

Berbekal keterampilannya pada gitar klasik, di tahun 2005 Agus Rukmana melakukan eksplorasi dengan mencari nada gitar yang bisa mewadahi nada pentatonik khas musik Sunda—di mana dalam hal ini, Agus Rukmana ingin mengalihwahanakan suara yang dihasilkan dari gamelan ke nada gitar.

Setelah sukses dengan Roekmana’s Repertoire dan Sembojan, di tahun 2017 Tigapagi kembali mengeluarkan tembang sekaligus videoklip perdananya dengan tajuk Tidur Bersama. Di mana lagu tersebut adalah sebuah kolaborasi antara Tigapagi dengan penyanyi wanita asal tanah Pasundan bernama Danilla Jelita Poetry Riyadi, atau lebih dikenal dengan nama panggung Danilla Riyadi.

Dari segi musikalitas, Tigapagi masih bertahan dalam meramu musik yang memberi imajinasi akan alam permai kota Bandung dan sebuah kolaborasi yang baik anatara karakter suara Sigit selaku vokalis Tigapagi dengan suara Danilla yang empuk halimpu. Kolaborasi tersebut menghasilkan suatu esensi yang sulit dideskripsikan setelah mendengarnya.

Kini, untuk merayakan 10 tahun album Roekmana’s Repertoire, sebagai album semata wayangnya, Tigapagi kembali memproduksi ulang CD pada album tersebut. Dalam hal ini Tigapagi bekerjasama  dengan perusahaan rekaman Demajorsrecs.  Dan, sekali lagi, ini sebagai tanda dimulainya konser 10 tahun Roekmana’s Repertoire.[T]

Jembatan Movement : Ruang Ekspresi Musisi Jembrana dan Musik Untuk Kemanusiaan
Musik Pop dan Cita-cita Kami
Dialog Dini Hari dan Single Terbarunya, Miles Away
Payung Hitam, Single Terbaru Dialog Dini Hari untuk Mendukung Pembela HAM
Tags: bandunggrup musikJawa Baratmusik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Next Post

Tabanan Comes Back, Badung Back To Back: Jegeg Tabanan dan Bagus Badung Sabet Gelar Jegeg Bagus Bali 2023

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

by Arief Rahzen
May 1, 2026
0
Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

Read moreDetails

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
0
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

Read moreDetails

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

by Sugi Lanus
April 30, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

Read moreDetails

Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

by T.H. Hari Sucahyo
April 29, 2026
0
Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

DI tengah dunia yang begitu bising oleh standar dan penilaian, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik ditentukan oleh...

Read moreDetails

Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

by Agung Sudarsa
April 28, 2026
0
Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

Dari Dapur Menuju Kesadaran Ungkapan Annam Brahman dari Taittiriya Upanishad sering terdengar sederhana, bahkan terasa “terlalu duniawi” untuk ukuran nilai-nilai...

Read moreDetails

Buku Terbit, Lalu Terlalu Banyak Selebrasi

by Angga Wijaya
April 28, 2026
0
Buku Terbit, Lalu Terlalu Banyak Selebrasi

BUKU terus lahir, hampir setiap waktu. Dari penulis lama, penulis baru; dari yang sudah punya nama, sampai yang masih mencari...

Read moreDetails

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

by Asep Kurnia
April 27, 2026
0
Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

TAK dapat dipungkiri lagi bahwa Seba Baduy bukan lagi dimaknai hanya sebagai acara ritual sakral semata, tapi sudah melebihi dari...

Read moreDetails

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

by I Nyoman Tingkat
April 27, 2026
0
Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

DUNIA mengakui1 April adalah tanggal olok-olok. Orang boleh berbohong pada 1 April yang disebut dengan April Mop. Tidak demikian dengan...

Read moreDetails

Masalahnya Bukan Hanya Anggaran

by Isran Kamal
April 27, 2026
0
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

SETIAP kali angka besar muncul di ruang publik, reaksi yang mengikuti hampir selalu serupa, yakni cepat, emosional, dan penuh kecurigaan....

Read moreDetails

Ketika Orang Bali Terpapar Jadi Pasukan Payuk Jakan & Cicing Borosan

by Sugi Lanus
April 27, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 27 April 2027 Lihatlah berbagai kejadian orang Bali cekcok, adu mulut terbuka, saling berhadapan-hadapan, berkelahi...

Read moreDetails
Next Post
Tabanan Comes Back, Badung Back To Back: Jegeg Tabanan dan Bagus Badung Sabet Gelar Jegeg Bagus Bali 2023

Tabanan Comes Back, Badung Back To Back: Jegeg Tabanan dan Bagus Badung Sabet Gelar Jegeg Bagus Bali 2023

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini
Budaya

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

by tatkala
May 1, 2026
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’
Khas

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya
Gaya

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

by tatkala
May 1, 2026
Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya
Esai

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

by Arief Rahzen
May 1, 2026
’Siti Mawarni Ya Incek’: Amarah dalam Nama Tuhan
Ulas Musik

’Siti Mawarni Ya Incek’: Amarah dalam Nama Tuhan

FENOMENA viralnya lagu “Siti Mawarni Ya Incek” tidak bisa dibaca sekadar lagu hiburan digital yang lewat begitu saja. Ia adalah...

by Ahmad Sihabudin
May 1, 2026
SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru
Pop

SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

SETELAH hampir satu dekade tenggelam dalam kesibukan masing-masing, SWR Bali akhirnya kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk “Palas”. Band...

by Dede Putra Wiguna
May 1, 2026
‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran
Kesehatan

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

SUASANA pagi pada Kamis, 30 April 2026, di Wantilan Kuari, Jimbaran, terasa berbeda. Bukan sekadar hiruk-pikuk aktivitas yang terdengar sejak...

by Nyoman Budarsana
April 30, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat
Esai

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  
Panggung

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

by Sugi Lanus
April 30, 2026
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik
Tualang

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

by Chusmeru
April 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co