2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 18, 2023
in Esai
Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Logo PSI

PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA atau disingkat PSI di awal kemunculannya menjadi sebuah partai yang lekat dengan identitas partainya anak muda. Tidak sedikit anak muda Indonesia yang kepincut untuk bergabung dengan partai yang saat ini dipimpin oleh Giring Ganesha atau yang lebih populer dikenal sebagai Giring “Nidji”.

Partai ini identik dengan warna merah terang, memang agak mirip dengan warna seniornya, yakni PDIP. Hm, mungkin PSI ingin mengikuti jejak sukses PDIP yang kini mau mencetak hattrick.

Sejak kemunculannya sebagai partai politik pada tahun 2014, cukup banyak narasi-narasi mendobrak yang dimunculkan oleh partai politik ini. Mulai dari narasi perlawanan terhadap Perda Syariah, Perda Injil, hingga massifnya serangan yang ditujukan kepada lawan politiknya, yaitu Anies Baswedan, bahkan sampai hari ini.

Di awal kemunculannya, partai yang digawangi oleh Grace Natalie dan Raja Juli Antoni ini mengumumkan dukungannya terhadap pemerintahan Joko Widodo. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa di awal-awal kemunculannya sudah mendukung kekuasaan? Apalagi kebanyakan anak muda, khususnya kalangan mahasiswa mengambil posisi untuk jadi mitra kritis kekuasaan.

Entahlah, mungkin itu adalah salah satu strategi politik yang digunakan PSI guna menggaet suara rakyat pada perhelatan Pemilu 2019.

Meski menjadi partai politik dengan segmen anak muda, nyatanya pada Pemilu 2019 PSI belum berhasil melenggang ke Senayan. PSI hanya memperoleh suara 2.650.361 (1,89 persen), masih kalah dengan partai politik baru lainnya, seperti Partai Berkarya dan Perindo yang masing-masing memperoleh 2.929.495 suara (2,09 persen) dan 3.738.320 suara (2,67 persen).

Meski belum sukses melenggang ke Senayan, PSI mampu meloloskan wakil-wakilnya di beberapa daerah, seperti Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, NTT, dan Sulawesi Utara.

Tidak hanya itu, PSI juga berhasil menempatkan kader terbaiknya di jajaran kabinet Indonesia Maju, yaitu Surya Tjandra sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang RI (2019-2022) dan kemudian digantikan oleh Raja Juli Antoni dalam posisi yang sama (2022-sekarang).

Kader PSI juga saat ini menempati posisi strategis di tataran pemerintahan, seperti Dini Shanti Purwono yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, dan Faldo Maldini yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Komunikasi dan Media. Keren kan?

Jelang Pemilu 2024, PSI kembali sukses melenggang sebagai salah satu partai politik peserta Pemilu yang telah ditetapkan oleh KPU RI pada Rabu, 14 Desember 2022 dan siap berkompetisi dengan partai politik lainnya. Tentu dalam keikutsertaannya yang kedua dalam Pemilu, PSI menargetkan mampu lolos dan duduk di Senayan. Bahkan PSI menargetkan untuk memperoleh 15 juta suara dalam Pemilu 2024 mendatang.

Kira-kira menurut kalian bisa nggak sih PSI mencapai targetnya itu? Eits, tunggu dulu. Untuk mencapai target tersebut tentu harus dibarengi dengan sebuah strategi jitu, agar target dapat tercapai, dan PSI dapat merealisasikan berbagai programnya kepada masyarakat.

Berharap Dari Efek Ekor Jas

Sistem proporsional terbuka yang kini dianut oleh Indonesia dalam pemilihan anggota DPR di tingkat pusat sampai ke daerah sesungguhnya memberi dampak positif bagi banyak partai politik. PSI adalah salah satunya.

Raihan suara PSI yang cukup gemilang tersebut tak lepas dari popularitas beberapa tokohnya, seperti Grace Natalie, Tsamara Amany, hingga Giring Ganesha. Pada Pemilu 2019 lalu, masing-masing tokoh tersebut berhasil memperoleh suara yang gemilang di daerah pemilihan (dapil).

Grace Natalie berhasil mengantongi 179.949 suara, Tsamara Amany memperoleh 140.557 suara, dan Giring Ganesha memperoleh 47.069 suara. Melalui tokoh-tokoh tersebut, PSI mampu mendulang suara yang sangat besar dan hal tersebut mesti dimaksimalkan oleh PSI apabila memiliki keinginan kuat untuk lolos ke Senayan.

Lantas, apalagi strategi yang dimiliki oleh PSI? salah satu hal yang menurut saya menarik adalah narasi “Jokowisme” yang digaungkan oleh partai yang konon digandrungi oleh anak muda ini.

Dalam keterangannya setelah menyerahkan nama-nama bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU RI, Giring Ganesha selaku Ketua Umum PSI menyebutkan bahwa narasi “Jokowisme” yang dilontarkan partainya bukan tanpa alasan. Bagi partai yang dipimpinnya, Jokowi tidak hanya seorang negarawan, Jokowi kini sudah menjadi sebuah ide dan gagasan besar tentang Indonesia yang dicita-citakan rakyat Indonesia.

Tidak hanya sampai di sana, PSI menyebutkan bahwa Jokowi telah memperlihatkan bahwa Indonesia adalah negara yang hebat, maju, dan membanggakan. Setidaknya itulah yang diyakini PSI hari ini dan mungkin saja dijadikan modal untuk berkompetisi dalam Pemilu 2024 mendatang.

Apa yang dilakukan PSI dengan menjadikan sosok Joko Widodo sebagai paham “Jokowisme” tak bisa dilepaskan dari strategi politik PSI untuk mendongkrak suara mereka dalam pesta demokrasi mendatang.

Menurut hasil survei yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo mencapai 82 persen. Berangkat dari angka yang sangat tinggi tersebut, bisa diduga PSI menilai bahwa Jokowi masih memiliki pengaruh yang besar di tengah masyarakat. Hal ini coba dimanfaatkan oleh PSI dengan melempar narasi “Jokowisme” ke publik dengan harapan mendapat simpati dari pendukung Jokowi dan kemudian melabuhkan pilihannya kepada PSI.

Tentu dalam gelanggang politik hal tersebut adalah cara yang “sah”, apalagi Machiavelli menyebutkan untuk mendapatkan kekuasaan, seseorang boleh menghalalkan segala cara, asal berhasil memperoleh kekuasaan.

Bagaimana menurut kalian, apakah PSI akan berhasil duduk di lingkar kekuasaan? [T]

Pemilu 2024: Nahdliyin Adalah Kunci
Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat
Tags: JokowiPartai PolitikPartai Solidaritas IndonesiaPemilu 2024PolitikPresiden JokowiPSI
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Next Post

Dari Palugada Hingga Dokter Spesialis | Kisah Dokter Hewan yang Jarang Diketahui

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Dari Palugada Hingga Dokter Spesialis | Kisah Dokter Hewan yang Jarang Diketahui

Dari Palugada Hingga Dokter Spesialis | Kisah Dokter Hewan yang Jarang Diketahui

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co