15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita dari Lombok: Teater, Tenun dan MotoGP

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
October 16, 2023
in Tualang
Cerita dari Lombok: Teater, Tenun dan MotoGP

SAYA berangkat menuju Lombok, Kamis, 12 Oktober 2023. Saya berangkat dari Desa Les, Buleleng. Kami bertiga.

Dua teman bersama saya, kali ini untuk mengunjungi pulau yang dikenal dengan makanan khas Ayam Taliwang, dengan lebih leluasa.

Selain kulinernya yang bikin kangen, warisan budaya di Lombok juga sangat mirip dengan Bali. Sejarah mencatat Raja Karangasem pernah memerintah dan berkuasa sampai di Pulau Lombok, dan dari situlah banyak peninggalan yang mirip Bali di pulau itu.

Banyak sekali warga Lombok asal Karangasem di pulau itu, begitu juga sejumlah Pura besar di sekitaran Kota Mataram.

Pada perjalanan kali ini, saya punya beberapa tujuan. Saya mencoba untuk bertemu dan bercerita singkat dengan teman-teman komunitas kreatif di Mataram. Siapa tahu ada yang bisa dipelajari.

Saya bertemu dengan salah satu teman pengrajin kain tenun di Pringasela, dan tentunya setelah itu saya menonton gelaran Moto GP, Indonesia Series, di Sirkuit Mandalika.

Kamis petang, setelah kapal bersandar di Pelabuhan Lembar saya melakukan kontak atas rekomendasi teman untuk bertemu dengan salah satu pegiat teater di Kota Mataram. Mas Jabo namanya.

Ngobrol bersama komunitas teater di Taman Budaya Mataram

Saya bertemu lelaki itu dan obrolan mengalir dengan begitu akrab seakan kami sudah berteman sejak lama. Dan terang saja, Bali dan Lombok jadi teasa makin dekat.

Mas Jabo memang mempunyai jaringan yang erat dengan kawan-kawan pegiat teater di Bali. Sebut saja Wayan Sumahardika, salah satunya.

Kebetulan di Taman Budaya Mataram saat itu sedang berlangsung sebuah acara komunitas kreatif. Kami ngobrol sampai malam, dan terpaksa saya akhiri karena tubuh juga harus diistirahatkan untuk mendulang cerita dan perjalanan besok harinya.

Hari kedua saya bersama kawan, yang juga pegiat wisata adventure di Bali Utara, Gede Karang pergi dan menginap di Pringgasela, Lombok Timur. Saya mencoba untuk merasakan sisi Lombok dari timur.

Hamparan padi, suasana pedesaan dengan pemandangan Gunung Rinjani tampak jelas dari wilayah itu. Tampak sungai dengan air yang sangat adem, seakan membasuh tubuh panas beberapa saat.

Galeri Tenun Pringgasela

Petang hari saya berkunjung ke teman pengrajin tenun khas Pringgasela. Mas Maliki, begitu beliau dikenal.

Maliki adalah laki-laki yang sangat aktif mengedukasi dan membuat Kelompok Tenun Pringgasela dalam wadah “Sasak Sentosa Tenun”.

Di tempat itu, obrolan lagi-lagi mengalir bersama kopi dan cerita tradisi tenun. Maliki menyebut tenun khas Pringgasela punya motof khas tentang aliran air di sungai yang mengaliri di wilayah itu.

Saya menangkap pesan bagaimana air memang sudah menjadi tema sangat luhur sampai dibuat menjadi sebuah motif di sebuah kain tenun.

Hari Minggu 15 Oktober 2023  tibalah saatnya yang ditunggu oleh para penggemar balap motor. Ya MotoGP, serie ke 2 di Indonesia.

Saya menuju Mandalika dari Lombok Timur, kurang lebih satu setengah jam perjalanan. Suasana menyambut dan euforia MotoGP tampak sepanjang jalan. Semakin mendekat ke Mandalika, Lombok Tengah, jalanan semakin padat.

Tepat pukul 13.00 WITA  saya memarkir kendaraan di tempat yang diperuntukan oleh panitia. Mendapat tempat di Grand Stand C, puluhan bus penghubung dari parkir ke sirkuit datang menjemput.

Kami berganti bus dua kali. Cuaca panas menemani bunyi kendaraan para pembalap sebelum kelas utama MotoGP di mulai.

Saya memasuki venue dengan menoleh kanan dan kiri. Banyak sekali stand makanan, UMKM, dan souvenir yang menjajakan dagangannya. Saya pun hanya memikirkan bagaimana air tidak habis, wong obat panas hanya satu, yakni air.

Setelah pentas dari tim Jupiter Air Force dengan pertunjukan di atas langit Mandalika yang sangat memukau, tibalah kelas utama MotoGP berlangsung.

Di sisi kanan dan kiri depan dan belakang berjubel penonton. Tak hanya orang indonesia, banyak juga para pelancong dari mancanegara.

Tampak beberapa penonton membawa bendera The Doctor 46. Saya tahu itu untuk para fans Valentino Rossi. Meski sudah tidak lagi membalap, fansnya sangat setia. 

Total 13 lap dilahap oleh para pembalap. Sirkuit itu panjangnya kurang lebih 4,3 kilometer itu.

“Pecco… Pecco…!”

Semua memeriakkan nama itu. Saya masih mencoba mengerti dan bingung kenapa mereka berteriak semacam itu. Orang darimana Pecco dan siapa dia?

Saya pun berlanjut membuat beberapa video dan story di Instagram. Ternyata salah satu teman saya di Italia membalas di story itu.

Pecco… Pecco… dengan foto pizza dan pasta serta bendera italia. Hahaha akhirnya saya tahu, itu adalah pembalap dari italia.

Semua orang rasanya senang menonton sampai lap terakhir. Tetapi hidup dan perasaan cepat sekali berganti. Tiba waktunya balik ke parkiran.

Penulis

Tampak ribuan orang berkumpul untuk menunggu bus pengumpan lagi. Di sinilah tingakt kemajuan kita berpikir dan bersikap diuji. Kapan harus bersabar, mengantre dan tetap tenang.

Bus-bus distop dan dipaksa dibuka pintunya. Dorong-mendorong tak terelakkan.

Saya di tengah kerumunan laiknya suasana sedang berdemo di suatu tempat. Pada akhirnya saya bisa memasuki bus. Umpatan masih berlangsung oleh oknum-oknum dalam bus.

Wah ini pekerjaan dan problematika luar biasa, saya berkata dalam hati. Selalu ada duka dalam suka atau suka dalam duka, bukan? Berbahagialah. [T]

Raden Akria Buana, Kades Senaru di Lombok yang Sukses Kembangkan Wisata Desa 
Cakepung, Seni Vokal Karangasem, Sejarahnya Berkait Erat dengan Suku Sasak Lombok
Lombok Disrupsi Bali?
Tags: LombokMotoGP Mandalika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mendongeng Asah Critical Thinking Anak

Next Post

Orang-Orang Dusun Prabakula, Mengukir Kehidupan di Atas Pasir Hitam

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails
Next Post
Orang-Orang Dusun Prabakula, Mengukir Kehidupan di Atas Pasir Hitam

Orang-Orang Dusun Prabakula, Mengukir Kehidupan di Atas Pasir Hitam

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih
Esai

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih

"Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely." Kalimat legendaris dari Lord Acton itu kembali terasa relevan ketika bangsa...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Esai

Dari Sekolah Sepi Menuju Sekolah Rakyat: Pendidikan Bukan Sekadar Transfer Informasi, tetapi Transformasi Kesadaran

Ironi Pendidikan di Tengah Semangat Membangun Masa Depan Berita tentang SDN 6 Bhuana Giri di Bali yang selama empat tahun...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng
Khas

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital
Esai

Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

DALAM beberapa tahun terakhir, lanskap media sosial seperti Instagram dan TikTok didominasi oleh proliferasi estetika “baddie”. Secara visual, seorang baddie...

by Surfian Rahmat AP
July 15, 2026
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)
Khas

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi
Ulas Rupa

Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

TIDAK semua pengetahuan lahir dari buku. Jauh sebelum manusia mengenal aksara, alam telah lebih dahulu menjadi ruang belajar. Pohon mengajarkan...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Membaca Made Budhiana dari Sebuah Puisi

SAYA tidak mengenal Made Budhiana pertama kali melalui sebuah pameran lukisan. Bukan pula dari buku sejarah seni rupa Bali. Saya...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif
Esai

Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif

Pagi itu, gerbang-gerbang sekolah kembali dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Ada anak yang dengan antusias mengenakan seragam baru, ada yang menggenggam...

by Lailatus Sholihah
July 15, 2026
Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co