13 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membincangkan Hal-hal Buruk | Catatan Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Agus Wiratama by Agus Wiratama
February 23, 2022
in Khas
Membincangkan Hal-hal Buruk | Catatan Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Peserta Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Banyuwangi malam itu seperti malam biasanya, tapi tidak bagi saya yang baru pertama kali tinggal di sana. Suhu mencapai 20 derajat celsius. Rasanya, tak lebih dingin dari Kintamani atau Bedugul, tetapi cukup membuat saya menggigil, mencari lipatan baju untuk menyelipkan tangan. saya yang datang terlambat untuk ngobrol sebelum acara dimulai, tak bisa memilih tempat yang lebih hangat: di samping meja kayu atau paling tidak menempel di dinding.

Grand Harvest, tempat kami tinggal dari tanggal 15 Februari sampai 20 Februari 2022 merupakan hotel yang dirancang dengan hamparan sawah sebagai bagiannya, rerimbun pohon kelapa, dan beranda kamar Aris Harianto—tempat kami berkumpul—tidak bisa terhindar dari dingin.

Malam itu, hujan baru saja reda. Don Rare, seorang penulis kontributor tatkala.co, tiba-tiba menghubungi saya ketika saya sedang menyembunyikan diri di balik lipatan selimut, dan rupanya ia sudah memulai obrolan bersama tiga teman dari combine, Zani Noviansyah, Aris, dan Ferdhi F. Putra. Mereka sudah memulai percakapan yang entah dari mana dan sudah sampai mana. Saya tiba-tiba nimbrung, hanya manut mengikuti cerita tentang Bali dan perkara pariwisata. Aris adalah staf multimedia di Combine Resource Institution, rambutnya panjang terburai, dan tatapannya seperti udara malam itu, namun ia menyambut saya, bertanya tentang situasi Bali, dan percakapan mengalir dengan hangat.

Percakapan tentang Bali dan pariwisata yang memang sudah berubah karena pandemi; pariwisata yang menutup banyak kenyataan menyedihkan—seperti listrik, internet, ekonomi—untuk promosi pariwisata segera bergeser. Saya mulai bisa paham dengan pembicaraan dengan topik baru itu: media sosial, password, website, dan pengelolaan media digital.

Saya menduga, percakapan malam itu merupakan awalan untuk kegiatan kami di hari selanjutnya. Dan, tak berselang lama, Zani yang meringkuk di balik jaket, sarung dan topi, dan bersandar di tiang depan kamar seolah paham tebakan itu, dan ia berkata: “Kita obrolin lebih banyak pada saat kegiatan besok.”

Ah, rupanya saya terlalu menyederhanakan persoalan. Dingin malam itu mulai hilang pelahan ketika kami bicara tentang media sosial, yang bagi saya adalah ruang publik yang aman-aman saja, “Toh saya bukan orang penting yang layak untuk diretas, pertemanan tidak terlalu banyak, dan saya tak banyak membagi informasi pribadi,” pikir saya.

Tapi, pikiran itu segera tertunda lagi. Bahkan, saya ingin segera menarik kesimpulan yang kini saya tahu itu keliru, “Jadi keamanan digital belum terlalu penting untuk saya perhitungkan,” kata saya dalam hati dan kini saya sesali. Tentu saja, siapa pun bisa mengalami hal tidak mengenakkan di dunia dengan logika yang berbeda itu meskipun hanya membagikan sedikit informasi pribadi. Dan, pekerja media tentu memiliki peluang kemungkinan untuk diretas dibandingkan dengan orang lain.

Betul saja, ketika pelatihan dengan format yang juga ngobrol, saya mulai mengingat-ingat peristiwa yang pernah saya alami di media sosial. Kesimpulan saya mulai bergeser pelahan. Saya ingat, beberapa kali saya mendapat pesan undian berhadiah, beberapa kali mendapat pesan “mama minta pulsa” dan belakangan, akun teman saya, yang pertemanannya lebih sedikit dari akun saya, menghubungi saya lewat pesan personal dan minta dikirimi uang. Tentu saya tak langsung percaya dengan pesan itu, dan sialnya, saya tak langsung berkesimpulan bahwa saya mungkin di posisi yang sama. 

Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi | Pelatihan dengan gaya ngobrol

Combine Resource Institution merupakan lembaga swadaya masyarakat yang beritikad mendorong terciptanya warga berdaya secara ekonomi, sosial, budaya, dan politik, melalui pengelolaan informasi berbasis komunitas. Lembaga ini mendorong penguatan institusi, jejaring warga serta kapasitas warga di bidang informasi tata kelola sumber daya, antara lain dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi.

Combine mengadakan kegiatan pelatihan keamanan menyeluruh yang diselenggarakan di Grand Harvest, Dusun Sumberwatu, Desa Taman Sari, kecamatan Licin, Banyuwangi. Pelatihan ini diikuti oleh tiga kelompok yaitu, Tatkala.co, sebagai media komunitas, Balebengong.id sebagai media jurnalisme warga, dan Rumah Literasi Indonesia yang basisnya di Banyuwangi, sebagai komunitas pegiat literasi. Saya dan Don Rare berangkat dari Denpasar dan secara kebetulan bertemu dua kawan dari Balebengong.id, yaitu Iin Valentine dan Bayu Saputra.

Di Gilimanuk, kapal peri terasa begitu lama bergerak, saya tak yakin: apakah kapal sudah bergerak atau belum. Bersamaan dengan gerak kapal yang pelan meninggalkan pulau Bali, saya mulai khawatir dengan pelatihan yang digelar selama enam hari ini. “Pelatihan menyeluruh” gumam saya.

Rasanya tema ini begitu besar untuk kapasitas saya yang cukup sulit menangkap percakapan soal hal-hal baru, dan sebagai perwakilan media komunitas, tentu saya menyimpan kekhawatiran yang tak bisa saya gambarkan. Hanya saja, kapal peri telah berlabuh di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan saya belum mampu merumuskan satu atau dua kalimat dari kata-kata kunci itu: Pelatihan, media, komunitas, pekerja media, dan sebagainya, dan lokasi Grand Harvest, tempat pelatihan ini, hanya beberapa menit dari pelabuhan.

Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi | Don Rare (Nyoman Nadiana) peserta dari tatkala.co

Ruang pelatihan dirancang bersama, sebelum dimulai, panitia meminta kami untuk menulis hal-hal yang membuat kami tak nyaman. Tentu saja, hal ini tidak dilakukan tanpa alasan khusus, dan hal ini berkaitan dengan aspek keamanan dan kenyamanan selama beberapa hari mengikuti pelatihan. Pelatihan ini rupanya membahas soal media digital, psikososial, dan mitigasi.

Ketiga hal itu terkait dengan kelancaran dan keamaan ketika sedang melakukan pekerjaan, semisal meliput dan sebagainya. Tentu kini saya sepakat dan paham dengan penggunaan terma “menyeluruh”; tentu tidak semua pekerja media mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan, jika kita merumuskan hal itu sebagai: intimidasi, ancaman, dan sebagainya. Ada hal-hal sederhana lainnya yang juga perlu diperhatikan dan di sanalah letak menyeluruh itu.

Menulis hal-hal yang membuat tidak nyaman di awal pertemuan rupanya terkait dengan aspek penerimaan materi dan tingkat stress yang dibahas Dini Zakia pada materi psikososial. Ah, kami tampak semakin sibuk untuk mulai menelisik diri. Dini memaparkan beberapa ciri-ciri stres, dan beberapa di antaranya pernah saya alami dan tentu semua peserta mengidentifikasi diri dan “Aha!” hampir seluruh peserta memang pernah mengalaminya. Hal ini bisa muncul karena pengaruh dari luar, tapi sebagian besar mengakui bahwa hal itu merupakan pengaruh dari dalam diri: cemas, gelisah, dan sebangsanya. Hal ini tentu mengurangi produktivitas ketika bekerja, maka dari itu hal-hal kecil, seperti mengapresiasi diri, mengenal emosi, mesti mendapat perhatian khusus.

 Tunggul Harwanto, seorang pegiat literasi dari Rumah Literasi Indonesia, memiliki banyak cerita menarik yang tentu saja sayang jika tidak saya catat. Pengalaman tidak mengenakkan beberapa kali ia alami. Pengalaman itu membuat saya dan peserta yang baru mendengar kisahnya merasa lebih waspada. Kisah itu ia mulai dengan cerita tentang membuka ruang donasi untuk hal tertentu. Nomor narahubung, poster, dan pengumuman lainya telah disebar.

Tiba-tiba, seseorang menghubunginya lewat telepon dan mengatakan telah mengirim sejumlah uang ke rekening. Tentu saja, perasaan syukur dan rasa haru mulai muncul. Tapi, setelah beberapa lama, ia ditelepon lagi dengan alasan bahwa si pengirim membutuhkan uang dan hendak menarik kembali uang itu. Ia yang kala itu tidak memiliki M-Banking dan atm tentu dibuat kelimpungan. Tetapi, ketika itu hari libur, ia tidak bisa segera mengirim uang, bank tutup, dan ia mulai panik. Untungnya, Tunggul diingatkan oleh teman-temannya untuk lebih tenang dan berpikir jernih. Alhasil, ia menemukan cara untuk menguji kebenaran itu dan ia sadar itu penipuan.

“Cara yang cerdas,” pikir saya. Sejak mendengar cerita itu, saya berniat untuk membagikannya pada teman-teman. Bagi saya, cara itu cukup canggih dan berpeluang untuk menggait korban lain jika tidak berhati-hati. Pelatihan yang digelar selama 5 hari ini dilakukan dengan format bercerita tentang pengalaman para peserta, dan menariknya para pemateri—Dini Zakia, Aris Harianto, dan Zani Noviansyah—juga membagi pengalaman di samping memberi penawaran atas pengalaman tidak menyenangkan itu.

Peserta Pelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi

Setelah mengikuti sesi, hari terasa melesat lebih cepat dari yang saya duga. Tiba akhirnya kami pada tanggal 20 Februari. Kami mulai merumuskan rancangan sop untuk komunitas masing-masing—menimbang yang kami miliki dan menimbang kemungkinan yang paling tidak mengenakkan untuk menyiapkan solusi sebelum hal itu terjadi. [T]

Tags: banyuwangidigitalkeamanan digitalPelatihan Keamanan Menyeluruh oleh Combine Resource Institution di Banyuwangi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Uger-Uger Pikolih Kopi”, Undang-Undang Kopi Bali 1920

Next Post

Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Agus Wiratama

Agus Wiratama

Agus Wiratama adalah penulis, aktor, produser teater dan pertunjukan kelahiran 1995 yang aktif di Mulawali Performance Forum. Ia menjadi manajer program di Mulawali Institute, sebuah lembaga kajian, manajemen, dan produksi seni pertunjukan berbasis di Bali.

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Tiya Martini: Setelah Ikut DEA, Bersiap Dari Buleleng Jual Dupa ke Seluruh Indonesia

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co