2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra

tatkala by tatkala
February 12, 2024
in Khas
Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra

Buku sastra Pariwisata

KAJIAN sastra pariwisata dapat dibagi menjadi empat area, yaitu (1) tempat sastra (literary places): rumah sastrawan, kuburan, museum pengarang, dan setting sastra; (2) event sastra (literary events): festival sastra seperti Ubud Writers and Readers Festival; (3) tema terkait pariwisata, misalnya “Sajak Pulau Bali” (1974), Rendra, novel Eat Pray Love (2006) Elizabeth Gilbert, cerita rakyat “Putri Mandalika”; (4) alih wahana, misalnya film Laskar Pelangi, Eat Pray Love’dari novel masing-masing berjudul sama.

Area-area itu tentu saja bisa dikombinasikan, dengan menggunakan pendekatan kajian relevan termasuk kajian estetik, romantik, kritis, resepsi pembaca, post-kolonial, relasi kuasa, hegemoni, host and guests, dan representasi.

Penjelasan di atas itu disampaikan Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Korprodi Doktor Kajian Budaya FIB Universitas Udayana, Bali), dalam program Sekolah Sastra dengan tema “Sastra Pariwisata”. Sekolah sastra itu diselenggarakan Himpunan Sarjana Kesusastraan (HISKI) Pusat dalam dua pecan beruntun di bulan Februari 2024 melalui zoom meeting. Program kedua diselenggarakan 10 Februari 2024.

Prof. Darma Putra (kiri atas)

Pada program itu, Prof. Darma Putra menjelaskan, Sastra Pariwisata menyediakan objek dan wilayah penyelidikan baru bagi studi sastra dan studi pariwisata serasi dan selaras dengan fenomena global dan inisiatif Gerakan Nasional Literasi.

Selain itu, kata dia, sastra pariwisata juga mendukung pendekatan kreatif bagi penulis untuk mendorong penulisan karya sastra pariwisata dan bentuk tulisan lain yang sejak lama dilabel dengan travel writing, travelogue.

Selain kontribusi teoritik, multidisiplin, kajian kritis, dan creative writing, Sastra Pariwisata juga berkontribusi dalam penciptaan branding dan strategi pemasaran wisata destinasi. “Tak akan ada kontribusi tanpa inovasi, tanpa aksi,” kata Prof. Darma Putra.

Sekolah Sastra

Sekolah Sastra merupakan program inovatif HISKI Pusat sejak kepemimpinan Prof. Novi. Selama tahun 2024 dirancang pembahasan 12 topik aktual tentang kajian sastra, dibawakan oleh narasumber ahli yang berbeda setiap bulan. Setiap topik dibahas dua kali, dipilih hari Sabtu, berarti setiap narasumber tampil dua kali.

Sekolah Sastra dimaksudkan sebagai forum bagi anggota HISKI dan kalangan guru serta umum untuk memperdalam pengetahuan tentang kajian sastra yang terus berkembang. Sejauh ini, peserta puas dengan penyajian materi dan tanya-jawab, seperti dapat dirasakan dari banyaknya yang hadir, dan salah satu komen jenaka berikut:

Bulan Januari misalnya tampil Prof. Djoko Saryono membahas “Etnopuitika” (dua kali) dan bulan Februari tampil Prof. Darma Putra membahas “Sastra Pariwisata”. Sampai 4 kali digelar, pesertanya di atas 350 orang dari seluruh Indonesia. Tiap acara berjalan dua jam, penuh dengan tanya-jawab yang dinamis dan kritis.

Di minggu pertama, bulan Februari, kelas Sastra Pariwisata dihadiri oleh 350 peserta di Zoom meeting dan sekitar 600-an di YouTube Cannel. Selain menjawab sejumlah pertanyaan seputar pengertian sastra pariwisata dan contoh kajian sastra pariwisata,

Sejumlah Referensi

Prof. Darma juga memberikan sejumlah referensi yang memonitavi para peserta untuk lebih mendalami sastra pariwisata, misalnya buku Jenkins, I., & Lund, K. A. (Eds.). (2019). Literary tourism: Theories, practice and case studies; Watson, N. (Ed.). (2009). Literary tourism and nineteenth-century culture; Quinteiro, S., & Baleiro, R. (2018). Key concepts in literature and tourism studies; sejumlah artikel kajian sastra pariwisata dan disertasi sastra pariwisata, misalnya Toba dalam Sastra: Peran Tiga Novel Indonesia dalam Promosi Destinasi Wisata Toba di Sumatra Utama (Bertova Simanihuruk, FIB Sumatra Utara, 2023) dan Manifestasi Ideologi Gender dalam Legenda Bergenre Romance di Destinasi Wisata (Yostiani Noor Asmi Harini, FIB Universitas Padjajaran, 2024).

Pada pertemuan kedua, 10 Februari 2024, narasumber menjawab sejumlah pertanyaan yang belum sempat mendapatkan respon dan jawaban dari narasumber.

Museum Multatuli di Lebak Banten didirikan sebagai penghormatan terhadap sastrawan yang menulis novel Max Havelaar

Dari sejumlah pernyataan di pertemuan kedua, Prof. Darma menekankan bahwa sastra pariwisata dapat dipahami dari segi kajian sastra dan proses kreatif. Prof. Darma mencontohkan salah satu karya kreatif sastra pariwisata yang telah diterbitkan anggota HISKI adalah Tarian Laut, Antologi 222 Puisi Maritim yang sebagian besar bertema wisata maritim.

Kelas diselenggarakan melalui jaringan zoom meeting dan YouTube Channel HISKI Pusat, TribunJatim Official, TribunMadura Official, Tribun Mataraman, Suryamalang.com, Harian Surya (TribunnewsSurya).

Acara dibuka oleh Ketua Umum HISKI Pusat (Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum.), dilanjutkan sambutan dari Wakil Ketua HISKI Pusat (Prod, Dr. Mohd. Harun, M.Pd.). Kelas dimoderatori oleh Wakil Sekretaris HISKI Pusat Ferry Kurniawan, M.Pd.

Pada pertemuan pertama, Sabtu, 3 Februari 2024, Prof. Darma Putra menjelaskan pengertian sastra pariwisata dan berbagai konsep yang berhubungan dengan kajian sastra pariwisata.

Prof. Darma menjelaskan bahwa sastra dan pariwisata merupakan bidang ilmu yang multidimensi dan multidisiplin, yang kajiannya diperkaya dengan teori ilmu-ilmu humaniora lainnya.

Sastra pariwisata terjadi ketika sastrawan atau karyanya menjadi sangat populer sehingga orang-orang tertarik pada lokasi yang terkait dengan penulis tersebut (misalnya tempat kelahiran, rumah, kuburan) atau yang ditampilkan dalam tulisan mereka.

Pada pertemuan minggu pertama, Prof. Darma juga memperkenalkan buku Sastra Pariwisata yang ditulis oleh anggota HISKI (Anoegrajekti, Saryono, Putra, 2020).

Dengan perkenalan tersebut, paling tidak Prof. Darma sebagai salah satu editor Sastra Pariwisata akan menyatakan bahwa sebelum terselengaranya kelas Sastra Pariwisata ini, sebagian anggota HISKI telah mengawali melakukan kajian sastra pariwisata.

Selain itu, Prof. Darma juga menjelaskan bahwa sastra pariwisata juga mendukung pendekatan kreatif bagi penulis untuk mendorong penulisan karya sastra pariwisata dan bentuk tulisan lain yang sejak lama dilabel dengan travel writing, travelogue.

Kajian Terhadap Tempat lahir dan Kuburan Pengarang

Dari forum tanya jawab dalam program itu ada sejumlah hal yang dapat dicatat dan ditindaklanjuti bagi para peneliti sastra, antara lain kajian terhadap tempat kelahiran dan kuburan para penulis terkenal, yang belum banyak dilakukan oleh para peneliti sastra. Misalnya, kajian tanah kelahiran dan kuburan Pramudya Ananta Toer, Raja Ali haji, I Nyoman Panji Tisna, dan sebagainya.

Hal menarik lainnya adalah menjawab pertanyaan kriteria artikel hasil kajian sastra pariwisata, Prof. Darma menyarankan bahwa artikel yang memiliki peluang lolos ke jurnal scopus lebih baik menonjolkam subtansi masalahnya, bukan teorinya. Kelas Sastra Pariwisata minggu kedua dihadiri sekitar 260 peserta di zoom, berlangsung mulai pukul 10.00–12.10 WIB. [T]

Sumber: dasarbali.com
Editor: Adnyana Ole

Potret Ikonis Singaraja dalam Cerpen
Pertemuan Sejarah dan Pariwisata: Perihal Kebebasan Sejarah
Mlancaran ke Sasak: Sastra Pariwisata Bernuansa Cinta
Tags: Prof. Darma PutrasastraSastra Indonesiasastra pariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kapitan Lie Eng Tjie, Rumah Besar dan Jejak Kampung Pecinan di Singaraja

Next Post

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Nyoman Arya Suriawan, Generasi Penerus Gde Manik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co