23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialog Dini Hari dan Single Terbarunya, Miles Away

Jaswanto by Jaswanto
September 17, 2023
in Khas
Dialog Dini Hari dan Single Terbarunya, Miles Away

Dadang SH Pranoto dan Deny Surya dalam video lirik Miles Away | Foto: Ist

SALAH SATU ciri khas dari lagu-lagu Dialog Dini Hari (DDH) adalah lirik yang mengandung renungan-renungan dalam yang seolah tidak hanya menginginkan pendengarnya sekadar hafal liriknya saja, tapi juga memikirkannya.

Dalam album Parahidup, misalnya—yang dirilis lima tahun sesudah Tentang Rumahku (2014)—memuat lagu-lagu dengan lirik yang mengajak pendengarnya untuk menyimak renungan-renungan khas yang mereka alami sepanjang karier dan hidupnya.

Album Parahidup (2019), seperti yang dikatakan Wahyu Acum Nugroho dalam esai pendeknya di Pophariini, barangkali menjadikan manusia sebagai pusat perhatian. Dalam album ini, DDH melukiskan tingkah polah manusia dalam beragam bentuk, baik sebagai hyena yang oportunis atau sebagai tikus pencuri yang penuh dengan akal bulus. Manusia juga menjadi bagian dari relung-relung bait mendalam dalam Paralaya juga Dalam Kedangkalan.

Tak hanya dua lagu yang disebutkan di atas, lagu Kawanku juga memiliki lirik sentimentil yang membuat bulu kuduk berdiri ketika berusaha memikirkan sejenak tentang akhir usia sementara mata masih suka menatap kosong ke luar jendela.

Kini, band folk Indonesia yang berpengaruh itu, setelah album Parahidup, telah merilis single terbaru berbahasa inggris berjudul Miles Away. Single berdurasi 3 menit 48 detik itu sudah tersedia di semua kanal musik digital populer pada Jumat, (15/9/2023).

Dalam single yang berjudul sama dengan lagunya Winger, Madona, atau Paige itu, Dadang dan Deny mempersembahkan musik yang membawa suasana ceria dan optimis, sambil mengajak pendengar, sekali lagi, untuk menghadapi “iblis” yang menghalangi jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Dialog Dini Hari telah hadir dalam dunia musik sejak 2008 dan dikenal dengan gaya beraliran blues, folk, dan ballad. Mereka telah merilis beberapa album sukses seperti Beranda Taman Hati (2009), EP Dialog Dini Hari (2010), Tentang Rumahku (2014), Parahidup (2019) dan terus mempertahankan dedikasi terhadap musik folk yang mendalam dan bermakna. Band ini terdiri dari Dadang SH Pranoto sebagai vokalis dan Deny Surya sebagai drumer.

Dan Miles Away adalah pengingat akan pentingnya memulai langkah kecil untuk mencapai tujuan yang jauh lebih besar. Dialog Dini Hari melalui single ini mencoba menyampaikan pesan optimisme yang tulus  dan keberanian dalam menghadapi rintangan dan hambatan. Dengan lirik-lirik yang memikat, sekali lagi, mereka mengajak pendengar untuk bersama-sama menghadapi perjalanan yang tak terhindarkan dalam hidup ini.

Kerja Kolaborasi

Dalam persiapan rilis single ini, DDH mengaku bekerja sama dengan banyak kolaborator berbakat, seperti Kristian Dharma yang memainkan bass; Aweng Himawan memainkan banjo; dan back vocal dari Jascha Riri, Lyta Lautner, dan Rico Mahesi.

“Yang paling menarik adalah petualangan pencarian sound design. Proses sketch sudah ada sejak awal, tapi kami lebih fokus ke arranging. Itu saking eksperimen sound-nya, sampai pake panci segala,” ujar Kristian Dharma sambari terkekeh.

Lagu yang akan menjadi bagian dari album terbaru DDH ini, membawa kesan penuh dengan petualangan baru dan melibatkan talenta-talenta baru juga. Seperti kata Dadang, sang vokalis, lagu ini bisa dibilang semacam pembuka gerbang pengalaman-pengalaman baru, petualangan mereka sebagai musisi. “Sekaligus membuka jaringan-jaringan baru untuk bekerja sama lebih lanjut ke depan, apapun itu,” lanjut pria kelahiran Denpasar, 13 November 1978 itu.

Yang menjadi sorotan dalam single ini adalah kolaborasi istimewa antara DDH dengan Danny Reisch, drummer band Other Lives yang juga telah menjadi mixing engineer untuk artis-artis terkenal seperti Local Natives dan Barns Courtney.

Danny memiliki pengalaman production/engineering musik selama hampir 2 dekade. Dia telah mengikuti lebih dari selusin tur dunia selama bermain drum untuk Shearwater dan Other Lives dan memegang gelar Bachelor of Music dari Texas State University. Good Danny’s adalah ruang kreatif dan studio produser miliknya.  Dadang dan Deny sangat mengagumi sosok Danny Reisch sebagai musisi dan juga sebagai seorang Engineer kelas dunia.

“Wow, I like the source file you guys gave me,” komentar Danny Reisch atas materi single yang dipersiapkan oleh Dialog Dini Hari.

Proses rekaman Miles Away dilakukan di Studio Uma Pohon di Denpasar pada bulan Juni lalu. Uma Pohon merupakan studio baru yang dibangun oleh Pohon Tua dan dibantu rekan-rekannya. Kemudian dilanjutkan dengan mixing oleh Danny Reisch di Electric Ear Studio, Los Angeles, CA; dan mastering oleh Max Lorenzen di Rare Ear Studio, Lockhart, TX. Single ini dirilis di bawah label rekaman Rain Dogs Records.

Selain mengagumkan, hal tersebut sebenarnya cukup mengherankan, kenapa harus dimixing di luar negeri? Bukankah Deny Surya sendiri juga seorang sound-engineer?

Deny menjawab bahwa kehadiran Danny Reisch memberikan warna yang fresh secara bunyi untuk Dialog Dini Hari. Selain itu, imbuhnya, ia juga sangat menikmati proses bekerja bersama Kristian dan Aweng. “Dedikasi mereka untuk menginvestasikan waktu dan tenaganya luar biasa, aku dan Dadang banyak mendapatkan pelajaran dari mereka,” ujar Drum Beater kelahiran Denpasar, 06 Oktober 1981 itu.

Selain merilis single, DDH juga merilis video lirik Miles Away yang pada Rabu, (20/9/2023). Hal ini semakin memperkaya pengalaman mendengarkan single ini dengan visual menarik di Rossinière, sebuah kota di distrik Riviera-Pays-d’Enhaut, Kanton Vaud.

Maka dari itu, bagi para penggemar Dialog Dini Hari, jangan lewatkan penampilan perdana Miles Away yang akan dibawakan secara langsung di Pestapora Festival di Jakarta pada Jumat, (22/9/2023). Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan energi single tersebut secara langsung.[T]

Payung Hitam, Single Terbaru Dialog Dini Hari untuk Mendukung Pembela HAM
Setara: Monumen Pandemi Dialog Dini Hari
Dialog Dini Hari: Terus Menulis dan Merilis
Malam Puncak Ubud Village Jazz Festival 2023: Musik Jazz Adalah Bahasa Universal
Showcase: Ini Ujaran Musikal, Klimaks dari Kolaborasi Panjang Regenerasi Bernyali
Ubud Folkfest: Merayakan Musik, Seni, dan Budaya di Bali
Tags: baliDialog Dini Harimusik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dek Cita: Aktivis ‘98, Politisi, dan Politik Keseimbangan

Next Post

Kacangdari dan I Lantangidung

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Kacangdari dan I Lantangidung

Kacangdari dan I Lantangidung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co