6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita dari Lombok: Teater, Tenun dan MotoGP

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
October 16, 2023
in Tualang
Cerita dari Lombok: Teater, Tenun dan MotoGP

SAYA berangkat menuju Lombok, Kamis, 12 Oktober 2023. Saya berangkat dari Desa Les, Buleleng. Kami bertiga.

Dua teman bersama saya, kali ini untuk mengunjungi pulau yang dikenal dengan makanan khas Ayam Taliwang, dengan lebih leluasa.

Selain kulinernya yang bikin kangen, warisan budaya di Lombok juga sangat mirip dengan Bali. Sejarah mencatat Raja Karangasem pernah memerintah dan berkuasa sampai di Pulau Lombok, dan dari situlah banyak peninggalan yang mirip Bali di pulau itu.

Banyak sekali warga Lombok asal Karangasem di pulau itu, begitu juga sejumlah Pura besar di sekitaran Kota Mataram.

Pada perjalanan kali ini, saya punya beberapa tujuan. Saya mencoba untuk bertemu dan bercerita singkat dengan teman-teman komunitas kreatif di Mataram. Siapa tahu ada yang bisa dipelajari.

Saya bertemu dengan salah satu teman pengrajin kain tenun di Pringasela, dan tentunya setelah itu saya menonton gelaran Moto GP, Indonesia Series, di Sirkuit Mandalika.

Kamis petang, setelah kapal bersandar di Pelabuhan Lembar saya melakukan kontak atas rekomendasi teman untuk bertemu dengan salah satu pegiat teater di Kota Mataram. Mas Jabo namanya.

Ngobrol bersama komunitas teater di Taman Budaya Mataram

Saya bertemu lelaki itu dan obrolan mengalir dengan begitu akrab seakan kami sudah berteman sejak lama. Dan terang saja, Bali dan Lombok jadi teasa makin dekat.

Mas Jabo memang mempunyai jaringan yang erat dengan kawan-kawan pegiat teater di Bali. Sebut saja Wayan Sumahardika, salah satunya.

Kebetulan di Taman Budaya Mataram saat itu sedang berlangsung sebuah acara komunitas kreatif. Kami ngobrol sampai malam, dan terpaksa saya akhiri karena tubuh juga harus diistirahatkan untuk mendulang cerita dan perjalanan besok harinya.

Hari kedua saya bersama kawan, yang juga pegiat wisata adventure di Bali Utara, Gede Karang pergi dan menginap di Pringgasela, Lombok Timur. Saya mencoba untuk merasakan sisi Lombok dari timur.

Hamparan padi, suasana pedesaan dengan pemandangan Gunung Rinjani tampak jelas dari wilayah itu. Tampak sungai dengan air yang sangat adem, seakan membasuh tubuh panas beberapa saat.

Galeri Tenun Pringgasela

Petang hari saya berkunjung ke teman pengrajin tenun khas Pringgasela. Mas Maliki, begitu beliau dikenal.

Maliki adalah laki-laki yang sangat aktif mengedukasi dan membuat Kelompok Tenun Pringgasela dalam wadah “Sasak Sentosa Tenun”.

Di tempat itu, obrolan lagi-lagi mengalir bersama kopi dan cerita tradisi tenun. Maliki menyebut tenun khas Pringgasela punya motof khas tentang aliran air di sungai yang mengaliri di wilayah itu.

Saya menangkap pesan bagaimana air memang sudah menjadi tema sangat luhur sampai dibuat menjadi sebuah motif di sebuah kain tenun.

Hari Minggu 15 Oktober 2023  tibalah saatnya yang ditunggu oleh para penggemar balap motor. Ya MotoGP, serie ke 2 di Indonesia.

Saya menuju Mandalika dari Lombok Timur, kurang lebih satu setengah jam perjalanan. Suasana menyambut dan euforia MotoGP tampak sepanjang jalan. Semakin mendekat ke Mandalika, Lombok Tengah, jalanan semakin padat.

Tepat pukul 13.00 WITA  saya memarkir kendaraan di tempat yang diperuntukan oleh panitia. Mendapat tempat di Grand Stand C, puluhan bus penghubung dari parkir ke sirkuit datang menjemput.

Kami berganti bus dua kali. Cuaca panas menemani bunyi kendaraan para pembalap sebelum kelas utama MotoGP di mulai.

Saya memasuki venue dengan menoleh kanan dan kiri. Banyak sekali stand makanan, UMKM, dan souvenir yang menjajakan dagangannya. Saya pun hanya memikirkan bagaimana air tidak habis, wong obat panas hanya satu, yakni air.

Setelah pentas dari tim Jupiter Air Force dengan pertunjukan di atas langit Mandalika yang sangat memukau, tibalah kelas utama MotoGP berlangsung.

Di sisi kanan dan kiri depan dan belakang berjubel penonton. Tak hanya orang indonesia, banyak juga para pelancong dari mancanegara.

Tampak beberapa penonton membawa bendera The Doctor 46. Saya tahu itu untuk para fans Valentino Rossi. Meski sudah tidak lagi membalap, fansnya sangat setia. 

Total 13 lap dilahap oleh para pembalap. Sirkuit itu panjangnya kurang lebih 4,3 kilometer itu.

“Pecco… Pecco…!”

Semua memeriakkan nama itu. Saya masih mencoba mengerti dan bingung kenapa mereka berteriak semacam itu. Orang darimana Pecco dan siapa dia?

Saya pun berlanjut membuat beberapa video dan story di Instagram. Ternyata salah satu teman saya di Italia membalas di story itu.

Pecco… Pecco… dengan foto pizza dan pasta serta bendera italia. Hahaha akhirnya saya tahu, itu adalah pembalap dari italia.

Semua orang rasanya senang menonton sampai lap terakhir. Tetapi hidup dan perasaan cepat sekali berganti. Tiba waktunya balik ke parkiran.

Penulis

Tampak ribuan orang berkumpul untuk menunggu bus pengumpan lagi. Di sinilah tingakt kemajuan kita berpikir dan bersikap diuji. Kapan harus bersabar, mengantre dan tetap tenang.

Bus-bus distop dan dipaksa dibuka pintunya. Dorong-mendorong tak terelakkan.

Saya di tengah kerumunan laiknya suasana sedang berdemo di suatu tempat. Pada akhirnya saya bisa memasuki bus. Umpatan masih berlangsung oleh oknum-oknum dalam bus.

Wah ini pekerjaan dan problematika luar biasa, saya berkata dalam hati. Selalu ada duka dalam suka atau suka dalam duka, bukan? Berbahagialah. [T]

Raden Akria Buana, Kades Senaru di Lombok yang Sukses Kembangkan Wisata Desa 
Cakepung, Seni Vokal Karangasem, Sejarahnya Berkait Erat dengan Suku Sasak Lombok
Lombok Disrupsi Bali?
Tags: LombokMotoGP Mandalika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mendongeng Asah Critical Thinking Anak

Next Post

Orang-Orang Dusun Prabakula, Mengukir Kehidupan di Atas Pasir Hitam

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Orang-Orang Dusun Prabakula, Mengukir Kehidupan di Atas Pasir Hitam

Orang-Orang Dusun Prabakula, Mengukir Kehidupan di Atas Pasir Hitam

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co