24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Maulid Nabi di Pegayaman: Merawat Kesetiaan kepada Tradisi, Menanamkan Kecintaan kepada Nabi

Yahya Umar by Yahya Umar
October 21, 2022
in Khas, Pilihan Editor
Maulid Nabi di Pegayaman: Merawat Kesetiaan kepada Tradisi, Menanamkan Kecintaan kepada Nabi

Perayaan Maulid Nabi di Desa Pegayaman, Buleleng, Bali, Ahad, 9 Oktober 2022

MENANAMKAN kecintaan kepada Nabi. Merawat kesetiaan kepada tradisi. Adakah yang lebih berarti dari menanamkan kecintaan kepada Nabi (Muhammad SAW) dan merawat kesetiaan kepada tradisi bagi warga Muslim Pegayaman di pedalaman Bali?

Saya merasakan di Ahad, 9 Oktober 2022, siang itu. Siang yang dipenuhi keceriaan dan luapan kebahagiaan. Siang yang penuh cinta. Cinta kepada Nabi, kekasih semesta.

Padahal hujan turun dengan derasnya. Mendung di langit mencurahkan buliran-buliran bening ke setiap sudut Desa Pegayaman. Rumah-rumah dan jalanan basah kuyup. Air mengalir di setiap celah di bumi “Kumpi Bukit” itu.

Tapi, lihatlah warga Desa Pegayaman berbondong-bondong ke Masjid Jami’ Safinatussalam siang itu. Di jalan depan masjid bersejarah ini, warga berkumpul. Anak-anak putra-putri, remaja, orangtua, bapak-bapk, ibu-ibu, hingga kakek-nenek tumpah ruah.

Lihatlah anak-anak usia dini dengan beragam pakaian yang melekat pada tubuhnya. Pakaian adat-istiadat, pakaian wisuda, pakaian sekolah, ah entah pakaian apa lagi. Pokoknya beragam.

Lihatlah anak-anak seusia sekolah dasar, dengan pakaian seragam kebesaran hadrahnya. Mereka bersiap untuk atraksi. Lihatlah para remaja dengan grup drumbandnya.

Perayaan Maulid Nabi di Pegayaman | Foto Yahya Umar

Lihatlah juga grup-grup hadrah dewasa, grup burdah yang juga siap beraksi. Lihatlah para pendekar dari Pagar Nusa, Gasmi, dan Sitembak yang juga ikut hadir pada siang itu. Mereka pun siap ikut pawai.

Juga lihatlah pajegan sokok taluh yang dibuat warga sudah berjejer di jalan depan Masjid Jami’ Safinatussalam siap untuk diarak.

Ya pada siang itu digelar Pawai Maulid. Pawai untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pawai siang itu merupakan puncak dari serangkaian kegiatan dalam rangka perayaan Maulid Nabi. Sebelumnya, ada sejumlah kegiatan yang digelar, antara lain penampilan grup burdah semalam suntuk di rumah Penghulu/Imam Desa Pegayaman, H. Abdul Ghafar Ismail. Belum lagi kegiatan di masjid dan rumah-rumah warga.

Seperti halnya perayaan hari raya masyarakat Hindu Bali, perayaan Maulid Nabi di Pegayaman juga memakai sistem urutan, seperti penjajaan, penapean, penampahan, rainan, dan umanis. Itulah yang dikenal sebagai akulturasi Hindu Bali dan Muslim Desa Pegayaman. Sokok taluh yang diarak juga merupakan akulturasi dari pajegan di Bali.

Hujan terus mengguyur siang itu. Pawai sempat ditunda. Menunggu hujan reda, grup burdah memanfaatkan jeda. Memilih tempat di sisi kanan masjid, sejumlah lagu dimainkan. Lantunan lagu-lagu yang ditampilkan menyentuh jiwa. Hati ikut bergetar.

Suara burdah menarik perhatian warga. Mereka bergeser ke sisi kanan masjid, menyaksikan dan mengabadikan dengan HP aksi para seniman burdah. Semua penonton terkesima, tak kecuali anak-anak.

Hujan reda, para peserta Pawai Maulid sudah siap berlaga. Dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, Penghulu Desa Pegayaman, H. Abdul Ghofar Ismail, melepas pawai. Wajah-wajah ceria, dengan sejuta perasaan bahagia. 

Perayaan Maulid Nabi di Pegayaman | Foto Yahya Umar

Beberapa saat kemudian, hujan kembali turun. Kali ini, para peserta bagai tak peduli dengan hujan. Berhujan-hujanan para peserta Pawai Maulid tampak tetap bersemangat mengikuti pawai. Dengan pakaian dan alat-alat peraga yang basah kuyup, mereka tak kendur. Justru mereka tampak bahagia.

Tak kalah antusiasnya warga Pegayaman menyambut pelaksanaan Pawai Maulid tersebut. Di Masjid Jami’ Safinatussalam tampak dipenuhi warga. Dari masjid ini, pawai dimulai. Di setiap jalan yang dilewati peserta pawai juga tampak antusiasme warga menyaksikan dan memberi semangat kepada peserta pawai.

Di tempat finish pawai pun, yakni di depan kantor Desa Pegayaman, juga dipadati warga. Bahkan tampak juga warga dari luar Desa Pegayaman. Hujan semakin deras, namun peserta pawai tak mundur sedikit pun.

Di depan kantor desa, beberapa peserta tampak menampilkan atraksi. Seperti grup hadrah anak-anak, drumband, dan seni bela diri. Atraksi inilah yang paling ditunggu oleh warga. Meskipun hujan mengguyur, para peserta Pawai Maulid yang melakukan atraksi tetap berusaha tampil maksimal. Meskipun hujan mengguyur, penonton tak mau beranjak. Tetap berdesakan menyaksikan setiap atraksi yang dipersembahkan peserta pawai.

Bagi warga Pegayaman, perayaan Maulid Nabi menjadi sesuatu yang istimewa. Karena itu, warga Pegayaman yang ada di rantau biasanya pulang kampung. Perayaan maulid, justru lebih meriah dibandingkan perayaan hari raya Islam lainnya, seperti Idul Fitri atau Idul Adha.

Lantas, apa makna dari anak-anak usia dini yang tetap ceria dan bahagia dalam guyuran hujan saat mengikuti Pawai Maulid? Apa manfaat anak-anak sekolah atau santri yang tak surut sedikit pun dan tetap bersemangat mengikuti pawai meski cuaca sangat membahayakan? Apa sih yang dicari para orang tua, guru, atau ustadz yang harus basah kuyup dan melintasi jalan-jalan yang licin mengikuti pawai?

Itulah yang dinamakan cinta. Itulah yang disebut setia. Cinta kepada Nabi. Setia kepada tradisi. Dan salah satu cara, dari banyak cara, menanamkan cinta kepada Nabi itu ya dengan pawai. Dan, salah satu cara, dari banyak cara, merawat tradisi itu, ya dengan pawai. Pawai Maulid namanya. [T]

Pawai Maulid Nabi di Desa Pegayaman, Semarak di Tengah Hujan
Burdah Pegayaman, Penguat Cerita Asal Usul dan Terapi Bagi yang Sakit Parah
Selalu Suka ke Pegayaman: Rancak Budrah, Nyanyian Muslim dengan Nada Kidung Bali
Tags: balibulelengDesa PegayamanMaulid NabiMuslimMuslim Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Teater Gadhang UNS Surakarta Pentaskan Anai-Anai

Next Post

Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Yahya Umar

Yahya Umar

Penulis serabutan: wartawan, juga menulis cerpen, puisi dan novel. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co