4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Musti Ariantini by Musti Ariantini
May 18, 2023
in Khas
Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Ahmad Fauzi, Minikino, saat memandu diskusi | Foto: Dok. Minikino

SUASANA MENJELANG malam Minggu kedua pada bulan Mei 2023, di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Jl. Pantai Indah, No. 46 Singaraja, terasa berbeda dari bulan-bulan sebelumnya.

Ruang yang tak terlalu luas, namun cukup menampung 80-an orang itu tampak ramai. Di sudut ruangan terpasang layar lebar yang digunakan sebagai media pemutaran film dalam acara Tatkala May May May 2023—perayaan ulang tahun ke-7 Tatkala.co.

Pada Sabtu, 13 Mei 2023, bersama Minikino, Tatkala.co menyelenggarakan pemutaran film pendek dan workshop penulisan puisi merspon film dengan tajuk “Membaca Film Merangkai Kata”.

Sejak pukul 18.30 Wita, tim Minikino bersama teknisi Tatkala.co, sudah mempersiapkan semua keperluan acara dengan matang. Kabel-kabel terpasang pada posisinya, kursi-kursi pun sudah penuh oleh penonton.

Tepat pukul 19.10 Wita, MC menyambut penonton dengan ramah dan membuka acara pemutaran dua film pendek berjudul “Jamal” dan “Annah la Javanaise”.

Kadek Sri Widiastuti, MC acara / Foto: Dok. Tatkala.co

Pemutaran dua film pendek

Seluruh lampu di ruangan dipadamkan, suasana benar-benar seperti di bioskop.

Film mulai ditayangkan. Dikejauhan, layar tampak padang pasir dan setitik pohon, dengan iringan suara tangisan yang tersedu-sedu dan tahlil yang mengiringi jenazah yang hendak dikuburkan. Terlihat manusia-manusia dikejauhan membawa keranda jenazah dan akan dikuburkan tepat di bawah pohon.

Suasana pemutaran film / Foto: Dok. Minikino

Jenazah tersebut adalah korban TKI yang bekerja di Negeri Jiran (Malaysia). Orang yang menangis, menjerit dan meraung tersebut adalah istri dari  TKI yang meninggal—yang dikenal dengan istilah “Jamal”: Janda Malaysia.

Suasana menjadi senyap, semua menyelami film dengan berbagai imajinasi yang dimiliki dengan berbagai ekspresi yang terpatri berganti-ganti di setiap menitnya.

Beberapa berbisik dengan teman di sebelahnya terkait apa maksud dari adegan dalam film tersebut, atau pesan apa yang coba untuk sampaikan dengan wajah kebingungan.

Ada yang membuka hp untuk sekedar merekam beberapa cuplikan film—untuk di pamerkan di media sosialnya.

Bahkan, di sudut belakang, di Mini Bar Tatkala, beberapa orang bercumbu dengan kompor dan sebungkus mie sedap, yang disajikan untuk penonton.

Film “Jamal” merupakan karya kedua dari sutradara muda Lombok, Heri. Film dengan durasi 14 menit tersebut menggambarkan bagaimana duka seorang istri yang menerima kabar kedatangan suaminya dalam bentuk jasad, bahkan kemiskinan.

Setelah film pertama usai, disambung dengan film kedua, “Annah la Javanaise”, yang menggunakan perpaduan bahasa Jawa dan bahasa asing. Film ini mengisahkan tentang perbudakan perempuan, dengan setting pertama di keluarga kurang mampu. Sosok perempuan menceritakan kisah hidupnya yang dijual oleh ayahnya untuk melunasi hutang keluarga.

Salah satu scene dalam film Annah la Javanaise / Foto: Dok. Tatkala.co

Setting berganti pada tempat mewah, di mana sosok perempuan tadi dijadikan budak, harus menuruti keinginan laki-laki yang membelinya: membersihkan rumah, memasak dan melakukan banyak hal tanpa mengenal kata lelah dan tentu saja tanpa upah.

Perempuan tersebut hidup layaknya di dalam sangkar, seluruh hak dirampas bahkan diperlakukan seperti bukan manusia. Film tersebut sungguh menggambarkan kehidupan perempuan desa yang dijual oleh keluarganya untuk membayar hutang. Kehidupan yang sangat suram.

Film “Annah la Javanaise” merupakan karya dari Fatimah Tobing Rony, seorang Professor and Chair, Film & Media Studies, School of Humanities, University of California, Irvine. Film tersebut digambarkan dengan animasi.

Menulis puisi merespon film

Seusai pemutaran film, dilanjutkan dengan workshp penulisan puisi merspon film.

Workshop dipandu Ahmad Fauzi, Tim Minikino, dan Made Adnyana Ole, Sastrawa sekaligus Pimred Tatkala.co, sebagai narasumbernya.

Penggunaan media film pendek dalam pembelajaran merupakan alat yang dapat membantu kita agar lebih mudah memahami teknik penulisan puisi. Dengan media film pendek tersebut, kita akan memiliki gambaran yang lebih fokus tentang peristiwa yang telah disaksikan.

Selain itu, media film pendek juga merangsang kecerdasan, membuka wawasan, dan pemikiran kita serta dapat mengingat materi pembelajaran dengan lebih baik. Hal tersebut disebabkan karena film mengandung unsur visual, audio, dan dramatik yang menggugah perasaan sehingga mempermudah kita dalam menuangkan gagasan.

“Film pendek juga memiliki unsur-unsur film pada umumnya, seperti tokoh, suasana, tema dan konflik, dari unsur tersebut pastinya pesan yang ingin disampaikan tersebut akan sampai kepada penonton,” terang Ahmad Fauzi.

Menurut Made Adnyana Ole, dalam kedua film tersebut, semua bisa dijadikan puisi. Kita cukup menangkap pesan, kesan dan rasa yang paling menggugah untuk ditulis. “Lalu hubungkan dengan suasana atau adegan yang digambarkan dalam film tersebut,” jelasnya.

Setelah sesi workshop, penonton diminta untuk merespon film tersebut dengan menuliskannya menjadi puisi dengan waktu 15 menit. Tim Minikino menyebarkan selembaran kertas kosong dan juga sebuah pena.

Peserta workshop sedang serius menulis puisi / Foto: Dok. Tatkala.co

Waktu 15 menit bergulir dengan cepat, semua penonton mengumpulkan torehan penanya—yang mungkin sudah bisa disebut puisi kepada Tim Minikino.

Puisi-puisi tersebut kemudian dibacakan oleh penonton dan selanjutnya dinilai oleh Made Adnyana Ole.

Salah satu peserta membacakan puisinya / Foto: Dok. Minikino

“Sebagian puisi tersebut sudah ada kerangkanya, tahap selanjutnya, hanya tinggal mempercantik dengan pilihan-pilihan kata,” kata sastrawa yang akrab dipanggil Ole itu, saat menilai beberapa puisi yang telah dibacakan.

Wartawan senior itu menambahkan, merespon film menjadi puisi juga tidak terlepas dari latar belakang seseorang, misal orang spiritual, ia akan membawa tulisannya ke arah spiritual, seorang pelukis akan membawa tulisannya layaknya kuas di atas kanvas.

Karya-karya tersebut kemudian diarsipkan oleh pihak Minikino, yang kemudian barangkali akan dijadikan inspirasi untuk karya-karya mereka selanjutnya.

Setelah sesi pembacaan puisi usai, MC kembali mengambil alih acara. Pemutaran film ditutup dengan foto bersama.[T]

Pers Kampus Hari Ini: Wadah Berpikir Kritis, tapi Darurat Perlindungan! | Catatan Tatkala May May May 2023

Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023
Yoga Pratama: Mencoba Mendengar Masa Lalu dari Piringan Hitam
Tags: film pendekMinikinoMinikino Film WeekPuisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sebuah Sketsa dalam Karya Buya Hamka

Next Post

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Musti Ariantini

Musti Ariantini

Admin tatkala.co

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co