15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Musti Ariantini by Musti Ariantini
May 18, 2023
in Khas
Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Ahmad Fauzi, Minikino, saat memandu diskusi | Foto: Dok. Minikino

SUASANA MENJELANG malam Minggu kedua pada bulan Mei 2023, di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Jl. Pantai Indah, No. 46 Singaraja, terasa berbeda dari bulan-bulan sebelumnya.

Ruang yang tak terlalu luas, namun cukup menampung 80-an orang itu tampak ramai. Di sudut ruangan terpasang layar lebar yang digunakan sebagai media pemutaran film dalam acara Tatkala May May May 2023—perayaan ulang tahun ke-7 Tatkala.co.

Pada Sabtu, 13 Mei 2023, bersama Minikino, Tatkala.co menyelenggarakan pemutaran film pendek dan workshop penulisan puisi merspon film dengan tajuk “Membaca Film Merangkai Kata”.

Sejak pukul 18.30 Wita, tim Minikino bersama teknisi Tatkala.co, sudah mempersiapkan semua keperluan acara dengan matang. Kabel-kabel terpasang pada posisinya, kursi-kursi pun sudah penuh oleh penonton.

Tepat pukul 19.10 Wita, MC menyambut penonton dengan ramah dan membuka acara pemutaran dua film pendek berjudul “Jamal” dan “Annah la Javanaise”.

Kadek Sri Widiastuti, MC acara / Foto: Dok. Tatkala.co

Pemutaran dua film pendek

Seluruh lampu di ruangan dipadamkan, suasana benar-benar seperti di bioskop.

Film mulai ditayangkan. Dikejauhan, layar tampak padang pasir dan setitik pohon, dengan iringan suara tangisan yang tersedu-sedu dan tahlil yang mengiringi jenazah yang hendak dikuburkan. Terlihat manusia-manusia dikejauhan membawa keranda jenazah dan akan dikuburkan tepat di bawah pohon.

Suasana pemutaran film / Foto: Dok. Minikino

Jenazah tersebut adalah korban TKI yang bekerja di Negeri Jiran (Malaysia). Orang yang menangis, menjerit dan meraung tersebut adalah istri dari  TKI yang meninggal—yang dikenal dengan istilah “Jamal”: Janda Malaysia.

Suasana menjadi senyap, semua menyelami film dengan berbagai imajinasi yang dimiliki dengan berbagai ekspresi yang terpatri berganti-ganti di setiap menitnya.

Beberapa berbisik dengan teman di sebelahnya terkait apa maksud dari adegan dalam film tersebut, atau pesan apa yang coba untuk sampaikan dengan wajah kebingungan.

Ada yang membuka hp untuk sekedar merekam beberapa cuplikan film—untuk di pamerkan di media sosialnya.

Bahkan, di sudut belakang, di Mini Bar Tatkala, beberapa orang bercumbu dengan kompor dan sebungkus mie sedap, yang disajikan untuk penonton.

Film “Jamal” merupakan karya kedua dari sutradara muda Lombok, Heri. Film dengan durasi 14 menit tersebut menggambarkan bagaimana duka seorang istri yang menerima kabar kedatangan suaminya dalam bentuk jasad, bahkan kemiskinan.

Setelah film pertama usai, disambung dengan film kedua, “Annah la Javanaise”, yang menggunakan perpaduan bahasa Jawa dan bahasa asing. Film ini mengisahkan tentang perbudakan perempuan, dengan setting pertama di keluarga kurang mampu. Sosok perempuan menceritakan kisah hidupnya yang dijual oleh ayahnya untuk melunasi hutang keluarga.

Salah satu scene dalam film Annah la Javanaise / Foto: Dok. Tatkala.co

Setting berganti pada tempat mewah, di mana sosok perempuan tadi dijadikan budak, harus menuruti keinginan laki-laki yang membelinya: membersihkan rumah, memasak dan melakukan banyak hal tanpa mengenal kata lelah dan tentu saja tanpa upah.

Perempuan tersebut hidup layaknya di dalam sangkar, seluruh hak dirampas bahkan diperlakukan seperti bukan manusia. Film tersebut sungguh menggambarkan kehidupan perempuan desa yang dijual oleh keluarganya untuk membayar hutang. Kehidupan yang sangat suram.

Film “Annah la Javanaise” merupakan karya dari Fatimah Tobing Rony, seorang Professor and Chair, Film & Media Studies, School of Humanities, University of California, Irvine. Film tersebut digambarkan dengan animasi.

Menulis puisi merespon film

Seusai pemutaran film, dilanjutkan dengan workshp penulisan puisi merspon film.

Workshop dipandu Ahmad Fauzi, Tim Minikino, dan Made Adnyana Ole, Sastrawa sekaligus Pimred Tatkala.co, sebagai narasumbernya.

Penggunaan media film pendek dalam pembelajaran merupakan alat yang dapat membantu kita agar lebih mudah memahami teknik penulisan puisi. Dengan media film pendek tersebut, kita akan memiliki gambaran yang lebih fokus tentang peristiwa yang telah disaksikan.

Selain itu, media film pendek juga merangsang kecerdasan, membuka wawasan, dan pemikiran kita serta dapat mengingat materi pembelajaran dengan lebih baik. Hal tersebut disebabkan karena film mengandung unsur visual, audio, dan dramatik yang menggugah perasaan sehingga mempermudah kita dalam menuangkan gagasan.

“Film pendek juga memiliki unsur-unsur film pada umumnya, seperti tokoh, suasana, tema dan konflik, dari unsur tersebut pastinya pesan yang ingin disampaikan tersebut akan sampai kepada penonton,” terang Ahmad Fauzi.

Menurut Made Adnyana Ole, dalam kedua film tersebut, semua bisa dijadikan puisi. Kita cukup menangkap pesan, kesan dan rasa yang paling menggugah untuk ditulis. “Lalu hubungkan dengan suasana atau adegan yang digambarkan dalam film tersebut,” jelasnya.

Setelah sesi workshop, penonton diminta untuk merespon film tersebut dengan menuliskannya menjadi puisi dengan waktu 15 menit. Tim Minikino menyebarkan selembaran kertas kosong dan juga sebuah pena.

Peserta workshop sedang serius menulis puisi / Foto: Dok. Tatkala.co

Waktu 15 menit bergulir dengan cepat, semua penonton mengumpulkan torehan penanya—yang mungkin sudah bisa disebut puisi kepada Tim Minikino.

Puisi-puisi tersebut kemudian dibacakan oleh penonton dan selanjutnya dinilai oleh Made Adnyana Ole.

Salah satu peserta membacakan puisinya / Foto: Dok. Minikino

“Sebagian puisi tersebut sudah ada kerangkanya, tahap selanjutnya, hanya tinggal mempercantik dengan pilihan-pilihan kata,” kata sastrawa yang akrab dipanggil Ole itu, saat menilai beberapa puisi yang telah dibacakan.

Wartawan senior itu menambahkan, merespon film menjadi puisi juga tidak terlepas dari latar belakang seseorang, misal orang spiritual, ia akan membawa tulisannya ke arah spiritual, seorang pelukis akan membawa tulisannya layaknya kuas di atas kanvas.

Karya-karya tersebut kemudian diarsipkan oleh pihak Minikino, yang kemudian barangkali akan dijadikan inspirasi untuk karya-karya mereka selanjutnya.

Setelah sesi pembacaan puisi usai, MC kembali mengambil alih acara. Pemutaran film ditutup dengan foto bersama.[T]

Pers Kampus Hari Ini: Wadah Berpikir Kritis, tapi Darurat Perlindungan! | Catatan Tatkala May May May 2023

Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023
Yoga Pratama: Mencoba Mendengar Masa Lalu dari Piringan Hitam
Tags: film pendekMinikinoMinikino Film WeekPuisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sebuah Sketsa dalam Karya Buya Hamka

Next Post

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Musti Ariantini

Musti Ariantini

Admin tatkala.co

Related Posts

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

Read moreDetails

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails
Next Post
Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co