4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Melihat Panti Asuhan Destawan dan Sosok Pahlawan di Baliknya

Gusti Ayu Putu Sri Swandewi by Gusti Ayu Putu Sri Swandewi
May 9, 2024
in Khas
Melihat Panti Asuhan Destawan dan Sosok Pahlawan di Baliknya

Kunjungan PMI Buleleng ke Panti Asuhan Destawan | Foto: Swandewi

ROMBONGAN anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng sampai di Panti Asuhan Destawan. Jarak 16 km ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit dari jantung Kota Singaraja menuju Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Tempat itu sederhana saja, bangunan dengan cat warna-warni dan dihiasi berbagai jenis tanaman bercorak hijau, memberikan kesan ceria dan nyaman untuk anak-anak yang tinggal di sana.

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) membawa delapan dus ATK dan sejumlah uang. Ini merupakan bentuk program bakti sosial serangkaian Hari Palang Merah Sedunia. Program ini muncul dari bentuk kepedulian relawan PMI Buleleng kepada masyarakat, khususnya bagi Panti Asuhan Destawan.

Pada sore yang mendung, jalan kecil di pinggiran desa menjadi arena bagi pertarungan antara kendaraan dan kondisi jalanan yang rusak. Meskipun gerimis mendaulat, aktivitas tetap berlangsung dengan cepat di jalur tersebut.

Dua mobil saling berpapasan dengan hati-hati, menjaga jarak agar tidak terjadi tabrakan di tengah jalan yang sempit. Suara gemuruh roda kendaraan yang melintas dan bunyi gemerincing pecahan aspal yang retak menambah kesan dramatis pada suasana sore itu.

PMI Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan ATK dan dana kepada Ketua Panti Asuhan Destawan | Foto: Swandewi

Namun, di tengah-tengah kekacauan tersebut, keindahan alam masih bersinar. Pepohonan hijau yang berjejer di tepi jalan memberikan sentuhan segar dan menyejukkan, meskipun dedaunannya agak basah oleh hujan ringan. Cahaya temaram dari langit yang mendung menciptakan kontras yang menakjubkan dengan warna-warna alam yang tetap terjaga.

Seketika, dalam keadaan yang tak menentu itu, jalan yang sempit dan rusak itu terlihat seperti panggung pertunjukan alam yang memukau. Kontras antara kerusakan fisik dan keindahan alam menciptakan sebuah harmoni yang tak terduga, mengingatkan kita bahwa di tengah-tengah kekacauan, masih ada kecantikan yang patut disyukuri.

Dalam perjalanan menuju panti, memasuki gang dengan jalan semen yang sesekali dilalui motor membawa rumput untuk pakan sapi. Jalan menurun yang licin akibat kerikil-krikil yang berhamburan. Kedua kaki dipakai untuk menjaga keseimbangan.

Made Pasek Yasa, Kepala Markas PMI Kabupaten Buleleng, berdiri di hadapan anak-anak yang duduk di kursi plastik. Warnanya sedikit pudar, karena telah dimakan waktu. Pasek Yasa menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan serangkaian dari kegiatan Red Cross In Action (Aksi Palang Merah).

“Tidak hanya kegiatan ini saja, namun juga pada punjak acara tanggal 12 Mei nanti, akan ada perlombaan, jalan santai, donor darah, dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Yasa menjelaskan.

Luh Putu Dian Ariantini (17), salah seorang panitia RCA menyampaikan bahwa tujuan diadakannya bakti sosial ini bukan semata mata sebagai rangkain acara saja. “Tetapi, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Karena tidak semua orang beruntung,” ujar siswi SMA Negeri 4 Singaraja itu.

Dian juga mengatakan bahwa ATK yang dikumpulkan berasal dari kepedulian para panitia dan juga beberapa sekolah di wilayah kabupaten Buleleng—dan dari masyarakat tentu saja.

Relawan PMI yang terdiri dari Satuan Inti Palang Merah Remaja (PMR), yakni perwakilan dari sekolah menengah dan jajarannya, Korps Sukarela, disambut oleh anak-anak panti asuhan. Mereka mengenakan pakaian sederhana, namun penuh dengan senyuman hangat.

Terlihat mereka sibuk membersihkan halaman panti dengan sapu-sapu kecil, serta mengosek-osek jalan di sekitarnya. Meskipun hidup dalam keterbatasan, mereka dengan gigih berusaha menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Anak-anak di sini berjumlah 35 orang, paling kecil umur 5 tahun. Saya ajak tinggal di rumah saya di Pulau Obi, bersama istri saya,” ujar Ketut Suterisna, Ketua Panti Asuhan, Rabu, (8/5/2024) sore.

Di panti asuhan tersebut, di sela-sela waktu, mereka yang sudah cukup dewasa memanfaatkan sisa tenaganya untuk memanfaatkan hasil kebun dan memelihara sapi, babi, dan ayam.  Suterisna bersyukur karena berkat semangat anak-anak panti, tidak perlu khawatir untuk makan sehari-hari. Mereka tidak perlu beli. Di sana sudah ada.

Sosok Pahlawan di Balik Panti

Di balik Panti Asuhan Destawan, terdapat sosok-sosok pahlawan yang mengadikan dirinya untuk kemanusiaan. Salah satunya adalah Dadong Cening Wartini, nenek yang telah mengabdi selama 10 tahun di panti asuhan tersebut.

Dia mejadi tukang ijeng, karena rumahnya dekat dengan panti. Hanya dengan berjalan kaki, ia sering berkunjung dan sering kali menginap. Dadong Cening, yang telah linglung, orang yang lupa dengan umurnya sendiri ini, secara sukarela menyiapkan makanan ke anak-anak panti.

Dapur Panti Asuhan Destawan | Foto: Swandewi

Berbekal hasil kebun anak-anak panti, Dadong Cening memasak di dapur yang masih sederhana, dengan dinding hitam akibat kepulan asap kayu. Alat-alat masak pun sudah tidak apik lagi, dan terlihat menghitam karena disulut api di atas tungku yang masih menggunakan kayu bakar itu. Dadong Cening memasak nasi sekali di pagi hari, dan lauk dua kali di pagi dan sore hari.

Dadong Cening, bersama anak-anak panti, biasanya bangun pukul 5 pagi. Ada yang sibuk membersihkan kamar dan halaman. Ada yang memberi makan hewan peliharaan. Di sana ada ekor monyet yang diikat di mainan bola dunia yang terbuat dari besi dengan cat warna warni. Wahana mainan yang biasanya dipakai anak-anak bermain itu, di sana justru dipakai monyet bermain.

Ada juga musang berbulu oranye. Hewan itu dikurung dalam sangkar besar terbuat dari besi Dia agresif saat melihat kedatangan rombongan PMI. Seakan-akan penasaran dan ingin ikut bermain.

Selain Dadong Cening, di panti juga ada Meme Luh Wastini, relawan lainnya yang juga sudah berusia senja, 79 tahun, yang bertugas sebagai tukang Banten.

Di panti itu, selain dikelola oleh Ketut Suterisna dan istrinya, terdapat juga 5 relawan. Orang-orang itu telah berusia senja, namun tetap setia sebagai relawan. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang terus menoreh kebaikan di tengah arus waktu yang terus berjalan.[T]

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Reporter: Gusti Ayu Putu Sri Swandewi
Penulis: Gusti Ayu Putu Sri Swandewi
Editor: Jaswanto

Tags: bakti sosialPanti Asuhan DestawanPMIPMI Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

LONTAR SANGHYANG WIDHI DI GEDONG KIRTYA

Next Post

Tentang Dua Sisi Perjalanan Merantau ke Singaraja: Menembus Air Bah hingga Menyapa sang Surya

Gusti Ayu Putu Sri Swandewi

Gusti Ayu Putu Sri Swandewi

Mahasiswa Jurusan Dharma Duta, Ilmu Komunikasi, STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Tentang Dua Sisi Perjalanan Merantau ke Singaraja: Menembus Air Bah hingga Menyapa sang Surya

Tentang Dua Sisi Perjalanan Merantau ke Singaraja: Menembus Air Bah hingga Menyapa sang Surya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co