12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Strategi Pengembangan Pasar Wisata

Chusmeru by Chusmeru
March 7, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

ANGKA kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia masih terbilang tinggi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama periode Januari – Agustus 2023 sebanyak 7,44 juta orang. Jumlah ini meningkat 68,92 persen dibanding periode Agustus 2022.

Data per bulan Juni 2023, lima negara menyumbang wisman terbanyak ke Indonesia, yaitu Singapura (16,41 persen), Malaysia (15,88 persen), Australia (12,47 persen), India (6,48 persen), dan China (5,88 persen). Meskipun pergerakan kunjungan wisman tersebut fluktuatif, namun cukup menggembirakan bagi industri pariwisata Indonesia.

Sementara jumlah perjalanan wisatawan domestik atau nusantara data per bulan Juni 2023 mencapai 433 juta. Padahal target Kemenparekraf untuk wisatawan domestik pada tahun 2023 adalah 1,2 hingga 1,4 miliar perjalanan. Oleh sebab itu, perlu kajian lebih mendalam tentang kunjungan wisatawan nusantara ini.

Sampai saat ini Indonesia masih dipercaya sebagai destinasi wisata dunia. Sedikitnya empat faktor yang menyebabkan Indonesia diminati wisatawan. Pertama, faktor keamanan. Indonesia termasuk negara yang aman untuk dikunjungi wisman. Gejolak politik yang muncul tidak sampai menimbulkan gangguan keamanan yang mengancam keselamatan wisatawan.

Kedua, harga produk wisata Indonesia relatif murah dan terjangkau oleh wisman. Masalah harga produk wisata biasanya menjadi pertimbangan bagi wisatawan untuk berkunjung ke suatu negara, seperti harga tiket pesawat, objek dan daya tarik wisata, hotel, dan restoran. Oleh sebab itu wacana kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur dan Taman Nasional Komodo mendapat sentimen negatif di pasar wisata.

Ketiga, faktor pelayanan. Meski kadang muncul keluhan dari wisatawan, namun pelayanan wisata di Indonesia masih termasuk kategori baik. Pelayanan mencakup sektor transportasi, akomodasi, restoran, objek wisata, dan masyarakat. Faktor pelayanan yang baik akan membuat wisatawan puas mengunjungi destinasi wisata.

Keempat, kebijakan pemerintah di sektor pariwisata di Indonesia hingga saat ini tidak menghambat wisman untuk berkunjung. Kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang dibuat Indonesia untuk beberapa negara juga terbukti meningkatkan angka kunjungan wisman.

Meski begitu, tantangan pariwisata Indonesia ke depan tidak ringan. Kondisi geopolitik internasional dan perekonomian dunia sulit diprediksi. Karenanya perlu dipikirkan strategi pengembangan pasar wisata, baik mancanegara maupun domestik.

Pasar Wisman

Strategi pengembangan pasar wisman merupakan respons dan adaptasi terhadap krisis ekonomi global yang melanda beberapa negara asal wisman. Negara-negara seperti Amerika Serikat, China, Jerman, Inggris, Prancis, dan beberapa negara Eropa yang selama ini menyumbang wisman cukup banyak sedang dilanda krisis ekonomi.

Banyak wisatawan di Amerika Serikat dan Eropa memutuskan untuk memilih perjalanan wisata short trip. Wisata short trip adalah perjalanan wisata dalam jangka waktu pendek dan dalam jarak yang tidak terlalu jauh. Wisatawan Amerika Serikat memilih berkunjung ke negara-negara Eropa yang jaraknya dekat, begitu pula sebaliknya; wisatawan Eropa akan berkunjung ke Amerika Serikat.

Diperkirakan wisman dari beberapa negara akan menunda sementara untuk melakukan perjalanan wisata jarak jauh. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Diperlukan strategi baru dalam pasar wisata, terutama pada negara-negara yang potensial menyumbang wisatawan, seperti India, Australia, Selandia Baru, Malaysia, Singapura, Filipina, Timor Leste, dan beberapa negara di Timur Tengah.

Meskipun dihadapkan pada ancaman kesulitan, sektor pariwisata Tanah Air tetap perlu bersikap optimis. Industri pariwisata tetap dapat berkembang sepanjang ada upaya strategi pasar yang baik, promosi wisata yang efektif, serta inovasi dan diversifikasi produk wisata.

Perlu ada reorientasi pasar wisata terhadap negara-negara yang saat ini potensial menyumbang wisatawan, seperti India dan negara-negara Timur Tengah. Sebagai contoh, wisatawan India saat ini banyak berkunjung ke Bali. Motivasi wisata mereka selain berlibur juga melakukan wisata spiritual di Bali. Ini perlu digarap serius. Begitu pula wisatawan Timur Tengah yang menyukai pantai dan atraksi seni budaya Indonesia.

Pasar Domestik

Sektor pariwisata tahun ini perlahan mulai dapat diharapkan seperti sebelum pandemi. Meski demikian kunjungan wisman maupun domestik masih banyak terkendala faktor ekonomi global. Selain itu tarif pesawat dan kereta api yang dirasa mahal serta kenaikan harga kebutuhan pokok juga akan menghambat perkembangan pariwisata domestik.Bisnis MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) diperkirakan akan turut menggairahkan sektor pariwisata.

Kegiatan pameran, seminar, konferensi, dan pertemuan lain dalam jumlah pengunjung yang besar akan membantu pasar wisata domestik. Dengan demikian hotel, transportasi darat dan udara, kuliner serta industri kreatif akan tumbuh.

Diharapkan koordinasi antara Kemenparekraf dengan kementerian terkait untuk menggairahkan sektor pariwisata. Jika target jumlah (size) kunjungan wisatawan terkendala, maka perlu strategi menambah lama tinggal (length of stay) dan pengeluaran (spending) wisatawan. Untuk itu diperlukan stimulus ekonomi bagi wisatawan, baik berupa penurunan tarif pesawat dan kereta api maupun potongan harga kamar hotel.

Selain itu juga perlu menambah frekuensi event yang berskala nasional maupun internasional. Bentuk wisata olah raga seperti MotoGP, WSBK Mandalika, Borobudur dan Bali Marathon, maupun festival seni budaya perlu diselenggarakan secara rutin di berbagai daerah.

Kepercayaan pasar wisata terhadap Indonesia menjadi modal bagi pertumbuhan wisata Tanah Air. Kini tinggal upaya serius pemerintah untuk menjaga kepercayaan itu dengan berbagai langkah strategis di sektor pariwisata. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Pemanfaatan Waktu dalam Perspektif Komunikasi
Komunikasi sebagai Paket Komplet
Berkomunikasi Lewat Busana
Komunikasi itu di Mana Saja, Kapan Saja, Siapa Saja
Komunikasi Fatis: Memang Sekadar Basa-Basi

Tags: Pariwisatawisatawanwisatawan domestikwisatawan mancanegara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

MAJALANGU : Jelajahi Ruang Indah yang Tak Terbatas

Next Post

Ngurit Padi Bali, Usaha Perbaikan Genetik Padi Merah di Buleleng

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Ngurit Padi Bali, Usaha Perbaikan Genetik Padi Merah di Buleleng

Ngurit Padi Bali, Usaha Perbaikan Genetik Padi Merah di Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co