14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 22, 2023
in Esai
Ganjar Sah Bakal Calon Presiden : Siapa King Maker-nya? Megawati atau Jokowi?

Ganjar Pranowo dan Jokowi dalam mobil | Foto: Instagram ganjar_pranowo

“Maka pada jam 13.45, dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai, untuk ditingkatkan penugasannya sebagai Calon Presiden RI dari PDI-Perjuangan.” –Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDI-Perjuangan)

SAYA HARUS MENGAKUI bahwa figur Megawati Soekarnoputri adalah politisi matang dan satu-satunya politisi perempuan dengan kekuatan sangat besar di Indonesia, mungkin juga di dunia. Saat berita politik sedang sunyi, seluruh warga sedang menikmati kumpul dengan keluarga, di saat ini pula sang Ketua Umum membuat publik heboh dengan rencananya.

Tepat sehari sebelum umat muslim Indonesia merayakan hari kemenangan, Megawati Soekarnoputri justru memutuskan untuk mengumumkan Bakal Calon Presiden (bacapres) dari PDI-Perjuangan.

Tepat di hari Kartini, sang Ketua Umum seolah memberi pesan bahwa ia adalah sosok perempuan yang layak diperhitungkan dalam percaturan politik nasional. Ia menegaskan bahwa dirinya masih bertuah sebagai “King Maker” dalam konteks Pilpres 2024 mendatang.

Dalam Rapat DPP PDI-Perjuangan tersebut, Megawati mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bacapres yang akan diusung oleh partai dengan lambang banteng moncong putih ini. Tak hanya mengumumkan bacapres. Megawati juga menugaskan Puan Maharani sebagai Ketua Tim Pemenangan dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Pengumuman dari PDI-Perjuangan ini sekaligus menjawab dugaan saya sebelumnya bahwa pada saat ribut-ribut Piala Dunia U-20, PDI-Perjuangan sedang menguji loyalitas seorang Ganjar Pranowo adalah benar adanya.

Meski berdampak pada merosotnya elektabilitas, Ganjar tetap bergeming dan tetap menyatakan kesetiaannya kepada partai yang telah membesarkannya sampai hari ini. Hm.., mungkin Bu Mega kagum dengan loyalitas yang ditunjukkan Ganjar kepada partai. Hehe.

Siapa “King Maker” Sesungguhnya?

Jika melihat secara kasat mata, maka jawaban dari pertanyaan di atas sangatlah sederhana. Jawabannya adalah sang Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. Tapi benarkah sesederhana itu? Tentu saja tidak. Saya menduga ini adalah keberhasilan Joko Widodo meyakinkan Megawati untuk menugaskan Ganjar sebagai bacapres dalam Pemilu 2024.

Jauh sebelum diumumkannya Ganjar sebagai bacapres dari PDI-Perjuangan, Megawati terlihat cenderung mendorong Puan Maharani sebagai bacapres. Pada akhir tahun 2022, Puan Maharani mendapatkan penugasan untuk melakukan penjajakan koalisi dengan partai-partai lainnya, serta melakukan kunjungan ke daerah-daerah. Lalu di saat yang sama, Ganjar mendapatkan peringatan agar mengurangi lawatannya ke luar daerah dan fokus membangun Jawa Tengah.

Meski demikian, nyatanya elektabilitas Puan Maharani tak juga menanjak. Sedangkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah justru semakin menjulang meninggalkan dua pesaing terdekatnya, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Peluang Ganjar semakin menguat tatkala Ganjar terlihat amat dekat dengan Presiden RI Joko Widodo dan juga Menhan RI Prabowo Subianto pada saat panen raya di Kebumen di bulan Maret lalu.

Terpilihnya Ganjar Pranowo sebagai bacapres dari PDI-Perjuangan tidak serta merta adalah keputusan tunggal dari Megawati, tetapi hal ini juga tidak bisa dilepaskan dari peran Joko Widodo yang saat ini masih menjadi Presiden RI.

Sebagai orang nomor satu di Indonesia, restu dari Joko Widodo menjadi sangat penting bagi kelancaran calon pemimpin selanjutnya. Dan kehadiran Joko Widodo di Istana Batu Tulis, secara tidak langsung menunjukkan bahwa restu sang Presiden sudah ditujukan kepada Ganjar Pranowo.

Bagaimana Nasib Koalisi Besar?

Hadirnya Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo di Istana Batu Tulis mematahkan segala asumsi publik yang menyatakan bahwa pilihan dua tokoh tersebut terkait Presiden RI selanjutnya berbeda. Bahkan pesan ini diperkuat dengan hadirnya Puan Maharani dalam forum yang sama.

Artinya PDI-Perjuangan ke depan solid bergerak untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI masa jabatan 2024-2029. Jika Koalisi Perubahan sudah jelas bergerak dengan Anies Baswedan, dan disusul PDI-Perjuangan dengan Ganjar Pranowo, lalu bagaimana dengan Koalisi Besar?

Setelah Megawati memberi pengumuman bacapres yang diusung PDI-Perjuangan, sesungguhnya sangatlah menarik menanti manuver dari dua koalisi lainnya, yakni KIB yang diisi oleh Golkar, PAN, dan PPP, serta KKIR yang diisi oleh Gerindra dan PKB.

Meski sudah berkumpul dalam buka bersama yang juga dihadiri oleh Presiden RI, tetapi kelima partai politik ini belum juga memastikan apakah koalisi besar ini dapat terbentuk, atau justru mengambil jalannya masing-masing.

Sampai saat ini saya masih membaca bahwa Golkar dan Gerindra masih ngotot untuk mengusung Ketua Umumnya untuk menjadi bacapres. Golkar masih komitmen mengusung Airlangga sebagai calon presidennya karena ini adalah hasil Munas partai, sedangkan

Gerindra juga masih pada komitmen mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden berangkat dari keputusan Rapimnas. Namun berbeda dengan PAN, partai ini bahkan saat pelaksanaan Rapimnas di Semarang beberapa waktu lalu sudah secara terang-terangan memasang-masangkan Ganjar-Erick sebagai capres dan cawapres yang akan diusungnya.

Meski demikian, saya pikir kelima partai ini akan tetap menunggu arahan dari Joko Widodo selaku Presiden RI, sekaligus pemimpin Kabinet Indonesia Maju yang notabene kelima partai yang tergabung dalam KIB dan KKIR menjadi bagian dari kabinet Joko Widodo.

Jadi nggak salah dong kalau saya menyebut bahwa Joko Widodo adalah “King Maker” dalam Pemilu 2024 mendatang? [T]

Koster, Besakih, dan Manuver Dua Jari
Anas Urbaningrum dan Kemungkinan Serangan Balik untuk Demokrat
Tolak Israel, PDIP Uji Ganjar?
Tags: Calon PresidenGanjar PranowoJokowiMegawati Soekarno PutriPDIPPemilu 2024Pilpres
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Self Harm:  Sebuah Pencarian Identitas Diri

Next Post

Libur Idulfitri, Belajar dari Denpasar yang Sepi

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Libur Idulfitri, Belajar dari Denpasar yang Sepi

Libur Idulfitri, Belajar dari Denpasar yang Sepi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co