2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tolak Israel, PDIP Uji Ganjar?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 14, 2023
in Esai
Tolak Israel, PDIP Uji Ganjar?

Ganjar Pranowo

“Kita sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok maupun dalam Conference of the New Emergeing Force.” –Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

SELURUH PECINTA BOLA di Indonesia pasti ingin menyaksikan Timnas Indonesia tampil di gelaran Piala Dunia. Peluang tersebut sebenarnya datang di tahun 2019, saat Indonesia secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Tapi tak disangka dan tak dinyana, mimpi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia memang hanya berhenti pada tahap mimpi. Lewat laman resminya, FIFA secara resmi mengumumkan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan sesegera mungkin menunjuk tuan rumah yang baru.

Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 berdasarkan keputusan Dewan Rapat FIFA pada 24 Oktober 2019 di Shanghai, China. Rencananya gelaran ini akan diikuti 24 peserta dan dimulai pada bulan Mei 2023 mendatang.

Gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 disebabkan adanya gelombang penolakan keikutsertaan Israel dalam event ini. PDIP dan Ganjar Pranowo adalah pihak yang menolak dan sangat disoroti oleh publik.

Mengapa sangat disoroti? PDIP adalah partai penguasa di republik ini, dan Ganjar Pranowo adalah sosok yang digadang-gadang akan menjadi Capres dengan elektabilitas yang menjulang tinggi.

Kalau membaca pernyataan PDIP dan Ganjar Pranowo, penolakan mereka berangkat dari kebijakan politik Israel terhadap Palestina hingga hari ini. Dan hal tersebut tidak sesuai dengan semangat Bung Karno, juga tidak sesuai dengan bunyi konstitusi Indonesia, yaitu “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”. Tapi, benarkah demikian?

Penolakan Berbau Politis

Unsur politis dalam penolakan kali ini tercium semakin kuat oleh warganet setelah mereka mengetahui bahwa sebelumnya delegasi Israel beberapa kali telah mengikuti acara resmi di Indonesia. Sidang Majelis ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) tahun 2022 di Bali, kemudian beberapa event olahraga lainnya juga mengikutsertakan delegasi Israel.

Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara kehadiran Israel di Indonesia sebelumnya dengan kehadiran Israel di gelaran Piala Dunia U-20?

Dilihat oleh banyak orang Indonesia mungkin saja menjadi alasannya. Penolakan ini tentu memberi panggung sangat besar kepada pihak-pihak yang menolak. Dan hal tersebut benar. Terbukti dengan begitu besarnya gelombang kekecewaan rakyat Indonesia kepada Ganjar Pranowo yang diekspresikan lewat kolom komentar media sosialnya. PDIP dan Ganjar Pranowo berhasil menjadi perbincangan publik.

Meski jasadnya sudah terbaring di Blitar, tetapi gagasan-gagasan yang dimilikinya selalu hidup dan selalu diperjuangkan oleh generasi penerusnya. Hal ini terlihat saat PDIP dan Ganjar menggunakan ajaran Sukarno sebagai landasan argumen dalam menolak kehadiran Israel. Dalam kajian sosial, kecenderungan pada popularitas diistilahkan dengan Honne-Nietzchean, yakni orang yang ingin dikenal baik pada ruang-ruang publik. Namun dalam kenyataan, kerap kali kita melihat klaim kepemilikan tokoh bangsa oleh beberapa golongan politik.

Naa, klaim terhadap Sukarno tentu sudah dilakukan oleh PDIP sejak lama. Hal ini tentu tidak lepas dari sang anak, sejak berdirinya PDIP hingga kini menduduki posisi Ketua Umum. Sukarno sendiri dikenal sebagai tokoh yang begitu berjasa bagi bangsa. Figurnya diabadikan dengan patung di pelbagai tempat. Pemikirannya pula masih menjadi pedoman dalam penyelenggaraan negara. Tentu membawa gagasan Sukarno untuk menolak kehadiran Israel diharapkan dapat menguatkan posisi PDIP, utamanya dalam menghadapi Pemilu 2024.

Lalu, apabila mengacu pada asumsi yang disampaikan oleh Rawls dan Habermas dalam bukunya Keadilan Sosial Mewujudkan Politik Moral, dijelaskan bahwa politikus dalam melakukan gerakan politik harus bertujuan membangun bangsa, bukan memenangkan persaingan satu sama lain. Selain itu, moral politik juga harus ditransformasikan dalam komitmen kebijakan—membuat loyal society dengan aksi, bukan janji.

Penolakan terhadap kehadiran Israel dalam gelaran Piala Dunia U-20 bisa jadi adalah sebuah komitmen yang menunjukkan bahwa PDIP dan Ganjar Pranowo setia terhadap konstitusi dan aturan turunan lainnya. Mereka menunjukkan bukti, tidak hanya janji, meskipun penolakan yang dilakukan sangat besar kemungkinannya menurunkan elektabilitas partai maupun sosok Ganjar. Tapi bisa juga penolakan ini mendatangkan berkah bagi PDIP dan Ganjar dalam Pemilu 2024 mendatang.

Jadi, patut ditunggu apa sih dampak yang datang dari penolakan yang dilakukan oleh PDIP dan Ganjar Pranowo ini. Apakah dampaknya akan menguatkan posisi PDIP dan Ganjar di muka publik, atau justru penolakan ini menjadi langkah blunder yang mendatangkan berbagai kesulitan buat PDIP dan Ganjar dalam mencapaik kemenangan fantastis di tahun 2024 mendatang? Ayo kita tunggu bersama. [T]

BACA artikel lain dari penulis TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA

Bali, Indonesia, dan Piala Dunia
Golf Hanya Untuk Orang Kaya dan Orang yang Ngebet Kaya
Mengenal Politisi Berbaju Relawan di Indonesia
Politik Catur Ala Erick Thohir
Tags: Ganjar PranowoPDIPPiala DuniaPiala Dunia U 20Politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Tarian di Antara Hujan” | Catatan Ngayah ISI Denpasar pada Upacara Betara Turun Kabeh  di Pura Besakih

Next Post

Perayaan HUT Kosala: Bersatulah Sastrawan-sastrawan Bumi Serombotan Klungkung

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Perayaan HUT Kosala: Bersatulah Sastrawan-sastrawan Bumi Serombotan Klungkung

Perayaan HUT Kosala: Bersatulah Sastrawan-sastrawan Bumi Serombotan Klungkung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co