14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Partisipasi Netizen di Dunia Maya: Likes, Share, and Comment

Itsna Hidayatul Khusna by Itsna Hidayatul Khusna
August 22, 2023
in Esai
Partisipasi Netizen di Dunia Maya: Likes, Share, and Comment

Ilustrasi tatkala.co

PARTISIPASI menurut Keith Davis adalah suatu keterlibatan mental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Di negara demokratis, partisipasi menjadi salah satu pencirinya. Partisipasi dianggap sebagai gejala demokrasi, dimana partisipasi masyarakat tinggi maka makin bagus demokrasi di suatu negara. Pada nyatanya, ada empat bentuk partisipasi yaitu: partisipasi uang, partisipasi harta benda, partisipasi tenaga, dan partisipasi keterampilan.

Partisipasi dahulu erat dengan keterlibatan langsung yang bisa dilihat dan tindakannya nyata/terlihat. Misal keterlibatan dalam kebersihan lingkungan, ikut serta dalam pemilu, ikut rapat di lingkungan setempat, dll. Di era sekarang, masyarakat bisa ikut berpartisipasi meski dia sedang duduk di teras sambil minum segelas teh hangat. Kita bisa ikut berkontribusi dalam penyelesaian berbagai permasalahan sosial tanpa harus mengeluarkan tenaga dan uang.

Melampaui cara-cara yang sudah dilakukan oleh masyarakat di masa lalu, di era ini dengan inovasi teknologi membuat siapa saja bisa ikut berpartisipasi/berkontribusi kepada lingkungan dan masyarakat. Saat ini kita difasilitasi dengan media baru yang memudahkan kita untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai gerakan-gerakan sosial. Hanya lewat satu klik kita bisa ikut serta membantu permasalahan sosial.

Menurut Ronal Rice (1984), media baru merupakan teknologi komunikasi  yang memfasilitasi dan memungkinkan terjadinya interaktivitas antara pengguna dan informasi. Sebelum Rice di tahun 1969 Marshall McLuhan mendifinisikan media baru merupakan perkembangan teknologi komunikasi yang berperan dalam memperluas jangkauan komunikasi manusia. Teknologi komunikasi yang baru ini dapat menghasilkan efek budaya yang luas, sulit diprediksi, mengganggu, dan mengubah dinamika hubungan manusia.

Media baru seperti web dan berbagai platform media sosial menjangkau komunikasi secara luas bahkan global, sehingga media ini adalah tempat yang bagus untuk menyalurkan informasi/pesan. Media baru menjadi media beinteraksi skala global dengan ciri khas interktivitasnya. Kemunculan media sosial di era ini, seperti yang sudah dikatakan oleh McLuhan menghasilkan efek budaya yang luas serta mengubah dinamika hubungan manusia.

Perubahan yang paling menonjol adalah perubahan interaksi antarmanusia. Di ruang nyata kita bisa melihat interaksi yang terjadi adalah komunikasi langsung secara tatap muka, tetapi dalam ruang nyata manusia yang berinteraksi memiliki keterbatasan yaitu ruang, jarak, dan waktu.

 Media sosial menghapus keterbatasan interaksi yang dilakukan di ruang nyata. Di media sosial interaksi tidak terbatas oleh ruang, jarak, dan waktu. Kian bertambahnya pengguna internet setiap tahun, bertambah pula pengguna media sosial. Saat ini pada tahun 2023 ada setidaknya 167 juta pengguna media sosial di Indonesia.

 ***

Media sosial merupakan media yang menarik dengan fitur-fitur yang memudahkan pengguna berinteraksi yaitu: akun pengguna yang sifatnya personal; halaman profil; follower/friend; personalisasi; news feed; notifikasi; tombol like dan komentar; sistem review, rating, dan voting; serta informasi update, saving, dan posting. Dengan fitur-fitur tersebut tidak mengherankan jika penngguna media sosial begitu banyaknya.

Pengguna media sosial bisa membuat postingan, memberikan review/komentar, memberikan like untuk postingan yang disukai, dan bisa membagikan ulang postingan di media sosial. Aktivitas ini dan denggan adanya algoritma yang ditetapkan di masing-mmasing media sosial kemudian membentuk suatu jaringan yang khas membentuk suatu komunitas-komunitas. Dengan adanya algoritma, pengguna dikelompokkan pada konten/informasi yang disukai. Kegiatan terus menerus ini dimana pengguna di dalamnya saling mengikuti satu sama lain, menyukai, mengomentari, serta membagikan ulang konten akhirnya melahirkan selebriti-selebriti media sosial.

Media sosial akhirnya memiliki nilai, salah satu contohnya adalah nilai popularitas. Popularitas yang mampu mendorong orang untuk terus saling terhubung, berinteraksi, berpartisipasi. Mendorong netizen untuk terus membuat postingan yang mendapat banyak follower, likes, dan review/reply. Dari interaksi-interaksi ini akan membuat algoritma media sosial memunculkan di beranda/halaman akun media sosial kita.

Tidak heran jika tiba-tiba ada postingan tentang sebuah caffe, tempat wisata, restoran, tempat menginap, serial drama, dan berbagai isu-isu sosial. Postingan tersbeut yang muncul di beranda kita adalah postingan yang memiliki banyak interaksi dari netizen yang berupa likes, komentar/reply, view, dan share. Kita sebut postingan tersebut yaitu postingan/konten yang viral.

Kepopularitasan seolah menegaskan bahwa apa yang tertampil di media sosial dalam bentuk postingan tadi adalah sesuatu yang bagus, indah, enak,  yang akhirnya mendorong orang untuk melakukan aktivitas nyata, misal dengan berkunjung ke tempat-tempat wisata, caffe, maupun restoran yang dimaksud. Dari sini media sosial akhirnya digunakan sebagai sarana marketing.

Dari aksi yang dilakukan oleh pengguna media sosial bisa berdampak nyata pada kehidupan. Kita bisa membantu berbagai komunitas misalnya komunitas pecinta lingkungan, komunitas pemerhati kesehatan perempuan, komunitas pemerhati kesehatan ibu dan anak, komunitas pemerhati pendidikan agar program-programnya bisa diperhatikan oleh banyak orang. Dari sisi ini, media sosial adalah sarana yang tepat untuk mempromosikan program-program pemberdayaan, dan UMKM. Hanya dengan sedikit peran kita di media sosial yaitu klik like, share, maupun menulis komentar. [T]

  • BACA artikel lain tentang ILMU KOMUNIKASI
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat
Menjaga Reputasi Melalui Interaksi dengan Netizen
Teknologi Komunikasi: Analisis Trade Policy Marketplace di Indonesia
Tags: ilmu komunikasiinternetkomunikasimedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mengadu Layang-layang di Langit Cerah Desa Tembok

Next Post

Remaja dan Resiliensi Mengatasi Masalah di Lingkungan Sosial

Itsna Hidayatul Khusna

Itsna Hidayatul Khusna

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Remaja dan Resiliensi Mengatasi Masalah di Lingkungan Sosial

Remaja dan Resiliensi Mengatasi Masalah di Lingkungan Sosial

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co