3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perayaan HUT Kosala: Bersatulah Sastrawan-sastrawan Bumi Serombotan Klungkung

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
April 14, 2023
in Khas
Perayaan HUT Kosala: Bersatulah Sastrawan-sastrawan Bumi Serombotan Klungkung

Para sastrawan Klungkung dalam perayaan HUT Komala di SMAN 2 Semarapura

UMBU LANDU PARANGGI, penyair yang biasa disebut sebagai mahaguru oleh sebagian besar penyair di Bali, punya perhatian besar kepada Kabupaten Klungkung, terutama dalam hal pengembangan sastra.

Pada tahun 1980-an hingga pertengahan tahun 1990-an, Umbu, dalam sejumlah kesempatan tak pernah lepas bicara kepada penyair-penyair muda di Bali tentang para penyair-penyair baik hati dari Klungkung. Sang mahaguru akan menyebut Sanggar Binduana dan sejumlah nama, seperti Wayan Suartha dan Ida Bagus Parwita.

Pada satu kolom di halaman Bali Post Minggu, Umbu seringkali memasang agenda kegiatan sastra di Klungkung, dan tak lupa menulis nama-nama penyair dari Bumi Serombotan itu. Maka, para penyair muda akan berdatangan ke Klungkung, entah memang benar ada acara sastra atau sekadar provokasi semata.

Tapi, dulu, Wayan Suartha  bersama Sanggar Binduana, memang kerap menggelar acara sastra dengan mengundang para sastrawan tua dan muda dari luar Klungkung. Acaranya bisa di pusat kota, di sekitar monument yang cukup mencolok itu, atau acaranya digelar di tepi pantai. Pokoknya acara itu selalu berlangsung secara guyub.

Syahdan, Kamis, 13 April 2023, pada laman media sosial, terutama facebook, berseliweran tulisan-tulisan pendek tentang perayaan sastra di Klungkung. Nama-nama yang dulu bersinar, kini disebut-sebut kembali.

“Bermain-mainlah dengan sungguh-sungguh”, karena sejatinya “sastra itu menyenangkan”, maka “berbahagialah dengan sastra”…  Selamat untuk Komunitas Sastra Lentera yang merayakan hari jadi ke-15.

Itu adalah tulisan pendek I Made Sujaya di laman facebook-nya. Dan ia juga memasang orang-orang membaca puisi. Dan orang-orang itu adalah penyair-penyair Bumi Serombotan yang sering disebut-sebut namanya oleh Umbu sekira tahun 1980-an dan 1990-an.

Made Sujaya adalah sastrawan Bumi Serombotan juga. Ia lahir belakangan dari Wayan Suarta dan Ida Bagus Purwita. Namun Sujaya mengaku nama-nama itulah yang dianggapnya sebagai guru yang memberi pengaruh pada dirinya untuk kemudian menekuni sastra.

Sujaya berada dalam acara baca-baca puisi itu tentu karena ia kangen pada acara sastra, terutama acara sastra di daerah kelahirannya.

Wayan Suartha baca puisi | Foto: Sujaya

Acara baca-baca puisi itu juga diposting oleh sastrawan Mas Ruscitadewi di laman facebook-nya. Selain menebarkan foto-foto orang baca puisi, Mas Ruscitadewi juga menyebut-nyebut sejumlah nama yang cukup akrab di telinga penyair muda sekira tahun 19980-an dan 1990-an. Antara lain, ya, itu, Wayan Suartha dan Ida Bagus Parwita. Juga nama Ida Bagus Widiasa Keniten dan Ida Bagus Pawanasuta.

Rupanya, acara-acara baca puisi itu berkaitan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Komunitas Sastra Lentera atau biasa juga disebut Kosala. HUT itu dirayakan di aula SMAN 2 Semarapura, markas dari Kosala sendiri.

“Untuk HUT Kosala, ini sebetulnya tanggal 22 Maret 2023 yang ke -15. Tapi puncaknya kemarin Bli. Nah dalam rangkaian peringatannya, ada lomba internal antar anggota Kosala. Ada lomba mengaktingkan cerpen, lomba menulis cerita mini dan lomba cover lagu. Lombanya sudah dimulai sejak 22 Maret,” kata Ida Bagus Pawanasuta, bos Komala, melalui Whatshap.

Mas Ruscitadewi baca puisi | Foto: Sujaya

Ida Bagus Parwita baca puisi | Foto: Sujaya

Pawanasuta kemudian menuturkan, lomba yang digelar Kosala berlangsung meriah. Yang unik dari lomba ini adalah lintas divisi. Anggota Kosala divisi musikalisasi puisi tidak boleh ikut lomba cover lagu, yang anggota divisi menulis sastra tidak boleh ikut di lomba menulis cerita mini, dan anggota yang sudah sering ikut kegiatan pentas monolog/teater tidak boleh lomba mengaktingkan cerpen.

Dan pada puncak peringatannya, Rabu, 12 April 2023, datangkah sesepuh Mas Ruscitadewi dari Denpasar, Wayan Suartha, Ida bagus Parwita, Ida Bagus Kenien dan Made Sujaya. Acaranya menjadi makin ramai dan guyub. Para penyair itu saling berbalas baca puisi.

Dengan acara semacam itu, tentu saja semua penyair merasa gembira. Mereka seperti larut dalam nostalgia, dan seakan-akan hendak mengembalikan aura sastra pada hal-hal yang menyenangkan. Seperti kata Sujaya, “Bermain-mainlah dengan sungguh-sungguh”, karena sejatinya “sastra itu menyenangkan”, maka “berbahagialah dengan sastra”.

Ida Bagus Widasa Keniten baca puisi | Foto: Sujaya

Dengan peristiwa sastra yang seru semacam itu, Kosala bisa dianggap sebagai wadah yang bukan hanya diperuntukkan bagi anak-anak muda yang hendak belajar soal sastra dan hal-hal kreatif lain yang berhubungan dengan sastra. Kosala juga bisa menjadi wadah untuk mempertemukan kembali penyair yang hidup dalam lintas zaman, lintas generasi, dan lintas pergaulan.

Maka, bersatulah seniman-seniman Bumi Serombotan. Teruslah bermain-main dengan serius.

Ida Bagus Pawanasuta menerangkan Kosala sendiri berdiri 22 Maret 2008. Pada awalnya komunitas itu didirikan untuk mewadahi anak-anak yang suka bermain musik. Kemudian dari bermain musik, kegiatan bergeser menjadi memusikkan puisi.

“Dan perjalanannya pun  kembang kempis karena anggotanya anak sekolahan, datang dan pergi seiring ada yang tamat, ada anak baru lagi,” kata Pawanasuta.

Selama perjalanan bermusik puisi, Kosal sempat meraih sempat juara 3 dan juara harapan 1 lomba musikalisasi puisi di Balai Bahasa Provinsi Bali. Pernah juga meraih juara harapan 3 dalam lomba musikalisaai puisi Rumah Sakit Sanglah, serta juara 1 Lomba musikalisasi puisi SMA/SMK di Unud.

“Mulailah anak-anak lebih inten bermusik puisi. Semenjak 2018, saya juga perhatikan ada anggota yang memiliki bakat berakting, lalu saya juga kembangkan divisi teater,” kata Pawanasuta.

Ida Bagus Pawanasuta | Foto: Sujaya

Di bidang teater, Kosala sempat mendapat juara 1 lomba teater se-SMA/SMK di Kungkung tahun 2019. Lalu semakin bertambahlah anak-anak yang bergabung ke Kosala.

“Dan di masa pandemi 2020, saya buka divisi menulis sastra, lebih banyak menulis puisi dan cerpen. Langsung di akhir 2020 saya buat tantangan semua anggota menulis puisi. Setelah itu puisi dikurasi oleh IB Widiasa Keniten, dan saya terbitkanlah antologi puisi mereka berjudul ‘Menyemai Kata, Merayakan Makna’,” kata pawanasuta.

Semakin berkembang dan semakin ada yang mengenal Kosala sehingga banyak mendapatkan kesempatan untuk pentas. Akhirnya di beberapa kegiatan di Kungkung, seperti Festival Semarapura Kelod dan Festival Semarapura Tengah, Kosala diundang untuk bermain musikalisasi puisi dan mendramakan puisi.

Kosala terus berkembang sehingga iklim pergaulan sastra di Klungkung kembali terbentuk, meski secara perlahan. Buktinya, sastrawan-satrawan senior pun tergoda untuk turun gunung. Selamat Kosala. [T]

Para sastrawan Klungkung dan anak-anak Komunitas Sastra Lentera

Tags: Klungkungsastrasastrawan baliUmbu Landu Paranggi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tolak Israel, PDIP Uji Ganjar?

Next Post

Puisi-puisi Kadek Desi Nurani | Sujud-Sujud Pagi Ulian

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Kadek Desi Nurani | Sujud-Sujud Pagi Ulian

Puisi-puisi Kadek Desi Nurani | Sujud-Sujud Pagi Ulian

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co