2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 10, 2023
in Esai
Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedang saat sama-sama di Jawa Timur

DUA MINGGU BELAKANGAN ini cukup banyak peristiwa politik yang terjadi. Baik yang dilakukan oleh istana, pimpinan-pimpinan partai politik, hingga relawan-relawan yang katanya “siap” memenangkan figur yang diusung.

Tapi ada satu peristiwa yang menurut saya menarik, peristiwa politik itu adalah saat Ganjar Pranowo (Bacapres yang diusung PDIP) dan Anies Baswedan (Bacapres yang diusung Koalisi Perubahan) berada dalam satu daerah, di waktu yang sama untuk melakukan safari politik.

Dalam kunjungannya, Anies Baswedan hadir dalam acara Haul Akbar Habib Sholeh Tanggul, sedangkan Ganjar Pranowo menghadiri konsolidasi pemenangan dirinya dengan ribuan kader PDIP di GOR PKPSO Kaliwates, Jember.

Keduanya berhasil menjadi pusat perhatian, dan masing-masing tampak berhasil menunjukkan bahwa dirinya telah memiliki pendukung setia di Jember. Lantas apakah suara masyarakat di Jember, atau lebih luas suara di Jawa Timur menjadi sangat penting dalam memenangkan Pilpres 2024 mendatang?

Jawa Timur Adalah Kunci

Apabila melihat data, Jember menjadi salah satu kabupaten dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki jumlah pemilih yang besar. Dalam unggahan akun Instagram @kpu_jatim pada 17 April lalu, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Jember sebesar 1.984.928 pemilih, atau jumlah pemilih terbesar ketiga setelah Surabaya dan Malang. Sedangkan secara akumulatif, DPS di Jawa Timur berjumlah 31.570.088 pemilih. Tentu itu adalah kantong suara yang sangat besar bagi peserta Pemilu mendatang.

Jember sendiri merupakan bagian dari wilayah Tapal Kuda (bagian timur dari Provinsi Jawa Timur) bersama Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, dan Probolinggo. Wilayah ini sangat lekat dengan kultur Nahdlatul Ulama (NU) juga begitu banyak pesantren yang berdiri di wilayah ini, sehingga sangat wajar apabila seorang Ganjar Pranowo memulai safari politiknya di Jember.

Hal itu juga diperkuat dari hasil survei yang dilakukan oleh Politika Research & Consulting (PRC) yang menyebutkan bahwa di wilayah Tapal Kuda, suara cenderung masuk ke Prabowo Subianto dan Anies Baswedan yang diidentikkan sebagai calon yang berasal dari kelompok agama.

Walaupun dalam survei yang dilakukan oleh Politika Research & Consulting pada 1-18 April 2023 perihal tingkat keterpilihan (elektabilitas) Calon Presiden di Jawa Timur menempatkan Ganjar Pranowo di posisi pertama dengan 37,8 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 34,3 persen, dan terakhir Anies Baswedan dengan 17,6 persen, ini bukanlah angka yang mutlak.

Segala kemungkinan masih cair dan bisa saja terjadi. Persentase yang diperoleh Ganjar Pranowo juga tidak bisa dilepaskan dari pencapaian PDIP di Jawa Timur pada Pemilu 2019 yang berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 4.319.666 suara.

Meski secara survei dan berangkat dari hasil Pemilu sebelumnya posisi Ganjar Pranowo dan partai yang mengusungnya berada di atas angin, bukan berarti posisi tersebut nyaman tanpa gangguan. Jika melihat situasi politik hari ini, pihak yang dapat memberikan ancaman bagi Ganjar Pranowo dan PDIP di Jawa Timur adalah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKB, plus Golkar yang kini sedang mesra-mesranya dengan PKB.

Pada Pemilu sebelumnya PKB memperoleh 4.198.551 suara, disusul oleh Gerindra dengan raihan 2.408.607 suara, dan Golkar di posisi keempat dengan perolehan 2.256.056 suara.

Berangkat dari hasil survei PRC yang menempatkan Prabowo Subianto di posisi kedua dengan 34,3 persen dan ditambah dengan sokongan tiga partai politik peraih suara terbesar di Jawa Timur setelah PDIP. Bisa jadi Prabowo Subianto akan melenggang menjadi peraih suara terbanyak di Jawa Timur pada Pilpres 2024 mendatang. Lantas, bagaimana dengan Nasib Anies Baswedan?

Anies dan Koalisi Perubahan Harus Kerja Ekstra

Berbeda dengan dua “kawan demokrasi”nya, Anies Baswedan tampaknya tidak diuntungkan dalam kontestasi di Jawa Timur. Berangkat dari hasil survei PRC, Anies Baswedan tertinggal jauh dari dua pesaingnya yang meraih persentase di atas 30 persen. Sedangkan Anies sendiri tidak menembus angka 20 persen. Hal ini erat kaitannya dengan suara Anies yang memiliki kecenderungan ceruk yang sama dengan Prabowo Subianto. Irisan yang sama kemudian mendatangkan kerugian di pihak Anies Baswedan.

Menurut survei dari PRC, Anies hanya mampu meraih suara di sebagian wilayah Tapal Kuda dan Pulau Madura yang memiliki kultur Islam yang cukup kuat.

Jika melihat hasil yang diperoleh partai pengusungnya, Partai Nasdem memperoleh 2.190.169 suara, PKS meraih 862.840 suara, dan Demokrat meraih 1.841.145 suara. Jika dibandingkan dengan dua pesaingnya, tentu Anies Baswedan bersama Koalisi Perubahan yang mengusungnya harus memiliki strategi jitu, setidaknya untuk tetap bisa kompetitif dengan dua pesaingnya.

Namun pada akhirnya, hasil survei akan terus berubah. Tidak hanya faktor figur Capres, partai pengusung, hingga isu yang akan dibawa, tetapi penentuan Cawapres juga menjadi faktor yang signifikan untuk menentukan kemenangan dalam Pilpres 2024 mendatang.

Apalagi dua diantara tiga nama yang disinggung tadi cukup ngotot untuk menggaet Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi Cawapres—tentu untuk menarik suara di wilayah yang kini sedang dipimpinnya. Apakah Jawa Timur jadi satu-satunya medan tempur yang menentukan kemenangan, atau justru ada medan tempur lain? Silakan berpendapat. [T]

Koster, Besakih, dan Manuver Dua Jari
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat
Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?
Tags: Anies BaswedanGanjar PranowoJawa TimurPemilu 2024PilpresPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang

Next Post

Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Positif-Negatif Media Sosial, Komunitas Blessed Lakukan Edukasi di SMPN 3 Sukasada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co