13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Desa Tajun Buka Destinasi Wisata Buah | Ayo, Berpesta Durian di Bawah Pohonnya…

Komang Sujana by Komang Sujana
February 19, 2023
in Khas
Desa Tajun Buka Destinasi Wisata Buah | Ayo, Berpesta Durian di Bawah Pohonnya…

Sabda Alam Agro di Desa Tajjun, Kubutambahan, Buleleng, Bali | Foto: Komang Sujana

UNTUK MENDAPATKAN aneka buah seperti durian, buah naga, alpukat di Buleleng sebagai daerah agraris tentu tidaklah sulit. Anda bisa membelinya di warung-warung di sepanjang jalan Singaraja menuju Kintamani lewat Desa Tajun,

Atau jika ingin lebih praktis, Anda tinggal membelinya di pasar atau swalayan. Lezatnya durian montong atau lokal, juga buah naga dan alpukat, bisa dinikmati langsung di warung setempat atau di rumah bersama keluarga.

Namun, pernahkah Anda makan durian di bawah pohon durian sembari melihat kebun buah yang luas dengan suasana alam pedesaan yang sejuk dan indah?

Pernahkah Anda  memetik langsung buah durian, alpukat, dan buah naga untuk hadiah sahabat dan keluarga di rumah? Apalagi sambil menikmati aneka minuman dan makanan khas desa. Sensasinya tentu berbeda. Lantas di mana Anda bisa menikmati semua itu?

Di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng Bali,ada areal perkebunan dengan tanaman buah-buahan yang selalu mengundang selera. Namanya, Sabda Alam Agro.  

Menikmati durian di Sabda Alam Agro, Desa Tajun, Kubutambahan, Buleleng, Bali | Foto: Komang Sujana

Di Sabda Alam Agro, Anda bisa mendapatkan pengalaman langsung: makan buah di bawah pohonnya, atau memetik sendiri buah yang sedan granum-ranumnua.

Sabda Alam Agro adalah kebun buah seluas kurang lebih dua hektar ini miliki I Made Arnaja. Di sini Anda bisa menikmati berbagai jenis buah premium, seperti durian montong, bawor, musang king. Juga buah naga kuning dan berbagai varian buah alpukat, seperti alpukat markus dan lilin.

Wisata di Sabda Alam Agro resmi di-launching Minggu (19/02/2023). Ratusan penikmat buah dari berbagai daerah datang bersama kerabat dan keluarga untuk menikmati sensasi makan durian langsung di hamparan kebun buah yang luas, sejuk, indah khas suasana pedesaan.

Tidak hanya penikmat buah, masyarakat sekitar juga banyak yang datang untuk sekadar bisa melihat kebun buah dengan lebih dekat, kemudian berswafoto dengan latar pohon durian dan alpukat.

Pengunjung juga tidak ketinggalan untuk menikmati aneka makanan dan minuman khas Desa Tajun, seperti, blayag dan urutan. Juga mereguk arak dan kopi produk asli masyarakat desa Tajun.

I Made Arnaja mengatakan bahwa Sabda Alam Agro dibuka untuk umum bertujuan untuk mengangkat potensi Desa Tajun, seperti potensi pertanian, perkebunan, potensi kuliner. Menurutnya segala yang ada di Desa Tajun perlu dikenalkan ke luar, dikembangkan sehingga lebih mudah memasarkan hasil produk desa.

 “Intinya kita agar bisa mengangkat petani-petani, pedagang-pedagang kecil, dengan kekhasan desa seperti blayag, supaya kenal bahwa Tajun punya blayag, kedua urutan,” kata Made Arnaja, petani Desa Tajun yang sangat getol bergerak untuk menjadikan desa Tajun sebagai desa wisata.

Menikmati hidangan di Sabda Alam Agro, Desa Tajun | Foto: Komang Sujana

Menurutnya, Tajun dengan potensi alam, pertanian, spiritual, dan kuliner sangat-sangat memungkinkan menjadi desa wisata asalkan semua pihak memiliki komitmen, semangat membangun desa. Selain itu, diperlukan dukungan pemerintah untuk para petani. Seperti, edukasi tentang pembibitan, perawatan, kemudian difasilitasi untuk pemasarannya. Ia mengatakan petani sudah dengan semangat memproduksi berbagai hasil pertanian tetapi kemudian terkendala dalam pemasaran. Hal ini perlu mendapat atensi lebih dari pemerintah terkait.

“Jangan sampai namanya saja kita negara agraris ternyata masalah pertanian tidak mendapat dukungan. Ini kita sayangkan,” katanya.

Ya, Desa Tajun memang desa yang memiliki potensi alam yang indah. Di sepanjang jalan, di kiri-kanan jalan akan tampak hamparan pohon cengkeh yang hijau, indah, dan menyejukkan mata. Selain cengkeh sebagai komoditi, potensi pertaniannya lainnya seperti buah durian, alpukat, buah naga, manggis dengan cita rasa khas Tajun.

Berbicara tentang potensi spiritual di Buleleng tentu tidak bisa lepas dari Pura Bukit Pucak Sinunggal di Desa Tajun. Pura yang memiliki nilai historis yang tinggi. Pura yang dulu dipuja oleh raja-raja di Bali Utara. Pura ini dikelilingi oleh berbagai pepohonan membuat suasana sejuk dan khusuk saat bersembahyang.

Berwisata ke Tajun menjadi semakin lengkap karena Tajun juga memiliki kuliner yang khas. Ada blayag khas Desa Tajun. Juga urutan asap Tajun yang sudah beredar luas di Bali. Jangan lupa Tajun juga punya tuak, arak, dan sekarang sudah ada kopi khas Tajun. Rasanya yang nikmat tidak akan pernah Anda dapatkan di tempat lain.

Kata salah satu pengunjung di Sabda Alam Agro, Blayag Tajun berbeda dengan blayag di daerah lain terutama pada ketupatnya. “Blayag Tajun ketupatnya lembut. Tidak perlu lama-lama mengunyah. Cocok untuk semua kalangan,” kata Agus Putra pengunjung dari Denpasar.

Memetik durian sendiri di Sabda Alam Agro, Desa Tajun | Foto: Komang Sujana

Asyiknya melumat durian di Sabda Alam Agro, Desa Tajun | Foto: Komang Sujana

Sabda Alam Agro rencananya akan dibuka setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Selain menyediakan buah premium, ke depannya akan diperkenalkan buah-buah lokal Tajun yang menurutnya memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan buah premium. Hanya saja belum dikenal.

“Untuk memulai ini kita perkenalkan buah premium saja dulu. Buah lokal belum kita perkenalkan. Sebenarnya di Tajun ini banyak buah-buah lokal bagus. Dengan ajang ini kita berharap mereka mulai memperkenalkan hasil-hasil produk kita di sini. Buah-buah lokal sebenarnya kita punya. Kualitasnya hampir sama dengan musang king. Cuma belum dikenal,” katanya.

I Made Arnaja (baju kuning) Perbekel Tajun (baju biru langit topi merah) | Foto: Komang Sujana

Bersama Camat Kubutambahan Made Suyasa (nomor dua dari kanan) | Foto: Komang Sujana

Kegiatan Bazar Buah di Sabda Alam Agro ini bekerjasama dengan BUMDesa Mandala Giri Amerta Desa Tajun. Perbekel Tajun I Gede Agustawan, S.H., mengatakan kegiatan yang digagas oleh I Made Arnaja ini dapat meningkatkan semangat para petani untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian sehingga bisa bersaing dengan buah di daerah lain.

Selain itu, kegiatan Sabda Alam Agro dapat dijadikan sebagai awal pengembangan desa wisata. Ia pun berharap sinergi pemerintah desa, desa adat, dan masyarakat untuk terus dipererat sehingga desa wisata Tajun bisa terwujud. [T]

Tags: buah durianbuah lokalbulelengDesa Tajundurian
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerpen Baik dan Cerpen Baik-baik | Oleh: Putu Fajar Arcana

Next Post

Alami Krisis Penari, Baris Dapdap dari Desa Batur Akan Direkonstruksi ISI Denpasar

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Alami Krisis Penari, Baris Dapdap dari Desa Batur Akan Direkonstruksi ISI Denpasar

Alami Krisis Penari, Baris Dapdap dari Desa Batur Akan Direkonstruksi ISI Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co