15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Kota Menjelma Kata | Catatan Film “Walking Through Words” dalam Minikino Film Week 8

Kadek Sonia Piscayanti by Kadek Sonia Piscayanti
September 10, 2022
in Ulas Film
Ketika Kota Menjelma Kata | Catatan Film “Walking Through Words” dalam Minikino Film Week 8

Salah satu adegan dalam film “Walking Through Words” | Foto: Dok. MFW8

Dimabuk kata. Film ini telah membuat saya dimabuk kata.

Film “Walking Through Words” diputar Selasa, 6 September 2022, dalam rangkaian Minikino Film Week 8 (MFW8) di Rumah Belajar Komunitas Mahima. “Walking Through Words” adalah program film pendek dokumenter Korea yang diproduksi oleh Sesiff di tahun 2021.

Sesuai judulnya, film ini mengajak kita menelusuri kota melalui kata-kata. Sang aktor sekaligus narator bercerita bagaimana kata-kata di kotanya telah menjadi  rangkaian imaji, secara visual dan imajinasi membentuk refleksi terhadap kehidupan manusia yang dinamis di kota itu.

Kamera bergerak menelusuri tiap kata yang ditemukan oleh aktor narator tunggal, ke seluruh pelosok kota, di permukaan tembok lusuh, di gerbang toko, di tepi jalan, di taman kota, di mana-mana.

Kata yang sebelumnya tidak hidup, dimaknai kembali, dan diresapi hingga ke dalam. Mendadak kota itu terasa hidup sekaligus bergeliat kadang lambat kadang cepat. Mari membayangkan bersama.

Salah satu adegan dalam film “Walking Through Words” yang diputar di Komunitas Mahima serangkaian Minikino Film Week 8 | Foto: Dok. MFW 8

Bayangkan sebuah kota yang dibangun dengan kata-kata. Dihidupkan oleh kata-kata. Diarahkan oleh kata-kata. Macam-macam kata.

Kata yang hampir terhapus, kata yang pernah ada, kata yang tertempel, kata yang mengarahkan, kata yang membakar, kata yang merayu, kata yang menghianati, kata yang menyebalkan, kata yang mengumpat, kata yang menghakimi, kata yang memotivasi, kata yang membuat apa saja menjadi renungan.

Adalah sebuah kota di Korea Selatan yang menjadi subjek film ini. Kata-kata hadir di sepanjang (sependek) film selama 6.36 menit. Membuat kita merenung bahwa kadang benar, hidup ini adalah rangkaian kata-kata yang kadang kita abaikan.

BACA JUGA:

  • “Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8
  • Festival Film Wartawan Indonesia : 123 Judul Film Siap Dinilai

Kata, pada akhirnya sebuah pertanda besar dari kehidupan yang maha besar dan luas. Kata yang terbangun dari beberapa simbol huruf yang mewakili simbol bunyi, mewakili simbol ide, rasa, emosi, perlawanan, pertahanan, kecemasan, keberanian, kegilaan dan apa saja.

Melalui film ini kita melihat bahwa kata membangun kemanusiaan sebuah kota. Wajah kota, dilihat dari kata-katanya. Bahwa kata-kata yang kadang diabaikan ini telah menjadi sebuah identitas kota.

Dan sepertinya berbagai jenis manusia turut menyumbangkan suara melalui kata-kata yang ada. Manusia yang marah menulis kata “bajingan” sebagai sebuah coretan vandalisme. Manusia yang sedih menulis kata-kata sedih, manusia penjual memakai kata pada brosur promosi, lalu manusia kesepian dihibur oleh kata-kata motivasi receh di tepi-tepi jalan.

Suasana menonton film serangkaian Minikino Film Week 8 di Komunitas Mahima | Foto: Dok. Komunitas Mahima

Apa yang ingin ditunjukkan oleh Hyemin Park melalui dokumentasi pendeknya ini? Kalau melihat backgroundnya sebagai mahasiswa doktoral bidang ilmu teori politik, tentu kita bisa hubungkan bahwa ia sedang melihat kota dan kata tumbuh saling berkelindan dan saling mengadakan.

Kata adalah simbol ekspresi identitas manusia, voice of the society. Kata Byrne (2015) kata-kata mewakili suara, mewakili identitas, mewakili makna. Sedangkan Hoffman mengatakan bahwa kata membuka sejuta makna (Hoffman, 1993).

Kota yang hidup dalam kata, atau kata yang hidup dalam kota adalah kota yang mindful, kota yang berpikir. Dalam konteks kota yang mindful, manusia di dalamnya juga adalah manusia yang mindful karena mencerna kata dengan baik.

Hall (2015) mengatakan bahwa pembacaan yang mendalam mengantarkan kita pada mindful literacy, sebuah sudut pandang baru dan sebuah konteks baru yang diperbaharui terus menerus. Kota dalam kata, atau kata dalam kota menjadi sebuah sudut pandang yang tidak berhenti dibangun.

Suasana menonton film serangkaian Minikino Film Week 8 di Komunitas Mahima | Foto: Dok. Komunitas Mahima

Lalu apa kabar dengan kota saya di Singaraja? Atau di Denpasar? Atau kota-kota lain di Indonesia?

 Kota saya adalah juga kota yang mindful. Kota yang berpikir. Di benak yang berpikir saja. Di kota saya, akan sulit menemukan kata-kata seperti puisi dipajang di baliho kota yang mentereng, atau dipajang di tengah pusat kota lainnya.

Membayangkan puisi semacam “jika kota ini mungkin hilang, ingatlah kata-kata akan tetap ada” hanya ada di benak saja. Atau kata-kata semacam “tetaplah terlihat bahagia meskipun kita semua berpura-pura” tidak mungkin dipajang di sudut kota saya.

Jadi sementara ini, kota saya hidup di kepala. Kepala masing-masing orang seperti saya. Sebab jika mau jujur, kebanyakan kota saya dibangun oleh kata-kata “pecel lele”, “bakso”, “sate”, “mie ayam”, dan nama-nama toko, juga baliho politik. [T]

References:

  • Byrne, G. (2015). Narrative inquiry and the problem of representation: ‘giving voice’, making meaning. International Journal of Research and Method in Education, 40(1), 36–52.
  • Hall, M. et al. (2015). The power of deep reading and mindful literacy: An innovative approach in contemporary education. Innovación Educativa, 15(67), 49–59. DOI: https://doi.org/10.31231/osf.io/56pty
  • Hoffman, Th.R. (1993). Realms of meaning. Longman Publishing
Tags: filmfilm pendekMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

HMI dan KMHDI Kolaborasi Demo: “Cukup Aku yang Jual Mahal, BBM Jangan”

Next Post

9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan

Kadek Sonia Piscayanti

Kadek Sonia Piscayanti

Penulis adalah dosen di Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Related Posts

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

by Satria Aditya
June 1, 2026
0
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

Read moreDetails

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
0
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

Read moreDetails

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
0
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

Read moreDetails

Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

by Made Adnyana
May 6, 2026
0
Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

TIDAK banyak film biografi mampu merangkum kehidupan seorang musisi besar secara utuh. Ada yang memilih merayakan, ada pula yang mencoba...

Read moreDetails

Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

by Jaswanto
March 28, 2026
0
Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

SEJAK menonton video promosi singkatnya di media sosial, saya tahu bahwa Hoppers (2026) bukan sekadar film animasi yang diperuntukkan untuk...

Read moreDetails

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

by Agung Kesawa Kevalam
February 12, 2026
0
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

ADA jenis cinta yang datang untuk menemani, dan banyak juga yang datang untuk mengingatkan. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika...

Read moreDetails

Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

by Rana Nasyitha
January 24, 2026
0
Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

WAKTU itu saya melihat judul film ini di sebuah aplikasi/platform streaming lokal. Di antara kumpulan film indonesia lainnya, Surat Dari...

Read moreDetails

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

by Ahmad Sihabudin
January 23, 2026
0
Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

BAGI generasi yang tumbuh sebelum jalan tol Trans Jawa rampung, nama Alas Roban bukan sekadar penanda geografis. Ia adalah kata...

Read moreDetails

Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup? — Tanggapan untuk Jaswanto

by Angga Wijaya
January 21, 2026
0
Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup?  — Tanggapan untuk Jaswanto

PADA esai Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial (Tatkala.co, 16 Januari 2026), saya sepakat dengan Jaswanto, sang penulis, dalam...

Read moreDetails

Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

by Jaswanto
January 16, 2026
0
Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

SEORANG pria muda jomlo dan kurang mampu dari zaman modern entah bagaimana ceritanya bisa melintasi waktu dan masuk ke tubuh...

Read moreDetails
Next Post
9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan

9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)
Khas

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi
Ulas Rupa

Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

TIDAK semua pengetahuan lahir dari buku. Jauh sebelum manusia mengenal aksara, alam telah lebih dahulu menjadi ruang belajar. Pohon mengajarkan...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Membaca Made Budhiana dari Sebuah Puisi

SAYA tidak mengenal Made Budhiana pertama kali melalui sebuah pameran lukisan. Bukan pula dari buku sejarah seni rupa Bali. Saya...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif
Esai

Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif

Pagi itu, gerbang-gerbang sekolah kembali dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Ada anak yang dengan antusias mengenakan seragam baru, ada yang menggenggam...

by Lailatus Sholihah
July 15, 2026
Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co