2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi: Ikhtiar Menumbuhkan Ruang Kesenian bagi Masyarakat Difabel, Autism, dan Rentan

Santi Dewi by Santi Dewi
June 17, 2024
in Khas
Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi: Ikhtiar Menumbuhkan Ruang Kesenian bagi Masyarakat Difabel, Autism, dan Rentan

Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi | Foto: Dok. Panitia

WORKSHOP Inklusivitas Seni adalah workshop yang digagas oleh Komunitas Aghumi guna mempercakapkan tentang metode penciptaan karya untuk anak-anak dan keluarga disabilitas dalam bingkai kerja seni.

Lokakarya tersebut diadakan pada Sabtu-Minggu, 20-21 April 2024, berlokasi di Halo Coffee, Jl. Badak I no.13 Panjer, Denpasar.

Ada pun pembicara yang hadir, yakni Siluh Made Ratih Triastuti seorang terapis anak autis serta pendiri Narwastu Autism Learning Awareness. Kemudian Retno Sulistyowati, seorang seniman yang membuka ruang kreatif bagi remaja.

Hadir pula I Made Purtiasa, orang tua dengan anak berspektrum autis. Serta Wulan Dewi Saraswati sebagai founder Aghumi. Selama dua hari diskusi ini dipandu oleh moderator Putu Supartika yang merupakan seorang penulis dan wartawan.

Para pembicara dan moderator Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi hari pertama dan kedua | Foto: Dok. Panitia

Acara ini didukung oleh Pelaksanaan Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan, Program Layanan Produksi Media, Kategori Pendayagunaan Ruang Publik tahun 2023 yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Program ini merupakan pra-acara “Ni Pollok Bercerita: Studi Tur Performatif Museum Le Mayeur” yang diselenggarakan Komunitas Aghumi. Acara ini berupaya membaca ulang narasi cagar budaya Museum Le Mayeur, Denpasar.

Melalui pendekatan ekofeminisme, diharapkan mampu membawa kesadaran khalayak publik untuk merawat bumi dan mengutamakan keadilan sosial, khususnya bagi masyarakat rentan.

Museum Le Mayeur merupakan salah satu cagar budaya di Denpasar yang mempunyai konteks kuat perihal perempuan dan laut. Melalui pendekatan performatif, program ini menampilkan isu lingkungan dan perempuan yang jarang terhubung dalam konteks cagar budaya.

Peserta Workshop, Pembicara, Moderator, dan Panitia Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi | Foto: Dok. Panitia

Secara berkesinambungan, Aghumi, sebagai sebuah komunitas yang memiliki konsen terhadap penyandang disabilitas, melalui kesenian dan pendampingan. Program ini terbuka untuk masyarakat umum yang ingin turut berpatisipasi dan mengapreasiasi proses kreatif pada ruang inklusi.

Sejak berdiri pada 2018, Aghumi menjadi salah satu komunitas seni di Bali yang berfokus pada kesehatan mental, khususnya mengasah daya cipta seni anak spektrum autisme. Aghumi menggunakan pendekatan praktik kesenian terapiutik partisipatoris dalam upaya terwujudnya penyembuhan, penyelarasan, dan kesadaran-kesadaran diri.

Maka, “keadilan sosial” dalam program ini juga tak hanya menyoal lelaki-perempuan saja. Melainkan juga diperluas dalam konteks keadilan bagi masyarakat rentan khususnya anak-anak dan disabilitas.

Alih-alih mereproduksi wacana masa lalu, program ini ingin membuka ruang agensi produksi dan distribusi pengetahuan wacana kritis kenyataan hari ini melalui situs cagar budaya.

Dalam Workshop Inklusifitas Seni tersebut, juga dihadiri kawan-kawan dari Yayasan Teratai, Yayasan Narwastu, serta komunitas seni remaja di Denpasar.

Hari pertama banyak mempercakpakan kesadaran berkomunikasi dalam konteks kesenian bersama anak dengan spektrum autism. Kemudian, peran keluarga sebagai ruang domestik untuk anak spektrum autism bekesenian. Serta, proses pendampingan anak spektrum autism dalam bekesenian.

Hari kedua membicarakan kelembagaan Narwastu dan peran Halo Coffee sebagai ruang informal yang menjawab tantangan kebutuhan fasilitas untuk anak spektrum autism dan ruang aman berkesenian remaja.

Respon-Respon Positif

Bagaimana cara kerja Aghumi dalam merangkul anak autism dan remaja yang dihadapkan pada kesiapan kondisi kesehatan mereka? Apa peluang yang diharapkan dengan hadir sebagai ruang informal anak spektrum autism dan ruang aman bekesenian bagi remaja?

Pada momen itu, Siluh Made Ratih Triastuti menegaskan bahwa autisme bukan suatu penyakit, melainkan suatu kondisi tubuh dan perkembangan. Kemudian stigma anak autis selalu dipandang sebelah mata, hal ini membuatnya jengah.

Maka ia mendirikan sekolah bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar mampu mandiri, melatih keterampilan diri, dan cerdas berprilaku.

I Made Purtiasa juga mengatakan bahwa memiliki anak dengan spektrum autis adalah hal yang spesial. “Saya justru mempertanyakan, siapakah sebenarnya yang berbeda? Kita ataukah anak-anak saya ini? Saya melihat anak-anak saya sebagai guru saya yang mengajarkan saya kesabaran,” ujarnya.

“Kebetulan saya memang suka mengarahkan anak-anak saya, Keisa yang sudah sering pentas dengan Aghumi memang memiliki kegemaran berkesenian. Dia sangat suka menggambar, menyanyi, ya saya arahkan anak saya ke medium seni agar dapat berekspresi dan terapi,” lanjut Purtiasa.

Retno Sulistyowati, pendiri Halo Coffee, menerangkan bahwa dirinya membuat ruang kreatif bagi remaja agar bakat-bakat anak mampu terasah dengan diberikan kesempatan. Halo Coffee sudah menjadi tempat aman bagi para remaja yang ingin berdiskusi, menyalurkan keterampilan seni, atau berlatih mengadakan event-event menarik.

Peserta Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi | Foto: Dok. Panitia

Bagi Retno, perjumpaannya dengan anak-anak di Halo Coffee bukalah hal kebetulan belaka. Anak-anak yang datang ke Halo Coffee adalah mereka yang hendak mencari jati dirinya melalui banyak dinamika persitiwa remaja. Tidak jarang pula, secara natural, forum diskusi digelar untuk mempercakapkan tentang keresahan masing-masing remaja.

Wulan Dewi Saraswati, founder Aghumi, juga menyampaikan inklusifitas seni merupakan suatu pandangan, bahwa seni bukan hanya estetika atau ekslusif semata, tapi seni hadir dalam konteks sosial, seni membawa kesadaran masyarakat melalui masyarakat difabel, autism, dan masyarakat rentan.

Seni dalam konteks ini, seni mampu mendekatkan diri kita pada hal-hal inklusif, bukan sifatnya ekslusif (biasanya para seniman khusyuk berada di ruang seniman seolah kedap dari kenyataan yang ada di luar ruang dirinya).

“Aghumi yang konsen tentang ruang perempuan dan difabel, menarik untuk dipercakapkan. Hadirin diharapkan sadar dengan isu-isu kesetaraan perempuan, dan disabilitas.” ujarnya.

Sementara itu, Gusde, salah satu anggota Yayasan Teratai, menyambut baik dengan senang dan bangga diadakannya acara ini. Dan Elo, salah satu penyandang disabilitas juga mengatakan, “Senang dan bahagia karena di Bali ada komunitas yang membahas inklusivitas di bidang kesenian.”[T]

“Rahim Bahari” Komunitas Aghumi, Pertunjukan Spesial dari Orang-orang Spesial
Aghumi: Tarot dan Teater, Menceritakan Simbol-simbol
The Art of Listening | Black Box Installation (Artwork, Sculpture, Sound) Jimat dan Aghumi
Interpretasi Kartu Tarot Sebagai Media Mawas Diri: Apakah Sama Dengan Ramalan?
Tags: Komunitas AghumiNi Pollok Bercerita: Studi Tur Performatif Museum Le MayeurWorkshop Inklusifitas Seni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Festival Bedug PHBI Buleleng 2024: Eksperimen Itu Berwujud Alat Musik “Tak Bernama”

Next Post

Pementasan “Lubuk Gandamayu”, Lelampahan Anyar untuk Napak Pertiwi Ratu Sakti

Santi Dewi

Santi Dewi

Lahir di Kalimantan, 02 Mei 2000. Mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Undiksha. Saat ini aktif dalam Teater Kampus Seribu Jendela. Suka menyanyi, teater, dan melukis wajah.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Pementasan “Lubuk Gandamayu”, Lelampahan Anyar untuk Napak Pertiwi Ratu Sakti

Pementasan “Lubuk Gandamayu”, Lelampahan Anyar untuk Napak Pertiwi Ratu Sakti

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co