23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 17, 2023
in Esai
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat

Ilustrasi tatkala.co

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf, pertama mohon maaf kalau ada yang berpikir saya di tempat ini mati membusuk. Kalau ada yang berpikir saya di tempat ini menjadi bangkai fisik dan bangkai sosial, ini mohon maaf, itu alhamdulillah tidak terjadi,”—Anas Urbaningrum

SAMPAI HARI INI, One Piece adalah manga tersukses dengan penjualan terbanyak. Manga karya Eichiro Oda yang sudah dirilis sejak tahun 1997 itu merupakan sebuah kisah yang menceritakan kelompok bajak laut yang bertujuan mendapatkan harta karun terbesar di dunia yang kemudian dinobatkan sebagai “Raja Bajak Laut”. (Dan saya sudah mengikuti cerita ini sejak SMP hingga hari ini. Sangat setia bukan? Hehe.)

Dalam petualangannya, Strawhat Pirates—kelompok bajak laut Topi Jerami yang dipimpin oleh Luffy—telah menghadapi begitu banyak lawan tangguh. Salah satu dari lawan tangguh itu adalah Kaido yang merupakan salah satu dari empat kaisar lautan atau Yonkou dalam dunia One Piece.

Kaido adalah kapten dari kelompok bajak laut Binatang Buas. Ia digambarkan sebagai sosok yang akan melakukan apa saja demi mencapai tujuannya—termasuk membunuh seseorang, meski itu adalah bawahannya sendiri.

Bagi Kaido, kehadiran kelompok bajak laut Topi Jerami di Wano—wilayah kekuasaan Kaido—adalah sebuah gangguan yang harus dibinasakan. Tetapi, bagi Luffy, keberadaan Kaido di Wano harus segera dilenyapkan demi membebaskan rakyat Wano dari belenggu kekuasaan Kaido yang sudah berlangsung sekitar 20 tahun.

Meski dalam perlawanannya Luffy mengalami begitu banyak kekalahan dari Kaido—bahkan ia sempat merasakan penjara terburuk di Wano—pada akhirnya Luffy mampu mengalahkan Kaido dengan jurus Gomu-Gomo no Bajrang Gun dalam mode Gear 5 dan membebaskan negeri Wano dari penderitaan.

Luffy Adalah Anas Urbaningrum

Luffy adalah anak muda yang hanya dalam waktu lebih kurang tiga tahun sudah menjadi salah seorang yonkou, kaisar lautan. Itu sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Luffy di dunia One Piece.

Luffy adalah fiksi. Sedangkan di dunia nyata, nyaris seperti Luffy, pencapaian yang luar biasa juga dicapai oleh seorang Anas Urbaningrum.

Sosok Anas menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 1997, kemudian menjadi tim Revisi Undang-Undang Politik, hingga pada akhirnya ia berhasil menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada tahun 2010.

Jika selepas dari penjara Luffy mempersiapkan diri untuk melakukan serangan balik kepada Kaido. Lantas, bagaimana dengan Anas Urbaningrum? Akankah Anas Urbaningrum menyiapkan serangan balik untuk SBY?

Hal ini dikuatkan dengan pernyataan yang dilayangkan oleh M. Rahmad selaku Kornas Sahabat Anas Urbaningrum bahwa Anas tidak punya urusan dengan AHY tapi memiliki agenda khusus dengan SBY. Apa yang dimaksud dengan agenda khusus tersebut? Apakah Anas, layaknya Luffy, juga bakal mengeluarkan mode Gear 5-nya?

PKN Jadi Kendaraan Anas Lancarkan Serangan Balik

Kehadiran Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) diyakini menjadi wadah bagi Anas untuk melancarkan serangan balik kepada lawan politiknya. Hal ini pun ditegaskan oleh Gede Pasek Suardika bahwa ia telah menyiapkan jabatan khusus bagi Anas Urbaningrum selepas menghirup udara bebas.

Menurut Miriam Budiardjo dalam buku Dasar-Dasar Ilmu Politik, dijelaskan bahwa partai politik adalah suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama.

Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik—(biasanya) dengan cara konstitusional—untuk melaksanakan programnya.

Nah, berangkat dari hal tersebut, tentu terbentuknya PKN pasti memiliki tujuan. Mungkin salah satu tujuan terbentuknya PKN adalah untuk memberi peringatan kepada lawan politik Anas, serta memberi ruang kepada Anas untuk melakukan serangan balik kepada lawan-lawan politiknya, dalam hal ini adalah Partai Demokrat pada umumnya, dan SBY pada khususnya.

Bisa jadi, PKN—yang di dalamnya diisi oleh loyalis Anas—masih menilai Anas sebagai figure yang kuat dan dianggap dapat meningkatkan elektabilitas PKN dalam Pemilu 2024. Tak bisa dimungkiri bahwa sejak awal kehadiran PKN, partai ini selaku dikait-kaitkan dengan Anas Urbaningrum dan punggawa PKN pun tidak menampik hal tersebut.

Kuatnya figur Anas Urbaningrum sendiri tidak bisa dilepaskan dari kultur patronase dan loyalitas tinggi dari pengikutnya. Hal ini kemudian dapat menjadikan Anas Urbaningrum sebagai image atau identitas dari PKN.

Apabila berangkat dari apa yang disampaikan oleh Ekawati dan Sweinstani, dijelaskan bahwa personalisasi partai politik adalah hal yang tidak ideal karena partai tidak terinstitusionalisasi dengan baik.

Meski demikian, personalisasi partai politik juga memiliki sisi positif karena dapat menjaga solidaritas internal partai.

Kuatnya pengaruh dari Anas Urbaningrum juga terbukti dengan begitu banyaknya loyalisnya yang menyambut kebebasannya pada Selasa, (11/04/2023) di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Dan PKN adalah salah satunya. Bahkan banyak juga kader PKN dari luar daerah sengaja datang ke Bandung untuk menyambut kebebasan sang panutan.

Kehadiran Anas Urbaningrum menurut saya dapat memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap keterpilihan PKN dalam Pemilu 2024 mendatang.

Eksistesi dan capaian yang baik kemungkinan besar diperoleh oleh PKN. Tapi, apakah capaian yang baik itu mengganggu capaian dari lawan politiknya dalam hal ini adalah Partai Demokrat? Atau justru Partai Demokrat tidak menerima gangguan yang berarti meskipun PKN sudah diperkuat Anas Urbaningrum?

Untuk jaga-jaga, SBY dan Demokrat harus mengencangkan ikat pinggang, karena Anas Urbaningrum dan kawan-kawan pasti sudah menyiapkan serangan balik dan siap mengguncang publik. Benar begitu, bukan?[T]

BACA artikel lain dari penulis TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA

Tolak Israel, PDIP Uji Ganjar?
Jas Kuning Adalah Identitas Baru Ridwan Kamil
Politik Catur Ala Erick Thohir
Tags: esaiPartai PolitikPemilu 2024Politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Metode Pengemasan Vaccum Dapat Memperpanjang Masa Simpan Pedetan

Next Post

Rumput Odot, Penyelamat Peternak Sapi pada Musim Kering

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Rumput Odot, Penyelamat Peternak Sapi pada Musim Kering

Rumput Odot, Penyelamat Peternak Sapi pada Musim Kering

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co