24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang

Kadek Risma Widiantari by Kadek Risma Widiantari
May 10, 2023
in Esai
Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang

Risma saat menjadi MC Pembukaan Tatkala May May May 2023 | Dok, Tatkala.co

TAK PERNAH terbayangkan sebelumnya, bahwa di Singaraja ada tempat seperti Rumah Belajar Komunitas Mahima atau media semacam Tatkala.co, yang tak lelah, tak henti-hentinya menyelenggarakan acara-acara yang bermanfaat.

Sebagai anak magang (sudah hampir dua bulan aku magang di Tatkala.co), dan sebagai mahasiswa yang baru yang sebelumnya tak pernah berinteraksi secara langsung dengan Mahima atau Tatkala, tentu merasa heran. “Kok ada saja yang mereka bicarakan, ya?” Pikirku, yang hanya ada dalam tempurung kepalaku.

Ya, seperti bulan Mei ini, misalnya. Bulan perayaan hari ulang tahun Tatkala.co ini benar-benar banyak acara yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Benar, selama ini aku memang tak pernah membayangkan forum diskusi, pameran lukisan, sampai ngobrol soal-soal yang berat macam filsafat, seni, politik, buku, sastra, bahkan dunia jurnalistik itu sendiri—aku mahasiswa ilmu komunikasi, tapi jarang membicarakan soal jurnalistik.

Perayaan hari jadi Tatkala.co memang membuatku kagum. Perayaan itu diberi nama Tatkala May May May 2023. Sebuah perayaan yang dikemas dengan warna-warni kegiatan pelatihan menulis, bincang buku, pemutaran film, pementasan, dan pameran seni rupa.

Dan malam itu (malam yang tak akan pernah aku lupakan), Sabtu 6 Mei 2023, saat pembukaan Tatkala May May May 2023, dengan menggunakan kaos hitam bertuliskan “Tatkala”, aku gemetar memegang microphone.

***

Sambil cemas kuamati betapa cekatan kaki mereka melangkah. Ada yang bergulat dengan peralatan sound system, beberapa sibuk menyapa orang, dan sebagian lagi sibuk berkutat dengan panci-panci di Mini Bar Tatkala.

Apakah aku hanya diam dan hanya memandangi mereka bekerja? Tidak. Bukan aku tidak mau membantu mereka mempersiapkan segala sesuatunya. Hanya saja, aku sempat melamun. Bagaimana tidak, secara tiba-tiba, aku ditunjuk menjadi MC, pembaca acara Pembukaan Tatkala May May May 2023. “MC magang,” kata seorang teman.

Rasanya… arrgh.. nervous parah. Oke, jangan bayangkan bagaimana ketika aku menjadi seorang MC gadungan.

Tapi tak mengapa, selain merasa gugup, sebenarnya aku juga sangat excited. Beruntung rasanya kami—aku dan ketiga temanku—mendapat kesempatan magang di Tatkala.co, dan kebetulan dapat merasakan euphoria bulan Mei ini.

Ini merupakan pengalaman pertama dapat terlibat, merasakan, dan menyaksikan secara langsung kegiatan di Tatkala, yang sebelumnya kami hanya pernah mendengar sekilas mengenai kegiatan-kegiatannya.

Ah, acara hendak dimulai, dadaku berdebar semakin kencang. Aku maju ke muka dengan kaki yang terasa berat.

“Selamat malam… namaku Risma…” Ya Tuhan, kenapa nada bicaraku jadi aneh begini? Mati aku.

***

Aku kasih tahu, waktu itu, hari pertama Tatkala May May May 2023, dimeriahkan dengan penampilan tari dan puisi oleh teman-teman Komunitas Mahima dan temanku sendiri, si Dyah.

Dengan agak gemetar dan tidak percaya diri aku mempersilakan mereka untuk segera pentas. Bukan karena alasan waktu atau penasaran bagaimana penampilan mereka, tapi supaya aku secepatnya dapat mundur ke belakang untuk menenangkan diri.

Suasana menjadi hening, saat Putik Padi mulai membacakan puisi Jika Terbawa Puting Beliung karya Avianti Armand dengan lantang. Diikuti dengan gerak tubuh Dyah—dia ditunjuk sebagai penari malam itu—yang merepresentasikan bagaimana seorang perempuan tetap semangat memperjuangkan emansipasi wanita dan kesetaraan gender.

Pertunjukkan itu terasa cepat sekali. Rasanya belum sempat aku menenangkan diri, tiba-tiba tepuk tangan penonton sudah ramai. Deg! Aku harus maju ke muka lagi. Duh.

“Oke… Kini tiba saatnya kita mendengar masa lalu dari piringan hitam…” kataku mempersilakan.

Hmm…. Di luar dugaan, pemutaran harus diundur sejenak, karena Komunitas Irama Utara masih dalam perjalanan menuju TKP (tempat kejadian perkara) hahaha… Tuhan, baru kali ini aku pengen sakit.

Tetapi acara harus tetap jalan, tak boleh kosong. Maka, sembari menunggu kakak-kakak itu sampai, daripada kita semua mengantuk, akhirnya terjadilah adegan saling tunjuk menunjuk satu sama lain.

Ya, mereka saling tunjuk untuk membaca puisi—adegan yang tak pernah aku temukan dalam acara apapun.

Seru sekali melihat mereka saling mengorbankan temannya sendiri untuk tampil membawakan secarik puisi tanpa memikirkan “apakah temanku sudah memiliki puisi untuk bisa disyairkan atau belum?” Intinya, mereka senang sekali melihat raut wajah panik dari teman-teman yang ditunjuk. Walaupun begitu, tetap saja satu persatu dari mereka menyairkan puisi di depan sana.

Akhirnya Komunitas Irama Utara tiba. Dan tak lama, kami diajak bernostalgia, mendengarkan dan merasakan masa lalu melalui piringan hitam bersama kakak-kakak rupawan itu. Lagu demi lagu diputarkan, mulai dari lagu Vina Panduwinata, Iwan Fals, hingga Roma Irama.

Lihatlah, betapa sumringahnya mereka para generasi 80-an, saat lagu dengan judul Cinta itu diputar memenuhi setiap sudut ruangan. Mereka seolah sibuk dengan pikiran masing-masing, mungkin mengenang masa muda mereka sambil berdendang ringan. Mungkin itu mengingatkan suatu kebahagiaan bagi mereka.

Tak tinggal diam, kami, mahasiswa magang dan bersama generasi Z lainnya yang hadir, juga ikut bernyanyi saat lagu Iwan Fals  diputar. Lega rasanya, karena terdapat satu-dua lagu yang familiar di telinga kami.

“Pernah kumencoba tuk sembunyi, namun senyummu tetap mengikuti….” kami bernyanyi dari Mini Bar Tatkala. Hmm… sepertinya sepenggal lirik ini merupakan ungkapan dari palung hati terdalam…. Hehe.

Aduh, tugasku menjadi MC belum selesai.

***

Pemutaran piringan hitam di akhiri dengan diskusi ringan, antara audiens dengan salah satu anggota Komunitas Irama Utara yang bernama Yoga.

Ia, ditemani Pak Made Adnyana Ole, Pimred Tatkala.co, dan Pak Yahya Umar, wartawan senior, berbagi ilmu mengenai bagaimana cara memutar piringan hitam, di mana mereka mendapatkan benda masa lalu itu, dan tak lupa bagaimana mereka menyematkan nama Irama Utara pada komunitas mereka.

Semua orang terbawa suasana. Rumah Belajar Mahima kala itu penuh dengan riuh kegembiraan—kecuali aku, yang masih saja merasa tegang.

Oh iya, malam itu juga menjadi surga bagi para kutu buku. Jelas saja, karena di sini terdapat bazar buku. Ya, kita bisa mendapatkan sebuah buku, tentunya dengan harga yang lebih murah daripada skincare. Bazar buku dibuka sampai akhir bulan, tepatnya tanggal 28 Mei.

Tu kan, saking tegangnya aku sampai nglantur bahas bazar buku.

Hah, aku benar-benar merasa lega setelah acara pembukaan selesai. Aku tidak tahu, apakah pembawaanku malam itu mengecewakan atau tidak, yang jelas, Pak Ole tak memarahiku. Itu artinya semua baik-baik saja. Ya, Pak Ole tak mungkin memarahiku. Aku yakin itu.

Oh, bagi teman-teman magangku yang belum mendapat giliran menjadi MC dadakan, silakan rasakan nanti. Dan aku tunggu kalian menuliskannya nanti.[T]

*Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Malam Pembukaan Tatkala May May May 2023: Ada Puisi, Tarian, dan Piringan Hitam
Tatkala May May May 2023: Mendengar Cerita, Menikmati Rupa
Yoga Pratama: Mencoba Mendengar Masa Lalu dari Piringan Hitam
Tags: esaiKomunitas Mahimamahasiswatatkalamuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yoga Pratama: Mencoba Mendengar Masa Lalu dari Piringan Hitam

Next Post

Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Kadek Risma Widiantari

Kadek Risma Widiantari

Lahir di Singaraja, tahun 2002. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi di STAH N mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Jawa Timur Adalah Kunci Kemenangan Pilpres

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co