27 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cok Sawitri, Budayawan-Dramawan dan Sastrawan Indonesia dari “Jirah” Itu Berpulang

tatkala by tatkala
April 4, 2024
in Khas
Cok Sawitri, Budayawan-Dramawan dan Sastrawan Indonesia dari “Jirah” Itu Berpulang

Cok Sawitri dal;am sebuah pementasan | Foto: Ida Made Dwipayana

“Sahabat kita yang sangat mendalam dalam urusan ajaran lontar-lontar, sastra Indonesia dan Kawi, serta hal-hal mendalam lainnya, Cokorde Istri Sawitri telah berpulang.”

Itu adalah tulisan filolog Sugi Lanus yang beredar di sejumlah grup WA, terutama grup WA penulis, sastrawan dan pemerhati lontar di Bali.

Banyak orang kaget mendengar berita duka berpulangnya sastrawan dan budayawan Cok Sawitri, karena sejumlah teman masih sempat berkomunikasi lewat WA sehari atau dua hari sebelum kabar duka itu merebak.

“Turut berduka, Indonesia, terutama Bali, kehilangan salah satu putri terbaiknya. Sungguh tak bisa dipercaya beliau meninggalkan kita begitu cepat. Semoga spirit beliau menemu kedamaian abadi bersama semesta,” kata Marlowe Bandem, pemerhati arsip dan pendiri Arsip Bali 1928, di salah satu grup WA.

Kadek Sonia Piscayanti dari Komunitas Mahima sempat melakukan komunikasi akhir Maret 2024 untuk membicarakan Singaraja Literary Festival (SLF) yang akan digelar Agustus mendatang. Sonia meminta Cok Sawitri menjadi pembicara dan menyatakan siap akan datang.

“Saya tak bisa menahan tangis mendengar kabar duka ini,” kata Sonia.  

Ida Made Dwipayana, suami dari koreagrafer Dayu Ani, dari Komunitas Bumi Bajra (Yayasan Bumi Bajra Sandhi) mengatakan Cok Sawitri diketahui berpulang ketika pada Kamis pagi, 4 April 2024, dibangunkan dari tidurnya di kamar, di rumahnya di Jalan Batanghari, Renon, Denpasar.

“Kata keponakannya, saat dibangunkan dari tidurnya, tubuh mendiang sudah kaku,” kata Dwipayana kepada tatkala.co.

Cok Sawitri, Ida Made Dwipayana dan Dayu Ani memang punya hubungan erat, selain hubungan keluarga, juga punya hubungan sangat dekat untuk urusan seni dan proses kreatif di Komunitas Bumi Bajra Sandhi, bahkan Cok Sawitri adalah penasehat di komunitas itu.

Cok Sawitri bahkan ikut berperan pada pementasan Gambuh Masutasoma karya Dayu Ani yang akan dipentaskan Sabtu, 6 April 2024 pukul 18.30 WITA di Griya Jelantik Budakeling, Karangasem.        

“Saya sangat sedih dan bingung. Karena Mbok Cok punya peran utama, selain bertindak sebagai dramatug dalam pementasan itu,” kata Ida Made Dwipayana.

Tentang jadwal upacara palebon, menurut Dwipayana, pihak keluarga masih akan berembug karena masih menunggu saudara Cok yang sedang dalam perjalanan ke Bali dari Jerman.

Cok Sawitri dalam sebuah pementasan yang digarap Komunitas Bumi Bajra | Foto: Ida Made Dwipayana

Cok Sawitri adalah sastrawan yang lahir pada 1 September 1968 di Bali. Ia dikenal sebagai penyair, prosais, dan dramawan yang produktif. Selain sebagai seniman, ia juga kerap terlibat di dalam gerakan sosial.

Di Bali, Cok Sawitri bisa dikatakan sebagai panutan dari kalangan sastrawan, budayawan, pemerhati lontar, juga dari aktivis gerakan sosial.

Karya-karya Cok Sawitri, baik berupa puisi, novel, cerpen, naskah drama, tersebar di media massa lokal dan nasional, serta pada buku-buku yang diterbitkan penerbit di Jakarta maupuan di Bali.

Di media massa, karya-karyanya bisa ditemukan di Bali Post, Bali Echo, Nusa Tenggara, Lalitudes, Jurnal Kalam, Kompas, Gatra, Jurnal Perempuan, The Jakarta Post, Bali Rebound, dan lain-lain. Di bidang gerakan sosial, ia pendiri dan aktif bergerak di Forum Perempuan Mitra Kasih Bali dan Kelompok Tulus Ngayah Bali.

Di bidang sastra dan teater ia terpilih sebagai Tokoh Seni Pilihan Tempo 2018 untuk kategori Seni Pertunjukan. Novelnya yang terkenal dan dibicarakan di banyak tempat, antara lain Sutasoma dan Sitayana.

Cok Sawitri dalam sebuah pementasan yang digarap Komunitas Bumi Bajra | Foto: Ida Made Dwipayana

Yang fenomenal dan selalu jadi perbincangan di kalangan sastrawan dan penggemar sastra adalah tiga novel yang tergabung dalam Trilogi Jirah, yaitu Janda dari Jirah, Si Rarung dan Manggali Kalki.  Novel Janda dari Jirah, diterbitkan pertama kali oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2007 dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan judul The Widow of Jirah. Saking getolnya ia menggali, mengupas dan menemukan makna-makna baru dalam kisah dari dunia Jirah itu, Cok Sawitri, oleh sejumlah teman, bisa disebut sebagai sastrawan dari “Jirah”.

Sebagaimana ditulis di Kompas, ketiga buku adalah tafsirnya terhadap legenda Jirah yang terkenal. Bahwa pada akhirnya manusia akan melewati masa sunyi dan penderitaan untuk memahami diri dan keterhubungannya dengan alam semesta.

Tahun 2022 Cok Sawitri mendapat penghargaan seni Bali Jani Nugraha dari Pemerintah Provinsi Bali, dan setelah itu ia menerbitkan buku kumpulan puisi yang berjudul Setahun Kematian Semilyar Nyanyianku Mati, Kiamatku Dalam Jarak 3 Centimeter yang diterbitkan Mahima Institute Indonesia.

Membicarakan dan menuliskan karya dan kiprah Cok Sawitri di bidang seni, budaya, adat, dan gerakan sosial tak akan habis dalam satu buku tebal. Seluruh hidupnya bergerak di dunia yang ia cintai sejak masih anak-anak hingga akhir hidupnya. Selamat jalan, Cok. [T][Ado]

Editor: Adnyana Ole

Arja Siki Surpanaka: Sebuah Pembelaan Cok Sawitri
Perspektif “Sound and Sense” dalam Novel “Si Rarung” Karya Cok Sawitri
Kampanye Cagub Air: Pilih yang Sedang Tidak Haus! – Dari Arja Siki Cok Sawitri
Orasi Cok Sawitri: Mari Memasuki Medan Tempur Simbolik!
Tags: BudayaBudaya BaliCok Sawitriin memoriamkesenian balisastra
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ni Putu Anita Sofia Veronia, Menari Sejak Dalam Kandungan

Next Post

Menyuarakan Warisan: Sanggar Seni Kuta Kumara Agung dan Karya Palegongan Sebagai Identitas Seni Kuta

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails
Next Post
Menyuarakan Warisan: Sanggar Seni Kuta Kumara Agung dan Karya Palegongan Sebagai Identitas Seni Kuta

Menyuarakan Warisan: Sanggar Seni Kuta Kumara Agung dan Karya Palegongan Sebagai Identitas Seni Kuta

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya
Esai

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

TAK dapat dipungkiri lagi bahwa Seba Baduy bukan lagi dimaknai hanya sebagai acara ritual sakral semata, tapi sudah melebihi dari...

by Asep Kurnia
April 27, 2026
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali
Persona

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi
Panggung

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi...

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan
Esai

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

DUNIA mengakui1 April adalah tanggal olok-olok. Orang boleh berbohong pada 1 April yang disebut dengan April Mop. Tidak demikian dengan...

by I Nyoman Tingkat
April 27, 2026
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram
Esai

Masalahnya Bukan Hanya Anggaran

SETIAP kali angka besar muncul di ruang publik, reaksi yang mengikuti hampir selalu serupa, yakni cepat, emosional, dan penuh kecurigaan....

by Isran Kamal
April 27, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

Ketika Orang Bali Terpapar Jadi Pasukan Payuk Jakan & Cicing Borosan

— Catatan Harian Sugi Lanus, 27 April 2027 Lihatlah berbagai kejadian orang Bali cekcok, adu mulut terbuka, saling berhadapan-hadapan, berkelahi...

by Sugi Lanus
April 27, 2026
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta
Esai

Teatrikal Politik Lingkungan di Bali

BALI sedang tidak baik-baik saja. Setidaknya pernyataan tersebut valid dalam perspektif lingkungan. Telah menjadi diskursus publik bahwa Bali saat ini...

by Teddy Chrisprimanata Putra
April 26, 2026
Payung Pantai Menjamur, Pohon Memudar: Menurunnya Keindahan Alam Bali
Esai

Payung Pantai Menjamur, Pohon Memudar: Menurunnya Keindahan Alam Bali

KEDATANGAN wisatawan ke Bali pada dasarnya bukan semata-mata karena hotel mewah, pusat hiburan, atau tempat belanja. Mereka datang karena ingin...

by Nyoman Mariyana
April 26, 2026
Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Pula Itu?
Esai

Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Pula Itu?

SEKOLAH selalu menjadi objek sosialisasi bagi kesuksesan program pemerintah, baik pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Gaungnya makin kencang setelah reformasi...

by I Nyoman Tingkat
April 26, 2026
Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali
Berita

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung...

by tatkala
April 25, 2026
Serangga dalam Piring Makan Kita
Kuliner

Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

by Jaswanto
April 25, 2026
Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan
Cerpen

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

by Depri Ajopan
April 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co