12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Partisipasi Netizen di Dunia Maya: Likes, Share, and Comment

Itsna Hidayatul Khusna by Itsna Hidayatul Khusna
August 22, 2023
in Esai
Partisipasi Netizen di Dunia Maya: Likes, Share, and Comment

Ilustrasi tatkala.co

PARTISIPASI menurut Keith Davis adalah suatu keterlibatan mental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Di negara demokratis, partisipasi menjadi salah satu pencirinya. Partisipasi dianggap sebagai gejala demokrasi, dimana partisipasi masyarakat tinggi maka makin bagus demokrasi di suatu negara. Pada nyatanya, ada empat bentuk partisipasi yaitu: partisipasi uang, partisipasi harta benda, partisipasi tenaga, dan partisipasi keterampilan.

Partisipasi dahulu erat dengan keterlibatan langsung yang bisa dilihat dan tindakannya nyata/terlihat. Misal keterlibatan dalam kebersihan lingkungan, ikut serta dalam pemilu, ikut rapat di lingkungan setempat, dll. Di era sekarang, masyarakat bisa ikut berpartisipasi meski dia sedang duduk di teras sambil minum segelas teh hangat. Kita bisa ikut berkontribusi dalam penyelesaian berbagai permasalahan sosial tanpa harus mengeluarkan tenaga dan uang.

Melampaui cara-cara yang sudah dilakukan oleh masyarakat di masa lalu, di era ini dengan inovasi teknologi membuat siapa saja bisa ikut berpartisipasi/berkontribusi kepada lingkungan dan masyarakat. Saat ini kita difasilitasi dengan media baru yang memudahkan kita untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai gerakan-gerakan sosial. Hanya lewat satu klik kita bisa ikut serta membantu permasalahan sosial.

Menurut Ronal Rice (1984), media baru merupakan teknologi komunikasi  yang memfasilitasi dan memungkinkan terjadinya interaktivitas antara pengguna dan informasi. Sebelum Rice di tahun 1969 Marshall McLuhan mendifinisikan media baru merupakan perkembangan teknologi komunikasi yang berperan dalam memperluas jangkauan komunikasi manusia. Teknologi komunikasi yang baru ini dapat menghasilkan efek budaya yang luas, sulit diprediksi, mengganggu, dan mengubah dinamika hubungan manusia.

Media baru seperti web dan berbagai platform media sosial menjangkau komunikasi secara luas bahkan global, sehingga media ini adalah tempat yang bagus untuk menyalurkan informasi/pesan. Media baru menjadi media beinteraksi skala global dengan ciri khas interktivitasnya. Kemunculan media sosial di era ini, seperti yang sudah dikatakan oleh McLuhan menghasilkan efek budaya yang luas serta mengubah dinamika hubungan manusia.

Perubahan yang paling menonjol adalah perubahan interaksi antarmanusia. Di ruang nyata kita bisa melihat interaksi yang terjadi adalah komunikasi langsung secara tatap muka, tetapi dalam ruang nyata manusia yang berinteraksi memiliki keterbatasan yaitu ruang, jarak, dan waktu.

 Media sosial menghapus keterbatasan interaksi yang dilakukan di ruang nyata. Di media sosial interaksi tidak terbatas oleh ruang, jarak, dan waktu. Kian bertambahnya pengguna internet setiap tahun, bertambah pula pengguna media sosial. Saat ini pada tahun 2023 ada setidaknya 167 juta pengguna media sosial di Indonesia.

 ***

Media sosial merupakan media yang menarik dengan fitur-fitur yang memudahkan pengguna berinteraksi yaitu: akun pengguna yang sifatnya personal; halaman profil; follower/friend; personalisasi; news feed; notifikasi; tombol like dan komentar; sistem review, rating, dan voting; serta informasi update, saving, dan posting. Dengan fitur-fitur tersebut tidak mengherankan jika penngguna media sosial begitu banyaknya.

Pengguna media sosial bisa membuat postingan, memberikan review/komentar, memberikan like untuk postingan yang disukai, dan bisa membagikan ulang postingan di media sosial. Aktivitas ini dan denggan adanya algoritma yang ditetapkan di masing-mmasing media sosial kemudian membentuk suatu jaringan yang khas membentuk suatu komunitas-komunitas. Dengan adanya algoritma, pengguna dikelompokkan pada konten/informasi yang disukai. Kegiatan terus menerus ini dimana pengguna di dalamnya saling mengikuti satu sama lain, menyukai, mengomentari, serta membagikan ulang konten akhirnya melahirkan selebriti-selebriti media sosial.

Media sosial akhirnya memiliki nilai, salah satu contohnya adalah nilai popularitas. Popularitas yang mampu mendorong orang untuk terus saling terhubung, berinteraksi, berpartisipasi. Mendorong netizen untuk terus membuat postingan yang mendapat banyak follower, likes, dan review/reply. Dari interaksi-interaksi ini akan membuat algoritma media sosial memunculkan di beranda/halaman akun media sosial kita.

Tidak heran jika tiba-tiba ada postingan tentang sebuah caffe, tempat wisata, restoran, tempat menginap, serial drama, dan berbagai isu-isu sosial. Postingan tersbeut yang muncul di beranda kita adalah postingan yang memiliki banyak interaksi dari netizen yang berupa likes, komentar/reply, view, dan share. Kita sebut postingan tersebut yaitu postingan/konten yang viral.

Kepopularitasan seolah menegaskan bahwa apa yang tertampil di media sosial dalam bentuk postingan tadi adalah sesuatu yang bagus, indah, enak,  yang akhirnya mendorong orang untuk melakukan aktivitas nyata, misal dengan berkunjung ke tempat-tempat wisata, caffe, maupun restoran yang dimaksud. Dari sini media sosial akhirnya digunakan sebagai sarana marketing.

Dari aksi yang dilakukan oleh pengguna media sosial bisa berdampak nyata pada kehidupan. Kita bisa membantu berbagai komunitas misalnya komunitas pecinta lingkungan, komunitas pemerhati kesehatan perempuan, komunitas pemerhati kesehatan ibu dan anak, komunitas pemerhati pendidikan agar program-programnya bisa diperhatikan oleh banyak orang. Dari sisi ini, media sosial adalah sarana yang tepat untuk mempromosikan program-program pemberdayaan, dan UMKM. Hanya dengan sedikit peran kita di media sosial yaitu klik like, share, maupun menulis komentar. [T]

  • BACA artikel lain tentang ILMU KOMUNIKASI
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat
Menjaga Reputasi Melalui Interaksi dengan Netizen
Teknologi Komunikasi: Analisis Trade Policy Marketplace di Indonesia
Tags: ilmu komunikasiinternetkomunikasimedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mengadu Layang-layang di Langit Cerah Desa Tembok

Next Post

Remaja dan Resiliensi Mengatasi Masalah di Lingkungan Sosial

Itsna Hidayatul Khusna

Itsna Hidayatul Khusna

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Remaja dan Resiliensi Mengatasi Masalah di Lingkungan Sosial

Remaja dan Resiliensi Mengatasi Masalah di Lingkungan Sosial

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co