2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengabadikan Pentas Teater dalam Foto, Bermain dengan Cahaya Panggung

I Wayan Sumatika by I Wayan Sumatika
November 19, 2021
in Esai
Mengabadikan Pentas Teater dalam Foto, Bermain dengan Cahaya Panggung

Imajinasi Kanak-kanak karya I Wayan Sumatika

Di Indonesia, juga di Bali, pementasan teater modern sudah tidak asing lagi. Ada banyak event kebudayaan berisi menu utama pementasan teater modern. Di Bali, ada Festival Seni Bali Jani yang digelar Dinas Kebudayaan Bali yang memberi panggung bagi pementasan teater, baik dari kelompok teater semi profesional, maupun kelompok teater kampus dan sekolah.

Bagi kelompok teater, pementasan mereka rasanya belum lengkap jika aksi mereka di atas panggung  tidak diabadikan juga dalam foto. Untuk itulah, selain sutradara, penata artistik, penata lampu, dan lain-lain, sebuah kelompok teater kini juga dilengkapi dengan seksi dokumentasi yang di dalam berisi fotografer.

Kadang, kalau sebuah kelompok teater tak memiliki fotografer andal, mereka akan membayar fotografer profesional untuk mengabadikan aksi panggung mereka. Itu artinya, foto dalam sebuah proses pementasan teater juga dianggap penting, bahkan bisa dianggap sebagai bagian dari proses produksi.

Dunia Ceria karya I Wayan Sumatika

Di sisi lain, dalam dunia fotografi, terdapat sejumlah fotografer yang sangat suka mengabadikan seni pertunjukan, termasuk aksi teater modern di atas panggung. Bahkan ada fotografer yang seakan-akan sudah mengukuhkan diri sebagai spesialis fotografer teater.

Memotret teater modern di atas panggung malam hari tentu berbeda dengan memotret aksi-aksi budaya di alam terbuka pada siang hari. Namun, justru karena berbeda itulah banyak fotografer menyukainya.  Pementasan  teater kini merupakan salah satu jenis objek menarik yang selalu jadi incaran para fotografer yang menyukai stage photography atau fotografi panggung.

Terpenjara karya I Wayan Sumatika

Serupa dengan pentas tarian dan musik yang mayoritas digelar di malam hari, tantangan terberat saat memotret pentas teater adalah kondisi pencahayaan yang sangat minim atau low light.

Karakter low light ini memang menjadi karakter utama dalam fotografi panggung sehingga para pemula seringkali merasa kesulitan untuk “menaklukkan” genre fotografi yang satu ini. Namun, jangan buru-buru menyerah. Sejumlah tips praktis bisa dijadikan panduan saat memotret pentas teater

Siapkan Kamera dan Lensa

Harus diingat, pementasan teater umumnya dirancang untuk ditonton pengunjung alias bukan untuk kepentingan difoto. Sehingga, seringkali penataan pencahayaan (lighting) sepanjang pementasan kurang “bersahabat” dengan fotografer yang mengabadikan pementasan tersebut.

Apalagi, pementasan teater juga seringkali dilengkapi efek-efek dan permainan lighting untuk memperkuat karakter tokoh maupun menciptakan suasana tertentu yang diinginkan oleh sang sutradara. Untuk menciptakan suasana mencekam, misalnya, seringkali intensitas cahaya yang dipergunakan sangat rendah sehingga momen atau adegan yang berlangsung di atas panggung tidak tertangkap jelas oleh kamera.

Imajinasi Kanak-kanak karya I Wayan Sumatika

Langkah pertama yang harus dipersiapkan dalam memotret pentas teater, tentu saja mempersiapkan peralatan, yakni kamera dan lensa untuk memulai “perburuan”.  Tidak ada patokan baku tentang focal lenght lensa yang paling ideal untuk memotret sebuah pementasan teater.

Pemilihan lensa itu sangat tergantung dari posisi atau jarak fotografer dengan panggung pementasan. Meskipun bukan sebuah keharusan, penggunaan lensa telezoom seperti 70-200 mm sangat disarankan karena dengan lensa ini seorang fotografer bisa “mengejar” foto-foto close up sehingga punya peluang lebih besar untuk menangkap ekspresi para penampil di atas panggung.

Namun, penggunaan lensa yang jangkauannya lebih pendek seperti 18-55 mm, bukan berarti kita praktis akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan foto-foto menarik. Kita tetap bisa mendapatkan “kepuasan” yang setara. Fokus saja memotret keseluruhan panggung. Dalam pementasan teater, foto wide yang menampilkan keseluruhan adegan di atas panggung juga tidak kalah menarik.

Gunakan Format RAW

Saat memotret pementasan teater, white balance kamera sebaiknya di-setting daylight agar mendekati mata manusia melihat. Artinya, merah akan terekam merah, biru terekam biru. Untuk memastikan hasil terbaik, biasanya memakai format file RAW karena kita masih dapat mengatur warna menggunakan komputer sesuai kebutuhan artistik yang ada.

Mengingat kondisi pencahayaan cenderung low light, biasanya pengaturan ISO minimal 400 dan lensa cepat dengan bukaan lensa terbesar minimal f/2.8. Bukaan lensa yang besar akan memudahkan kita membidik objek dalam suasana cahaya remang.

Balada Pemulung Ibukota karya I Wayan Sumatika

Namun, bukan berarti kita harus memakai f/2.8 sepanjang pertunjukan. Sesuaikanlah dengan kondisi pencahayaan yang ada karena intensitas cahaya sepanjang pementasan biasanya tidak statis tapi senantiasa berubah-ubah.

Metode pengukuran pencahayaan (metering) saat memotret pentas teater sebaiknya di-setting M (manual) mengingat kondisi pencahayaan cenderung rumit, low light dan bagian yang tercahayai sangat sedikit. Metode metering pada M sebaiknya spot.

Memilih Posisi

Untuk menjamin hasil terbaik, pemilihan posisi yang paling pas dan nyaman untuk memotret juga sangat menentukan. Pemilihan posisi ini sangat berhubungan dengan peralatan yang akan digunakan. Jika kita hanya membawa lensa dengan focal lenght atau jangkauan yang pendek, maka usahakan mengambil posisi terdekat dengan panggung.

Cerita di Panti Jompo karya I Wayan Sumatika

Sebaliknya jika hanya membawa lensa tele zoom, tentu saja kita harus memilih posisi agak jauh dari panggung sehingga kita memungkinkan mengabadikan seluruh area panggung. Jika tidak ingin ribet membawa banyak lensa maupun menganti-ganti lensa selama pementasan, sangat disarankan untuk menggunakan lensa sapujagat seperi lensa dengan focal lenght 28-300 mm.

Dengan lensa sapujagat ini, kita bisa memotret dari jarak dekat maupun jauh dari panggung sehingga kita punya peluang untuk mendapatkan foto-foto yang menampikan seluruh adegan yang belangsung di atas panggung sekaligus memotret secara close up untuk menonjolkan ekspresi para penampil atau pemeran dalam teater tersebut. [T]

Tags: fotofotografimemotret pentas teaterseni pertunjukanTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tumbuhkan Terumbu Karang, Desa Wisata Bahari Kalibukbuk Dibantu Kementerian Kelautan dan Perikanan

Next Post

Dokter Sumi | Cerpen IBW Widiasa Keniten

I Wayan Sumatika

I Wayan Sumatika

Fotografer dan wartawan

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Dokter Sumi | Cerpen IBW Widiasa Keniten

Dokter Sumi | Cerpen IBW Widiasa Keniten

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co