23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membincangkan Hal-hal Buruk | Catatan Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Agus Wiratama by Agus Wiratama
February 23, 2022
in Khas
Membincangkan Hal-hal Buruk | Catatan Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Peserta Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Banyuwangi malam itu seperti malam biasanya, tapi tidak bagi saya yang baru pertama kali tinggal di sana. Suhu mencapai 20 derajat celsius. Rasanya, tak lebih dingin dari Kintamani atau Bedugul, tetapi cukup membuat saya menggigil, mencari lipatan baju untuk menyelipkan tangan. saya yang datang terlambat untuk ngobrol sebelum acara dimulai, tak bisa memilih tempat yang lebih hangat: di samping meja kayu atau paling tidak menempel di dinding.

Grand Harvest, tempat kami tinggal dari tanggal 15 Februari sampai 20 Februari 2022 merupakan hotel yang dirancang dengan hamparan sawah sebagai bagiannya, rerimbun pohon kelapa, dan beranda kamar Aris Harianto—tempat kami berkumpul—tidak bisa terhindar dari dingin.

Malam itu, hujan baru saja reda. Don Rare, seorang penulis kontributor tatkala.co, tiba-tiba menghubungi saya ketika saya sedang menyembunyikan diri di balik lipatan selimut, dan rupanya ia sudah memulai obrolan bersama tiga teman dari combine, Zani Noviansyah, Aris, dan Ferdhi F. Putra. Mereka sudah memulai percakapan yang entah dari mana dan sudah sampai mana. Saya tiba-tiba nimbrung, hanya manut mengikuti cerita tentang Bali dan perkara pariwisata. Aris adalah staf multimedia di Combine Resource Institution, rambutnya panjang terburai, dan tatapannya seperti udara malam itu, namun ia menyambut saya, bertanya tentang situasi Bali, dan percakapan mengalir dengan hangat.

Percakapan tentang Bali dan pariwisata yang memang sudah berubah karena pandemi; pariwisata yang menutup banyak kenyataan menyedihkan—seperti listrik, internet, ekonomi—untuk promosi pariwisata segera bergeser. Saya mulai bisa paham dengan pembicaraan dengan topik baru itu: media sosial, password, website, dan pengelolaan media digital.

Saya menduga, percakapan malam itu merupakan awalan untuk kegiatan kami di hari selanjutnya. Dan, tak berselang lama, Zani yang meringkuk di balik jaket, sarung dan topi, dan bersandar di tiang depan kamar seolah paham tebakan itu, dan ia berkata: “Kita obrolin lebih banyak pada saat kegiatan besok.”

Ah, rupanya saya terlalu menyederhanakan persoalan. Dingin malam itu mulai hilang pelahan ketika kami bicara tentang media sosial, yang bagi saya adalah ruang publik yang aman-aman saja, “Toh saya bukan orang penting yang layak untuk diretas, pertemanan tidak terlalu banyak, dan saya tak banyak membagi informasi pribadi,” pikir saya.

Tapi, pikiran itu segera tertunda lagi. Bahkan, saya ingin segera menarik kesimpulan yang kini saya tahu itu keliru, “Jadi keamanan digital belum terlalu penting untuk saya perhitungkan,” kata saya dalam hati dan kini saya sesali. Tentu saja, siapa pun bisa mengalami hal tidak mengenakkan di dunia dengan logika yang berbeda itu meskipun hanya membagikan sedikit informasi pribadi. Dan, pekerja media tentu memiliki peluang kemungkinan untuk diretas dibandingkan dengan orang lain.

Betul saja, ketika pelatihan dengan format yang juga ngobrol, saya mulai mengingat-ingat peristiwa yang pernah saya alami di media sosial. Kesimpulan saya mulai bergeser pelahan. Saya ingat, beberapa kali saya mendapat pesan undian berhadiah, beberapa kali mendapat pesan “mama minta pulsa” dan belakangan, akun teman saya, yang pertemanannya lebih sedikit dari akun saya, menghubungi saya lewat pesan personal dan minta dikirimi uang. Tentu saya tak langsung percaya dengan pesan itu, dan sialnya, saya tak langsung berkesimpulan bahwa saya mungkin di posisi yang sama. 

Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi | Pelatihan dengan gaya ngobrol

Combine Resource Institution merupakan lembaga swadaya masyarakat yang beritikad mendorong terciptanya warga berdaya secara ekonomi, sosial, budaya, dan politik, melalui pengelolaan informasi berbasis komunitas. Lembaga ini mendorong penguatan institusi, jejaring warga serta kapasitas warga di bidang informasi tata kelola sumber daya, antara lain dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi.

Combine mengadakan kegiatan pelatihan keamanan menyeluruh yang diselenggarakan di Grand Harvest, Dusun Sumberwatu, Desa Taman Sari, kecamatan Licin, Banyuwangi. Pelatihan ini diikuti oleh tiga kelompok yaitu, Tatkala.co, sebagai media komunitas, Balebengong.id sebagai media jurnalisme warga, dan Rumah Literasi Indonesia yang basisnya di Banyuwangi, sebagai komunitas pegiat literasi. Saya dan Don Rare berangkat dari Denpasar dan secara kebetulan bertemu dua kawan dari Balebengong.id, yaitu Iin Valentine dan Bayu Saputra.

Di Gilimanuk, kapal peri terasa begitu lama bergerak, saya tak yakin: apakah kapal sudah bergerak atau belum. Bersamaan dengan gerak kapal yang pelan meninggalkan pulau Bali, saya mulai khawatir dengan pelatihan yang digelar selama enam hari ini. “Pelatihan menyeluruh” gumam saya.

Rasanya tema ini begitu besar untuk kapasitas saya yang cukup sulit menangkap percakapan soal hal-hal baru, dan sebagai perwakilan media komunitas, tentu saya menyimpan kekhawatiran yang tak bisa saya gambarkan. Hanya saja, kapal peri telah berlabuh di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan saya belum mampu merumuskan satu atau dua kalimat dari kata-kata kunci itu: Pelatihan, media, komunitas, pekerja media, dan sebagainya, dan lokasi Grand Harvest, tempat pelatihan ini, hanya beberapa menit dari pelabuhan.

Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi | Don Rare (Nyoman Nadiana) peserta dari tatkala.co

Ruang pelatihan dirancang bersama, sebelum dimulai, panitia meminta kami untuk menulis hal-hal yang membuat kami tak nyaman. Tentu saja, hal ini tidak dilakukan tanpa alasan khusus, dan hal ini berkaitan dengan aspek keamanan dan kenyamanan selama beberapa hari mengikuti pelatihan. Pelatihan ini rupanya membahas soal media digital, psikososial, dan mitigasi.

Ketiga hal itu terkait dengan kelancaran dan keamaan ketika sedang melakukan pekerjaan, semisal meliput dan sebagainya. Tentu kini saya sepakat dan paham dengan penggunaan terma “menyeluruh”; tentu tidak semua pekerja media mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, jika kita merumuskan hal itu sebagai: intimidasi, ancaman, dan sebagainya. Ada hal-hal sederhana lainnya yang juga perlu diperhatikan dan di sanalah letak menyeluruh itu.

Menulis hal-hal yang membuat tidak nyaman di awal pertemuan rupanya terkait dengan aspek penerimaan materi dan tingkat stress yang dibahas Dini Zakia pada materi psikososial. Ah, kami tampak semakin sibuk untuk mulai menelisik diri. Dini memaparkan beberapa ciri-ciri stres, dan beberapa di antaranya pernah saya alami dan tentu semua peserta mengidentifikasi diri dan “Aha!” hampir seluruh peserta memang pernah mengalaminya. Hal ini bisa muncul karena pengaruh dari luar, tapi sebagian besar mengakui bahwa hal itu merupakan pengaruh dari dalam diri: cemas, gelisah, dan sebangsanya. Hal ini tentu mengurangi produktivitas ketika bekerja, maka dari itu hal-hal kecil, seperti mengapresiasi diri, mengenal emosi, mesti mendapat perhatian khusus.

 Tunggul Harwanto, seorang pegiat literasi dari Rumah Literasi Indonesia, memiliki banyak cerita menarik yang tentu saja sayang jika tidak saya catat. Pengalaman tidak mengenakkan beberapa kali ia alami. Pengalaman itu membuat saya dan peserta yang baru mendengar kisahnya merasa lebih waspada. Kisah itu ia mulai dengan cerita tentang membuka ruang donasi untuk hal tertentu. Nomor narahubung, poster, dan pengumuman lainya telah disebar.

Tiba-tiba, seseorang menghubunginya lewat telepon dan mengatakan telah mengirim sejumlah uang ke rekening. Tentu saja, perasaan syukur dan rasa haru mulai muncul. Tapi, setelah beberapa lama, ia ditelepon lagi dengan alasan bahwa si pengirim membutuhkan uang dan hendak menarik kembali uang itu. Ia yang kala itu tidak memiliki M-Banking dan atm tentu dibuat kelimpungan. Tetapi, ketika itu hari libur, ia tidak bisa segera mengirim uang, bank tutup, dan ia mulai panik. Untungnya, Tunggul diingatkan oleh teman-temannya untuk lebih tenang dan berpikir jernih. Alhasil, ia menemukan cara untuk menguji kebenaran itu dan ia sadar itu penipuan.

“Cara yang cerdas,” pikir saya. Sejak mendengar cerita itu, saya berniat untuk membagikannya pada teman-teman. Bagi saya, cara itu cukup canggih dan berpeluang untuk menggait korban lain jika tidak berhati-hati. Pelatihan yang digelar selama 5 hari ini dilakukan dengan format bercerita tentang pengalaman para peserta, dan menariknya para pemateri—Dini Zakia, Aris Harianto, dan Zani Noviansyah—juga membagi pengalaman di samping memberi penawaran atas pengalaman tidak menyenangkan itu.

Peserta Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Setelah mengikuti sesi, hari terasa melesat lebih cepat dari yang saya duga. Tiba akhirnya kami pada tanggal 20 Februari. Kami mulai merumuskan rancangan sop untuk komunitas masing-masing—menimbang yang kami miliki dan menimbang kemungkinan yang paling tidak mengenakkan untuk menyiapkan solusi sebelum hal itu terjadi. [T]

Tags: banyuwangidigitalkeamanan digitalPelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Uger-Uger Pikolih Kopi”, Undang-Undang Kopi Bali 1920

Next Post

Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Agus Wiratama

Agus Wiratama

Agus Wiratama adalah penulis, aktor, produser teater dan pertunjukan kelahiran 1995 yang aktif di Mulawali Performance Forum. Ia menjadi manajer program di Mulawali Institute, sebuah lembaga kajian, manajemen, dan produksi seni pertunjukan berbasis di Bali.

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co