2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadikan Program Informasi Desa Sepopulis Bedah Rumah, Infrastruktur Desa, atau Bansos Sembako | Catatan Tatkala May May May 2023

Komang Sujana by Komang Sujana
May 22, 2023
in Khas
Menjadikan Program Informasi Desa Sepopulis Bedah Rumah, Infrastruktur Desa, atau Bansos Sembako | Catatan Tatkala May May May 2023

Dari kiri: Perbekal Les, Kadis Kominfosanti Buleleng, dan Perbekel Tembok, saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2023 | Foto: Dok. Kominfosanti Buleleng

HAMPIR SEMUA desa dan kelurahan di Buleleng saat ini memiliki media digital seperti Facebook, Instagram, atau website, untuk menyampaikan informasi kepada masyarakatnya.

Pemberitahuan jadwal Posyandu, vaksinasi, pembangunan infrastruktur, kunjungan Bupati atau Gubernur, adalah informasi yang biasanya disampaikan Pemerintah Desa melalui media sosial atau website.

Di era digital seperti sekarang, informasi tentang desa pada platform digital sudah menjadi kebutuhan primer. Informasi tentang kegiatan desa dan apa yang ada di desa secara berkala sudah seyogianya bisa diakses kapan dan di mana saja.

Namun faktanya, tidak sedikit desa di Buleleng yang mengalami kendala dalam pengelolaan sistem informasi desa (SID).

Masalahnya bukan pada sarana. Sebab, semua desa sudah punya laptop atau komputer, jaringan internet yang memadai, dan wadah untuk menyampaikan informasi seperti media sosial atau website.

Kendalanya adalah pada SDM yang mengelola atau mengisi konten medsos atau website tersebut. Hal ini disampaikan oleh Perbekel Les Gede Adi Wistara dan Perbekel Tembok Dewa Komang Yudi, pada Tatkala May May May 2023 dengan topik “Cerita Desa di Dunia Digital” di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Jumat, 19 Mei 2023.

Kadis Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan, yang turut hadir menjadi narasumber pun tidak menampik hal tersebut.

Komang Sujana saat mengikuti diskusi Cerita Desa di Dunia Digital / Foto: Dok. Pribadi

***

Sebagai mantan pengelola website Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, dari tahun 2018-2020, saya menyimak dengan seksama diskusi Perbekel Les dan Tembok, serta Kadis Kominfosanti Buleleng.

Di sela-sela diskusi mereka yang hangat, saya menikmati es teh buatan staf Mini Bar Tatkala. Rasa manisnya pas. Selain menyegarkan tubuh akibat cuaca yang cukup panas, juga menyegarkan pikiran. Saya menjadi teringat kembali pada masa-masa mengelola web desa. Begini cerita singkatnya.

Saya diangkat menjadi Perangkat Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, dari tahun 2017-2020.

Dan sejak tahun 2018, saya diberikan tugas tambahan oleh Perbekel Tajun saat itu, Ir. Gede Ardana, untuk mengelola website desa. Sebagai tugas tambahan tentu saya menulis pemberitaan di sela-sela tugas pokok saya menjadi Perangkat Desa (Kasi Kesejahteraan).

Saya lebih banyak menulis kegiatan pemerintahan desa di rumah saat pulang kantor. Kadang-kadang di sela-sela kegiatan rutin di kantor. Itu pun kalau sempat. Sebab, pagi sampai siang sudah disibukkan dengan urusan SPJ kegiatan pembangunan, permohonan Kartu Indonesia Sehat (KIS), pemutakhiran data kesejahteraan sosial, dll.

Kemudian dilanjutkan dengan mengontrol kegiatan pembangunan infrastruktur, seperti betonisasi jalan, validasi ke rumah-rumah warga penerima bansos, sampai sore. Honor yang saya terima untuk mengelola sistem informasi desa saat itu hanya 1.500.000 per tahun, bukan per bulan.

Oleh karena tertarik dengan dunia tulis menulis, saya menikmati tugas tambahan yang diberikan pimpinan. Sebisa mungkin saya memberitakan kegiatan pemerintah desa.

Namun, hasilnya pasti tidak maksimal, karena terbentur dengan tugas pokok saya sebagai Perangkat Desa. Saya tidak punya cukup waktu untuk menulis tentang kekhasan desa, potensi desa, adat dan budaya, dan masih banyak lagi.

***

Dari diskusi di Tatkala May May May 2023 kemarin, dan pengalaman saya mengelola website, Sepertinya sistem informasi desa belum menjadi perhatian serius oleh pemangku kebijakan di desa. Apakah informasi desa dianggap tidak penting? Tentu semua Perbekel menganggap informasi desa penting.

Lantas mengapa terkendala? Apakah sistem informasi desa bukan sebagai program yang populis, seperti bedah rumah, betonisasi jalan, atau bansos sembako sehingga kurang menguntungkan dari segi politis?

Dari cerita beberapa rekan saya di desa, sistem informasi desa saat ini kebanyakan diurus oleh operator. Sementara operator itu juga mengurus aplikasi lain seperti: IDM, Prodeskel, Epedeskel, SIAK, SIKS-NG.

Sama kondisinya seperti saat saya dulu. Jika seperti ini kapan menulisnya? Kapan mereka turun ke lapangan mengamati lingkungan, budaya, atau perilaku sosial masyarakat? Kapan mereka mewawancarai masyarakat, tokoh adat, praktisi seni dan lain-lain?

Beberapa desa memang masih aktif memberitakan kegiatan desa melalui medsos dan website desa. Hanya saja masih seputaran kegiatan rutin desa, seperti Posyandu dan pemberitaan program populis tadi.

Padahal, yang penting dari website desa adalah publikasi keunikan dan potensi desa: pariwisatanya, budayanya, kehidupan sosial, upacara, dan lain sebagainya.

Kekhasan desa itu yang menurut saya perlu dipublikasi sebagai edukasi masyarakat. Juga untuk menarik kunjungan orang luar sehingga bisa mendukung program desa wisata yang sedang digencar-gencarkan Pemerintah.

Menurut saya, pengambil kebijakan di desa harus memposisikan program informasi desa sejajar dengan program-program pembangunan atau pemberdayaan. Kucuran dana desa dari Pemerintah untuk mewujudkan slogan “Membangun Indonesia dari Desa” tidak cukup dilakukan dengan pembangunan infrastruktur. Desa harus turut membangun Indonesia dengan meningkatkan kecakapan literasi masyarakatnya melalui pengelolaan sistem informasi desa.

Kadis Kominfosanti, Ketut Suwarmawan, mengatakan, bahwa SDM harus diperkuat agar desa bisa memberikan informasi yang bermanfaat yang dapat merubah mindset, perilaku, dan kinerja masyarakat.

Saya setuju hal ini, sebab menulis memang pekerjaan yang tidak mudah. Tidak semua orang bisa melakukannya. Tetapi semua bisa dipelajari. Sumber daya manusia yang belum memadai seperti yang diceritakan oleh Perbekel Les dan Tembok bisa diatasi dengan melatih pengelola informasi desa secara berkala. Ini bisa dianggarkan pada kegiatan peningkatan kapasitas pemerintah desa.

Pada akhir diskusi, Perbekel Tembok menegaskan bahwa desa tidak terkendala regulasi dalam pengelolaan sistem informasi desa. UU No.6 Tahun 2014 tentang desa misalnya, sangat mendukung Pemerintah Desa dalam pengelolaan sistem informasi.

Sesi foto bersama setelah acara diskusi / Foto: Dok. Kominfosanti Buleleng

Artinya, dana desa sangat memungkinkan diperuntukkan untuk mengangkat pengelola informasi desa, humas desa, jurnalis desa, dan entah apa lagi namanya. Tentu mengangkat dengan memberikan upah yang layak.

Pertanyaannya sekarang, beranikah pemimpin desa menjadikan kegiatan menulis tentang desa menjadi prioritas dan sama pentingnya dengan program bedah rumah, infrastruktur desa, dan bansos sembako? Semoga.[T]

Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino
Pers Kampus Hari Ini: Wadah Berpikir Kritis, tapi Darurat Perlindungan! | Catatan Tatkala May May May 2023
Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023
Tags: desaDesa LesDesa TembokKominfosanti Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Drupadi Menggugat Kemapanan Kekuasaan Lelaki: Setelah di Bali, Kini di Jakarta

Next Post

Komunikasi dan Revitalisasi Kesenian Tradisional

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

Komunikasi dan Revitalisasi Kesenian Tradisional

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co