2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Desa Tajun Buka Destinasi Wisata Buah | Ayo, Berpesta Durian di Bawah Pohonnya…

Komang Sujana by Komang Sujana
February 19, 2023
in Khas
Desa Tajun Buka Destinasi Wisata Buah | Ayo, Berpesta Durian di Bawah Pohonnya…

Sabda Alam Agro di Desa Tajjun, Kubutambahan, Buleleng, Bali | Foto: Komang Sujana

UNTUK MENDAPATKAN aneka buah seperti durian, buah naga, alpukat di Buleleng sebagai daerah agraris tentu tidaklah sulit. Anda bisa membelinya di warung-warung di sepanjang jalan Singaraja menuju Kintamani lewat Desa Tajun,

Atau jika ingin lebih praktis, Anda tinggal membelinya di pasar atau swalayan. Lezatnya durian montong atau lokal, juga buah naga dan alpukat, bisa dinikmati langsung di warung setempat atau di rumah bersama keluarga.

Namun, pernahkah Anda makan durian di bawah pohon durian sembari melihat kebun buah yang luas dengan suasana alam pedesaan yang sejuk dan indah?

Pernahkah Anda  memetik langsung buah durian, alpukat, dan buah naga untuk hadiah sahabat dan keluarga di rumah? Apalagi sambil menikmati aneka minuman dan makanan khas desa. Sensasinya tentu berbeda. Lantas di mana Anda bisa menikmati semua itu?

Di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng Bali,ada areal perkebunan dengan tanaman buah-buahan yang selalu mengundang selera. Namanya, Sabda Alam Agro.  

Menikmati durian di Sabda Alam Agro, Desa Tajun, Kubutambahan, Buleleng, Bali | Foto: Komang Sujana

Di Sabda Alam Agro, Anda bisa mendapatkan pengalaman langsung: makan buah di bawah pohonnya, atau memetik sendiri buah yang sedan granum-ranumnua.

Sabda Alam Agro adalah kebun buah seluas kurang lebih dua hektar ini miliki I Made Arnaja. Di sini Anda bisa menikmati berbagai jenis buah premium, seperti durian montong, bawor, musang king. Juga buah naga kuning dan berbagai varian buah alpukat, seperti alpukat markus dan lilin.

Wisata di Sabda Alam Agro resmi di-launching Minggu (19/02/2023). Ratusan penikmat buah dari berbagai daerah datang bersama kerabat dan keluarga untuk menikmati sensasi makan durian langsung di hamparan kebun buah yang luas, sejuk, indah khas suasana pedesaan.

Tidak hanya penikmat buah, masyarakat sekitar juga banyak yang datang untuk sekadar bisa melihat kebun buah dengan lebih dekat, kemudian berswafoto dengan latar pohon durian dan alpukat.

Pengunjung juga tidak ketinggalan untuk menikmati aneka makanan dan minuman khas Desa Tajun, seperti, blayag dan urutan. Juga mereguk arak dan kopi produk asli masyarakat desa Tajun.

I Made Arnaja mengatakan bahwa Sabda Alam Agro dibuka untuk umum bertujuan untuk mengangkat potensi Desa Tajun, seperti potensi pertanian, perkebunan, potensi kuliner. Menurutnya segala yang ada di Desa Tajun perlu dikenalkan ke luar, dikembangkan sehingga lebih mudah memasarkan hasil produk desa.

 “Intinya kita agar bisa mengangkat petani-petani, pedagang-pedagang kecil, dengan kekhasan desa seperti blayag, supaya kenal bahwa Tajun punya blayag, kedua urutan,” kata Made Arnaja, petani Desa Tajun yang sangat getol bergerak untuk menjadikan desa Tajun sebagai desa wisata.

Menikmati hidangan di Sabda Alam Agro, Desa Tajun | Foto: Komang Sujana

Menurutnya, Tajun dengan potensi alam, pertanian, spiritual, dan kuliner sangat-sangat memungkinkan menjadi desa wisata asalkan semua pihak memiliki komitmen, semangat membangun desa. Selain itu, diperlukan dukungan pemerintah untuk para petani. Seperti, edukasi tentang pembibitan, perawatan, kemudian difasilitasi untuk pemasarannya. Ia mengatakan petani sudah dengan semangat memproduksi berbagai hasil pertanian tetapi kemudian terkendala dalam pemasaran. Hal ini perlu mendapat atensi lebih dari pemerintah terkait.

“Jangan sampai namanya saja kita negara agraris ternyata masalah pertanian tidak mendapat dukungan. Ini kita sayangkan,” katanya.

Ya, Desa Tajun memang desa yang memiliki potensi alam yang indah. Di sepanjang jalan, di kiri-kanan jalan akan tampak hamparan pohon cengkeh yang hijau, indah, dan menyejukkan mata. Selain cengkeh sebagai komoditi, potensi pertaniannya lainnya seperti buah durian, alpukat, buah naga, manggis dengan cita rasa khas Tajun.

Berbicara tentang potensi spiritual di Buleleng tentu tidak bisa lepas dari Pura Bukit Pucak Sinunggal di Desa Tajun. Pura yang memiliki nilai historis yang tinggi. Pura yang dulu dipuja oleh raja-raja di Bali Utara. Pura ini dikelilingi oleh berbagai pepohonan membuat suasana sejuk dan khusuk saat bersembahyang.

Berwisata ke Tajun menjadi semakin lengkap karena Tajun juga memiliki kuliner yang khas. Ada blayag khas Desa Tajun. Juga urutan asap Tajun yang sudah beredar luas di Bali. Jangan lupa Tajun juga punya tuak, arak, dan sekarang sudah ada kopi khas Tajun. Rasanya yang nikmat tidak akan pernah Anda dapatkan di tempat lain.

Kata salah satu pengunjung di Sabda Alam Agro, Blayag Tajun berbeda dengan blayag di daerah lain terutama pada ketupatnya. “Blayag Tajun ketupatnya lembut. Tidak perlu lama-lama mengunyah. Cocok untuk semua kalangan,” kata Agus Putra pengunjung dari Denpasar.

Memetik durian sendiri di Sabda Alam Agro, Desa Tajun | Foto: Komang Sujana

Asyiknya melumat durian di Sabda Alam Agro, Desa Tajun | Foto: Komang Sujana

Sabda Alam Agro rencananya akan dibuka setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Selain menyediakan buah premium, ke depannya akan diperkenalkan buah-buah lokal Tajun yang menurutnya memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan buah premium. Hanya saja belum dikenal.

“Untuk memulai ini kita perkenalkan buah premium saja dulu. Buah lokal belum kita perkenalkan. Sebenarnya di Tajun ini banyak buah-buah lokal bagus. Dengan ajang ini kita berharap mereka mulai memperkenalkan hasil-hasil produk kita di sini. Buah-buah lokal sebenarnya kita punya. Kualitasnya hampir sama dengan musang king. Cuma belum dikenal,” katanya.

I Made Arnaja (baju kuning) Perbekel Tajun (baju biru langit topi merah) | Foto: Komang Sujana

Bersama Camat Kubutambahan Made Suyasa (nomor dua dari kanan) | Foto: Komang Sujana

Kegiatan Bazar Buah di Sabda Alam Agro ini bekerjasama dengan BUMDesa Mandala Giri Amerta Desa Tajun. Perbekel Tajun I Gede Agustawan, S.H., mengatakan kegiatan yang digagas oleh I Made Arnaja ini dapat meningkatkan semangat para petani untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian sehingga bisa bersaing dengan buah di daerah lain.

Selain itu, kegiatan Sabda Alam Agro dapat dijadikan sebagai awal pengembangan desa wisata. Ia pun berharap sinergi pemerintah desa, desa adat, dan masyarakat untuk terus dipererat sehingga desa wisata Tajun bisa terwujud. [T]

Tags: buah durianbuah lokalbulelengDesa Tajundurian
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerpen Baik dan Cerpen Baik-baik | Oleh: Putu Fajar Arcana

Next Post

Alami Krisis Penari, Baris Dapdap dari Desa Batur Akan Direkonstruksi ISI Denpasar

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Alami Krisis Penari, Baris Dapdap dari Desa Batur Akan Direkonstruksi ISI Denpasar

Alami Krisis Penari, Baris Dapdap dari Desa Batur Akan Direkonstruksi ISI Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co