2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membincangkan Hal-hal Buruk | Catatan Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Agus Wiratama by Agus Wiratama
February 23, 2022
in Khas
Membincangkan Hal-hal Buruk | Catatan Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Peserta Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Banyuwangi malam itu seperti malam biasanya, tapi tidak bagi saya yang baru pertama kali tinggal di sana. Suhu mencapai 20 derajat celsius. Rasanya, tak lebih dingin dari Kintamani atau Bedugul, tetapi cukup membuat saya menggigil, mencari lipatan baju untuk menyelipkan tangan. saya yang datang terlambat untuk ngobrol sebelum acara dimulai, tak bisa memilih tempat yang lebih hangat: di samping meja kayu atau paling tidak menempel di dinding.

Grand Harvest, tempat kami tinggal dari tanggal 15 Februari sampai 20 Februari 2022 merupakan hotel yang dirancang dengan hamparan sawah sebagai bagiannya, rerimbun pohon kelapa, dan beranda kamar Aris Harianto—tempat kami berkumpul—tidak bisa terhindar dari dingin.

Malam itu, hujan baru saja reda. Don Rare, seorang penulis kontributor tatkala.co, tiba-tiba menghubungi saya ketika saya sedang menyembunyikan diri di balik lipatan selimut, dan rupanya ia sudah memulai obrolan bersama tiga teman dari combine, Zani Noviansyah, Aris, dan Ferdhi F. Putra. Mereka sudah memulai percakapan yang entah dari mana dan sudah sampai mana. Saya tiba-tiba nimbrung, hanya manut mengikuti cerita tentang Bali dan perkara pariwisata. Aris adalah staf multimedia di Combine Resource Institution, rambutnya panjang terburai, dan tatapannya seperti udara malam itu, namun ia menyambut saya, bertanya tentang situasi Bali, dan percakapan mengalir dengan hangat.

Percakapan tentang Bali dan pariwisata yang memang sudah berubah karena pandemi; pariwisata yang menutup banyak kenyataan menyedihkan—seperti listrik, internet, ekonomi—untuk promosi pariwisata segera bergeser. Saya mulai bisa paham dengan pembicaraan dengan topik baru itu: media sosial, password, website, dan pengelolaan media digital.

Saya menduga, percakapan malam itu merupakan awalan untuk kegiatan kami di hari selanjutnya. Dan, tak berselang lama, Zani yang meringkuk di balik jaket, sarung dan topi, dan bersandar di tiang depan kamar seolah paham tebakan itu, dan ia berkata: “Kita obrolin lebih banyak pada saat kegiatan besok.”

Ah, rupanya saya terlalu menyederhanakan persoalan. Dingin malam itu mulai hilang pelahan ketika kami bicara tentang media sosial, yang bagi saya adalah ruang publik yang aman-aman saja, “Toh saya bukan orang penting yang layak untuk diretas, pertemanan tidak terlalu banyak, dan saya tak banyak membagi informasi pribadi,” pikir saya.

Tapi, pikiran itu segera tertunda lagi. Bahkan, saya ingin segera menarik kesimpulan yang kini saya tahu itu keliru, “Jadi keamanan digital belum terlalu penting untuk saya perhitungkan,” kata saya dalam hati dan kini saya sesali. Tentu saja, siapa pun bisa mengalami hal tidak mengenakkan di dunia dengan logika yang berbeda itu meskipun hanya membagikan sedikit informasi pribadi. Dan, pekerja media tentu memiliki peluang kemungkinan untuk diretas dibandingkan dengan orang lain.

Betul saja, ketika pelatihan dengan format yang juga ngobrol, saya mulai mengingat-ingat peristiwa yang pernah saya alami di media sosial. Kesimpulan saya mulai bergeser pelahan. Saya ingat, beberapa kali saya mendapat pesan undian berhadiah, beberapa kali mendapat pesan “mama minta pulsa” dan belakangan, akun teman saya, yang pertemanannya lebih sedikit dari akun saya, menghubungi saya lewat pesan personal dan minta dikirimi uang. Tentu saya tak langsung percaya dengan pesan itu, dan sialnya, saya tak langsung berkesimpulan bahwa saya mungkin di posisi yang sama. 

Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi | Pelatihan dengan gaya ngobrol

Combine Resource Institution merupakan lembaga swadaya masyarakat yang beritikad mendorong terciptanya warga berdaya secara ekonomi, sosial, budaya, dan politik, melalui pengelolaan informasi berbasis komunitas. Lembaga ini mendorong penguatan institusi, jejaring warga serta kapasitas warga di bidang informasi tata kelola sumber daya, antara lain dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi.

Combine mengadakan kegiatan pelatihan keamanan menyeluruh yang diselenggarakan di Grand Harvest, Dusun Sumberwatu, Desa Taman Sari, kecamatan Licin, Banyuwangi. Pelatihan ini diikuti oleh tiga kelompok yaitu, Tatkala.co, sebagai media komunitas, Balebengong.id sebagai media jurnalisme warga, dan Rumah Literasi Indonesia yang basisnya di Banyuwangi, sebagai komunitas pegiat literasi. Saya dan Don Rare berangkat dari Denpasar dan secara kebetulan bertemu dua kawan dari Balebengong.id, yaitu Iin Valentine dan Bayu Saputra.

Di Gilimanuk, kapal peri terasa begitu lama bergerak, saya tak yakin: apakah kapal sudah bergerak atau belum. Bersamaan dengan gerak kapal yang pelan meninggalkan pulau Bali, saya mulai khawatir dengan pelatihan yang digelar selama enam hari ini. “Pelatihan menyeluruh” gumam saya.

Rasanya tema ini begitu besar untuk kapasitas saya yang cukup sulit menangkap percakapan soal hal-hal baru, dan sebagai perwakilan media komunitas, tentu saya menyimpan kekhawatiran yang tak bisa saya gambarkan. Hanya saja, kapal peri telah berlabuh di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan saya belum mampu merumuskan satu atau dua kalimat dari kata-kata kunci itu: Pelatihan, media, komunitas, pekerja media, dan sebagainya, dan lokasi Grand Harvest, tempat pelatihan ini, hanya beberapa menit dari pelabuhan.

Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi | Don Rare (Nyoman Nadiana) peserta dari tatkala.co

Ruang pelatihan dirancang bersama, sebelum dimulai, panitia meminta kami untuk menulis hal-hal yang membuat kami tak nyaman. Tentu saja, hal ini tidak dilakukan tanpa alasan khusus, dan hal ini berkaitan dengan aspek keamanan dan kenyamanan selama beberapa hari mengikuti pelatihan. Pelatihan ini rupanya membahas soal media digital, psikososial, dan mitigasi.

Ketiga hal itu terkait dengan kelancaran dan keamaan ketika sedang melakukan pekerjaan, semisal meliput dan sebagainya. Tentu kini saya sepakat dan paham dengan penggunaan terma “menyeluruh”; tentu tidak semua pekerja media mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, jika kita merumuskan hal itu sebagai: intimidasi, ancaman, dan sebagainya. Ada hal-hal sederhana lainnya yang juga perlu diperhatikan dan di sanalah letak menyeluruh itu.

Menulis hal-hal yang membuat tidak nyaman di awal pertemuan rupanya terkait dengan aspek penerimaan materi dan tingkat stress yang dibahas Dini Zakia pada materi psikososial. Ah, kami tampak semakin sibuk untuk mulai menelisik diri. Dini memaparkan beberapa ciri-ciri stres, dan beberapa di antaranya pernah saya alami dan tentu semua peserta mengidentifikasi diri dan “Aha!” hampir seluruh peserta memang pernah mengalaminya. Hal ini bisa muncul karena pengaruh dari luar, tapi sebagian besar mengakui bahwa hal itu merupakan pengaruh dari dalam diri: cemas, gelisah, dan sebangsanya. Hal ini tentu mengurangi produktivitas ketika bekerja, maka dari itu hal-hal kecil, seperti mengapresiasi diri, mengenal emosi, mesti mendapat perhatian khusus.

 Tunggul Harwanto, seorang pegiat literasi dari Rumah Literasi Indonesia, memiliki banyak cerita menarik yang tentu saja sayang jika tidak saya catat. Pengalaman tidak mengenakkan beberapa kali ia alami. Pengalaman itu membuat saya dan peserta yang baru mendengar kisahnya merasa lebih waspada. Kisah itu ia mulai dengan cerita tentang membuka ruang donasi untuk hal tertentu. Nomor narahubung, poster, dan pengumuman lainya telah disebar.

Tiba-tiba, seseorang menghubunginya lewat telepon dan mengatakan telah mengirim sejumlah uang ke rekening. Tentu saja, perasaan syukur dan rasa haru mulai muncul. Tapi, setelah beberapa lama, ia ditelepon lagi dengan alasan bahwa si pengirim membutuhkan uang dan hendak menarik kembali uang itu. Ia yang kala itu tidak memiliki M-Banking dan atm tentu dibuat kelimpungan. Tetapi, ketika itu hari libur, ia tidak bisa segera mengirim uang, bank tutup, dan ia mulai panik. Untungnya, Tunggul diingatkan oleh teman-temannya untuk lebih tenang dan berpikir jernih. Alhasil, ia menemukan cara untuk menguji kebenaran itu dan ia sadar itu penipuan.

“Cara yang cerdas,” pikir saya. Sejak mendengar cerita itu, saya berniat untuk membagikannya pada teman-teman. Bagi saya, cara itu cukup canggih dan berpeluang untuk menggait korban lain jika tidak berhati-hati. Pelatihan yang digelar selama 5 hari ini dilakukan dengan format bercerita tentang pengalaman para peserta, dan menariknya para pemateri—Dini Zakia, Aris Harianto, dan Zani Noviansyah—juga membagi pengalaman di samping memberi penawaran atas pengalaman tidak menyenangkan itu.

Peserta Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Setelah mengikuti sesi, hari terasa melesat lebih cepat dari yang saya duga. Tiba akhirnya kami pada tanggal 20 Februari. Kami mulai merumuskan rancangan sop untuk komunitas masing-masing—menimbang yang kami miliki dan menimbang kemungkinan yang paling tidak mengenakkan untuk menyiapkan solusi sebelum hal itu terjadi. [T]

Tags: banyuwangidigitalkeamanan digitalPelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Uger-Uger Pikolih Kopi”, Undang-Undang Kopi Bali 1920

Next Post

Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Agus Wiratama

Agus Wiratama

Agus Wiratama adalah penulis, aktor, produser teater dan pertunjukan kelahiran 1995 yang aktif di Mulawali Performance Forum. Ia menjadi manajer program di Mulawali Institute, sebuah lembaga kajian, manajemen, dan produksi seni pertunjukan berbasis di Bali.

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co