2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sena Andiyana | Dari Kuliah Pariwisata Jatuh ke Tempat Sampah

Gading Ganesha by Gading Ganesha
October 3, 2021
in Khas
Sena Andiyana | Dari Kuliah Pariwisata Jatuh ke Tempat Sampah

Sena Andiyana

Pemuda dari Desa Bondalem, Buleleng, Bali, ini mungkin akan menambah lagi cerita orang-orang kuliah yang “salah jurusan”. Bagaimana tidak.  Kadek Sena Andiyana, begitu nama pemuda itu, kuliah di jurusan pariwisata, tapi setelah lulus malah bekerja di tempat sampah. Tepatnya, ia menikmati menjadi pengelola sampah.

Ketika bertemu pemuda ini di Rumah Plastik, Singaraja, beberapa waktu lalu, dia begitu serius menjelaskan seperti apa pengelolaan sampah yang dilakukannya. Dalam pandangan saya, anak muda yang berbadan cukup kekar ini tidak nampak seperti orang yang bekerja di tempat sampah.

Penampilanannya jauh dari kesan “orang sampah” seperti teman-teman di dunia persampahan yang saya kenal.  Gaya berpakainnya sangat rapi, dengan baju kemeja, dan celana panjang kain yang necis. Seperti pekerja kantoran.

Usai Kadek Sena Andiyana  27 tahun tepat September ini. Masih muda. Sena begitu panggilan akrabnya. Ia terlihat cukup fasih menjelaskan pengelolaan sampah yang dilakukannya di Bumdesa Sejahtera Bondalem.

Sena bercerita, ia memang bekerja di Bumdesa itu sebagai Bisnis Development Unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Saya sebenarnya tidak begitu paham betul seperti apa pekerjaannya tapi terlihat Sena sangat percaya diri dengan pekerjaannya itu. Tidak banyak anak muda yang saya lihat begitu bangganya bekerja di desa ditambah yang dikerjakan adalah urusan sampah.

Ia lulusan D3 Perhotelan Undiksha dan D4 Pariwisata Universitas Udayana. Ia mulai menekuni pekerjaan pengelolaan sampah sejak 2020 ketika pandemi sedang melanda Indonesia. Sebelumnya,  Sena pernah bekerja sebagai Bisnis Consultant dan HRD Coco Group Bali.

Ketika ditanya kenapa terjun ke dunia persampahan, Sena mengatakan karena dirinya melihat sampah sebagai sumber masalah disebagian besar titik lingkungan dan masih rendahnga tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah yg dihasilkan setiap harinya.

“Saya pribadi sangat ingin mengubah pandangan masyarakat untuk dapat mengubah sampah menjadi profit tambahan dilingkungan sekitar. Selain sebagai upaya untuk mengajak masyarakat untuk dapat menambah penghasilan tambahan melalui sampah, dampak yang sangat besar adalah menjaga lingkungan dari sampah yang selama ini menjadi masalah di lingkungan kita,” ungkap pria yang menjadikan Bob Sadino sebagai sosok pengusaha panutannya.

Sena tinggal di Banjar Dinas Kelod Kangin Desa Bondalem. Ia mengungkapkan pengalamannya dalam pengelolaan sampah yang menurutnya cukup unik. “Pengalaman mengelola sampah menurut saya sangat unik, karena dilihat dari bahan baku yang saya kelola adalah bahan baku yang terkesan sangat kotor,” katanya.

Namun meskipun begitu, yang namanya perjalanan bisnis tentu tetap harus dilakukan dengan strategi yang tepat, layaknya perjalanan bisnis lainnya.  Pengalamannya bekerja sebagai bisnis konsultan sepertinya membuat Sena punya strategi yang terukur dalam pengelolaan sampahnya.

TPST Bondalem sendiri melayani 665 pelanggan dengan kategori Rumah Tangga, Lembaga Pendidikan, Kantor dan Villa atau Bungalow dengan volume sampah yang diterima baik organik, non organik dan residu mencapai 4 Ton perhari.

Pengelolaan sampah yang dilakukan di TPST diceritakan Sena adalah pengelolaan sampah organik dan  non-organik. “Sampah organik dikelola menjadi Pupuk Organik bernilai jual dan sampah non-organik kami lakukan pemilahan untuk meningkatkan harga jual dan sesekali kami juga membeli sampah non organik dari masyarakat dan desa lain,” tutur penghobi musik tersebut.

Pupuk Organik atau Kompos yang dihasilkan mencapai 2,5 ton perharinya serta sudah dikemas dalam karung isian 10 kg dengan harga  jual 15.000 rupiah perkemasannya. Kompos yang dihasilkan sudah dijual ke warga desa Bondalem, warung-warung lokal di Kecamatan Tejakula sebagai reseller, stand bunga di Bedugul, Renon, Dalung, Petang,  bahkan hingga beberapa desa di Karangasem dan Jembrana.

Sementara untuk sampah non organik, TPST mengelola sampah hingga 2 ton per bulan. Sampah non organik tersebut dikirim ke Rumah Plastik di singaraja . “Untuk sampah non organik sebulan ada 2 ton, tapi penjualannya kita lakukan seminggu sekali ke Rumah Plastik, untuk menutupi biaya operasional TPST juga,” katanya.

Dalam usahanya menekuni pengelolaan sampah, pemuda yang pada tahun 2016 pernah menjadi Management Consultant Top Asia menceritakan sejumlah  tantangan yang dialaminya. Misalnya, bagaimana memahami sampah,  karena untuk melakukan penanganan yang baik, harus memahami dulu jenis-jenis sampahnya.

“Tantangan yang saya temui tentu harus mempelajari semua jenis sampah yang ada, terlebih saya tidak ada sama sekali pengalaman mengelola sampah sebelumnya karena belajarnya di dunia pariwisata. Jadi terkait semua jenis sampah harus saya pelajari dari rekan-rekan yang sudah berpengalaman mengelola sampah untuk dapat saya aplikasikan di tempat saya ,” ujarnya

Tapi bersyukur, kata dia, tidak ada penolakan dari keluarga dan pacar terkait usaha yang dilakukan, yakni beralih dari bekerja di bidang pariwisata ke tempat sampah. “Orang-orang tercinta mendukung saya,” katanya.

Di akhir obrolan saya dengannya, Sena mengungkapkan harapannya untuk pengelolaan sampah yang dia percayai bisa jadi bisnis yang menjanjikan.

“Harapan saya ke depan tentu ingin melihat pengelolaan sampah ini mampu menjadi bisnis yang menjanjikan untuk mengatasi sumber masalah dilingkungan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat khususnya di Desa Bondalem,” tutupnya.[T]

Tags: Bank SampahbulelengBumdesDesa Bondalempengelolaan sampahSampahsampah plastikTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Olah Kulit Kopi Demi Industri Kopi yang Zero Waste

Next Post

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Open Border | Art Camp 2021 Wianta Foundation di Desa Apuan, Tabanan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co