3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

De Javu dalam Saga Seru Piala Dunia Qatar: Kejutan dan Kesedihan yang Berulang

dr. Ketut Suantara by dr. Ketut Suantara
December 3, 2022
in Esai
De Javu  dalam  Saga Seru Piala Dunia Qatar: Kejutan dan Kesedihan yang Berulang

PIALA DUNIA sudah memasuki hari ke-12. Seluruh laga di babak penyisihan grup telah berakhir. Mulai nanti malam saga sudah memasuki fase knock out, sistem gugur. Mereka yang kalah langsung  pulang kampung. Laga mesti mendapatkan pemenang, saat babak normal berlangsung imbang mesti dituntaskan dengan perpanjangan waktu bahkan adu pinalti. Babak 16 besar dimulai nanti malam  diawali oleh Belanda sebagai juara grup A meladeni Amerika Serikat selaku runner up Grup B.

Begitu banyak kejutan terjadi, tim tim unggulan dikalahkan tim yang dianggap lemah. Bahkan juara empat kali  Jerman tersingkir secara tragis, karena kalah selisih gol oleh tim juara lainnya Spanyol di grup E. Dan yang lebih mengejutkan lagi, juara grup ini diraih oleh tim samurai biru Jepang. Dan rasanya inilah kejutan terbesar piala dunia kali ini. Tim kasta ketiga di dunia mengangkangi dua mantan juara dunia.

Suasana de javu bisa kita rasakan sejak awal piala dunia bergulir. Hasil sebuah pertandingan bisa hampir sama dengan pertandingan hari berikutnya. Diawali dengan kekalahan Argentina atas Arab Saudi 2-1 di laga pertama grup C.

Gol penalti Lionel Messi di babak pertama dibalas dua gol oleh tim alap alap hijau Arab Saudi. Keesokan harinya Jerman mengalami situasi serupa, pinalti Ikay Gundogan di babak pertama dibalas dua gol juga oleh sesama tim Asia, Jepang. Betapa miripnya situasi ini.

Situasi yang nyaris sama bisa kita lihat di laga terakhir, laga penentuan untuk ketiga tim yang ada di grup untuk bisa melaju ke fase berikutnya. Di awali laga terakhir di grup E. Pada partai terakhir, Jerman yang diunggulkan atas Costarika seharusnya bisa tenang karena di laga lain tak ada kamusnya Spanyol tim juara dunia dan eropa bisa dikalahkan oleh Jepang, negeri anak bawang di kancah sepak bola dunia.

Tapi kenyataan di lapangan berbicara lain. Kemenangan 4-2 Jerman atas Costa rika jadi tak berarti, karena di partai lain tim Spanyol ditaklukkan Jepang 1-2. Jepang jadi juara grup dan Jerman tersingkir lagi untuk kedua kalinya di fase grup piala dunia setelah tahun 2018 di Rusia kemarin.Benar benar menyesakkan untuk pendukung tim panser.

Dan kejadian serupa terjadi lagi dini hari tadi. Sesama tim Iberia, Portugal, juara Eropa 2016 dikalahkan juga oleh sesama tim Asia Korsel, setelah unggul 1-0 babak pertama, berakhir dengan kekalahan 2-1 di ujung laga. Kekalahan ini mengantar Korsel ke baaabak 16 besar dan mengeleminasi juara dunia dua kali Uruguay dari piala dunia.

Tentang kekalahan Spanyol, kita bisa menduga ada perhitungangan  intern tim Spanyol, untuk mengalah dan membiarkan tim Jerman tersingkir. Karena kita tahu tim Jerman dijuluki tim panser, tim bertenaga diesel yang semakin lama semakin panas dan susah untuk dihentikan. Entah ini benar apa tidak, dan apakah Portugal juga berpikiran sama untuk menyingkirkan Uruguay dari perburuan gelar piala dunia kali ini, entahlah.

Beberapa kejadian berulang dalam rentang waktu yang lebih panjang bisa saya tuliskan  di sini :

  • Tersingkirnya Jerman di penyisihan grup, mengulangi kegagalan mereka empat tahun yang lalu saat berstatus sebagai juara bertahan. Mereka satu grup dengan Mexico, Swedia dan Korsel yang ditukangi pelatih timnas kita hari ini Shin Tae yong. Mereka kalah dua kali dari Mexico dan Korsel.
  • Lolosnya Maroko sebagai juara grup F mengulangi prestasi mereka pada piala dunia 1986 di Mexico. Saat itu dikeroyok tiga jagoan eropa Inggris, Portugal dan Polandia  mereka berhasil menjadi juara grup dan melangkah ke babak kedua.
  • Hasil imbang jagoan saya Inggris lawan AS mengulangi hasil serupa mereka saat beretemu di fase grup tahun 2010 di Afrika selatan. Hasil imbang yang membuat mereka hanya bisa menjadi runner up grup hingga harus bertemu Jerman di babak 16 besar dan dikalahkan dengan skor telak 1-4.
  • Lolosnya Jepang dan Korsel ke babak 16 besar, mengulang prestasi mereka saat menjadi tuan rumah bersama tahun 2002. Waktu itu Jepang langsung tersingkir sedangkan Korsel melaju jauh sampai babak semi final sebelum disingkirkan Jerman.

Selain kejadian yang nyaris serupa itu ada beberapa kutukan yang terputus pada gelaran piala dunia kali ini. Kutukan juara bertahan yang tersingkir di fase grup dimulai sejak pildun 2010, 2014, 2018. Juara bertahan piala dunia yaitu Italia, Spanyol dan Jerman tersisih di fase grup. Khusus piala dunia kali ini, juara bertahan Perancis telah dipastikan melaju ke babak 16 besar dengan status juara grup D.

Khusus jagoan saya Inggris, yang biasanya kurang bagus di fase grup. Tahun ini mereka cukup meyakinkan. Menjadi juara grup dan melaju dengan selisih gol yang mentereng 9 berbanding 2.

Mudah –mudahan mereka bisa menembus final seperti empat tahun yang lalu, bahkan menjadi juara.

Itu adalah hadiah terindah untuk saya, pendukung mereka sejak tahun 90-an.

 Akhirnya, jangan pernah lelah begadang menonton laga laga yang tersisa kawan, akan  banyak kejutan yang menunggu. Siapkan kopi dan pengecipnya, sobat. Semoga kita tetap sehat selalu sampai piala dunia berakhir. [T]

Piala Dunia Afrika Selatan 2010: Saat Musik dan Sepakbola Bersatu
Nonton Bareng Piala Dunia, Melintas Dari Zaman ke Zaman
Gli Azzurri dan Jhumpa Lahiri
Tags: olahragaPiala Duniasepakbolaulasan sepakbola
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Improvisasi Tokoh 1 | Cerpen Nyoman Sukaya Sukawati

Next Post

Teman Guru, Jangan Banyak Mikir, Mari Mulailah Menulis…

dr. Ketut Suantara

dr. Ketut Suantara

Dokter. Lahir di Tista, Busungbiu, Buleleng. Kini bertugas di Puskesmas Busungbiu 2 dan buka praktek di Desa Dapdaputih, Busungbiu

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Teman Guru, Jangan Banyak Mikir, Mari Mulailah Menulis…

Teman Guru, Jangan Banyak Mikir, Mari Mulailah Menulis...

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co