14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sena Andiyana | Dari Kuliah Pariwisata Jatuh ke Tempat Sampah

Gading Ganesha by Gading Ganesha
October 3, 2021
in Khas
Sena Andiyana | Dari Kuliah Pariwisata Jatuh ke Tempat Sampah

Sena Andiyana

Pemuda dari Desa Bondalem, Buleleng, Bali, ini mungkin akan menambah lagi cerita orang-orang kuliah yang “salah jurusan”. Bagaimana tidak.  Kadek Sena Andiyana, begitu nama pemuda itu, kuliah di jurusan pariwisata, tapi setelah lulus malah bekerja di tempat sampah. Tepatnya, ia menikmati menjadi pengelola sampah.

Ketika bertemu pemuda ini di Rumah Plastik, Singaraja, beberapa waktu lalu, dia begitu serius menjelaskan seperti apa pengelolaan sampah yang dilakukannya. Dalam pandangan saya, anak muda yang berbadan cukup kekar ini tidak nampak seperti orang yang bekerja di tempat sampah.

Penampilanannya jauh dari kesan “orang sampah” seperti teman-teman di dunia persampahan yang saya kenal.  Gaya berpakainnya sangat rapi, dengan baju kemeja, dan celana panjang kain yang necis. Seperti pekerja kantoran.

Usai Kadek Sena Andiyana  27 tahun tepat September ini. Masih muda. Sena begitu panggilan akrabnya. Ia terlihat cukup fasih menjelaskan pengelolaan sampah yang dilakukannya di Bumdesa Sejahtera Bondalem.

Sena bercerita, ia memang bekerja di Bumdesa itu sebagai Bisnis Development Unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Saya sebenarnya tidak begitu paham betul seperti apa pekerjaannya tapi terlihat Sena sangat percaya diri dengan pekerjaannya itu. Tidak banyak anak muda yang saya lihat begitu bangganya bekerja di desa ditambah yang dikerjakan adalah urusan sampah.

Ia lulusan D3 Perhotelan Undiksha dan D4 Pariwisata Universitas Udayana. Ia mulai menekuni pekerjaan pengelolaan sampah sejak 2020 ketika pandemi sedang melanda Indonesia. Sebelumnya,  Sena pernah bekerja sebagai Bisnis Consultant dan HRD Coco Group Bali.

Ketika ditanya kenapa terjun ke dunia persampahan, Sena mengatakan karena dirinya melihat sampah sebagai sumber masalah disebagian besar titik lingkungan dan masih rendahnga tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah yg dihasilkan setiap harinya.

“Saya pribadi sangat ingin mengubah pandangan masyarakat untuk dapat mengubah sampah menjadi profit tambahan dilingkungan sekitar. Selain sebagai upaya untuk mengajak masyarakat untuk dapat menambah penghasilan tambahan melalui sampah, dampak yang sangat besar adalah menjaga lingkungan dari sampah yang selama ini menjadi masalah di lingkungan kita,” ungkap pria yang menjadikan Bob Sadino sebagai sosok pengusaha panutannya.

Sena tinggal di Banjar Dinas Kelod Kangin Desa Bondalem. Ia mengungkapkan pengalamannya dalam pengelolaan sampah yang menurutnya cukup unik. “Pengalaman mengelola sampah menurut saya sangat unik, karena dilihat dari bahan baku yang saya kelola adalah bahan baku yang terkesan sangat kotor,” katanya.

Namun meskipun begitu, yang namanya perjalanan bisnis tentu tetap harus dilakukan dengan strategi yang tepat, layaknya perjalanan bisnis lainnya.  Pengalamannya bekerja sebagai bisnis konsultan sepertinya membuat Sena punya strategi yang terukur dalam pengelolaan sampahnya.

TPST Bondalem sendiri melayani 665 pelanggan dengan kategori Rumah Tangga, Lembaga Pendidikan, Kantor dan Villa atau Bungalow dengan volume sampah yang diterima baik organik, non organik dan residu mencapai 4 Ton perhari.

Pengelolaan sampah yang dilakukan di TPST diceritakan Sena adalah pengelolaan sampah organik dan  non-organik. “Sampah organik dikelola menjadi Pupuk Organik bernilai jual dan sampah non-organik kami lakukan pemilahan untuk meningkatkan harga jual dan sesekali kami juga membeli sampah non organik dari masyarakat dan desa lain,” tutur penghobi musik tersebut.

Pupuk Organik atau Kompos yang dihasilkan mencapai 2,5 ton perharinya serta sudah dikemas dalam karung isian 10 kg dengan harga  jual 15.000 rupiah perkemasannya. Kompos yang dihasilkan sudah dijual ke warga desa Bondalem, warung-warung lokal di Kecamatan Tejakula sebagai reseller, stand bunga di Bedugul, Renon, Dalung, Petang,  bahkan hingga beberapa desa di Karangasem dan Jembrana.

Sementara untuk sampah non organik, TPST mengelola sampah hingga 2 ton per bulan. Sampah non organik tersebut dikirim ke Rumah Plastik di singaraja . “Untuk sampah non organik sebulan ada 2 ton, tapi penjualannya kita lakukan seminggu sekali ke Rumah Plastik, untuk menutupi biaya operasional TPST juga,” katanya.

Dalam usahanya menekuni pengelolaan sampah, pemuda yang pada tahun 2016 pernah menjadi Management Consultant Top Asia menceritakan sejumlah  tantangan yang dialaminya. Misalnya, bagaimana memahami sampah,  karena untuk melakukan penanganan yang baik, harus memahami dulu jenis-jenis sampahnya.

“Tantangan yang saya temui tentu harus mempelajari semua jenis sampah yang ada, terlebih saya tidak ada sama sekali pengalaman mengelola sampah sebelumnya karena belajarnya di dunia pariwisata. Jadi terkait semua jenis sampah harus saya pelajari dari rekan-rekan yang sudah berpengalaman mengelola sampah untuk dapat saya aplikasikan di tempat saya ,” ujarnya

Tapi bersyukur, kata dia, tidak ada penolakan dari keluarga dan pacar terkait usaha yang dilakukan, yakni beralih dari bekerja di bidang pariwisata ke tempat sampah. “Orang-orang tercinta mendukung saya,” katanya.

Di akhir obrolan saya dengannya, Sena mengungkapkan harapannya untuk pengelolaan sampah yang dia percayai bisa jadi bisnis yang menjanjikan.

“Harapan saya ke depan tentu ingin melihat pengelolaan sampah ini mampu menjadi bisnis yang menjanjikan untuk mengatasi sumber masalah dilingkungan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat khususnya di Desa Bondalem,” tutupnya.[T]

Tags: Bank SampahbulelengBumdesDesa Bondalempengelolaan sampahSampahsampah plastikTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Olah Kulit Kopi Demi Industri Kopi yang Zero Waste

Next Post

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co