13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Widianingsih, Kelian Banjar yang Dirikan Bank Sampah | Angkut Sampah Sendiri, Itu Biasa…

Gading Ganesha by Gading Ganesha
November 11, 2021
in Khas
Widianingsih, Kelian Banjar yang Dirikan Bank Sampah | Angkut Sampah Sendiri, Itu Biasa…

Made Widianingsih [Foto: Gading Ganesha]

Tanpa babibu, Made Widianingsih mengangkat karung kampil yang berisi sampah plastik yang beratnya hampir 20 kilogram itu. Ia angkat untuk kemudian didorong naik ke atas mobil pick-up.  Ia tak tampak lelah. Kuat sekali dia.

Made Widianingsih memang bukan sosok wanita yang biasa. Ia seorang kepala wilayah di Desa Gitgit, Sukasada, Buleleng, tepatnya di Banjar Dinas Gitgit. Wanita kelahiran 18 September 1975 ini telah menjadi Kelian Banjar atau yang biasa sering disebut Kepala Dusun (Kadus) sejak tahun 2015.

Selain menjadi seorang Kadus, ia juga memegang jabatan istimewa lainya di banjar dinas itu,  Dirinya menjadi Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Giri Manik yang beranggotakan 25 orang , semuanya ibu-ibu. Sebuah kelompok yang berusaha memberdayakan diri melalui pengelolaan pertanian untuk membantu ekonomi keluarga.

Selain itu, Made Widianingsih juga adalah Direktur Bank Sampah Giri Manik, sebuah bank sampah yang sudah berdiri dari tahun 2016 yang sebelumnya bernama bank sampah Bumi Hijau Lestari.

Pick-up  yang diisi sampah itu adalah pengangkut sampah milik Rumah Plastik, sebuah perusahaan pencacah plastik yang cukup besar di wilayah Banyuning.  Sampah plastik yang terkumpul di Bank Sampah Giri Manik  memang diangkut untuk dicacah di Rumah Plastik. Dan Made Widianingsih sendiri yang biasa turun tangan mengangkut sampah untuk dibawa ke atas pick-up. Tidak main-main ia memang biasa turun langsung menangani sampah di wilayahnya.

***

Saya menemui langsung Made Widianingsih di Gitgit. Saya sendiri sudah beberapa kali berjumpa sebelumnya dengan Ibu Kadus ini, tapi tidak pernah berkaitan dengan sampah,  lebih banyak urusan kegiatan tentang desa.

Perjumpaan kali ini sedikit berbeda karena saya mendapat tugas mendampingi rekan dari Rumah Plastik untuk menjalin kerjasama pengelolaan sampah,  sekaligus mendapat mandat dari Yayasan Maha Boga Marga (MBM) untuk berbagi tentang pengelolaan sampah. Yayasan yang berlokasi di Desa Kapal,  Badung, itu sudah lama mendampingi Desa Gitgit dalam upaya pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat desa.

Perjalanan dari Desa Panji (rumah saya) menuju Desa Gitgit memakan waktu hampir 25 menit,  meskipun masih dalam satu kecamatan,  jarak kedua desa bisa dikata cukup jauh. Cuaca cukup cerah pagi itu, jalan sedikit ramai tapi lancar. Efek pandemi sepertinya masih berpengaruh,  jalan utama menuju Kabupaten Buleleng itu masih belum banyak dilewati seperti biasanya.

Sesampainya di lokasi kegiatan, letaknya dekat dengan Sekolah Dasar No 2 Gitgit, Made Widianingsih langsung menyambut saya. tempatnya cukup luas.

“Rumah ini milik salah satu tokoh masyarakat yang bekerja di Denpasar sebagai seorang pengacara, sementara diijinkan untuk dijadikan Depo Bank Sampah Giri Manik sebelum nanti akan berpindah di lokasi milik saya,” kata Made Widianingsih.

Selain disambut Made widianingsih, kehadiran saya disambut senyum ibu-ibu lain,  hampir 20 orang lebih yang hadir.  Mereka adalah anggota KWT yang dipimpin oleh Made Widianingsih.

***

Made widianingsih yang merupakan ibu dari dua orang anak ini, tampak begitu serius ingin menyelesaikan masalah sampah di wilayahnya. “Sebagai warga desa saya melihat langsung ada banyak sekali sampah yang berserakan di desa,  apalagi di tegalan keluarga kami banyak sekali ada sampah dan itu sangat berdampak tehadap hasil perkerbunan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan sejak terpilih menjadi Kelian Banjar,  menangani masalah sampah jadi salah satu program kerja utamanya . “Meskipun menangani sampah sulit,  tapi ini telah jadi salah satu program prioritas saya,” ungkap istri dari I Nyoman Arnila ini.

Made Widianingsih, angkut sampah sendiri, itu biasa [Foto: Gading Ganesha]

Dari tahun 2016,  ia bersama beberapa warga  di Banjar Dinas Gitgit  membentuk bank sampah dengan nama Bumi Hijau Lestari. Jatuh bangun pun dialami Made Widianingsih, mulai dari susahnya menyadarkan warga untuk memilah sampah, juga jarak rumah warga yang cukup berjauhan, sampai susahnya menjual sampah plastik yang telah terkumpul.

“Banyak sekali kendala yang kami temui,  warga masih apatis untuk mau memilah sampah organik dan non organik, belum lagi jarak antar rumah warga yang cukup jauh, tidak semua bisa terakomodir,  karena kami mengambil kerumah-rumah warga jadi kami benar-benar kewalahan ngurusin sampah ini,” jelasnya.

Di sisi lain ia juga menyadari betul Desa Gitgit sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Buleleng, harus bisa bebas dari sampah plastik dan juga letak desa yang ada di hulu, sehingga jika warganga buang sampah sembarangan akan berdampak sekali dengan desa yang ada di hilir.  “Desa kami ini kan letaknya di hulu jadi kalau warga kami buang sampah sembarangan bagaimana dampak di bawah,” katanya.

Made Widianingsih bersama saya (penulis)

Upaya itu akhirnya menunjukkan kemajuan. Saat ini di wilayah Banjar Dinas Gitgit yang terdiri dari 346 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 1.134 jiwa, melalui bank sampah sendiri sampai tahun 2020, telah mampu mengumpulkan hingga 30 ton sampah plastik. Bahkan katanya salah satu nasabahnya sampai punya tabungan mencapai Rp. 1.400.000,00.

“Dulu masih belum maksimal saya bisa mengelola sampah ini, karena memang saya sendiri tidak punya banyak informasi tentang managemen bank sampah yang baik,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan pengelolaan bank sampahnya Made Widianingsih memilih melibatkan kelompok KWT Giri Manik yang dipimpinnya itu. “Jadi nama Bank Sampah kami ubah dari Bumi Hijai Lestari jadi Bank Sampah Giri Manik,  sesuai dengan nama KWTnya, agar lebih banyak yang terlibat dalam pengelolaannya,” harapnya.

Ia sempat menolak dipilih menjadi direktur bank sampah itu tapi karena desakan dan kepercayaan anggotanya akhirnya dia mengambil peran tersebut.

***

KWT Giri Manik sendiri sudah terbukti menjadi kelompok yang mampu berdaya,  kelompok ini telah membuat pupuk organik dan juga booster buah, bahkan boster buahnya sudah di produksi cukup banyak dan dijual kebeberapa warga.

“ibu-ibu KWT Giri Manik ini semangatnya luar biasa,  mereka senang sekali bisa terlibat mengelola bank sampah, ini kan juga bisa jadi salah satu sumber tambahan ekomoni,” ujarnya.

Terlihat antusias ibu-ibu KWT dalam mengikuti sosialisasi pengelolaan bank sampah dan mempelajari pemilahan sampah yang disampaikan oleh Tim dari Rumah Plastik.

Atas dedikasinya menjadi pemimpim wilayah yang fokus pada upaya pengelolaan sampah di wilayahnya, Made Widianingsih pernah diundang menjadi narasumber di berbagai tempat terutama pada peringatan Hari Bumi,  bahkan banjarnya pun sering menjadi kunjungan beberapa lembaga untuk belajar pengelolaan sampah. [T]

Made Widianingsih (paling kanan)

Tags: Bank Sampahdaur ulang sampah plastikPerempuanPerempuan BaliSampahsampah plastik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Urutan Galungan” Juga Layak Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Seperti Babi Guling

Next Post

“Run To Care” Bersama 900 Pelari, Tempuh 150 KM, Bangkitkan Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
“Run To Care” Bersama 900 Pelari, Tempuh 150 KM, Bangkitkan Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

"Run To Care" Bersama 900 Pelari, Tempuh 150 KM, Bangkitkan Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co