13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kamau Abayomi: Puisi, Musik dan DJ | Ia Hirup Sejuk Udara Desa Apuan

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
October 7, 2021
in Khas
Kamau Abayomi: Puisi, Musik dan DJ | Ia Hirup Sejuk Udara Desa Apuan

Kamau Abayomi di Desa Apuan, Tabanan, Bali

Dalam acara Wianta Foundation Art Camp dengan tema Open Border di Desa Apuan, Baturiti, Tabanan, Senin 4 Oktober 2021, terseliplah seorang seniman multidisiplin kelas dunia. Penampilannya sebagaimana seniman umumnya; bebas dan merdeka. Tapi saat tampil menunjukkan kepiawiannya dalam seni DJ, ia tak bisa dibilang biasa-biasa saja.

Ia adalah Kamau Abayomi. Di rumah maestro seni rupa, almarhum Made Wianta, lelaki penuh energy itu tampak guyub dengan seniman lain yang hadir dalam art camp. Sesekali ia tertawa, sesekali mengamati sekitar, sesekali menunjukkan citra khasnya sebagai seniman. Spontan dan dinamis.  

Kamau Abayomi memang seorang DJ. Ia menghabiskan waktunya menjadi DJ di San Francisco dan Oakland, California, selama 25 tahun. Lalu, dengan niat sungguh-sungguh mengembangkan diri sekaligus menyebarkan energ berkesenian ke seluruh dunia, ia kemudian melangkah ke mana-mana, Dan tibalah dia di Bali.

Saya mengenal Kamau Abayomi di Ubud, sekitar Sembilan tahun lalu. Saya mengikuti acara poetry slam di salah satu restoran di Ubud milik Janet De Neefe sekitar tahun 2012.  Kami – saya dan Kamau, berada bareng di acara yang sama. Dan saya menyaksikan keseriusanya ingin menyelami kehidupan di Bali untuk memperkaya proses kreatifnya dalam berkesenian.

Saya sempat mengajaknya berkalaborasi  dalam pertunjukan performance art di awal tahun 2021 di Santriyan Hotel dengan judul Blind in Paradise. Kami mengolaborasikan musik gender dari Desa Tunjuk, Tabanan, dengan seniman gender yang berasal dari keluarga maestro dalang I Nyoman Rajeg.

Musik gender kami kalaborasikan dengan musik DJ. Saya melakukan performance art dan memainkan gitar. Saat itu kami membawakan semacam cerita tentang sejarah virus dengan judul Blind In Paradise. Luar biasa penampilan Kamau saat itu.

Kamau telah hidup, tampil dan mengajar sebagai seniman multidisiplin. Dia berbagi puisi kata-kata lisan, musik, presentasi pertunjukan, karya sastra, perspektif spiritual, dan sesi qi gong dengan tujuan menginspirasi dan mengaktifkan orang lain ke dalam kekuatan spiritual dan dunia kreatif mereka sendiri.

Selama perjalanan berkeseniannya, Kamau Abayomi pernah dinobatkan sebagai ‘Penyair Terbaik’ di final poetry slam Oakland, California. Dia adalah pemenang dua kali dari Ubud Writers & Readers Festival Poetry Slam di Bali, Indonesia.

Dia telah menjadi seniman tamu dan fasilitator lokakarya di Forum Sosial Dunia di Mumbai, India dan telah mengadakan lokakarya puisi, seni dan aktivisme di Jepang, Singapura, Sri Lanka, Papua Barat, Thailand, dan di seluruh Amerika Serikat. Kamau telah menjadi penyair unggulan di tiga single top 10 afro-house yang dirilis oleh label afrohouse terkemuka, MoBlack Records.

Kamau adalah instruktur Qi Gong Macan Putih bersertifikat, praktisi seni metafisik dan penasihat spiritual. Dia adalah penggagas ‘Hari Meditasi Ketuhanan Hitam’ global, hari di mana ribuan orang diaspora Afrika berkumpul di seluruh dunia, untuk belajar dan berlatih meditasi bersama.

Kamau Abayomi telah berbasis di Bali selama 17 tahun, di bawah julukan Live Mysteries. Tak banyak yang tahu bahwa  ia telah berada di garis depan dalam memproduksi beberapa acara seni pertunjukan paling penuh perasaan dan eklektik yang pernah disaksikan di Bali. Kamau telah membuat koreografi beberapa pertunjukan utama untuk Festival Roh Bali tahunan, Ubud Writer and Readers Festival dan juga Festival Toraja di Sulawesi.

Selama 8 tahun Kamau membimbing, mengkoreografi dan mengelola kru Breakdancing Bali, Aerial Crew, membimbing mereka untuk memenangkan berbagai kompetisi, termasuk menjadi juara breakdancing nasional pertama di Indonesia (2011).

Sejak tahun 2005, Kamau telah menjadi salah satu DJ utama untuk mengaktifkan hiphop, dancehall, soul dan musik berbasis afro di Bali. Selama 10 tahun terakhir, ia telah menjadi DJ utama dan MC untuk Disko Afrika, acara musik bulanan Afrika #1 di Asia Tenggara.

Set Kamau yang afro-soulful dan funk telah mengangkat festival, klub malam, pesta rumah, dan lantai dansa yang luar biasa dari Oakland ke Jepang, Thailand ke Bali.

Kamau baru-baru ini menyelesaikan pameran seni selama sebulan penuh yang menampilkan lukisan dan karya seni visualnya dengan tema Move On di Bidadari Art Gallery, Art Management dari art space yang di-organize oleh Lepud,  dan saya terlibat di acara pameran Evaporate until Infinite Galeri Titik Dua di Mas, Ubud yang di-organize oleh Kamau Abayomi saat itu.

Dan, Senin itu Kamau berada di Desa Apuan, Tabanan. Ia menghirup energi sejuk pedesaan dan melepaskan energi kreatif yang hangat dengan penampilannya yang enerjik.  

Hadir dalam semua karya, Kamau adalah cinta yang mendalam, rasa hormat dan penghormatan terhadap individu unik dan identitas kolektif. Karyanya menggali jauh ke dalam dialog tentang kesadaran spiritual, dinamika energi, alam, koneksi dan tujuan jiwa, dengan cara yang membumi. Semoga Desa Apuan hadir dalam dirinya, sebagaimana dirinya hadir di desa itu. [T]

______

BACA JUGA:

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

_____

Tags: balibali poetry slamDesa ApuanDJmusikPuisiSeni Rupatabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kiprah Dunia Medis Sebelum, Saat, dan Setelah Pandemi Covid-19: Berdamai dengan Teknologi/Robot atau Punah

Next Post

Serba-serbi Proses Penerjemahan Buku Sastra Bali Modern ke Bahasa Indonesia

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails
Next Post
Serba-serbi Proses Penerjemahan Buku Sastra Bali Modern ke Bahasa Indonesia

Serba-serbi Proses Penerjemahan Buku Sastra Bali Modern ke Bahasa Indonesia

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co