13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tasik Overland Adventure Ride Bromo 2021 | Berselimut Dingin di Puncak Cokroniti

Eddy Wedadinata by Eddy Wedadinata
April 29, 2021
in Tualang
Tasik Overland Adventure Ride Bromo 2021 | Berselimut Dingin di Puncak Cokroniti

Menyeberangi lautan pasir untuk menuju Puncak Cokroniti di kawasan Bromo | Foto-foto Eddy Wedadinata

Pernah berkunjung dan melihat keindahan Puncak Bromo di kawasan Tengger, Jawa Timur? Ah, pasti banyak yang mengacungkan tangan. Pernah ke Puncak Cokroniti yang masih berada di kawasan Tengger? Mungkin tak banyak yang angkat tangan.

Saya bersama teman-teman dari Komunitas Tasik Adventure baru pertama kali ke Puncak Cokroniti, dan langsung saya takjub dibautnya. Aroma magis dan mistik membangunkan bulu kuduk ketika memasuki kawasan ini, maklum lokasinya jauh dari perkampungan, jarang dijamah petualang, bahkan warga lokal sekalipun, kecuali pada saat upacara persembahyangan.

Tempat ini merupakan salah satu bibir kawah gunung purba di kawasan Bromo Tengger Semeru di Kabupaten Probolinggo. Dan Puncak Cokroniti berada jauh di arah barat laut, sehingga wilayahnya sudah termasuk Kabupaten Pasuruan.

Perjalanan ke Puncak Cokroniti dimuali dari base camp Tasik Adventure. O, ya, saya perkenalkan, Tasik Adventure bisa dibilang komunitas, tapi lebih pada komunitas suka-suka atau dalam istilah Bali disebut Sekaa Demen. 

Komunitas Tasik Adventure

Anggotanya adalah sesama penyuka motor adventure clasik yang bertemu karena sama-sama suka. Resminya kami cuma ber-17 orang, dan punya acara tahunan yang bernama ride overland. Tahun ini adalah acara kedua. Acara pertama diadakan setahun lalu bertepatan dengan 17 agustusan.

Ride overland  adalah perjalanan mengunjungi tempat tempat indah yang belum terlalu di-explore orang. Kami sebut somewhere nice. Mungkin banyak orang sudah berkunjung ke Bromo tapi tidak ke Puncak Cokroniti. Maka itulah kami melakukan perjalanan ke puncak itu. Perjalanan yang penuh tantangan.

Awalnya kami menghubungi penduduk lokal dan mencari pemandu sebelum memutuskan untuk berangkat, tepat pada hari Raya Kuningan, Sabtu 24 April 2021.

Subuh kami berangkat menuju Bromo melewati jalur Pantura dengan menempuh perjalanan jarak kira-kira 380 km. Kami menempuhnya  dengan waktu sekira 8 jam perjalanan.

Dalam perjalanan panjang

Jam 2 siang kami memasuki wilayah Taman Nasional Bromo Semeru.dengan kendaraan dual perpose yang memang dirancang untuk segala medan. Dengan gampang kami melahap medan berpasir di kawasan itu. Tujuan pertama kami adalah Pura Luhur Poten untuk sembahyang Kuningan bersama.

Selesai sembahyang kami melanjutkan perjalanan menuju puncak bukit di sebelah barat daya kawah Gunung Bromo dipimpin seorang pemandu. Saat itulah kami menyeberangi lautan pasir dan menaiki bukit dengan medan sangat terjal dan berbahaya, lalu memasuki hutan menuju puncak. Puncak itulah Cokroniti.

Perjalan kami dipandu Bapak Untung, seorang lokal berketurunan Meraoke yang sejak tahun sdh menetap di kawasan Probolinggo.  Bapak Untung sekaligus ikut berkemah di puncak, karena ia harus juga memandu kami saat turun dari puncak. Apalagi malam-malam, sangatlah tidak mungkin kami turun tanpa pemandu.

Puncak Cokroniti 2.665 mdpl

Puncak Cokroniti berada di ketinggian, 2.665 mdpl. Untuk mecapai lokasi, dari kawah Bromo harus melewati jarak 30-50 km berkendara, dengan menyebrangi lautan pasir, melewati tanjakan, di lereng-lereng bukit, hingga bertemu jalur tanah setapak, berliku dan menanjak.

Dibutuhkan tenaga ekstra berkendara dengan beban motor dan muatan hingga 30 kg. Namun sedikit pun tidak menyurutkan niat pesera Tasik Adventure untuk mencapai tempat untuk berkemah, sebuah tempat yang sebelumnya benar-benar tidak kami ketahui.

Pada puncaknya terdapat  sebuah pelinggih Hindu Jawa mirip seperti padma di Bali, namun terkesan sederhana, jauh dari kesan megah. Pelinggih itu dipagari bambu dan dikelilingi berbagai macam bunga yang indah. Suasana kusyuk dan hening sangat terasa. Pelinggih sederhana itu tentu saja tidak mengurangi makna dan syukur para pemedek-nya yang di tempat itu tergolong minoritas.

Pelinggih Hindu Jawa di Puncak Cokroniti

Di puncak, cuaca sangat sejuk  Angin sepoi, kabut tebal dan terkadang ada aroma belerang dari semburan kawah Bromo, Suhu 15”C pada siang hari dan 10”c -8”C di malam hingga paginya membuat peserta camp susah sungguh menahan dingin. Hawa dingin seakan jadi selimut sepanjang malam hingga pagi. Untungnya pasokan kayu bakar cukup untuk menjaga api unggun tetap menyala hingga matahri terbit.

Untungnya lagi ada Bapak Untung, pemandu yang dengan sukarela ikut berkemah di lokasi ini. Ia dengan sabar, memasang tenda, menyiapkan perapian, sehingga para peserta bisa beristirahat dengan cukup nyaman di tenda masing-masing.

Berselimut dingin di Puncak Cokroniti

Malam itu, puncak sudah bisa seperti rumah semalam, meski gadget susah sinyal. Untuk berkabar kepada keluarga bahwa kami baik-baik saja di puncak, kami harus mencari tempat yang tepat untuk mendapatkan sinyal, salah satunya tempat di dekat pelinggih.

Seperti juga saat ke puncak, jalan pulang juga penuh tantangan. Tapi kami melewatinya dengan hati riang. Kami tidak berhenti di sini, nusantara masih menyimpan segudang tempat indah lengkap dengan cerita budayanya.

Sampai jumpa di Tasik Overland 2022.

Tags: Gunung BromokomunitasotomotifperjalananpetualanganPuncak Cokroniti
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketut Bimbo Meninggal, Satirnya Hidup | “Mau Gantung Diri, Tak Bisa Ngebon Tali”

Next Post

Ini Sumbangan Ketut Bimbo pada Bahasa Bali | Ada 19 Paribasa Bali dalam Album “Mebalih Wayang”

Eddy Wedadinata

Eddy Wedadinata

Suka bertualang, naik sepeda, naik motor, dan jalan kaki. Lahir di Tabanan, kini menekuni wiraswasta di wilayah Badung

Related Posts

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails
Next Post
Ini Sumbangan Ketut Bimbo pada Bahasa Bali | Ada 19 Paribasa Bali dalam Album “Mebalih Wayang”

Ini Sumbangan Ketut Bimbo pada Bahasa Bali | Ada 19 Paribasa Bali dalam Album “Mebalih Wayang”

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co