2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Umanis Galungan, Ungkapan Bakti dalam Kesederhanaan | Catatan Odalan dari Desa Adat Beringkit

IGP Weda Adi Wangsa by IGP Weda Adi Wangsa
September 27, 2024
in Khas
Umanis Galungan, Ungkapan Bakti dalam Kesederhanaan | Catatan Odalan dari Desa Adat Beringkit

Piodalan Alit di Desa Adat Beringkit, Mengwi, Badung. Foto: Dokumentasi Pribadi

PADA hari suci purnama katiga, beberapa minggu lalu Jero Bendesa Adat Beringkit, I Ketut Sutomo memberikan pengumuman [atur pakeling] kepada seluruh masyarakat Desa Adat Beringkit, Mengwi, Badung. Bahwasannya Pujawali Ida Bhatara  yang dilaksanakan pada Wrespati Umanis Dunggulan atau hari Kamis, sehari setelah Hari Raya Galungan akan dilaksanakan secara sederhana atau piodalan alit. Piodalan merupakan upacara peringatan yang dilaksanakan saban enam bulan sekali, sebagai ungkapan rasa syukur dari masyarakat umat Hindu di Bali. Sedangkan piodalan alit berarti Perayaan kecil atau sederhana, hal tersebut dikarenakan, situasi dan kondisi di areal pura masih dalam tahap pembangunan ulang.

Terhitung sejak dilakukannya upacara nurunang pada 21 Juni 2024 hingga kini 26 september 2024 pembangunan telah berjalan kisaran 40 persen. Sehingga piodalan tetap berjalan dengan kuantitas yang lebih sederhana, dan pemujaan dipusatkan pada Balai Murda Manik, setana beliau secara sementara. Kamis, Umanis Dunggulan pukul 08.00 dilaksanakan upacara ngias tapakan Ida Bhatara. Tapakan dalam Kamus bahasa Bali memiliki arti telapak dan tunggangan. Tuhan Yang Maha Esa dalam keyakinan umat Hindu di Bali dikenal dengan istilah Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

 Keutamaan entitas beliau begitu mulia, sangat sulit dijangkau dengan segala keterbatsan manusia. Sehingga dalam melakukan pemujaan umat Hindu di Bali memerlukan “wujud” beliau secara kasat mata. Oleh sebab itulah gabungan antara nilai estetika atau seni berpadu dengan budaya dan nilai agama [satyam, sivam, sundaram] melahirkan simbol-simbol yang diharapkan entitas tuhan dapat bermanifestasi dalam wujud tersebut. Sehingga dengan hadirnya wujud itu, umat Hindu di Bali dapat memusatkan konsentrasinya kepada entitas yang telah diwujudkan secara kasat mata yang tiada lain merupakan manifestasi, telapak, atau tunggangan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Petakapan Desa Adat Beringkit | Foto: Dokumentasi Pribadi

 Tapakan yang ada di Desa Adat Beringkit, Mengwi, berwujud barong, rangda, dan celuluk. Ketiga jenis piranti seni itu sebelum melalui proses penyucian hanya merupakan ”barang seni”. Namun setelah melewati rangkaian proses penyucian maka “barang seni” tersebut menjadi sungsungan atau junjungan masyarakat desa. Sehingga kejadian apapun yang terjadi di wilayah desa dan sekitarnya masyarakat desa akan memohon kepada beliau. Atas kasih beliau kepada seluruh umat, maka setiap enam bulan sekali atau setiap 210 hari, masyarakat desa wajib melaksanakan piodalan.

Dalam acara piodalan alit ini, melibatkan seluruh pemangku, parasayang [sejenis asisten mangku], juru pundut petapakan, serati banten, dan beberapa krama Desa Adat Beringkit. Walaupun dilaksanakan secara sederhana, upakara yang disiapkan tetaplah banyak. Setelah seluruh sajian upakara siap untuk dipersembahkan kehadapannya, maka tepat pukul 10.00 dengan diiringi dengan lantunan kidung upacara piodalan alit dimulai. Upacara piodalan dipimpin langsung oleh Jero Bandesa Adat Beringkit, dan para pemuka agama atau mangku kahyangan tiga.

 Piodalan berlangsung secara khidmat, mantra-mantra suci silih berganti diucapkan oleh pemangku diiringi dengan dentingan suara lonceng keagamaan atau genta. Lantunan kidung sebagai pengiring dan pelengkap dari ritus pun tak terlupakan. Suasana saat itu dipenuhi oleh beberapa umat dan pemangku, namun ditengah keramaian itu ada rasa sunyi dan hening yang senantiasa menyelimuti. Harum dupa semerbak yang memenuhi lingkungan utama mandala tercium hingga nista mandala.

Matahari yang memancarkan sinarnya seakan menjadi ciri bahwasannya beliau berkenan dengan persembahan sederhana dari para hambanya di muka bumi. Sekitar dua jam berjalan pelaksanaan piodalan alit selesai. Dengan selesainya rentenan piodalan alit maka dilanjutkan dengan ritus berikutnya yakni meprani. Meprani berasal dari kata prani. Prani berarti sesajen, sedangkan meprani memiliki arti menghaturkan sesajen kehadapan Ida Bhatara. Ritus tersebut dilaksanakan oleh seluruh warga Desa Adat Beringkit.

 Sesajen prani merupakan salah satu sesajen umat Hindu di Bali yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar hasil bumi seperti buah-buahan. Namun, karena kemajuan jaman, sesajen prani mulai dikombinasikan dengan jajanan modern. Seluruh piranti disusun dengan rapi dilengkapi dengan sampyan, canang dan diwadahi tempat tradisional yang disebut dengan keben. Ritus meprani dilaksanakan dari jam 14.00 hingga 18.00. Setelah seluruh masyarakat selesai melaksanakan ritual ini, dilanjutkan dengan upacara Panyineban atau rangkaian terakhir sebagai simbolisasi pengembalian seluruh entitas Tuhan yang telah berkenan hadir, kembali pada tempatnya semula yakni dewa loka. [T]

“Nurunang”: Rangkaian Penataan Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Beringkit, Mengwi, Badung
“Pararudan”: Jalinan Kekerabatan Para Leluhur Beringkit-Gegelang
Suryasangkala Pura Dalem Dukuh, Mengwitani, Badung: Kemasan Angka dalam Rupa
Tags: Desa Adat Beringkithari raya galungan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngelawang di Mall: Melestarikan Budaya di Ruang Modern

Next Post

Tertawa Bersama Phone Call Man Woman

IGP Weda Adi Wangsa

IGP Weda Adi Wangsa

I Gusti Putu Weda Adi Wangsa, mahasiswa Prodi Jawa Kuno, FIB Unud. Akun Instagram: igstngrweda_

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Tertawa Bersama Phone Call Man Woman

Tertawa Bersama Phone Call Man Woman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co