4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Maulid Nabi di Pegayaman: Merawat Kesetiaan kepada Tradisi, Menanamkan Kecintaan kepada Nabi

Yahya Umar by Yahya Umar
October 21, 2022
in Khas, Pilihan Editor
Maulid Nabi di Pegayaman: Merawat Kesetiaan kepada Tradisi, Menanamkan Kecintaan kepada Nabi

Perayaan Maulid Nabi di Desa Pegayaman, Buleleng, Bali, Ahad, 9 Oktober 2022

MENANAMKAN kecintaan kepada Nabi. Merawat kesetiaan kepada tradisi. Adakah yang lebih berarti dari menanamkan kecintaan kepada Nabi (Muhammad SAW) dan merawat kesetiaan kepada tradisi bagi warga Muslim Pegayaman di pedalaman Bali?

Saya merasakan di Ahad, 9 Oktober 2022, siang itu. Siang yang dipenuhi keceriaan dan luapan kebahagiaan. Siang yang penuh cinta. Cinta kepada Nabi, kekasih semesta.

Padahal hujan turun dengan derasnya. Mendung di langit mencurahkan buliran-buliran bening ke setiap sudut Desa Pegayaman. Rumah-rumah dan jalanan basah kuyup. Air mengalir di setiap celah di bumi “Kumpi Bukit” itu.

Tapi, lihatlah warga Desa Pegayaman berbondong-bondong ke Masjid Jami’ Safinatussalam siang itu. Di jalan depan masjid bersejarah ini, warga berkumpul. Anak-anak putra-putri, remaja, orangtua, bapak-bapk, ibu-ibu, hingga kakek-nenek tumpah ruah.

Lihatlah anak-anak usia dini dengan beragam pakaian yang melekat pada tubuhnya. Pakaian adat-istiadat, pakaian wisuda, pakaian sekolah, ah entah pakaian apa lagi. Pokoknya beragam.

Lihatlah anak-anak seusia sekolah dasar, dengan pakaian seragam kebesaran hadrahnya. Mereka bersiap untuk atraksi. Lihatlah para remaja dengan grup drumbandnya.

Perayaan Maulid Nabi di Pegayaman | Foto Yahya Umar

Lihatlah juga grup-grup hadrah dewasa, grup burdah yang juga siap beraksi. Lihatlah para pendekar dari Pagar Nusa, Gasmi, dan Sitembak yang juga ikut hadir pada siang itu. Mereka pun siap ikut pawai.

Juga lihatlah pajegan sokok taluh yang dibuat warga sudah berjejer di jalan depan Masjid Jami’ Safinatussalam siap untuk diarak.

Ya pada siang itu digelar Pawai Maulid. Pawai untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pawai siang itu merupakan puncak dari serangkaian kegiatan dalam rangka perayaan Maulid Nabi. Sebelumnya, ada sejumlah kegiatan yang digelar, antara lain penampilan grup burdah semalam suntuk di rumah Penghulu/Imam Desa Pegayaman, H. Abdul Ghafar Ismail. Belum lagi kegiatan di masjid dan rumah-rumah warga.

Seperti halnya perayaan hari raya masyarakat Hindu Bali, perayaan Maulid Nabi di Pegayaman juga memakai sistem urutan, seperti penjajaan, penapean, penampahan, rainan, dan umanis. Itulah yang dikenal sebagai akulturasi Hindu Bali dan Muslim Desa Pegayaman. Sokok taluh yang diarak juga merupakan akulturasi dari pajegan di Bali.

Hujan terus mengguyur siang itu. Pawai sempat ditunda. Menunggu hujan reda, grup burdah memanfaatkan jeda. Memilih tempat di sisi kanan masjid, sejumlah lagu dimainkan. Lantunan lagu-lagu yang ditampilkan menyentuh jiwa. Hati ikut bergetar.

Suara burdah menarik perhatian warga. Mereka bergeser ke sisi kanan masjid, menyaksikan dan mengabadikan dengan HP aksi para seniman burdah. Semua penonton terkesima, tak kecuali anak-anak.

Hujan reda, para peserta Pawai Maulid sudah siap berlaga. Dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, Penghulu Desa Pegayaman, H. Abdul Ghofar Ismail, melepas pawai. Wajah-wajah ceria, dengan sejuta perasaan bahagia. 

Perayaan Maulid Nabi di Pegayaman | Foto Yahya Umar

Beberapa saat kemudian, hujan kembali turun. Kali ini, para peserta bagai tak peduli dengan hujan. Berhujan-hujanan para peserta Pawai Maulid tampak tetap bersemangat mengikuti pawai. Dengan pakaian dan alat-alat peraga yang basah kuyup, mereka tak kendur. Justru mereka tampak bahagia.

Tak kalah antusiasnya warga Pegayaman menyambut pelaksanaan Pawai Maulid tersebut. Di Masjid Jami’ Safinatussalam tampak dipenuhi warga. Dari masjid ini, pawai dimulai. Di setiap jalan yang dilewati peserta pawai juga tampak antusiasme warga menyaksikan dan memberi semangat kepada peserta pawai.

Di tempat finish pawai pun, yakni di depan kantor Desa Pegayaman, juga dipadati warga. Bahkan tampak juga warga dari luar Desa Pegayaman. Hujan semakin deras, namun peserta pawai tak mundur sedikit pun.

Di depan kantor desa, beberapa peserta tampak menampilkan atraksi. Seperti grup hadrah anak-anak, drumband, dan seni bela diri. Atraksi inilah yang paling ditunggu oleh warga. Meskipun hujan mengguyur, para peserta Pawai Maulid yang melakukan atraksi tetap berusaha tampil maksimal. Meskipun hujan mengguyur, penonton tak mau beranjak. Tetap berdesakan menyaksikan setiap atraksi yang dipersembahkan peserta pawai.

Bagi warga Pegayaman, perayaan Maulid Nabi menjadi sesuatu yang istimewa. Karena itu, warga Pegayaman yang ada di rantau biasanya pulang kampung. Perayaan maulid, justru lebih meriah dibandingkan perayaan hari raya Islam lainnya, seperti Idul Fitri atau Idul Adha.

Lantas, apa makna dari anak-anak usia dini yang tetap ceria dan bahagia dalam guyuran hujan saat mengikuti Pawai Maulid? Apa manfaat anak-anak sekolah atau santri yang tak surut sedikit pun dan tetap bersemangat mengikuti pawai meski cuaca sangat membahayakan? Apa sih yang dicari para orang tua, guru, atau ustadz yang harus basah kuyup dan melintasi jalan-jalan yang licin mengikuti pawai?

Itulah yang dinamakan cinta. Itulah yang disebut setia. Cinta kepada Nabi. Setia kepada tradisi. Dan salah satu cara, dari banyak cara, menanamkan cinta kepada Nabi itu ya dengan pawai. Dan, salah satu cara, dari banyak cara, merawat tradisi itu, ya dengan pawai. Pawai Maulid namanya. [T]

Pawai Maulid Nabi di Desa Pegayaman, Semarak di Tengah Hujan
Burdah Pegayaman, Penguat Cerita Asal Usul dan Terapi Bagi yang Sakit Parah
Selalu Suka ke Pegayaman: Rancak Budrah, Nyanyian Muslim dengan Nada Kidung Bali
Tags: balibulelengDesa PegayamanMaulid NabiMuslimMuslim Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Teater Gadhang UNS Surakarta Pentaskan Anai-Anai

Next Post

Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Yahya Umar

Yahya Umar

Penulis serabutan: wartawan, juga menulis cerpen, puisi dan novel. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Raih AMI Award, Sutradara Dibal Ranuh: Lirik Dinasti Matahari Navicula Sangat Bagus

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co