22 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 10, 2023
in Esai
Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedang saat sama-sama di Jawa Timur

DUA MINGGU BELAKANGAN ini cukup banyak peristiwa politik yang terjadi. Baik yang dilakukan oleh istana, pimpinan-pimpinan partai politik, hingga relawan-relawan yang katanya “siap” memenangkan figur yang diusung.

Tapi ada satu peristiwa yang menurut saya menarik, peristiwa politik itu adalah saat Ganjar Pranowo (Bacapres yang diusung PDIP) dan Anies Baswedan (Bacapres yang diusung Koalisi Perubahan) berada dalam satu daerah, di waktu yang sama untuk melakukan safari politik.

Dalam kunjungannya, Anies Baswedan hadir dalam acara Haul Akbar Habib Sholeh Tanggul, sedangkan Ganjar Pranowo menghadiri konsolidasi pemenangan dirinya dengan ribuan kader PDIP di GOR PKPSO Kaliwates, Jember.

Keduanya berhasil menjadi pusat perhatian, dan masing-masing tampak berhasil menunjukkan bahwa dirinya telah memiliki pendukung setia di Jember. Lantas apakah suara masyarakat di Jember, atau lebih luas suara di Jawa Timur menjadi sangat penting dalam memenangkan Pilpres 2024 mendatang?

Jawa Timur Adalah Kunci

Apabila melihat data, Jember menjadi salah satu kabupaten dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki jumlah pemilih yang besar. Dalam unggahan akun Instagram @kpu_jatim pada 17 April lalu, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Jember sebesar 1.984.928 pemilih, atau jumlah pemilih terbesar ketiga setelah Surabaya dan Malang. Sedangkan secara akumulatif, DPS di Jawa Timur berjumlah 31.570.088 pemilih. Tentu itu adalah kantong suara yang sangat besar bagi peserta Pemilu mendatang.

Jember sendiri merupakan bagian dari wilayah Tapal Kuda (bagian timur dari Provinsi Jawa Timur) bersama Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, dan Probolinggo. Wilayah ini sangat lekat dengan kultur Nahdlatul Ulama (NU) juga begitu banyak pesantren yang berdiri di wilayah ini, sehingga sangat wajar apabila seorang Ganjar Pranowo memulai safari politiknya di Jember.

Hal itu juga diperkuat dari hasil survei yang dilakukan oleh Politika Research & Consulting (PRC) yang menyebutkan bahwa di wilayah Tapal Kuda, suara cenderung masuk ke Prabowo Subianto dan Anies Baswedan yang diidentikkan sebagai calon yang berasal dari kelompok agama.

Walaupun dalam survei yang dilakukan oleh Politika Research & Consulting pada 1-18 April 2023 perihal tingkat keterpilihan (elektabilitas) Calon Presiden di Jawa Timur menempatkan Ganjar Pranowo di posisi pertama dengan 37,8 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 34,3 persen, dan terakhir Anies Baswedan dengan 17,6 persen, ini bukanlah angka yang mutlak.

Segala kemungkinan masih cair dan bisa saja terjadi. Persentase yang diperoleh Ganjar Pranowo juga tidak bisa dilepaskan dari pencapaian PDIP di Jawa Timur pada Pemilu 2019 yang berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 4.319.666 suara.

Meski secara survei dan berangkat dari hasil Pemilu sebelumnya posisi Ganjar Pranowo dan partai yang mengusungnya berada di atas angin, bukan berarti posisi tersebut nyaman tanpa gangguan. Jika melihat situasi politik hari ini, pihak yang dapat memberikan ancaman bagi Ganjar Pranowo dan PDIP di Jawa Timur adalah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKB, plus Golkar yang kini sedang mesra-mesranya dengan PKB.

Pada Pemilu sebelumnya PKB memperoleh 4.198.551 suara, disusul oleh Gerindra dengan raihan 2.408.607 suara, dan Golkar di posisi keempat dengan perolehan 2.256.056 suara.

Berangkat dari hasil survei PRC yang menempatkan Prabowo Subianto di posisi kedua dengan 34,3 persen dan ditambah dengan sokongan tiga partai politik peraih suara terbesar di Jawa Timur setelah PDIP. Bisa jadi Prabowo Subianto akan melenggang menjadi peraih suara terbanyak di Jawa Timur pada Pilpres 2024 mendatang. Lantas, bagaimana dengan Nasib Anies Baswedan?

Anies dan Koalisi Perubahan Harus Kerja Ekstra

Berbeda dengan dua “kawan demokrasi”nya, Anies Baswedan tampaknya tidak diuntungkan dalam kontestasi di Jawa Timur. Berangkat dari hasil survei PRC, Anies Baswedan tertinggal jauh dari dua pesaingnya yang meraih persentase di atas 30 persen. Sedangkan Anies sendiri tidak menembus angka 20 persen. Hal ini erat kaitannya dengan suara Anies yang memiliki kecenderungan ceruk yang sama dengan Prabowo Subianto. Irisan yang sama kemudian mendatangkan kerugian di pihak Anies Baswedan.

Menurut survei dari PRC, Anies hanya mampu meraih suara di sebagian wilayah Tapal Kuda dan Pulau Madura yang memiliki kultur Islam yang cukup kuat.

Jika melihat hasil yang diperoleh partai pengusungnya, Partai Nasdem memperoleh 2.190.169 suara, PKS meraih 862.840 suara, dan Demokrat meraih 1.841.145 suara. Jika dibandingkan dengan dua pesaingnya, tentu Anies Baswedan bersama Koalisi Perubahan yang mengusungnya harus memiliki strategi jitu, setidaknya untuk tetap bisa kompetitif dengan dua pesaingnya.

Namun pada akhirnya, hasil survei akan terus berubah. Tidak hanya faktor figur Capres, partai pengusung, hingga isu yang akan dibawa, tetapi penentuan Cawapres juga menjadi faktor yang signifikan untuk menentukan kemenangan dalam Pilpres 2024 mendatang.

Apalagi dua diantara tiga nama yang disinggung tadi cukup ngotot untuk menggaet Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi Cawapres—tentu untuk menarik suara di wilayah yang kini sedang dipimpinnya. Apakah Jawa Timur jadi satu-satunya medan tempur yang menentukan kemenangan, atau justru ada medan tempur lain? Silakan berpendapat. [T]

Koster, Besakih, dan Manuver Dua Jari
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat
Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?
Tags: Anies BaswedanGanjar PranowoJawa TimurPemilu 2024PilpresPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang

Next Post

Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails

Indonesia yang Muncul di Beranda

by Angga Wijaya
August 18, 2026
0
Indonesia yang Muncul di Beranda

PADA 17 Agustus, saya merasa Indonesia tiba-tiba muncul di beranda media sosial.  Bukan Indonesia dalam bentuk peta yang biasa kita...

Read moreDetails

Tupai Makan Durian? ——Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

by I Ketut Suar Adnyana
August 17, 2026
0
Tupai Makan Durian? ——Catatan Kecil Keresahan Petani Durian di Desa Pucaksari, Busungbiu Buleleng

BAGI petani durian di Desa Pucaksari, masa panen seharusnya menjadi waktu yang paling dinanti. Setelah berbulan-bulan merawat pohon, menjaga kesuburan...

Read moreDetails
Next Post
Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 21, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
Lampu Merah dan Mental Menerabas
Esai

Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

by Angga Wijaya
August 20, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Ajian Jaran Goyang

MENJADI lelaki jomblo di usia yang tidak lagi muda membuat Teguh Priyono selalu menjadi perbincangan tetangga. Wajahnya tidak terlalu jelek....

by Chusmeru
August 20, 2026
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia
Budaya

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

by tatkala
August 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co