22 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 17, 2023
in Esai
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat

Ilustrasi tatkala.co

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf, pertama mohon maaf kalau ada yang berpikir saya di tempat ini mati membusuk. Kalau ada yang berpikir saya di tempat ini menjadi bangkai fisik dan bangkai sosial, ini mohon maaf, itu alhamdulillah tidak terjadi,”—Anas Urbaningrum

SAMPAI HARI INI, One Piece adalah manga tersukses dengan penjualan terbanyak. Manga karya Eichiro Oda yang sudah dirilis sejak tahun 1997 itu merupakan sebuah kisah yang menceritakan kelompok bajak laut yang bertujuan mendapatkan harta karun terbesar di dunia yang kemudian dinobatkan sebagai “Raja Bajak Laut”. (Dan saya sudah mengikuti cerita ini sejak SMP hingga hari ini. Sangat setia bukan? Hehe.)

Dalam petualangannya, Strawhat Pirates—kelompok bajak laut Topi Jerami yang dipimpin oleh Luffy—telah menghadapi begitu banyak lawan tangguh. Salah satu dari lawan tangguh itu adalah Kaido yang merupakan salah satu dari empat kaisar lautan atau Yonkou dalam dunia One Piece.

Kaido adalah kapten dari kelompok bajak laut Binatang Buas. Ia digambarkan sebagai sosok yang akan melakukan apa saja demi mencapai tujuannya—termasuk membunuh seseorang, meski itu adalah bawahannya sendiri.

Bagi Kaido, kehadiran kelompok bajak laut Topi Jerami di Wano—wilayah kekuasaan Kaido—adalah sebuah gangguan yang harus dibinasakan. Tetapi, bagi Luffy, keberadaan Kaido di Wano harus segera dilenyapkan demi membebaskan rakyat Wano dari belenggu kekuasaan Kaido yang sudah berlangsung sekitar 20 tahun.

Meski dalam perlawanannya Luffy mengalami begitu banyak kekalahan dari Kaido—bahkan ia sempat merasakan penjara terburuk di Wano—pada akhirnya Luffy mampu mengalahkan Kaido dengan jurus Gomu-Gomo no Bajrang Gun dalam mode Gear 5 dan membebaskan negeri Wano dari penderitaan.

Luffy Adalah Anas Urbaningrum

Luffy adalah anak muda yang hanya dalam waktu lebih kurang tiga tahun sudah menjadi salah seorang yonkou, kaisar lautan. Itu sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Luffy di dunia One Piece.

Luffy adalah fiksi. Sedangkan di dunia nyata, nyaris seperti Luffy, pencapaian yang luar biasa juga dicapai oleh seorang Anas Urbaningrum.

Sosok Anas menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 1997, kemudian menjadi tim Revisi Undang-Undang Politik, hingga pada akhirnya ia berhasil menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada tahun 2010.

Jika selepas dari penjara Luffy mempersiapkan diri untuk melakukan serangan balik kepada Kaido. Lantas, bagaimana dengan Anas Urbaningrum? Akankah Anas Urbaningrum menyiapkan serangan balik untuk SBY?

Hal ini dikuatkan dengan pernyataan yang dilayangkan oleh M. Rahmad selaku Kornas Sahabat Anas Urbaningrum bahwa Anas tidak punya urusan dengan AHY tapi memiliki agenda khusus dengan SBY. Apa yang dimaksud dengan agenda khusus tersebut? Apakah Anas, layaknya Luffy, juga bakal mengeluarkan mode Gear 5-nya?

PKN Jadi Kendaraan Anas Lancarkan Serangan Balik

Kehadiran Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) diyakini menjadi wadah bagi Anas untuk melancarkan serangan balik kepada lawan politiknya. Hal ini pun ditegaskan oleh Gede Pasek Suardika bahwa ia telah menyiapkan jabatan khusus bagi Anas Urbaningrum selepas menghirup udara bebas.

Menurut Miriam Budiardjo dalam buku Dasar-Dasar Ilmu Politik, dijelaskan bahwa partai politik adalah suatu kelompok terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama.

Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik—(biasanya) dengan cara konstitusional—untuk melaksanakan programnya.

Nah, berangkat dari hal tersebut, tentu terbentuknya PKN pasti memiliki tujuan. Mungkin salah satu tujuan terbentuknya PKN adalah untuk memberi peringatan kepada lawan politik Anas, serta memberi ruang kepada Anas untuk melakukan serangan balik kepada lawan-lawan politiknya, dalam hal ini adalah Partai Demokrat pada umumnya, dan SBY pada khususnya.

Bisa jadi, PKN—yang di dalamnya diisi oleh loyalis Anas—masih menilai Anas sebagai figure yang kuat dan dianggap dapat meningkatkan elektabilitas PKN dalam Pemilu 2024. Tak bisa dimungkiri bahwa sejak awal kehadiran PKN, partai ini selaku dikait-kaitkan dengan Anas Urbaningrum dan punggawa PKN pun tidak menampik hal tersebut.

Kuatnya figur Anas Urbaningrum sendiri tidak bisa dilepaskan dari kultur patronase dan loyalitas tinggi dari pengikutnya. Hal ini kemudian dapat menjadikan Anas Urbaningrum sebagai image atau identitas dari PKN.

Apabila berangkat dari apa yang disampaikan oleh Ekawati dan Sweinstani, dijelaskan bahwa personalisasi partai politik adalah hal yang tidak ideal karena partai tidak terinstitusionalisasi dengan baik.

Meski demikian, personalisasi partai politik juga memiliki sisi positif karena dapat menjaga solidaritas internal partai.

Kuatnya pengaruh dari Anas Urbaningrum juga terbukti dengan begitu banyaknya loyalisnya yang menyambut kebebasannya pada Selasa, (11/04/2023) di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Dan PKN adalah salah satunya. Bahkan banyak juga kader PKN dari luar daerah sengaja datang ke Bandung untuk menyambut kebebasan sang panutan.

Kehadiran Anas Urbaningrum menurut saya dapat memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap keterpilihan PKN dalam Pemilu 2024 mendatang.

Eksistesi dan capaian yang baik kemungkinan besar diperoleh oleh PKN. Tapi, apakah capaian yang baik itu mengganggu capaian dari lawan politiknya dalam hal ini adalah Partai Demokrat? Atau justru Partai Demokrat tidak menerima gangguan yang berarti meskipun PKN sudah diperkuat Anas Urbaningrum?

Untuk jaga-jaga, SBY dan Demokrat harus mengencangkan ikat pinggang, karena Anas Urbaningrum dan kawan-kawan pasti sudah menyiapkan serangan balik dan siap mengguncang publik. Benar begitu, bukan?[T]

BACA artikel lain dari penulis TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA

Tolak Israel, PDIP Uji Ganjar?
Jas Kuning Adalah Identitas Baru Ridwan Kamil
Politik Catur Ala Erick Thohir
Tags: esaiPartai PolitikPemilu 2024Politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Metode Pengemasan Vaccum Dapat Memperpanjang Masa Simpan Pedetan

Next Post

Rumput Odot, Penyelamat Peternak Sapi pada Musim Kering

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails

Indonesia yang Muncul di Beranda

by Angga Wijaya
August 18, 2026
0
Indonesia yang Muncul di Beranda

PADA 17 Agustus, saya merasa Indonesia tiba-tiba muncul di beranda media sosial.  Bukan Indonesia dalam bentuk peta yang biasa kita...

Read moreDetails

Tupai Makan Durian? ——Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

by I Ketut Suar Adnyana
August 17, 2026
0
Tupai Makan Durian? ——Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

BAGI petani durian di Desa Pucaksari, masa panen seharusnya menjadi waktu yang paling dinanti. Setelah berbulan-bulan merawat pohon, menjaga kesuburan...

Read moreDetails
Next Post
Rumput Odot, Penyelamat Peternak Sapi pada Musim Kering

Rumput Odot, Penyelamat Peternak Sapi pada Musim Kering

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 21, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
Lampu Merah dan Mental Menerabas
Esai

Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

by Angga Wijaya
August 20, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Ajian Jaran Goyang

MENJADI lelaki jomblo di usia yang tidak lagi muda membuat Teguh Priyono selalu menjadi perbincangan tetangga. Wajahnya tidak terlalu jelek....

by Chusmeru
August 20, 2026
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia
Budaya

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

by tatkala
August 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co