24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jangan Ragu, Pulang, Pulanglah ke Laut Lepas! — Kisah Haru Tiga Lumba-Lumba

Dian Suryantini by Dian Suryantini
September 14, 2022
in Khas
Jangan Ragu, Pulang, Pulanglah ke Laut Lepas! — Kisah Haru Tiga Lumba-Lumba

Johnny, Rocky dan Rambo | Foto: Dok. Dolphinproject.com

Barangkali tak pernah terbayangkan di benak Johnny, Rocky dan Rambo, bahwa pada akhirnya mereka bisa berenang dan pulang ke laut lepas—rumah mereka yang sebenarnya.  

Bertahun-tahun lalu, mereka bertualang dari kota ke kota, dari arena ke arena, dan berakhir di kolam sebuah hotel. Ketika berada di kolam, tentu kecil kemungkinan mereka bisa kembali pulang ke tengah laut. Barangkali hidupnya berakhir dalam kolam dengan kandungan klorin, zat pembersih dan pembasmi kuman, yang berdosis tinggi.

Johnny, Rocky dan Rambo, adalah lumba-lumba. Dulu, mereka pemain sirkus yang dipertunjukkan di kota ke kota, dari panggung sirkus ke panggung sirkus yang lain. Hidupnya dipenuhi riak tawa dan riuh tepuk tangan dari penonton.  Tiga lumba-lumba itu memang mantan pemain sirkus sebelum dijual ke Hotel Melka di kawasan Lovina, Buleleng, Bali.  

Sampai di hotel, ketiganya kembali melakukan atraksi untuk menghibur wisatawan yang datang tiada henti. Tiga lumba-lumba itu ditangkar di sebuah kolam. Sementara teman-teman satwa lainnya diletakkan di sebuah kandang di beberapa sudut. Ada buaya, beberapa jenis burung dan ada sebangsa lutung yang ditangkar dalam kandang besi cukup besar.

Selama 10 tahun hidup di dalam kolam, Johnny, Rocky dan Rambo seakan menghentikan sonar mereka. Tahun demi tahun gigi Johnny jadi ompong diduga akibat terpapar kandungan klorin dalam air kolam.

Johnny | Foto Dok:. Dolphinproject.com)

Matanya buta sebelah. Kemungkinan karena gesekan pada tandu yang mengangkutnya keliling Indonesia sebelumnya, saat aktif bermain sirkus. Apalagi ia ditempatkan dalam kolam berklorin, penglihatannya pun semakin memburuk. Belum lagi siripnya terluka karena bergesekan dengan serpihan keramik yang tajam dalam kolam.

Rocky dan Rambo juga tidak baik-baik saja. Kulit mereka berjamur karena paparan klorin. Terkadang mereka merasa tidak nyaman saat berada dalam kolam. Sering terlihat berenang mondar-mandir tanpa henti. Tapi apa yang bisa mereka lakukan? Mereka bahkan tidak punya kaki untuk melarikan diri.

Begitulah mereka menjalani hidup. Tahun 2019, hotel tempat mereka mukim itu pailit. Semua satwa dievakuasi dan diserahkan ke BKSDA Bali.

Satwa terakhir yang dievakuasi adalah tiga sekawan lumba-lumba ini. selain membutuhkan teknik yang lebih detail, ternyata instrukturnya belum ikhlas untuk berpisah. Saat evakuasi terjadi, Wahyu salah satu instruktur Johnny, Rocky dan Rambo sangat terpukul. Dengan berurai air mata ia mencoba untuk tetap berada di samping anak-anak asuhnya itu.

BACA JUGA:

  • Melamunkan Lamun dari Laut Bali Utara | Catatan Diskusi Angkringan Mula Keto
  • Bandara dan Lumba-Lumba

Beberapa lama kemudian akhirnya, tim dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) serta BKSDA Bali berhasil mengevakuasi tiga mamalia laut itu. Ketiganya diboyong menuju Denpasar sembari menunggu tempat rehabilitasi di Teluk Banyuwedang.

Tak sampai satu bulan, tempat rehabilitasi yang dinamakan Umah Lumba itu jadi. Tiga lumba-lumba yang sebelumnya dibawa ke Depasar kembali meluncur ke Bali Utara. Mereka langsung ditempatkan dalam seapen di Umah Lumba itu. Tentu saja mereka ditemani juga oleh ibu asuhnya, Wahyu.

Johnny, Rocky dan Rambo kembali diasuh oleh Wahyu di tempat yang berbeda dengan treatment yang berbeda pula. Ia tidak sendiri. Ia ditemani Femke Den Haas yang merupakan Founder dari Umah Lumba. Berhari-hari. Berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan mereka melakukan perawatan terhadap tiga lumba-lumba yang sakit itu.

Wahyu saat bersama lumba-lumba | Foto: Dok. Dolphinproject.com

Perlahan, Johnny, Rocky dan Rambo kondisinya membaik. Perubahan pesat dialami Johnny. Ia lumba-lumba paling tua di antara ketiganya. Usianya kini 30 tahun. Saat dibawa ke Umah Lumba, Johnny mengalami kondisi buruk. Gigi ompong, buta sebelah serta sirip yang tak sembuh-sembuh. Kadar garam pada kulitnya juga sangat rendah.

Ketika dirawat di Umah Lumba, Johnny perlahan mulai bisa melihat. Luka pada siripnya sembuh dan kadar garam pada tubuhnya meningkat bahkan normal. Perubahan juga terjadi pada Rocky dan Rambo. Insting liar dari hewan tersebut kembali muncul. Sonar yang sebelumnya lama vacum kembali berfungsi sebagai alat navigasi dan alat komunikasi mereka.

Tiga tahun berada di Umah Lumah dengan kondisi yang dapat diikatakan pulih, tiba saatnya mereka bertiga kembali pulang. Jaring pada seapen dilepaskan agar mereka bisa berenang bebas.

Dan pada Sabtu 4 September 2022, Johnny, Rocky dan Rambo perlahan melewati seapen 1 menuju seapen 2. Di seapen 2 mereka terlihat bermain-main. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama mereka tidak keluar dari seapen 2 itu.

Orang-orang di sekitar seapen bingung.

Ada apa Johnny? Ada apa Rocky? Ada apa Rambo? Kenapa kalian tidak mendekat ke pintu keluar? Keluar saja. Berenang saja. Tak apa, itu rumah kalian. Jangan ragu.

Rocky | Foto: Dok. Dolphinproject.com)

Tapi tiga lumba-lumba hidung botol ini tetap bergerak pelan-pelan. Mereka memilih lebih berhati-hati. Mereka rupanya masih beradaptasi dengan kehidupan tanpa tirai. Seolah-olah mengidentifikasi ada apa di luar sana.

Apakah jika melewati kolam ini hidupnya akan baik-baik saja? Secara berulang-berulang ketiganya jauh-mendekat ke pintu keluar. Sesekali mereka muncul ke permukaan seolah melirik Wahyu dan Femke. Mungkin mereka ingin mengetahui apa yang terjadi.

Setelah sekian lama tiga sekawan ini jauh-mendekat ke pintu keluar, akhirnya Femke memutuskan untuk turut berenang dalam seapen 2. Ia lantas melepaskan beberapa pelampung yang terpasang pada seapen.

Sesaat setelah dilepaskan, perlahan lumba-lumba mulai mendekat. Jonny memimpin jalan untuk Rocky dan Rambo. Sebagai kawan tertua a sakan meyakinkan kawan lainnya bahwa semua baik-baik saja. Johnny berenang memimpin keluar dari seapen diikuti Rocky dan Rambo.

Seluruh tim bersorak haru. Wahyu dan Femke terlihat menangis. Usaha mereka untuk memulihkan tiga lumba-lumba akhirnya terbayar. air mata kebahagiaan tak dapat dibendung.

Rambo | Foto: Dok. Dolphinproject.com

Di kejauhan, Johnny, Rocky dan Rambo masih tetap mengapung di permukaan tak jauh dari seapen. Beberapa menit mereka enggan berenang lebih jauh. Saya seperti merasakan hubungan emosional antara mamalia laut itu dengan beberapa tim JAAN.

Setelah menoleh ke arah seapen barang sesaat, ketiganya berenang. Lalu muncul kembali dan menoleh lagi. Saya rasa mereka mengucapkan terima kasih dan sampai jumpa walau ada keraguan untuk berenang lebih dan lebih jauh lagi. Bertemu dengan koloni mereka.

Tidak apa-apa Johnny, Rocky, Rambo. Pulanglah. Kembalilah. Berenanglah. [T]

Tags: faunalingkunganlumba-lumba
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Laris Manis Prodi PGSD di Perguruan Tinggi, Hitung-hitung Bisa Cepat Balik Modal

Next Post

“Read Aloud” di Perpustakaan Buleleng, Anak-anak TK Mendengar dengan Ceria

Dian Suryantini

Dian Suryantini

Kuliah sambil kerja di Singaraja

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
“Read Aloud” di Perpustakaan Buleleng, Anak-anak TK Mendengar dengan Ceria

"Read Aloud" di Perpustakaan Buleleng, Anak-anak TK Mendengar dengan Ceria

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co