19 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lagu “Putri Cening Ayu” pun Bergema dalam Pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Komang Sujana by Komang Sujana
February 14, 2023
in Panggung
Lagu “Putri Cening Ayu” pun Bergema dalam Pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim bersama para penampil dalam pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Nasional di Jakarta, Senin, 13 Februari 2023 malam. | Foto: Tanjung Turaeni

FESTIVAL TUNAS BAHASA IBU (FTBI) Nasional resmi dibuka oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Senin, 13 Februari 2023 malam.  

Pembukaan diisi dengan berbagai acara seperti mendongeng dengan bahasa daerah masing-masing dari peserta siswa SD dan SMP, serta menyanyikan lagu daerah, juga dari masing-masing peserta.

Bali diwakili oleh Komang Yenita Wulandari. Siswi kelas VI SDN  1 Banjar Jawa ini membawakan lagu Putri Cening Ayu. Suaranya yang lembut dikombinasikan dengan gerakan dasar tari Bali menjadikan lagu yang dibawakannya benar-benar dinikmati oleh seluruh peserta.

Kegiatan FTBI ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Merdeka Belajar episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah tahun 2022 dan menyemarakkan peringatan hari Bahasa Ibu Internasional pada 21 Februari 2023.

Dalam sambutannya Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim  atau biasa disapa Mas Menteri menyampaikan bahwa dari 718 bahasa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, tidak semua kondisinya terkategori aman. Oleh sebab itulah Revitalisasi Bahasa Daerah dilakukan  untuk menyelamatkan bahasa-bahasa daerah dari kondisi kritis dan kepunahan.

Menurutnya Revitalisasi Bahasa Daerah yang telah dilakukan menggunakan pendekatan baru yang terdiri atas delapan aspek. Seperti, lebih fokus pada revitalisasi daripada pendokumentasian bahasa yang dilakukan melalui pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan, partisipasi intensif seluruh pemangku kepentingan, dan model revitalisasi yang beragam menyesuaikan situasi di lapangan.

Selain itu juga penyediaan buku-buku cerita anak berbahasa daerah yang menarik untuk pengayaan pembelajaran, mendorong penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar pembelajaran di kelas-kelas awal (kelas 1-3 SD), sehingga anak-anak familiar  dengan bahasa daerah, mobilisasi guru, fasilitator, dan pegiat bahasa daerah  untuk menjadi narasumber sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan, dan penyediaan forum apresiasi berupa festival bagi penutur muda bahasa daerah yakni FTBI.

Ratusan Siswa SD dan SMP Bergembira Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu di Jakarta

Aspek-aspek pendekatan baru tersebutlah yang menurut Nadiem Makarim menyebabkan Kemdikbudristek mampu merevitalisasi 39 bahasa daerah dan 8 aksara daerah dari 13 provinsi tahun 2022. Selain itu, ia mengakui bahwa suksesnya Revitalisasi Bahasa Daerah karena seluruh pemangku kebijakan, guru, kepala sekolah, pengawas, pegiat-pegiat bahasa daerah dan masyarakat turut bergerak.

“Tidak ada kebijakan yang sukses tanpa ada gerakan,” tegas Mas Menteri

Nadiem Makarim pun menyampaikan bahwa program Revitalisasi Bahasa Daerah akan berlanjut tahun ini. Sebanyak 59 bahasa di 22 provinsi akan menjadi sasaran revitalisasi di tahun 2023. Sebanyak 9 provinsi adalah provinsi sasaran baru.

Oleh sebab itu, Nadiem mengajak seluruh pemangku kebijakan, seluruh komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersemangat menggelar berbagai acara bahasa daerah sehingga semangat kearifan lokal terbakar lagi pada jiwa-jiwa anak muda.

Pada akhir sambutannya Nadiem Makarim mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kepala sekolah, guru, penggerak komunitas bahasa daerah, dan seluruh pihak yang terlibat mendukung Revitalisasi Bahasa Daerah.  Mas Menteri pun tidak lupa mengajak seluruh peserta FTBI yakni 215 pelajar SD dan SMP para pemenang FTBI tingkat provinsi untuk terus semangat menggunakan bahasa dan aksara daerah setelah mengikuti FTBI. 

Setelah selesai memberikan sambutan Nadiem Makarim kemudian meluncurkan antologi 80 cerpen anak berbahasa daerah dan film animasi. Tidak hanya itu, Mas Menteri juga menerima plakat aksara daerah, yang terdiri dari 8 aksara daerah, yaitu Bugis, Samawa, Bali, Sasak, Sunda, Jawa, Bojo, dan Dayak. Plakat ini diserahkan oleh panitia bersama anak-anak perwakilan peserta FTBI. Mereka pun sangat senang karena diajak berswafoto oleh Mas Menteri.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof.  E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa bahasa daerah adalah aset yang sangat berharga. Di dalamnya terkandung nilai, pemikiran, dan pengetahuan yang adi luhung.

Namun, disampaikannya Indonesia dengan 718 bahasa daerahnya menunjukkan daya hidup dan vitalitas yang menurun baik dengan penutur bahasa yang besar dan kecil. Model dan praktik pelestarian bahasa daerah di masa lalu menurutnya lebih menekankan pada aspek pagelaran sastra daerah, bersifat sporadis dan tidak langgeng.

Maka agar tidak terjadi kehilangan kekayaan budaya, program revitalisasi bahasa daerah dengan pendekatan baru seperti yang dipaparkan oleh Mas Menteri perlu dilakukan.

Dwi Adelina dari SMPN 2 Sawan, Wakil Bali di Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional

Pada acara ini juga menobatkan Ibu Franka Makarim sebagai Bunda Bahasa Ibu. Apresiasi ini diberikan atas inisiatif dari komunitas pelestari bahasa daerah di seluruh Indonesia karena melihat kepedulian dari Ibu Franka Makarim ikut mensukseskan program pelestarian bahasa daerah.

Dalam tayangan video singkat, Ibu Franka Makarim berpesan bahwa untuk menjadi Pelajar Pancasila anak-anak Indonesia harus memiliki karakter berkebhinekaan global. Karakter ini dapat ditumbuhkan mulai dari lingkungan rumah yakni dengan membiasakan anak-anak kita berbahasa daerah dan mengajarkan keragaman bahasa dan budaya. Dengan ini anak-anak akan memiliki karakter toleransi dan cinta akan perbedaan.

Selain karena dibuka langsung oleh Mendikbudristek, acara ini semakin meriah karena penampilan memukau para perwakilan peserta FTBI. Tiga pelajar hebat, yaitu Diska Khairani Hasibuan dari Sumatera Utara, Nursavitri Upara dari Maluku Utara, dan Nyoman Salwa Dhayanagangga dari Bali menunjukkan keterampilannya dalam mendongeng bahasa daerah.

Nyoman Salwa sendiri tampil luar biasa membawakan dongeng yang berjudul Gajah Nyapa Kadi Aku (Gajah yang Sombong). Ia tampil dengan media wayang berkarakter gajah. Suaranya menggelegar, bercerita penuh penghayatan, ditambah pakaian adat Bali kombinasi warna merah dan hitam yang membuat dirinya terlihat semakin eksotis, sehingga mampu membuat Nadiem Makarim dan seisi undangan di ballroom Hotel Sultan terkagum-kagum dan memberikannya tepuk tangan yang meriah.

Selain mendongeng, dua belas perwakilan peserta FTBI juga menghibur seluruh undangan dengan menyanyikan lagu-lagu daerahnya masing-masing. Bali diwakili oleh Komang Yenita Wulandari. Siswi kelas VI SDN  1 Banjar Jawa ini membawakan lagu Putri Cening Ayu.

Acara FTBI kali ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI, Ketua Bidang III DPD RI, National Officer for Education Unit UNESCO Jakarta Office, para gubernur dan bupati peraih penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah, Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemdikbudristek, Para pendamping, guru, dan orang tua peserta.

FTBI Nasional berlangsung sampai dengan tanggal 16 Februari 2023. Acara, Selasa, 14 Februari 2023, yaitu penampilan peserta FTBI.

Masing-masing peserta FTBI dari 12 provinsi diberikan kesempatan untuk menampilkan kreativitasnya menggunakan bahasa dan aksara daerah, seperti membaca puisi, mendongeng, menulis aksara, berpidato, dan lain sebagainya selama 30 menit. [T]

Tags: Bahasa Balibahasa daerahBahasa IndonesiaFestival Tunas Bahasa IbuNadiem Makarim
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ada 57 Ribu UMKM di Buleleng — Gedung PLUT Bisa Jadi Pusat Inkubator Bisnis

Next Post

Parade Cosplay Jejepangan di Pantai Penimbangan: Pencinta Anime Itu Berbaur dalam Kegembiraan

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails
Next Post
Parade Cosplay Jejepangan di Pantai Penimbangan: Pencinta Anime Itu Berbaur dalam Kegembiraan

Parade Cosplay Jejepangan di Pantai Penimbangan: Pencinta Anime Itu Berbaur dalam Kegembiraan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU
Esai

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta
Ulas Rupa

Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

DI Museum Bahari Jakarta, foto dan puisi mempertemukan kita dengan jejak sejarah Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor. Melalui Pameran Foto...

by Emi Suy
October 19, 2026
Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental
Olahraga

Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental

KETIKA musik mulai diputar, tangan para peserta terangkat di atas kepala. Mereka bertepuk tangan mengikuti irama lagu “Gemu Fa Mi...

by Nyoman Budarsana
October 19, 2026
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata
Esai

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

by Angga Wijaya
October 19, 2026
Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra
Esai

Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

SEBUAH tulisan di ruang publik pada hakikatnya adalah undangan terbuka untuk berdiskusi. Melalui tanggapan kritis yang disampaikan oleh IGA Darma...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya
Ulas Musik

Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya

ADA masa ketika malam adalah malam. Setelah matahari tenggelam, kehidupan perlahan menurunkan volumenya. Warung mulai menutup pintu, pasar berhenti berisik,...

by Ahmad Sihabudin
October 19, 2026
Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media
Esai

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

by Angga Wijaya
October 18, 2026
Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana
Esai

Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana

ARTIKEL I Made Sudiana, “Terminologi ‘Selam’ dan ‘Nyelam’ dalam Tradisi Bali” (NusaBali.com. 18/10/2029) mengangkat persoalan yang menarik: bagaimana kata-kata menyimpan...

by IGA Darma Putra
October 18, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co