14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Good Looking!

Dewa Ayu Yuliarini by Dewa Ayu Yuliarini
April 12, 2023
in Esai
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Good Looking!

Ilustrasi tatkala.co

JAM OVERTHINKING. Begitulah kaum remaja menyebut, ketika malam sudah melewati pukul sebelas. Benar, jam segitu saya memang sedang memikirkan banyak hal. Dan malam itu, akhirnya saya putuskan untuk mengirimkan pesan singkat kepada teman yang sudah lama tidak berkabar.

Saya bercerita tentang kisah-kisah yang saya alami beberapa hari ini. Dan memutuskan untuk membahas satu topik yang belakangan sering saya temui. Topik tentang pendapat netizen terkait “keadilan sosial bagi seluruh rakyat good looking atau beauty privilage itu nyata”.

Kata good looking, tentunya sudah tidak asing lagi di kalangan remaja saat ini. Benar sekali. Sebutan good looking kerap ditujukan kepada mereka yang memiliki paras tampan atau cantik; mereka yang memiliki tampilan menarik secara fisik, dan enak dipandang ketika kita melakukan interaksi.

Malam itu saya memikirkan kenapa orang-orang cantik, menarik, atau good looking selalu diagung-agungkan belakangan ini. Bahkan, mereka yang memiliki tampilan “di atas rata-rata” selalu mendapatkan kemudahan dalam hidupnya, baik pertemanan, percintaan, atau pekerjaan sekalipun.

Ketika saya membaca beberapa lowongan pekerjaan, misalnya, persyaratan berpenampilan good looking harus ada sebagai syarat utama diterima bekerja. Sedangkan skill dan wawasan seolah dianggap hanya sebagai syarat yang kesekian.

Lalu, bagaimana nasib yang tidak good looking seperti saya ini, apakah tidak berhak untuk bekerja? Dan, kalau tidak memiliki pekerjaan, bagaimana bisa merawat diri untuk tampil good looking? Memang, ada-ada saja dunia saat ini.

Bukan hanya urusan pekerjaan, mereka yang berpenampilan good looking juga sering beruntung dalam urusan percintaan. Iya si, siapa orang yang tidak jatuh hati dengan laki-laki ganteng dan perempuan cantik?

Mungkin, cinta yang tulus karena kebaikan sudah jarang ditemukan saat ini. Banyak orang tertarik dengan tampilan luar—yang good looking. Hingga memutuskan untuk menetapkan hati, tapi, setelah tersakiti, saling menyalahkan karena merasa jatuh hati dengan orang yang salah.

Jadi, wajar bukan, jika orang-orang selalu berlomba-lomba untuk tampil good looking? Wong lingkungan kita selalu memaklumi orang-orang yang good looking, kok.

Teman saya berkata dalam pesan, “Gausah munafik, di kehidupan kita juga terlalu sering memaklumi mereka yang tampilannya good looking”.

Haha…memang iya. Orang-orang yang tampilannya good looking, selalu memiliki kesempatan yang lebih baik, dalam segala bidang kehidupan.

Ah, berbicara tentang tampilan good looking, ingatan saya kembali ke masa SMA. Saya memiliki teman yang lumayan ganteng. Sebanyak apa pun ia bolos, melanggar peraturan, atau melakukan banyak kenakalan lainnya, tetap saja ia terlihat menarik di mata kaum hawa. Mereka juga dengan senang hati memaklumi kenakalan-kenakalan yang teman saya lakukan—termasuk saya juga ikut memakluminya. Hahaha.

Di lain pihak, gadis-gadis cantik juga selalu mendapatkan perhatian berbeda dari lawan jenisnya. Sungguh, kisah yang indah untuk mereka yang terlahir ganteng dan cantik, masa putih abu-abunya dipenuhi lika-liku perjalan yang menyenangkan.

Sangat berbeda dengan saya, yang sepertinya hanya berperan sebagai figuran di masa putih abu-abu mereka.

Ya, sadar atau tidak, kita memang selalu memaklumi orang-orang good looking. Seperti kata yang sering kita dengar, “untung ganteng” atau “untung dia cantik”. Jarang sekali ada orang yang memaklumi seseorang karena dia pintar atau baik.

***

Bukan hanya di dunia nyata. Di dunia fiksi seperti novel-novel yang pernah saya baca juga selalu mendefinisikan visual tokoh utama yang good looking, kaya raya, pintar—sungguh kehidupan sempurna untuk dijadikan khayalan bagi saya yang jauh dari kata good looking.

“True Beauty”, misalnya, salah satu Webtoon yang diangkat menjadi drama Korea yang dibintangi Moon Ga-Young, Cha Eun-woo, Hwang In-youp, dan Park Yoo-na, sangat bagus menggambarkan kehidupan nyata di dunia saat ini—kita memang sibuk belajar merias wajah agar menjadi cantik.

Tetapi, sebenarnya penampilan good looking tidak selalu tentang cantik, putih, tinggi, dan langsing. Penampilan good looking bagi saya sendiri, bisa saja dilihat dari bagaimana kita berpenampilan yang baik dan sopan, memiliki tubuh yang bersih dan wangi, menerapkan gaya hidup sehat, atau bagaimana cara kita dalam berbicara, memiliki wawasan yang luas, dan masih banyak hal lainnya.

Pada dasarnya, Tuhan sudah menciptakan kita berbeda-beda, hal itu tentunya membuat setiap manusia menarik dan memiliki keunikan masing-masing. Sehingga kita tidak perlu lagi membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Mari mulai bersyukur dengan apa yang kita miliki, agar dapat terus percaya diri.

Jadi, sudah pukul berapa hari ini? Mari kita overthinking lagi![T]

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Kulit Putih, Wajah Glowing, Pakai High Heels – Ah, Cantik Itu Duka
“Akun Cantik”, Promosi Wajah di Media Sosial?
Menjadi Cantik Saja Tidak Cukup – Jadilah Remaja Perempuan Hebat

Tags: esaikecantikanlaki-lakiPerempuanRemaja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penggemar Boys Love Series Thailand, Apakah Salah?

Next Post

Tradisi Ngangkid: Upacara Penyucian Roh di Pedawa

Dewa Ayu Yuliarini

Dewa Ayu Yuliarini

Lahir di Singaraja, tahun 2001. Saat ini sedang menempuh pendidikan di STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Program Studi Ilmu Komunikasi

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Tradisi Ngangkid: Upacara Penyucian Roh di Pedawa

Tradisi Ngangkid: Upacara Penyucian Roh di Pedawa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co