14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Optimisme Era Baru Manchester United di Bawah Tangan Dingin Erik ten Hag

Teguh Alfaidzin by Teguh Alfaidzin
August 2, 2023
in Esai
Optimisme Era Baru Manchester United di Bawah Tangan Dingin Erik ten Hag

Erik ten Hag | Ilustrasi Tatkala.co

SETELAH kepergian sang juru taktik berkebangsaan Skotlandia Sir Alex Ferguson (SAF), Manchester United (MU) tak pernah menemukan sosok pengganti yang sepadan. Bagai anak ayam kehilangan induk – kebingungan, mereka mandek dan menjadi klub biasa-biasa saja.

Tahun 2013 silam SAF mengakhiri kariernya setelah 26 tahun (1986-2013) menjadi pelatih tim berjuluk “Setan Merah”. Di bawah asuhanya, MU menjelma menjadi tim raksasa yang mampu menyabet gelar di semua kompetisi.

13 Gelar Liga Inggris, 2 Liga Champions, 1 Piala Dunia Antar Klub, 5 Piala FA, 4 Piala Liga, 1 Piala Super Eropa, 1 Piala Interkontinental, 1 Piala Winners Eropa, 10 Community Shields. Sebuah rekor yang menempatkan SAF menjadi pelatih paling sukses sepanjang sejarah sepak bola inggris dan dunia, (total 49 tropi, 38 bersama MU)

Itu sebabnya, Fergie, panggilan akrabnya, pada 12 Juni 1999 mendapatkan gelar Commander of the Most Order of the British Empire (CBE) dari Ratu Elizabeth II, sehingga ia berhak dipanggil “Sir”. Gelar CBE diberikan Kerajaan Inggris kepada individu untuk menghargai kontribusi yang telah dilakukan di bidang pekerjaan mereka.

Gelar itu ia dapatkan berkat musim gemilang 1998/1999 di mana MU menjadi tim Inggris pertama yang meraih treble winners. Treble winners adalah istilah sepak bola ketika sebuah tim berhasil menjuarai tiga turnamen sekaligus dalam satu musim. Tiga gelar itu termasuk di level kontinental maupun domestik. Yaitu menjuarai Piala FA, Liga Inggris dan Liga Champions dalam satu musim.

Tapi malapetaka itu datang setelah SAF pensiun, MU tak pernah menemukan peforma terbaik. Harapan itu sempat muncul walau sesaat, tepatnya pada musim 2016/2017 saat Jose Mourinho membawa MU menjuarai Liga Eropa, setelah itu tak ada lagi prestasi yang membanggakan. Terhitung dalam 10 musim terakhir, tim bermarkas di Old Trafford itu bongkar pasang pelatih sebanyak 8 kali.

Mulai dari David Moyes (2013-2014), Ryan Giggs (Carataker 2014), Louis van Gaal (2014-2016), Jose Mourinho (2016-2018), Ole Gunnar Solskjaer (2018-2021), Michael Carrick (Carataker 2021), Ralf Rangnick (2021-2022) dan teranyar Erik ten Hag (2022-sekarang).

Arogansi Erik ten Hag

Harapan kebangkitan MU kembali menyala setelah Erik ten Hag berlabuh. Pelatih berkepala pelontos itu dimusim pertama 2022/2023 berhasil membawa “The Reds Devil” finish di peringkat 3 liga, runner up FA cup, dan tak hanya itu, ten Hag juga membawa MU menjuarai Carabao cup—walau banyak juga yang mencibir bahwa piala tersebut adalah piala ciki, piala tingkat rt, piala kaleng dan seterusnya.

Padahal tak banyak pelatih yang punya statistik gemilang di musim pertamanya di Liga inggris sekalipun Pep Guardiola, Mikel Arteta atau Jurgen Klopp.

Seolah mengonfirmasi, saat jumpa pers Final FA cup 2022/2023 lalu Pep mengatakan bahwa, “saya rasa tidak mudah bagi pelatih manapun untuk musim pertama melatih di Liga Inggris. Saya mengalami itu sendiri, jadi apa yang dilakukanya menunjukan bahwa ia adalah seorang manajer yang bagus”

Memang begitu adanya, Liga Inggris bukan liga yang ramah untuk pelatih pendatang baru.

Tapi sekali lagi bukan perihal statistik kemenangan, formasi, atau torehan rekor lain dimusim pertama ten Hag yang membuat ia spesial, sama sekali bukan, melainkan ten Hag adalah sang penguasa ruang ganti.

Sepenting itukah pelatih menguasai ruang ganti di era sepak bola modern? Saya kira Graham Potter adalah bukti konkret korban dari tak sehatnya situasi ruang ganti Chelsea yang menyebabkan ia dipecat padahal belum genap semusim menukangi Chelsea.

Jelas, kejutan pertama datang dari ten Hag adalah menyingkirkan sang mega bintang Ronaldo.  Pemecatan itu terjadi karena Ronaldo tak cocok dengan filosofi bermain atau formasi ten Hag, apalagi waktu itu, pemilik 5 Ballon d’Or tersebut memang sedang underpeformance sehingga ia tak banyak mendapatkan menit bermain.

Bahkan, sebelum pemecatan, ia sempat mendapatkan hukuman lantaran menolak bermain menjadi pemain pengganti saat match tersisa beberapa menit.

Puncaknya adalah saat Ronaldo diwawancarai oleh Piers Morgan pada 2022 lalu yang dianggap pernyataanya kontroversial dan menyeret banyak pihak, salah satunya adalah ten Hag

Kejutan selanjutnya adalah menghukum Marcus Rashford karena terlambat menghadiri rapat formasi sehingga ia harus rela menjadi pemain cadangan saat pertandingan ke-16 melawan Wolves. Padahal Rashford pada waktu itu sedang gacor dan menjadi tumpuhan lini depan MU.

Tak berhenti sampai di situ, ten Hag tak segan untuk mencadangkan sang kapten sekaligus bek termahal dunia seharga 80 Juta Pounds, Harry Maguire. Ten Hag lebih memilih duet centre back Varane dan Martinez. Kebranian yang membuat saya geleng-geleng kepala. Bahkan, di musim teranyar 2023/2024 ban kapten resmi disandang Bruno Fernandes.

Nampaknya banyak taktik jitu ten Hag yang belum bisa dimaksimalkan. Barangkali alasan tersebut yang membuat akhirnya satu-satunya pemain peninggalan era SAF David de Gea tak diperpanjang kontraknya.

Padahal dimusim lalu de Gea menjadi penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak Liga Inggris. Gagal adaptasi dengan perkembangan sepak bola modern (build up) dan sering blunder dimomen penting (Final FA cup, misalnya) adalah alasan ia terdepak dari skuat MU.

Belum lagi aturan soal makanan, berat badan dan hal-hal lain diluar lapangan yang dianggap ten Hag terlalu berlebihan.

Ten Hag benar-benar arogan. Ia tak segan untuk menyingkirkan siapa saja sekalipun nama besar yang melanggar atau tak sesuai intruksi. Tapi jika hanya arogansi yang bisa membuat MU bangkit dan kembali pada era SAF, saya kira ten Hag perlu lebih arogan. Mengintruksikan para fans untuk mendemo Glazer family, misalnya.[T]

Sepak Bola dan Mitos Pahlawan – Catatan Bara Puputan di Gelora Bandung Lautan Api
Piala Dunia Afrika Selatan 2010: Saat Musik dan Sepakbola Bersatu
Bali United Bangkitkan Gairah Sepak Bola Masyarakat Bali
Saya Penonton Sepak Bola atau Suporter Pilkada?
Realita Agama dalam Sepakbola: Tangan Tuhan atau Tangan Setan, Dari Maradona hingga Gonzales
Bola dan Kegagalan yang Menghantui
Tags: La LigaLIga ChampionLiga Inggrissepakbolaulasan sepakbola
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Upacara Ngusaba Dimel Desa Adat Batur: Bentuk Keyakinan Anugerah Kesuburan  

Next Post

Rendezvous: Puisi-puisi yang Melawan Keberserakan Kata-kata

Teguh Alfaidzin

Teguh Alfaidzin

PMII Denpasar

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Rendezvous: Puisi-puisi yang Melawan Keberserakan Kata-kata

Rendezvous: Puisi-puisi yang Melawan Keberserakan Kata-kata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co