1 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 10, 2023
in Esai
Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedang saat sama-sama di Jawa Timur

DUA MINGGU BELAKANGAN ini cukup banyak peristiwa politik yang terjadi. Baik yang dilakukan oleh istana, pimpinan-pimpinan partai politik, hingga relawan-relawan yang katanya “siap” memenangkan figur yang diusung.

Tapi ada satu peristiwa yang menurut saya menarik, peristiwa politik itu adalah saat Ganjar Pranowo (Bacapres yang diusung PDIP) dan Anies Baswedan (Bacapres yang diusung Koalisi Perubahan) berada dalam satu daerah, di waktu yang sama untuk melakukan safari politik.

Dalam kunjungannya, Anies Baswedan hadir dalam acara Haul Akbar Habib Sholeh Tanggul, sedangkan Ganjar Pranowo menghadiri konsolidasi pemenangan dirinya dengan ribuan kader PDIP di GOR PKPSO Kaliwates, Jember.

Keduanya berhasil menjadi pusat perhatian, dan masing-masing tampak berhasil menunjukkan bahwa dirinya telah memiliki pendukung setia di Jember. Lantas apakah suara masyarakat di Jember, atau lebih luas suara di Jawa Timur menjadi sangat penting dalam memenangkan Pilpres 2024 mendatang?

Jawa Timur Adalah Kunci

Apabila melihat data, Jember menjadi salah satu kabupaten dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki jumlah pemilih yang besar. Dalam unggahan akun Instagram @kpu_jatim pada 17 April lalu, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Jember sebesar 1.984.928 pemilih, atau jumlah pemilih terbesar ketiga setelah Surabaya dan Malang. Sedangkan secara akumulatif, DPS di Jawa Timur berjumlah 31.570.088 pemilih. Tentu itu adalah kantong suara yang sangat besar bagi peserta Pemilu mendatang.

Jember sendiri merupakan bagian dari wilayah Tapal Kuda (bagian timur dari Provinsi Jawa Timur) bersama Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, dan Probolinggo. Wilayah ini sangat lekat dengan kultur Nahdlatul Ulama (NU) juga begitu banyak pesantren yang berdiri di wilayah ini, sehingga sangat wajar apabila seorang Ganjar Pranowo memulai safari politiknya di Jember.

Hal itu juga diperkuat dari hasil survei yang dilakukan oleh Politika Research & Consulting (PRC) yang menyebutkan bahwa di wilayah Tapal Kuda, suara cenderung masuk ke Prabowo Subianto dan Anies Baswedan yang diidentikkan sebagai calon yang berasal dari kelompok agama.

Walaupun dalam survei yang dilakukan oleh Politika Research & Consulting pada 1-18 April 2023 perihal tingkat keterpilihan (elektabilitas) Calon Presiden di Jawa Timur menempatkan Ganjar Pranowo di posisi pertama dengan 37,8 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 34,3 persen, dan terakhir Anies Baswedan dengan 17,6 persen, ini bukanlah angka yang mutlak.

Segala kemungkinan masih cair dan bisa saja terjadi. Persentase yang diperoleh Ganjar Pranowo juga tidak bisa dilepaskan dari pencapaian PDIP di Jawa Timur pada Pemilu 2019 yang berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 4.319.666 suara.

Meski secara survei dan berangkat dari hasil Pemilu sebelumnya posisi Ganjar Pranowo dan partai yang mengusungnya berada di atas angin, bukan berarti posisi tersebut nyaman tanpa gangguan. Jika melihat situasi politik hari ini, pihak yang dapat memberikan ancaman bagi Ganjar Pranowo dan PDIP di Jawa Timur adalah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKB, plus Golkar yang kini sedang mesra-mesranya dengan PKB.

Pada Pemilu sebelumnya PKB memperoleh 4.198.551 suara, disusul oleh Gerindra dengan raihan 2.408.607 suara, dan Golkar di posisi keempat dengan perolehan 2.256.056 suara.

Berangkat dari hasil survei PRC yang menempatkan Prabowo Subianto di posisi kedua dengan 34,3 persen dan ditambah dengan sokongan tiga partai politik peraih suara terbesar di Jawa Timur setelah PDIP. Bisa jadi Prabowo Subianto akan melenggang menjadi peraih suara terbanyak di Jawa Timur pada Pilpres 2024 mendatang. Lantas, bagaimana dengan Nasib Anies Baswedan?

Anies dan Koalisi Perubahan Harus Kerja Ekstra

Berbeda dengan dua “kawan demokrasi”nya, Anies Baswedan tampaknya tidak diuntungkan dalam kontestasi di Jawa Timur. Berangkat dari hasil survei PRC, Anies Baswedan tertinggal jauh dari dua pesaingnya yang meraih persentase di atas 30 persen. Sedangkan Anies sendiri tidak menembus angka 20 persen. Hal ini erat kaitannya dengan suara Anies yang memiliki kecenderungan ceruk yang sama dengan Prabowo Subianto. Irisan yang sama kemudian mendatangkan kerugian di pihak Anies Baswedan.

Menurut survei dari PRC, Anies hanya mampu meraih suara di sebagian wilayah Tapal Kuda dan Pulau Madura yang memiliki kultur Islam yang cukup kuat.

Jika melihat hasil yang diperoleh partai pengusungnya, Partai Nasdem memperoleh 2.190.169 suara, PKS meraih 862.840 suara, dan Demokrat meraih 1.841.145 suara. Jika dibandingkan dengan dua pesaingnya, tentu Anies Baswedan bersama Koalisi Perubahan yang mengusungnya harus memiliki strategi jitu, setidaknya untuk tetap bisa kompetitif dengan dua pesaingnya.

Namun pada akhirnya, hasil survei akan terus berubah. Tidak hanya faktor figur Capres, partai pengusung, hingga isu yang akan dibawa, tetapi penentuan Cawapres juga menjadi faktor yang signifikan untuk menentukan kemenangan dalam Pilpres 2024 mendatang.

Apalagi dua diantara tiga nama yang disinggung tadi cukup ngotot untuk menggaet Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi Cawapres—tentu untuk menarik suara di wilayah yang kini sedang dipimpinnya. Apakah Jawa Timur jadi satu-satunya medan tempur yang menentukan kemenangan, atau justru ada medan tempur lain? Silakan berpendapat. [T]

Koster, Besakih, dan Manuver Dua Jari
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat
Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?
Tags: Anies BaswedanGanjar PranowoJawa TimurPemilu 2024PilpresPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang

Next Post

Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

by Arief Rahzen
May 1, 2026
0
Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

Read moreDetails

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
0
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

Read moreDetails

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

by Sugi Lanus
April 30, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

Read moreDetails

Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

by T.H. Hari Sucahyo
April 29, 2026
0
Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

DI tengah dunia yang begitu bising oleh standar dan penilaian, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik ditentukan oleh...

Read moreDetails

Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

by Agung Sudarsa
April 28, 2026
0
Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

Dari Dapur Menuju Kesadaran Ungkapan Annam Brahman dari Taittiriya Upanishad sering terdengar sederhana, bahkan terasa “terlalu duniawi” untuk ukuran nilai-nilai...

Read moreDetails

Buku Terbit, Lalu Terlalu Banyak Selebrasi

by Angga Wijaya
April 28, 2026
0
Buku Terbit, Lalu Terlalu Banyak Selebrasi

BUKU terus lahir, hampir setiap waktu. Dari penulis lama, penulis baru; dari yang sudah punya nama, sampai yang masih mencari...

Read moreDetails

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

by Asep Kurnia
April 27, 2026
0
Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

TAK dapat dipungkiri lagi bahwa Seba Baduy bukan lagi dimaknai hanya sebagai acara ritual sakral semata, tapi sudah melebihi dari...

Read moreDetails

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

by I Nyoman Tingkat
April 27, 2026
0
Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

DUNIA mengakui1 April adalah tanggal olok-olok. Orang boleh berbohong pada 1 April yang disebut dengan April Mop. Tidak demikian dengan...

Read moreDetails

Masalahnya Bukan Hanya Anggaran

by Isran Kamal
April 27, 2026
0
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

SETIAP kali angka besar muncul di ruang publik, reaksi yang mengikuti hampir selalu serupa, yakni cepat, emosional, dan penuh kecurigaan....

Read moreDetails

Ketika Orang Bali Terpapar Jadi Pasukan Payuk Jakan & Cicing Borosan

by Sugi Lanus
April 27, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 27 April 2027 Lihatlah berbagai kejadian orang Bali cekcok, adu mulut terbuka, saling berhadapan-hadapan, berkelahi...

Read moreDetails
Next Post
Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya
Esai

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

by Arief Rahzen
May 1, 2026
’Siti Mawarni Ya Incek’: Amarah dalam Nama Tuhan
Ulas Musik

’Siti Mawarni Ya Incek’: Amarah dalam Nama Tuhan

FENOMENA viralnya lagu “Siti Mawarni Ya Incek” tidak bisa dibaca sekadar lagu hiburan digital yang lewat begitu saja. Ia adalah...

by Ahmad Sihabudin
May 1, 2026
SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru
Pop

SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

SETELAH hampir satu dekade tenggelam dalam kesibukan masing-masing, SWR Bali akhirnya kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk “Palas”. Band...

by Dede Putra Wiguna
May 1, 2026
‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran
Kesehatan

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

SUASANA pagi pada Kamis, 30 April 2026, di Wantilan Kuari, Jimbaran, terasa berbeda. Bukan sekadar hiruk-pikuk aktivitas yang terdengar sejak...

by Nyoman Budarsana
April 30, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat
Esai

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  
Panggung

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

by Sugi Lanus
April 30, 2026
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik
Tualang

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

by Chusmeru
April 30, 2026
Resistensi Penutur: antara “Mempunyai” dan “Memunyai” dalam Bahasa Indonesia
Bahasa

Resistensi Penutur: antara “Mempunyai” dan “Memunyai” dalam Bahasa Indonesia

BARU-BARU ini, dalam perhelatan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Sandibasa) IV, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, saya mempresentasikan sebuah makalah...

by I Made Sudiana
April 29, 2026
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025
Budaya

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles
Esai

Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

DI tengah dunia yang begitu bising oleh standar dan penilaian, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik ditentukan oleh...

by T.H. Hari Sucahyo
April 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co