24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi sebagai Paket Komplet

Chusmeru by Chusmeru
February 13, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

KOMUNIKASI merupakan sesuatu yang setiap hari dilakukan semua orang. Tidak ada yang bisa menghindar dari komunikasi. Lantaran itulah orang beranggapan tidak perlu mempelajari komunikasi. Ketika timbul masalah dalam hubungan antarmanusia, saat itu pula orang mengatakan perlunya belajar berkomunikasi.

Sesungguhnya komunikasi tak sederhana seperti yang dibayangkan. Komunikasi selalu melibatkan pesan verbal dan nonverbal. Itulah sebabnya komunikasi dianggap sebagai suatu paket yang komplet. Orang tidak hanya berkomunikasi dengan ucapannya, namun juga gerakannya.

Kesulitan akan muncul ketika orang harus berkomunikasi dengan orang lain yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Selain harus memahami secara verbal apa yang disampaikan, orang juga dituntut untuk memahami ekspresi nonverbal orang lain.

Selain itu, komunikasi sebagai paket komplet juga kerap mengalami diskordansi, yaitu situasi dimana terdapat kontradiksi antara pesan verbal dan nonverbal secara bersamaan. Orang mengatakan tidak punya masalah, namun ekspresi wajahnya menunjukkan keresahan. Orang juga bersumpah-serapah tidak berbuat salah, tetapi gerakan matanya menunjukkan kebohongan.

Diskordansi pesan memang sulit untuk dihindari, apalagi dimanipulasi. Meskipun ada beberapa orang yang mampu memanipulasi pesan verbal dan nonverbal, seperti aktor atau pemain peran. Mereka sudah terlatih untuk memanipulasi pesan demi menjalankan peran atau aktingnya di depan kamera.

Seorang pemain film atau sinetron dapat saja tertawa bahagia di depan kamera, walau dalam kehidupan nyatanya ia sedang berduka. Artis sinetron dapat memerankan tokoh yang baik dalam keluarga, meski kehidupan keluarganya berantakan. Itu semua diskordansi pesan yang sengaja dimanipulasi demi kepentingan peran. Mereka mampu berdramaturgi, sehingga panggung depan dan panggung belakang dapat dimanipulasi.

Dalam kehidupan sehari-hari memanipulasi pesan verbal dan nonverbal tidaklah mudah. Itu karena komunikasi adalah paket. Bahkan oleh orang yang terlatih sekalipun. Tak heran, ketika seorang artis terlibat kasus narkoba atau tindak kriminal lainnya; dia tidak dapat berdusta ketika diinterograsi polisi, karena dunia peran berbeda dengan kehidupan nyata.

Proses Penyesuaian

Menyadari kesulitan untuk memahami komunikasi sebagai paket, maka orang akan belajar melakukan penyesuaian dalam interaksi sosialnya. Proses penyesuaian itu dimulai dari pengenalan, penafsiran, dan pemahaman terhadap nilai, norma, perilaku, kepercayaan, dan bahasa yang digunakan orang lain.

Semua orang belajar menyesuaikan diri terhadap komunikasi yang dilakukan orang lain. Seorang anak tidak begitu saja dapat berbicara. Ia akan belajar dari mulut orang tuanya. Anak-anak juga akan mempelajari ekspresi orang tuanya saat kecewa, sedih, dan marah. Termasuk gerak tubuh teman-temannya.

Wisatawan yang mengunjungi satu daerah atau negara akan banyak belajar menyesuaikan diri terhadap norma, kepercayaan, dan bahasa setempat. Tanpa itu, wisatawan akan banyak mengalami kendala dalam berkomunikasi.

Bahasa kerap menjadi kendala berkomunikasi di antara bangsa yang berbeda. Oleh sebab itu, banyak wisatawan yang menggunakan gerakan nonverbal untuk mempertegas komunikasinya. Dengan harapan, orang yang kesulitan memahami bahasanya dapat menafsirkan gerakannya.

Hanya saja, gerakan nonverbal adalah produk budaya masyarakat. Sehingga setiap masyarakat akan memiliki gerakan nonverbal yang berbeda untuk satu pesan komunikasi yang sama. Menganggukkan maupun menggelengkan kepala bisa dimaknai berbeda sesuai latar belakang budaya masyarakatnya.

Dimensi Komunikasi

Komunikasi sebagai satu paket komplet bukan hanya menyangkut pesan verbal dan nonverbal. Komunikasi juga berkaitan dengan dimensi isi dan relasi. Memahami komunikasi dengan demikian harus pula mencermati isi pesan dan relasi pesan. Dimensi komunikasi ini akan sangat terasa ketika orang harus berkomunikasi dalam masyarakat yang menempatkan budaya dan stratifikasi sosial sebagai sesuatu yang penting.

Beberapa faktor ikut mempengaruhi dimensi isi dan relasi ini, seperti bahasa, mitos, dan seni budaya masyarakat. Isi pesan yang sama bisa menimbulkan relasi yang berbeda jika diucapkan dengan bahasa tertentu yang digunakan masyarakat. Sebagai contoh, kata “makan” memiliki isi pesan yang sama, yaitu menikmati sesuatu.

Namun bagi masyarakat Jawa, penggunaan kata “makan” dalam bahasa daerah akan mempertimbangkan relasinya. Untuk sesama teman, orang akan menyebutnya mangan. Tetapi ketika mempersilakan orang tua untuk makan, orang akan mengatakannya dhahar. Padahal isi pesannya sama, yaitu tentang makan. Penggunaan bahasanya akan berbeda jika dikaitkan dengan hubungan di mana pesan itu disampaikan.  

Dimensi isi dan relasi juga tergambarkan dalam kesenian, seperti tarian pada masyarakat Jawa. Gerakan tarian pada kesenian masyarakat biasa akan berbeda dengan tarian di lingkungan keraton. Tarian seperti Ebeg, Jathilan, atau Kuda Lumping sarat dengan gerakan menghentak bumi. Isi pesan tarian itu adalah semangat perjuangan dan perlawanan. Relasi pesannya adalah dinamika perubahan yang perlu dilakukan rakyat.

Sedangkan tarian di lingkungan keraton seperti Serimpi, Gambyong, dan Bedhaya Ketawang, lebih diwarnai oleh gerakan yang lembut dan melambai. Isi pesan yang ingin disampaikan adalah menjaga ekuilibrium atau keseimbangan. Relasi pesan dari tarian itu adalah menjaga keharmonisan di kalangan keraton.

Secara nonverbal, tarian rakyat juga berbeda dengan tarian keraton. Para penari di kalangan rakyat menggunakan pakaian yang sederhana. Sedangkan para penari di keraton  memiliki jenis tata rias  penari yang cantik dan anggun. Busana pakaian para penari di keraton juga mewah dan serupa pakaian para bangsawan. Dengan demikian, isi pesan dan relasi komunikasi di kalangan rakyat tentu akan berbeda dengan keraton.

Begitulah komunikasi. Sederhana jika hanya sebatas tutur kata. Namun ketika menjadi satu paket verbal dan nonverbal, menyangkut nilai, norma, kepercayaan, dan budaya masyarakat; komunikasi bisa menjadi rumit. Karenanya, komunikasi tetap terus perlu dipelajari sesuai konteksnya.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Berkomunikasi Lewat Busana
Komunikasi itu di Mana Saja, Kapan Saja, Siapa Saja
Komunikasi Fatis: Memang Sekadar Basa-Basi
Tags: ilmu komunikasikomunikasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Next Post

Bambu Punah, Sampah Baliho Caleg pun Jadi

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Sanggah Setengah Jadi dan Ritual yang Kembali Sederhana

Bambu Punah, Sampah Baliho Caleg pun Jadi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co