Empat Area Kajian Sastra Pariwisata Menurut Prof. Darma Putra
KAJIAN sastra pariwisata dapat dibagi menjadi empat area, yaitu (1) tempat sastra (literary places): rumah sastrawan, kuburan, museum pengarang, dan ...
Read moreDetailsKAJIAN sastra pariwisata dapat dibagi menjadi empat area, yaitu (1) tempat sastra (literary places): rumah sastrawan, kuburan, museum pengarang, dan ...
Read moreDetailsMLANCARAN KE SASAK ditulis oleh Gde Srawana yang diterjemahkan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali 2021 dengan penerjemah I Gede Agus ...
Read moreDetailsKITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...
Read moreDetailsPendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...
Read moreDetailsSETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...
Read moreDetails

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...
PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...
ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co