3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mari Berikan Standing Applause Buat “The Atlas Lions”

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
December 20, 2022
in Esai
Mari Berikan Standing Applause Buat “The Atlas Lions”

Ilustrasi tatkala.co | Wiradinata

Kuda Hitam Itu Bernama “Maroko”

Siapa sangka langkah Timnas Maroko mampu mengejutkan dunia pada perhelatan Piala Dunia Qatar Tahun 2022. Bahkan mencapai partai semifinal mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Timnas besutan Walid Regragui. Hal ini sangatlah wajar mengingat dalam penampilan-penampilan di ajang Piala Dunia sebelumnya, pencapaian terbaik Maroko hanya lolos dari fase grup di tahun 1986.

Tapi kali ini semesta berkehendak lain, Tuhan mentakdirkan Maroko sebagai kuda hitam yang mampu menumbangkan tim-tim besar langganan juara—dan saya sangat antusias dengan itu.

Berhasil lolos dari kualifikasi zona Afrika, tim dengan julukan The Atlas Lions ini berada di grup F bersama Kroasia, Belgia, dan Kanada. Berada satu grup dengan runner up dan peringkat tiga Piala Dunia edisi sebelumnya tentu bukan hal yang mudah bagi Romain Saiss, Cs. Tapi hal mengejutkan mampu disuguhkan Maroko di laga pertama dengan menahan imbang Luka Modric, Cs dengan skor 0-0.

Kejutan belum berakhir. Meski Maroko minim pemain top dunia, tetapi pada laga kedua menghadapi Belgia, Maroko mampu membungkam Eden Hazard, Cs dengan skor 2-0. Meski masih berbekal banyak pemain top seperti Romelu Lukaku, Thibaut Courtouis, Jan Vertonghen, Axel Witsel, hingga Eden Hazard, nyatanya Belgia tidak mampu berbicara banyak saat bertemu dengan Maroko.

The Atlas Lions pun memastikan dirinya lolos ke babak gugur dan berstatus sebagai juara grup F di laga terakhir setelah mengganyang Kanada dengan skor 2-1.

Bertemu Spanyol di babak 16 besar tidak membuat saya gentar untuk menjagokan Maroko, meskipun saya sadari kalau Maroko bukanlah tim favorit untuk melaju ke babak selanjutnya.

Menurut saya ini adalah hal yang wajar. Spanyol adalah tim yang pernah mengangkat trophy Piala Dunia edisi 2010 dan di edisi kali ini, Spanyol diperkuat oleh anak-anak muda yang penuh talenta, seperti: Pedri, Gavi, dan Ansu Fati.

Dalam pertandingan yang digelar di Eduucation City Stadium tersebut, Maroko memaksa Spanyol menuntaskan pertandingan lewat drama adu pinalti. Yassine Bounou menjadi pahlawan dalam drama ini, penjaga gawang Sevilla ini berhasil menahan sepakan dari Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets dan mengantarkan The Atlas Lions melaju ke babak selanjutnya.

Pada babak 8 besar, squad Maroko menantang squad Portugal yang diisi banyak pemain dunia seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, hingga Pepe.

Kejutan kembali disuguhkan oleh Maroko. Tandukan Youssef En-Nesyri pada menit ke-42 berhasil memastikan Maroko melenggang ke babak semifinal untuk pertama kalinya. Romain Saiss Cs berhasil mempecundangi Cristiano Ronaldo Cs dan memaksa mereka mengubur mimpi merengkuh gelar juara di Piala Dunia 2022.

Sudah Cukup, Ini Adalah Pencapaian Luar Biasa

Menerapkan formasi 3-4-3 dan mengandalkan serangan balik di saat lawan lengah berhasil membawa Maroko sampai ke babak semifinal. Pada partai semifinal ini, Maroko menantang sang juara bertahan Perancis. Romain Saiss, Cs wajib memenangkan pertandingan apabila mau mewujudkan impian untuk tampil di partai final. Namun pada partai ini, Romain Saiss dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan dari juara bertahan Perancis. Mereka dibuat bertekuk lutut di hadapan Hugo Lloris, Cs dengan skor 2-0.

Gol cepat Theo Hernandez di menit ke-5 dan gol pamungkas yang dilesakkan Randal Kolo Muani pada menit ke-79 mengubur dalam-dalam mimpi tim besutan Walid Regragui untuk tampil di partai puncak untuk kali pertama. Meski tumbang, Maroko berhasil melahirkan beberapa peluang yang membuat pendukung Perancis ketar-ketir, seperti saat tendangan salto dari Jawad El Yamiq hanya berhasil mengenai mistar gawang dari Hugo Lloris.

Dengan hasil tersebut, Maroko harus puas untuk memperebutkan juara ketiga dan kembali berhadapan dengan Kroasia.

Saya pikir kepercayaan diri dari Hakim Ziyech, Cs dapat terpompa lebih tinggi mengingat hasil duel mereka di fase grup berakhir imbang. Tentu hasil tersebut memberi Maroko peluang untuk memenangkan duel perebutan peringkat ketiga, meski peluang yang sama juga dimiliki oleh Kroasia.

Perebutan peringkat tiga menghadirkan duel yang seru. Hanya dalam kurun waktu sepuluh menit awal, kedua tim berhasil mencetak masing-masing satu gol. Gol Kroasia dibuat oleh Josko Gvardiol pada menit ke-7 dan gol Maroko dicetak oleh Achraf Dari di menit ke-9.

Menariknya kedua pemain ini mencetak gol mereka lewat sundulan dan masing-masing berposisi sebagai bek tengah dengan nomor punggung 20. Penghujung babak pertama menjadi mimpi buruk bagi Maroko, sepakan ciamik dari Mislav Orsic di menit ke-43 berhasil mengantarkan Kroasia merengkuh peringkat ketiga pada ajang Piala Dunia 2022 dan Maroko sendiri harus puas dengan peringkat keempat.

Meski harus puas berada di posisi keempat, capaian ini menjadi capaian tertinggi bagi negara dari Benua Afrika dan mencatatkan Maroko sebagai negara Afrika pertama yang berhasil lolos ke babak semifinal. Capaian ini menjadi catatan emas bagi tim besutan Walid Regragui yang harus diapresiasi oleh seluruh masyarakat dunia.

Terima kasih, Maroko, telah menyuguhkan permainan yang sederhana tapi mampu menumbangkan banyak tim-tim besar dunia.

Akankah Maroko bisa memberi kejutan lebih besar lagi di edisi selanjutnya? Atau justru Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat akan melahirkan “Kuda Hitam” baru? [T]

De Javu dalam Saga Seru Piala Dunia Qatar: Kejutan dan Kesedihan yang Berulang
Piala Dunia Afrika Selatan 2010: Saat Musik dan Sepakbola Bersatu
Nonton Bareng Piala Dunia, Melintas Dari Zaman ke Zaman
Tags: Piala Duniasepakbolatim sepakbola marokoulasan sepakbola
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Teater Sebagai Produksi Memori | Dari Pertunjukan “Semalam Masa Silam Mengunjungiku” Teater Satu Lampung

Next Post

Laut Menyatukan Kita | Catatan tentang Film Avatar: The Way of Water

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Laut Menyatukan Kita | Catatan tentang Film Avatar: The Way of Water

Laut Menyatukan Kita | Catatan tentang Film Avatar: The Way of Water

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co