23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialog Dini Hari dan Single Terbarunya, Miles Away

Jaswanto by Jaswanto
September 17, 2023
in Khas
Dialog Dini Hari dan Single Terbarunya, Miles Away

Dadang SH Pranoto dan Deny Surya dalam video lirik Miles Away | Foto: Ist

SALAH SATU ciri khas dari lagu-lagu Dialog Dini Hari (DDH) adalah lirik yang mengandung renungan-renungan dalam yang seolah tidak hanya menginginkan pendengarnya sekadar hafal liriknya saja, tapi juga memikirkannya.

Dalam album Parahidup, misalnya—yang dirilis lima tahun sesudah Tentang Rumahku (2014)—memuat lagu-lagu dengan lirik yang mengajak pendengarnya untuk menyimak renungan-renungan khas yang mereka alami sepanjang karier dan hidupnya.

Album Parahidup (2019), seperti yang dikatakan Wahyu Acum Nugroho dalam esai pendeknya di Pophariini, barangkali menjadikan manusia sebagai pusat perhatian. Dalam album ini, DDH melukiskan tingkah polah manusia dalam beragam bentuk, baik sebagai hyena yang oportunis atau sebagai tikus pencuri yang penuh dengan akal bulus. Manusia juga menjadi bagian dari relung-relung bait mendalam dalam Paralaya juga Dalam Kedangkalan.

Tak hanya dua lagu yang disebutkan di atas, lagu Kawanku juga memiliki lirik sentimentil yang membuat bulu kuduk berdiri ketika berusaha memikirkan sejenak tentang akhir usia sementara mata masih suka menatap kosong ke luar jendela.

Kini, band folk Indonesia yang berpengaruh itu, setelah album Parahidup, telah merilis single terbaru berbahasa inggris berjudul Miles Away. Single berdurasi 3 menit 48 detik itu sudah tersedia di semua kanal musik digital populer pada Jumat, (15/9/2023).

Dalam single yang berjudul sama dengan lagunya Winger, Madona, atau Paige itu, Dadang dan Deny mempersembahkan musik yang membawa suasana ceria dan optimis, sambil mengajak pendengar, sekali lagi, untuk menghadapi “iblis” yang menghalangi jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Dialog Dini Hari telah hadir dalam dunia musik sejak 2008 dan dikenal dengan gaya beraliran blues, folk, dan ballad. Mereka telah merilis beberapa album sukses seperti Beranda Taman Hati (2009), EP Dialog Dini Hari (2010), Tentang Rumahku (2014), Parahidup (2019) dan terus mempertahankan dedikasi terhadap musik folk yang mendalam dan bermakna. Band ini terdiri dari Dadang SH Pranoto sebagai vokalis dan Deny Surya sebagai drumer.

Dan Miles Away adalah pengingat akan pentingnya memulai langkah kecil untuk mencapai tujuan yang jauh lebih besar. Dialog Dini Hari melalui single ini mencoba menyampaikan pesan optimisme yang tulus  dan keberanian dalam menghadapi rintangan dan hambatan. Dengan lirik-lirik yang memikat, sekali lagi, mereka mengajak pendengar untuk bersama-sama menghadapi perjalanan yang tak terhindarkan dalam hidup ini.

Kerja Kolaborasi

Dalam persiapan rilis single ini, DDH mengaku bekerja sama dengan banyak kolaborator berbakat, seperti Kristian Dharma yang memainkan bass; Aweng Himawan memainkan banjo; dan back vocal dari Jascha Riri, Lyta Lautner, dan Rico Mahesi.

“Yang paling menarik adalah petualangan pencarian sound design. Proses sketch sudah ada sejak awal, tapi kami lebih fokus ke arranging. Itu saking eksperimen sound-nya, sampai pake panci segala,” ujar Kristian Dharma sambari terkekeh.

Lagu yang akan menjadi bagian dari album terbaru DDH ini, membawa kesan penuh dengan petualangan baru dan melibatkan talenta-talenta baru juga. Seperti kata Dadang, sang vokalis, lagu ini bisa dibilang semacam pembuka gerbang pengalaman-pengalaman baru, petualangan mereka sebagai musisi. “Sekaligus membuka jaringan-jaringan baru untuk bekerja sama lebih lanjut ke depan, apapun itu,” lanjut pria kelahiran Denpasar, 13 November 1978 itu.

Yang menjadi sorotan dalam single ini adalah kolaborasi istimewa antara DDH dengan Danny Reisch, drummer band Other Lives yang juga telah menjadi mixing engineer untuk artis-artis terkenal seperti Local Natives dan Barns Courtney.

Danny memiliki pengalaman production/engineering musik selama hampir 2 dekade. Dia telah mengikuti lebih dari selusin tur dunia selama bermain drum untuk Shearwater dan Other Lives dan memegang gelar Bachelor of Music dari Texas State University. Good Danny’s adalah ruang kreatif dan studio produser miliknya.  Dadang dan Deny sangat mengagumi sosok Danny Reisch sebagai musisi dan juga sebagai seorang Engineer kelas dunia.

“Wow, I like the source file you guys gave me,” komentar Danny Reisch atas materi single yang dipersiapkan oleh Dialog Dini Hari.

Proses rekaman Miles Away dilakukan di Studio Uma Pohon di Denpasar pada bulan Juni lalu. Uma Pohon merupakan studio baru yang dibangun oleh Pohon Tua dan dibantu rekan-rekannya. Kemudian dilanjutkan dengan mixing oleh Danny Reisch di Electric Ear Studio, Los Angeles, CA; dan mastering oleh Max Lorenzen di Rare Ear Studio, Lockhart, TX. Single ini dirilis di bawah label rekaman Rain Dogs Records.

Selain mengagumkan, hal tersebut sebenarnya cukup mengherankan, kenapa harus dimixing di luar negeri? Bukankah Deny Surya sendiri juga seorang sound-engineer?

Deny menjawab bahwa kehadiran Danny Reisch memberikan warna yang fresh secara bunyi untuk Dialog Dini Hari. Selain itu, imbuhnya, ia juga sangat menikmati proses bekerja bersama Kristian dan Aweng. “Dedikasi mereka untuk menginvestasikan waktu dan tenaganya luar biasa, aku dan Dadang banyak mendapatkan pelajaran dari mereka,” ujar Drum Beater kelahiran Denpasar, 06 Oktober 1981 itu.

Selain merilis single, DDH juga merilis video lirik Miles Away yang pada Rabu, (20/9/2023). Hal ini semakin memperkaya pengalaman mendengarkan single ini dengan visual menarik di Rossinière, sebuah kota di distrik Riviera-Pays-d’Enhaut, Kanton Vaud.

Maka dari itu, bagi para penggemar Dialog Dini Hari, jangan lewatkan penampilan perdana Miles Away yang akan dibawakan secara langsung di Pestapora Festival di Jakarta pada Jumat, (22/9/2023). Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan energi single tersebut secara langsung.[T]

Payung Hitam, Single Terbaru Dialog Dini Hari untuk Mendukung Pembela HAM
Setara: Monumen Pandemi Dialog Dini Hari
Dialog Dini Hari: Terus Menulis dan Merilis
Malam Puncak Ubud Village Jazz Festival 2023: Musik Jazz Adalah Bahasa Universal
Showcase: Ini Ujaran Musikal, Klimaks dari Kolaborasi Panjang Regenerasi Bernyali
Ubud Folkfest: Merayakan Musik, Seni, dan Budaya di Bali
Tags: baliDialog Dini Harimusik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dek Cita: Aktivis ‘98, Politisi, dan Politik Keseimbangan

Next Post

Kacangdari dan I Lantangidung

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Kacangdari dan I Lantangidung

Kacangdari dan I Lantangidung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co