24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sena Andiyana | Dari Kuliah Pariwisata Jatuh ke Tempat Sampah

Gading Ganesha by Gading Ganesha
October 3, 2021
in Khas
Sena Andiyana | Dari Kuliah Pariwisata Jatuh ke Tempat Sampah

Sena Andiyana

Pemuda dari Desa Bondalem, Buleleng, Bali, ini mungkin akan menambah lagi cerita orang-orang kuliah yang “salah jurusan”. Bagaimana tidak.  Kadek Sena Andiyana, begitu nama pemuda itu, kuliah di jurusan pariwisata, tapi setelah lulus malah bekerja di tempat sampah. Tepatnya, ia menikmati menjadi pengelola sampah.

Ketika bertemu pemuda ini di Rumah Plastik, Singaraja, beberapa waktu lalu, dia begitu serius menjelaskan seperti apa pengelolaan sampah yang dilakukannya. Dalam pandangan saya, anak muda yang berbadan cukup kekar ini tidak nampak seperti orang yang bekerja di tempat sampah.

Penampilanannya jauh dari kesan “orang sampah” seperti teman-teman di dunia persampahan yang saya kenal.  Gaya berpakainnya sangat rapi, dengan baju kemeja, dan celana panjang kain yang necis. Seperti pekerja kantoran.

Usai Kadek Sena Andiyana  27 tahun tepat September ini. Masih muda. Sena begitu panggilan akrabnya. Ia terlihat cukup fasih menjelaskan pengelolaan sampah yang dilakukannya di Bumdesa Sejahtera Bondalem.

Sena bercerita, ia memang bekerja di Bumdesa itu sebagai Bisnis Development Unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Saya sebenarnya tidak begitu paham betul seperti apa pekerjaannya tapi terlihat Sena sangat percaya diri dengan pekerjaannya itu. Tidak banyak anak muda yang saya lihat begitu bangganya bekerja di desa ditambah yang dikerjakan adalah urusan sampah.

Ia lulusan D3 Perhotelan Undiksha dan D4 Pariwisata Universitas Udayana. Ia mulai menekuni pekerjaan pengelolaan sampah sejak 2020 ketika pandemi sedang melanda Indonesia. Sebelumnya,  Sena pernah bekerja sebagai Bisnis Consultant dan HRD Coco Group Bali.

Ketika ditanya kenapa terjun ke dunia persampahan, Sena mengatakan karena dirinya melihat sampah sebagai sumber masalah disebagian besar titik lingkungan dan masih rendahnga tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah yg dihasilkan setiap harinya.

“Saya pribadi sangat ingin mengubah pandangan masyarakat untuk dapat mengubah sampah menjadi profit tambahan dilingkungan sekitar. Selain sebagai upaya untuk mengajak masyarakat untuk dapat menambah penghasilan tambahan melalui sampah, dampak yang sangat besar adalah menjaga lingkungan dari sampah yang selama ini menjadi masalah di lingkungan kita,” ungkap pria yang menjadikan Bob Sadino sebagai sosok pengusaha panutannya.

Sena tinggal di Banjar Dinas Kelod Kangin Desa Bondalem. Ia mengungkapkan pengalamannya dalam pengelolaan sampah yang menurutnya cukup unik. “Pengalaman mengelola sampah menurut saya sangat unik, karena dilihat dari bahan baku yang saya kelola adalah bahan baku yang terkesan sangat kotor,” katanya.

Namun meskipun begitu, yang namanya perjalanan bisnis tentu tetap harus dilakukan dengan strategi yang tepat, layaknya perjalanan bisnis lainnya.  Pengalamannya bekerja sebagai bisnis konsultan sepertinya membuat Sena punya strategi yang terukur dalam pengelolaan sampahnya.

TPST Bondalem sendiri melayani 665 pelanggan dengan kategori Rumah Tangga, Lembaga Pendidikan, Kantor dan Villa atau Bungalow dengan volume sampah yang diterima baik organik, non organik dan residu mencapai 4 Ton perhari.

Pengelolaan sampah yang dilakukan di TPST diceritakan Sena adalah pengelolaan sampah organik dan  non-organik. “Sampah organik dikelola menjadi Pupuk Organik bernilai jual dan sampah non-organik kami lakukan pemilahan untuk meningkatkan harga jual dan sesekali kami juga membeli sampah non organik dari masyarakat dan desa lain,” tutur penghobi musik tersebut.

Pupuk Organik atau Kompos yang dihasilkan mencapai 2,5 ton perharinya serta sudah dikemas dalam karung isian 10 kg dengan harga  jual 15.000 rupiah perkemasannya. Kompos yang dihasilkan sudah dijual ke warga desa Bondalem, warung-warung lokal di Kecamatan Tejakula sebagai reseller, stand bunga di Bedugul, Renon, Dalung, Petang,  bahkan hingga beberapa desa di Karangasem dan Jembrana.

Sementara untuk sampah non organik, TPST mengelola sampah hingga 2 ton per bulan. Sampah non organik tersebut dikirim ke Rumah Plastik di singaraja . “Untuk sampah non organik sebulan ada 2 ton, tapi penjualannya kita lakukan seminggu sekali ke Rumah Plastik, untuk menutupi biaya operasional TPST juga,” katanya.

Dalam usahanya menekuni pengelolaan sampah, pemuda yang pada tahun 2016 pernah menjadi Management Consultant Top Asia menceritakan sejumlah  tantangan yang dialaminya. Misalnya, bagaimana memahami sampah,  karena untuk melakukan penanganan yang baik, harus memahami dulu jenis-jenis sampahnya.

“Tantangan yang saya temui tentu harus mempelajari semua jenis sampah yang ada, terlebih saya tidak ada sama sekali pengalaman mengelola sampah sebelumnya karena belajarnya di dunia pariwisata. Jadi terkait semua jenis sampah harus saya pelajari dari rekan-rekan yang sudah berpengalaman mengelola sampah untuk dapat saya aplikasikan di tempat saya ,” ujarnya

Tapi bersyukur, kata dia, tidak ada penolakan dari keluarga dan pacar terkait usaha yang dilakukan, yakni beralih dari bekerja di bidang pariwisata ke tempat sampah. “Orang-orang tercinta mendukung saya,” katanya.

Di akhir obrolan saya dengannya, Sena mengungkapkan harapannya untuk pengelolaan sampah yang dia percayai bisa jadi bisnis yang menjanjikan.

“Harapan saya ke depan tentu ingin melihat pengelolaan sampah ini mampu menjadi bisnis yang menjanjikan untuk mengatasi sumber masalah dilingkungan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat khususnya di Desa Bondalem,” tutupnya.[T]

Tags: Bank SampahbulelengBumdesDesa Bondalempengelolaan sampahSampahsampah plastikTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Olah Kulit Kopi Demi Industri Kopi yang Zero Waste

Next Post

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co