23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengukir Tradisi dan Kreativitas dalam Euforia Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
January 13, 2024
in Khas
Mengukir Tradisi dan Kreativitas dalam Euforia Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta

Dokumentasi Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta Tahun 2018

FESTIVAL Seni Budaya Desa Adat Kuta, Kabupaten Badung, adalah sebuah pesta keindahan akan seni budaya kearifan lokal yang telah menjelma menjadi primadona tak terbantahkan di tengah-tengah masyarakat di Desa Adat Kuta. Merupakan suatu event yang ditunggu-tunggu dengan penuh antusiasme, festival ini bukan sekadar pementasan seni budaya semata, melainkan juga simbol dari kekayaan budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan ajeg di Kuta.

Desa Adat Kuta, dengan segala pesonanya, menjelma menyuguhkan panggung yang memukau dan melalui esai ini, kita akan menjelajahi sedikit sebelum lebih jauh masuk kedalam festival ini serta memahami bagaimana perayaan seni budaya ini telah menjadi pusat perhatian dan kebanggaan masyarakat Desa Adat Kuta.

Desa Adat Kuta dikenal sebagai sebuah oase modernitas yang menonjol, terutama karena peran krusialnya sebagai pintu gerbang utama bagi para wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara datang ke Bali. Terletak di kawasan yang strategis, Kuta tidak hanya memikat para wisatawan dengan keindahan alamnya, tapi juga sebagai pusat kegiatan pariwisata yang menawarkan kenyamanan dan hiburan. Di balik pesonanya, Kuta menjadi tidak hanya sekadar tempat tujuan wisata, namun juga jendela ke dunia Barat.

Sebagai pintu masuknya budaya Barat, Desa Adat Kuta menjadi sentral bagi pertemuan dan percampuran berbagai pengaruh budaya, menciptakan atmosfer yang unik dan beragam. Inilah yang membuat Desa Adat Kuta menjadi lebih dari sekadar destinasi wisata, ia menjadi perpaduan harmonis antara tradisi yang kaya dan modernitas global yang terus berkembang.

Meskipun banyak asumsi yang beredar bahwa generasi muda Desa Adat Kuta telah terkontaminasi oleh budaya modern, namun saya menepis pandangan tersebut, karena kenyataannya generasi muda Desa Adat Kuta dengan kebanggaan akan warisan budaya mereka, telah secara gigih menjaga dan melestarikan nilai-nilai tradisional. Berbagai aktivitas budaya dan panggung seni yang mereka ciptakan menjadi bukti nyata bahwa akar budaya lokal tetap hidup dan berkembang. Salah satu puncaknya adalah Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta, yang bukan hanya sekedar acara hiburan, tetapi juga sebagai wujud nyata semangat pelestarian budaya.

Festival ini menunjukkan bahwa generasi muda Desa Adat Kuta tidak hanya berkomitmen untuk mempertahankan tradisi, tetapi juga memiliki kreativitas untuk membawanya ke tingkat yang baru, menciptakan ruang di mana budaya tradisi dan modern dapat berdampingan dengan harmonis. Sebagai suatu peristiwa yang dinanti-nantikan, festival ini membuktikan bahwa warisan budaya di Desa Adat Kuta tetap hidup dan bersemangat, menggugah kebanggaan akan identitas lokal di tengah arus modernisasi yang melanda.

I Gusti Raka Bawa, yang akrab disapa Agung Aji Dalang, sebagai salah satu penggagas Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta menjelaskan bahwa Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta dirancang untuk merangkum dan menghidupkan tiga kegiatan budaya dan seni. Pertama, Festival Ogoh-Ogoh yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Adat Kuta dalam proses kreatifnya. Kedua, Jegeg Bungan Desa, sebuah ajang pemilihan putri terbaik Desa Adat Kata yang menggambarkan keanggunan dan keelokan perempuan Desa Adat Kuta, serta mendorong penghargaan terhadap perpempuan. Dan ketiga, Pasar Majelangu, sebuah arena di mana berbagai kuliner, hasil seni dan kerajinan tradisional dipamerkan dan mempromosikan ekonomi lokal.

Pemilihan Jegeg Bungan Desa, Desa Adat Kuta

Ketiga kegiatan budaya ini kemudian dikemas menjadi satu event tahunan, Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta. Melalui festival ini, tidak hanya menyajikan hiburan semata, tetapi juga untuk membawa perhatian masyarakat lokal dan wisatawan terhadap kekayaan seni dan budaya Desa Adat Kuta. Dengan cara ini, festival tidak hanya menjadi ajang kreativitas dan keceriaan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk nyata upaya melestarikan dan menghidupkan kembali nilai-nilai seni dan budaya di Desa Adat Kuta.

Festival Ogoh-Ogoh Desa Adat Kuta

Pada tahun 2024, Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta akan sepenuhnya dikelola oleh Sabha Yowana Desa Adat Kuta, hal ini menandakan langkah maju yang signifikan dalam pengembangan festival Seni Budaya Desa Adat Kuta, dengan kepercayaan penuh kepada generasi muda Desa Adat Kuta untuk mengelola dan mengembangkan acara ini. Sabha Yowana, yang dikenal dengan kreativitasnya, diharapkan dapat memberikan sentuhan segar dan inovatif pada festival ini, membuatnya lebih menarik dan relevan untuk khalayak luas.

Interaksi Sabha Yowana Desa Adat Kuta dengan salah satu wisatawan asing

Dengan jiwa kreativitas dan keahlian dalam manajemen event yang tidak diragukan, Sabha Yowana diharapkan dapat merancang festival ini dengan baik, memastikan kelancaran pelaksanaan setiap aspek, dan menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para peserta dan pengunjung. Keberhasilan festival ini menjadi tanggung jawab mereka, dan diharapkan bahwa peran mereka akan memotivasi pemuda lainnya untuk terlibat dalam pelestarian dan pengembangan budaya di Desa Adat Kuta.

Melalui Sabha Yowana, festival seni budaya mendatang di Desa Adat Kuta dapat diharapkan akan menjadi suatu peristiwa yang luar biasa, mempromosikan kekayaan budaya lokal sambil memberikan platform bagi kreativitas dan bakat generasi muda.

Dengan penuh semangat dan kegembiraan, mari kita nantikan Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta. Sebuah perayaan yang memukau, menciptakan keajaiban seni dan budaya, serta merangkul setiap aspek keindahan lokal.

Mari kita satukan doa restu untuk kesuksesan Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta tahun ini. Semoga setiap aspeknya berjalan lancar, setiap sajian seni memberikan pesan yang mendalam, dan setiap pengunjung merasakan kekayaan budaya yang diwariskan dengan penuh kebanggaan. Doa restu ini menjadi bagian dari semangat persatuan kita untuk menjaga dan merayakan keindahan warisan budaya, memastikan bahwa festival ini tidak hanya menjadi peristiwa tahunan, tetapi juga jejak yang abadi dalam memori dan tradisi Desa Adat Kuta. [T]

  • Tunggu tulisan berikutnya tentang keunikan festival ogoh-ogoh di Desa Adat Kuta dalam sajian Festival Seni Budaya Desa Adat Kuta.
  • BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA
Gaya Bebadungan: Seharusnya atau Tidak Sebagai Barometer Festival Seni Budaya di Kabupaten Badung?
“Kuta” Menjiwai Sajian Segara Wisata, Tematik Peed Aya Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali 2023
Mengeruk Kedalaman “Samudera Tak Bertepi”, Menstimulasi Perjalanan Wayang Ental
Tags: BadungDesa Adat Kutafestival budayaKutaPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tukang Sulih Suara dan Presiden yang Kehilangan Suaranya | Cerpen Hasan Aspahani

Next Post

Mengajarkan Siswa Cara Memilah dan Mengolah Sampah

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Mengajarkan Siswa Cara Memilah dan Mengolah Sampah

Mengajarkan Siswa Cara Memilah dan Mengolah Sampah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co