2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Widianingsih, Kelian Banjar yang Dirikan Bank Sampah | Angkut Sampah Sendiri, Itu Biasa…

Gading Ganesha by Gading Ganesha
November 11, 2021
in Khas
Widianingsih, Kelian Banjar yang Dirikan Bank Sampah | Angkut Sampah Sendiri, Itu Biasa…

Made Widianingsih [Foto: Gading Ganesha]

Tanpa babibu, Made Widianingsih mengangkat karung kampil yang berisi sampah plastik yang beratnya hampir 20 kilogram itu. Ia angkat untuk kemudian didorong naik ke atas mobil pick-up.  Ia tak tampak lelah. Kuat sekali dia.

Made Widianingsih memang bukan sosok wanita yang biasa. Ia seorang kepala wilayah di Desa Gitgit, Sukasada, Buleleng, tepatnya di Banjar Dinas Gitgit. Wanita kelahiran 18 September 1975 ini telah menjadi Kelian Banjar atau yang biasa sering disebut Kepala Dusun (Kadus) sejak tahun 2015.

Selain menjadi seorang Kadus, ia juga memegang jabatan istimewa lainya di banjar dinas itu,  Dirinya menjadi Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Giri Manik yang beranggotakan 25 orang , semuanya ibu-ibu. Sebuah kelompok yang berusaha memberdayakan diri melalui pengelolaan pertanian untuk membantu ekonomi keluarga.

Selain itu, Made Widianingsih juga adalah Direktur Bank Sampah Giri Manik, sebuah bank sampah yang sudah berdiri dari tahun 2016 yang sebelumnya bernama bank sampah Bumi Hijau Lestari.

Pick-up  yang diisi sampah itu adalah pengangkut sampah milik Rumah Plastik, sebuah perusahaan pencacah plastik yang cukup besar di wilayah Banyuning.  Sampah plastik yang terkumpul di Bank Sampah Giri Manik  memang diangkut untuk dicacah di Rumah Plastik. Dan Made Widianingsih sendiri yang biasa turun tangan mengangkut sampah untuk dibawa ke atas pick-up. Tidak main-main ia memang biasa turun langsung menangani sampah di wilayahnya.

***

Saya menemui langsung Made Widianingsih di Gitgit. Saya sendiri sudah beberapa kali berjumpa sebelumnya dengan Ibu Kadus ini, tapi tidak pernah berkaitan dengan sampah,  lebih banyak urusan kegiatan tentang desa.

Perjumpaan kali ini sedikit berbeda karena saya mendapat tugas mendampingi rekan dari Rumah Plastik untuk menjalin kerjasama pengelolaan sampah,  sekaligus mendapat mandat dari Yayasan Maha Boga Marga (MBM) untuk berbagi tentang pengelolaan sampah. Yayasan yang berlokasi di Desa Kapal,  Badung, itu sudah lama mendampingi Desa Gitgit dalam upaya pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat desa.

Perjalanan dari Desa Panji (rumah saya) menuju Desa Gitgit memakan waktu hampir 25 menit,  meskipun masih dalam satu kecamatan,  jarak kedua desa bisa dikata cukup jauh. Cuaca cukup cerah pagi itu, jalan sedikit ramai tapi lancar. Efek pandemi sepertinya masih berpengaruh,  jalan utama menuju Kabupaten Buleleng itu masih belum banyak dilewati seperti biasanya.

Sesampainya di lokasi kegiatan, letaknya dekat dengan Sekolah Dasar No 2 Gitgit, Made Widianingsih langsung menyambut saya. tempatnya cukup luas.

“Rumah ini milik salah satu tokoh masyarakat yang bekerja di Denpasar sebagai seorang pengacara, sementara diijinkan untuk dijadikan Depo Bank Sampah Giri Manik sebelum nanti akan berpindah di lokasi milik saya,” kata Made Widianingsih.

Selain disambut Made widianingsih, kehadiran saya disambut senyum ibu-ibu lain,  hampir 20 orang lebih yang hadir.  Mereka adalah anggota KWT yang dipimpin oleh Made Widianingsih.

***

Made widianingsih yang merupakan ibu dari dua orang anak ini, tampak begitu serius ingin menyelesaikan masalah sampah di wilayahnya. “Sebagai warga desa saya melihat langsung ada banyak sekali sampah yang berserakan di desa,  apalagi di tegalan keluarga kami banyak sekali ada sampah dan itu sangat berdampak tehadap hasil perkerbunan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan sejak terpilih menjadi Kelian Banjar,  menangani masalah sampah jadi salah satu program kerja utamanya . “Meskipun menangani sampah sulit,  tapi ini telah jadi salah satu program prioritas saya,” ungkap istri dari I Nyoman Arnila ini.

Made Widianingsih, angkut sampah sendiri, itu biasa [Foto: Gading Ganesha]

Dari tahun 2016,  ia bersama beberapa warga  di Banjar Dinas Gitgit  membentuk bank sampah dengan nama Bumi Hijau Lestari. Jatuh bangun pun dialami Made Widianingsih, mulai dari susahnya menyadarkan warga untuk memilah sampah, juga jarak rumah warga yang cukup berjauhan, sampai susahnya menjual sampah plastik yang telah terkumpul.

“Banyak sekali kendala yang kami temui,  warga masih apatis untuk mau memilah sampah organik dan non organik, belum lagi jarak antar rumah warga yang cukup jauh, tidak semua bisa terakomodir,  karena kami mengambil kerumah-rumah warga jadi kami benar-benar kewalahan ngurusin sampah ini,” jelasnya.

Di sisi lain ia juga menyadari betul Desa Gitgit sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Buleleng, harus bisa bebas dari sampah plastik dan juga letak desa yang ada di hulu, sehingga jika warganga buang sampah sembarangan akan berdampak sekali dengan desa yang ada di hilir.  “Desa kami ini kan letaknya di hulu jadi kalau warga kami buang sampah sembarangan bagaimana dampak di bawah,” katanya.

Made Widianingsih bersama saya (penulis)

Upaya itu akhirnya menunjukkan kemajuan. Saat ini di wilayah Banjar Dinas Gitgit yang terdiri dari 346 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 1.134 jiwa, melalui bank sampah sendiri sampai tahun 2020, telah mampu mengumpulkan hingga 30 ton sampah plastik. Bahkan katanya salah satu nasabahnya sampai punya tabungan mencapai Rp. 1.400.000,00.

“Dulu masih belum maksimal saya bisa mengelola sampah ini, karena memang saya sendiri tidak punya banyak informasi tentang managemen bank sampah yang baik,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan pengelolaan bank sampahnya Made Widianingsih memilih melibatkan kelompok KWT Giri Manik yang dipimpinnya itu. “Jadi nama Bank Sampah kami ubah dari Bumi Hijai Lestari jadi Bank Sampah Giri Manik,  sesuai dengan nama KWTnya, agar lebih banyak yang terlibat dalam pengelolaannya,” harapnya.

Ia sempat menolak dipilih menjadi direktur bank sampah itu tapi karena desakan dan kepercayaan anggotanya akhirnya dia mengambil peran tersebut.

***

KWT Giri Manik sendiri sudah terbukti menjadi kelompok yang mampu berdaya,  kelompok ini telah membuat pupuk organik dan juga booster buah, bahkan boster buahnya sudah di produksi cukup banyak dan dijual kebeberapa warga.

“ibu-ibu KWT Giri Manik ini semangatnya luar biasa,  mereka senang sekali bisa terlibat mengelola bank sampah, ini kan juga bisa jadi salah satu sumber tambahan ekomoni,” ujarnya.

Terlihat antusias ibu-ibu KWT dalam mengikuti sosialisasi pengelolaan bank sampah dan mempelajari pemilahan sampah yang disampaikan oleh Tim dari Rumah Plastik.

Atas dedikasinya menjadi pemimpim wilayah yang fokus pada upaya pengelolaan sampah di wilayahnya, Made Widianingsih pernah diundang menjadi narasumber di berbagai tempat terutama pada peringatan Hari Bumi,  bahkan banjarnya pun sering menjadi kunjungan beberapa lembaga untuk belajar pengelolaan sampah. [T]

Made Widianingsih (paling kanan)

Tags: Bank Sampahdaur ulang sampah plastikPerempuanPerempuan BaliSampahsampah plastik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Urutan Galungan” Juga Layak Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Seperti Babi Guling

Next Post

“Run To Care” Bersama 900 Pelari, Tempuh 150 KM, Bangkitkan Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
“Run To Care” Bersama 900 Pelari, Tempuh 150 KM, Bangkitkan Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

"Run To Care" Bersama 900 Pelari, Tempuh 150 KM, Bangkitkan Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co