4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Kota Menjelma Kata | Catatan Film “Walking Through Words” dalam Minikino Film Week 8

Kadek Sonia Piscayanti by Kadek Sonia Piscayanti
September 10, 2022
in Ulas Film
Ketika Kota Menjelma Kata | Catatan Film “Walking Through Words” dalam Minikino Film Week 8

Salah satu adegan dalam film “Walking Through Words” | Foto: Dok. MFW8

Dimabuk kata. Film ini telah membuat saya dimabuk kata.

Film “Walking Through Words” diputar Selasa, 6 September 2022, dalam rangkaian Minikino Film Week 8 (MFW8) di Rumah Belajar Komunitas Mahima. “Walking Through Words” adalah program film pendek dokumenter Korea yang diproduksi oleh Sesiff di tahun 2021.

Sesuai judulnya, film ini mengajak kita menelusuri kota melalui kata-kata. Sang aktor sekaligus narator bercerita bagaimana kata-kata di kotanya telah menjadi  rangkaian imaji, secara visual dan imajinasi membentuk refleksi terhadap kehidupan manusia yang dinamis di kota itu.

Kamera bergerak menelusuri tiap kata yang ditemukan oleh aktor narator tunggal, ke seluruh pelosok kota, di permukaan tembok lusuh, di gerbang toko, di tepi jalan, di taman kota, di mana-mana.

Kata yang sebelumnya tidak hidup, dimaknai kembali, dan diresapi hingga ke dalam. Mendadak kota itu terasa hidup sekaligus bergeliat kadang lambat kadang cepat. Mari membayangkan bersama.

Salah satu adegan dalam film “Walking Through Words” yang diputar di Komunitas Mahima serangkaian Minikino Film Week 8 | Foto: Dok. MFW 8

Bayangkan sebuah kota yang dibangun dengan kata-kata. Dihidupkan oleh kata-kata. Diarahkan oleh kata-kata. Macam-macam kata.

Kata yang hampir terhapus, kata yang pernah ada, kata yang tertempel, kata yang mengarahkan, kata yang membakar, kata yang merayu, kata yang menghianati, kata yang menyebalkan, kata yang mengumpat, kata yang menghakimi, kata yang memotivasi, kata yang membuat apa saja menjadi renungan.

Adalah sebuah kota di Korea Selatan yang menjadi subjek film ini. Kata-kata hadir di sepanjang (sependek) film selama 6.36 menit. Membuat kita merenung bahwa kadang benar, hidup ini adalah rangkaian kata-kata yang kadang kita abaikan.

BACA JUGA:

  • “Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8
  • Festival Film Wartawan Indonesia : 123 Judul Film Siap Dinilai

Kata, pada akhirnya sebuah pertanda besar dari kehidupan yang maha besar dan luas. Kata yang terbangun dari beberapa simbol huruf yang mewakili simbol bunyi, mewakili simbol ide, rasa, emosi, perlawanan, pertahanan, kecemasan, keberanian, kegilaan dan apa saja.

Melalui film ini kita melihat bahwa kata membangun kemanusiaan sebuah kota. Wajah kota, dilihat dari kata-katanya. Bahwa kata-kata yang kadang diabaikan ini telah menjadi sebuah identitas kota.

Dan sepertinya berbagai jenis manusia turut menyumbangkan suara melalui kata-kata yang ada. Manusia yang marah menulis kata “bajingan” sebagai sebuah coretan vandalisme. Manusia yang sedih menulis kata-kata sedih, manusia penjual memakai kata pada brosur promosi, lalu manusia kesepian dihibur oleh kata-kata motivasi receh di tepi-tepi jalan.

Suasana menonton film serangkaian Minikino Film Week 8 di Komunitas Mahima | Foto: Dok. Komunitas Mahima

Apa yang ingin ditunjukkan oleh Hyemin Park melalui dokumentasi pendeknya ini? Kalau melihat backgroundnya sebagai mahasiswa doktoral bidang ilmu teori politik, tentu kita bisa hubungkan bahwa ia sedang melihat kota dan kata tumbuh saling berkelindan dan saling mengadakan.

Kata adalah simbol ekspresi identitas manusia, voice of the society. Kata Byrne (2015) kata-kata mewakili suara, mewakili identitas, mewakili makna. Sedangkan Hoffman mengatakan bahwa kata membuka sejuta makna (Hoffman, 1993).

Kota yang hidup dalam kata, atau kata yang hidup dalam kota adalah kota yang mindful, kota yang berpikir. Dalam konteks kota yang mindful, manusia di dalamnya juga adalah manusia yang mindful karena mencerna kata dengan baik.

Hall (2015) mengatakan bahwa pembacaan yang mendalam mengantarkan kita pada mindful literacy, sebuah sudut pandang baru dan sebuah konteks baru yang diperbaharui terus menerus. Kota dalam kata, atau kata dalam kota menjadi sebuah sudut pandang yang tidak berhenti dibangun.

Suasana menonton film serangkaian Minikino Film Week 8 di Komunitas Mahima | Foto: Dok. Komunitas Mahima

Lalu apa kabar dengan kota saya di Singaraja? Atau di Denpasar? Atau kota-kota lain di Indonesia?

 Kota saya adalah juga kota yang mindful. Kota yang berpikir. Di benak yang berpikir saja. Di kota saya, akan sulit menemukan kata-kata seperti puisi dipajang di baliho kota yang mentereng, atau dipajang di tengah pusat kota lainnya.

Membayangkan puisi semacam “jika kota ini mungkin hilang, ingatlah kata-kata akan tetap ada” hanya ada di benak saja. Atau kata-kata semacam “tetaplah terlihat bahagia meskipun kita semua berpura-pura” tidak mungkin dipajang di sudut kota saya.

Jadi sementara ini, kota saya hidup di kepala. Kepala masing-masing orang seperti saya. Sebab jika mau jujur, kebanyakan kota saya dibangun oleh kata-kata “pecel lele”, “bakso”, “sate”, “mie ayam”, dan nama-nama toko, juga baliho politik. [T]

References:

  • Byrne, G. (2015). Narrative inquiry and the problem of representation: ‘giving voice’, making meaning. International Journal of Research and Method in Education, 40(1), 36–52.
  • Hall, M. et al. (2015). The power of deep reading and mindful literacy: An innovative approach in contemporary education. Innovación Educativa, 15(67), 49–59. DOI: https://doi.org/10.31231/osf.io/56pty
  • Hoffman, Th.R. (1993). Realms of meaning. Longman Publishing
Tags: filmfilm pendekMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

HMI dan KMHDI Kolaborasi Demo: “Cukup Aku yang Jual Mahal, BBM Jangan”

Next Post

9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan

Kadek Sonia Piscayanti

Kadek Sonia Piscayanti

Penulis adalah dosen di Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Related Posts

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

by Satria Aditya
June 1, 2026
0
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

Read moreDetails

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
0
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

Read moreDetails

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
0
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

Read moreDetails

Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

by Made Adnyana
May 6, 2026
0
Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

TIDAK banyak film biografi mampu merangkum kehidupan seorang musisi besar secara utuh. Ada yang memilih merayakan, ada pula yang mencoba...

Read moreDetails

Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

by Jaswanto
March 28, 2026
0
Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

SEJAK menonton video promosi singkatnya di media sosial, saya tahu bahwa Hoppers (2026) bukan sekadar film animasi yang diperuntukkan untuk...

Read moreDetails

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

by Agung Kesawa Kevalam
February 12, 2026
0
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

ADA jenis cinta yang datang untuk menemani, dan banyak juga yang datang untuk mengingatkan. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika...

Read moreDetails

Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

by Rana Nasyitha
January 24, 2026
0
Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

WAKTU itu saya melihat judul film ini di sebuah aplikasi/platform streaming lokal. Di antara kumpulan film indonesia lainnya, Surat Dari...

Read moreDetails

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

by Ahmad Sihabudin
January 23, 2026
0
Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

BAGI generasi yang tumbuh sebelum jalan tol Trans Jawa rampung, nama Alas Roban bukan sekadar penanda geografis. Ia adalah kata...

Read moreDetails

Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup? — Tanggapan untuk Jaswanto

by Angga Wijaya
January 21, 2026
0
Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup?  — Tanggapan untuk Jaswanto

PADA esai Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial (Tatkala.co, 16 Januari 2026), saya sepakat dengan Jaswanto, sang penulis, dalam...

Read moreDetails

Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

by Jaswanto
January 16, 2026
0
Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

SEORANG pria muda jomlo dan kurang mampu dari zaman modern entah bagaimana ceritanya bisa melintasi waktu dan masuk ke tubuh...

Read moreDetails
Next Post
9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan

9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co