2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Optimisme dalam Membangun Kembali Perekonomian yang Baru Pasca Covid-19

Mahmud Budianto by Mahmud Budianto
May 27, 2020
in Khas
Optimisme dalam Membangun Kembali Perekonomian yang Baru Pasca Covid-19

Adanya Pandemi COVID-19 nanti mengharuskan bagaimana upaya pemerintah maupun seluruh stakeholders berupaya untuk kembali menyusun sebuah strategi untuk membuat suatu keputusan yang mampu meminimalisir adanya dampak yang secara signifikan terjadi di berbagai di dunia. Begitupun di Indonesia perlu adanya keputusan yang tepat untuk mampu meminimalisir atau memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Apalagi di situasi saat ini yang d sebut sebut bagaimana untuk keluar dari kehidupan yang membuat masyarakat serba terdampak dari segi ekonomi tampak kedepannya kita akan di hadapkan dengan yang namanya “New Normal”, artinya di situasi yang semakin memburuk saat ini kedepan kita akan berusaha hidup serba baru yang tentunya lebih survive di dalam kehidupan kita, entah di lingkungan kerja, sekolah, dan lain sebagainya.

Sejalan hal tersebut tidak hanya dari segi lingkungan social, dan ekonomi yang terdampak akan tetapi salah satu sektor yang menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia yaitu Sektor Pariwisata mengalami penurunan yang sangat signifikan terkait dengan kunjungan Wisatawan Asing maupun Lokal karena adanya beberapa kebijakan di luar negeri ataupun lokal untuk melakukan Pysical Distancing yang mengharuskan mereka untuk tetap berada di rumah atau #Workfromhome.

Hal ini tentu menjadi suatu keterpurukan bagi Indonesia untuk mampu memperbaiki adanya dampak dimasing masing sektor, terutama di sektor pariwisata. Adanya kalimat “New Normal” tentu ini menandakan bagaimana pemerintah harus mampu mengubah strategi dari keterpurukan akibat pandemic yang berdampak di semua sektor yang tentunya sektor tersebut harusnya menyumbang devisa negara akan tetapi saat ini turun secara signifikan. maka dari itu Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyelenggarakan Webinar dengan tema “Menyongsong Normalitas Kehidupan Yang Bari Pasca COVID-19”.

Webinar “Menyongsong Normalitas Kehidupan Yang Baru Pasca COVID-19”

Acara Webinar ini tentu bertujuan bagaimana dalam menyosong kehidupan the New Normal pemerintah mampu berupaya mempersiapkannnya secara matang dan sesuai dengan protocol kesehatan. Tentu pada kali ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyelenggarakan Seminar dengan menggunakan Via Online yaitu Zoom Video Conference tepatnya pada hari/Tanggal Rabu, 27 Mei 2020 pada pukul 11.00-13.00 WITA. Pada acara ini beliau mendatangkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu dr. Achmad Yurianto selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. selaku Ketua BPD PHRI Bali, Trisno Nugroho, S.E., MBA selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang tentunya langsung di moderatori oleh Dr. I Wayan Suambara, S.H., M.M. selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kab. Badung.

Terlihat juga dalam acara tersebut mengundang DUBES RI Australia, DUBES RI Tiongkok, DUBES RI Zimbabwe, parak stakelholders pemerintahan daerah di luar bali juga ikut serta dalam acara pada kali ini dan juga pada akademisi dari UNDIKNAS, Udayana, Polikteknis Negeri Bali, dan  juga Generasi Baru Indonesia (GENBI ), dan masih banyak lainnnya. Acara ini kurang lebih diikuti oleh 450 orang peserta yang tersebar di berbagai provinsi Indonesia.

Acara ini langsung di pimpin oleh moderator yang mana Narasumber yang pertama diberikan kesempatam untuk menjelaskan mengenai Tema yang sudah ditentukan, Narasumber pertama dari Trisno Nugroho, S.E., MBA.  selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, beliau menjelaskan bahwasanya mengenai Perkembangan Pertumbungan Ekonomi selama masa pandemic COVID-19 di tahun 2020,  secara global di masa pandemic ini Terkontraksi yang sangat mendalam sampai 2,2% dan secara global ini terjadi di dunia.artinya pandemic ini ternyata mengalami dampak yang sangat siginifan terkait dengan turunnya pertumbungan ekonomi yang ada di dunia.

Di Indonesia itu sendiri petumbuhan ekonomi mengalami perlambatan seperti misalnya Sumatra, Jawa, dan termasuk Bali yang tergabung dalam Bali Nusra kecuali Papua dan Kalimantan Selatan karena di topang oleh perbaikan kinerja pertambangan, mengenai Inflasi beliau juga menjelaskan bahwa cukup rendah dimana yang terendah itu di tempati oleh Kalimantan Utara (-0,11%) dan tertinggi Jawa Barat (3.77%), dan di Bali itu sendiri 2,6 %. Artinya perlu adanya penanganan yang secara serius untuk memulihkan kembali perlambatan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya di Bali itu sendiri.

Adanya covid in tentu mempengaruhi kunjungan Wisman ke Bali, beliau menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisman diperkirakan akan terkotraksi 49,2% s/d 82,8% (yoy) pada tahun 2020. Dengan penurunan terdalam pada triwulan ke II 2020 kunjungan wisman diperkirakan akan mulai pulih pada triwulan III 2020. Dan hal ini menurut beliau akan membuat prekonomian Bali terkontraksi. Beliau menyampaikan adanya New Normal dan untuk memulihkan kembali pariwisata tentu ada hal yang perlu dipersiapkan terutama protocol kesehatan di lokasi-lokasi tertentu untuk mampu kembali membuka pariwisata dan bisa sejalan dengan protoka kesehatan seperti misalnya di sektor Transportasi, Hotel&Villa, Tourism Attraction, Food & Beverage, Informal Sector,

Hospital. Ini menjadi komponen sangat penting untuk kembali survive di masa pandemic dan mampun mengembalikan Sektor Pariwisata agar tetap meningkat. Badung memiliki Potensi Industri Kreatif menurut beliau ini bisa di kembangkan dan tentu adanya New Normal ini perlu adanya Digital Payment Environment guna meminimalisir penyebaran C0vid-19.

Selanjutnya beralih ke narasumber yang sangat luar biasa moderator kembali memberikan kesempatan kepada narasumber berikutnya yakni Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. beliau menjelaskan optimisme bagaimana Bali bisa mengupayakan untuk mampu membangkitkan sektor pariwisata kembali pasca Covid19, Beliau Menyampaikan bahwa Bali memiliki Holistic Healing Power (Taksu Bali =) yang artinya suatu kebudayaan atau kesenian yang tentu membuat perhatian yang sangat mencolok dimata dunia. Adanya rancangan yang di sampaikan oleh beliau tentu untuk mengembalikan sektor pariwisata dan survive di Era The New Normal perlu adana persiapan yang perlu dilakukan beliau menjelaskan ada 3  yaitu Kebersihan, Kebudayaan, dan juga Keamanan.

Maka dari itu 3 komponen tersebut menurut beliau sangat perlu di perhatikan untuk membuka dan membangkitkan kembali destinasi wisata akan segera pulih. Beliau juga menyampaikan yang perlu di tonjolkan saat ini mungkin lebih ke Alam, dan Alam buatan dikarenakan ketika berbicara mengenai budaya, dibali itu sendiri lebih ke kkebersamaan seperti Ngabe,dan upacara-upacara lainnya yang sedikit bahaya ketika tidak diperhatikan sesuai dengan protocol. Kalimat akhirnya beliau menyampaikan bahwa kita bisa bersama-sama menghadapi pandemic ini, anggap saya itu sebagai Manusia, dan anggaplah manusia itu sebagai alam, jadi bagaimana kita mampu merasakan yang yang dirasakan oleh alam menghadapi hal ini, sehingga alam dan kita mampu saling merasakan bagaimana kondisi kita saat ini.

Selanjutnya juga dijelaskan oleh Dirjen Wirianto, beliau menjelaskan mengenai protocol kesehatan dan juga bagaimana masyarakat mampu lebih waspada lagi dan tentunya harus mengikuti himbauan demi kesehatan agar tetap terjaga, karena hal tersebut adalah hal yang terpenting untuk mampu memutus mata rantai Pandemi covid-19. Dan dilanjutka juga oleh pembicara selanjutnya dari Wakil Bupati Badung yang menjelaskan mengenai bahwa pentingnya Teori Adaptasi di masa New Normal dalam menghadapi COVID-19 ini sangat penting untuk kita terapkan karena hidup ini bagaimana kita berupaya untuk beradaptasi dalam menghadapi segala sesuatu. Hal ini penulis menyadari tentu pentingnya adaptasi dan juga kesigapan pemerintah dalam hal mempesiapkan protocol kesehatan dan jga tertibnya masyarakat menjadi komponen yang sangat penting untuk diterapkan, apalagi sedikit anyaknya para

Undangan yang terdiri dari DUBES Australian dan negara negara lainnya menyampaikan, rata-rata sepengamatan beliau beliau yang menjabat menjadi DUBES di negara masing-masing, masyarakat disana sangat tertib dalam mengikuti himbauan pemerintah misalnya beliau menjelaskan bahwa ada  tahapan yang dilakukan oleh Australia, tahap pertama lebih kepada social distancing dan hari ini bahkan sudah 2/3 sekolah mulai dibuka kembali,beberapa pusat perbelanjaan, dah 1,5 M  melakukan sosial distancing dan tahap kedua direncanakan akan dilaksanakan di tanggal  Juni dia sekolah-sekolah akan mulai kembali di buka dan lebih dari 20 orang boleh berkumpul dan tentunya ini sesuai dengan tahapan yang di terapkan oleh pemerintah, penulis menyampaikan perlu adanya penerapan seperti ini secara tertib di Indonesia, apalagi masing-masing dubers menyampaikan terutama DUBES RI Australia di Canbbera bahwa kurang lebih 2,1 juta masyarakat Ausrtalia saat ini justri ingin mengunjungi Indonesia terutama Bali, tidak hanya negara tersebut akan tetapi Tiongkok, Thailand dan negara lainnya. Akan tetapi yang menjadi permasalahan saat ini adalah pandemic covd-19 ini masih belum kita selesaikan, dan salah satu faktornya misalnya di Australia bahwa ada berita-berita Hoaks yang tersebar di medsos dan kebetulan dibaca oleh masyarakat disana tentu hal itu akan mempengaruhi kebijakan pemerintah Australia untuk tetap tidak emperbolehkan atau melakukan pembatasan untuk keluar negeri khususnya Indonesia.

Maka dari itu di sesi memberikan informasi atau argumentasi para DUBES memberikan sikap optimis terutama Bali untuk kembali memulihkan di sektor pariwisata dan mampu solid untuk membangun factor factor yang mempengaruhi peningkatan di sektor pariwisata maupun pertumbuhan ekonomi, hal ini tentu sejalan apa yang di sampaikan oleh DUBES RI Tiongkok lebih  2 juta orang dari tiongkong ingin ke Indonesia khususnya ke bali yaitu sampai di angka 80%. Artinya ini pengaruh yang sangat besar ketika kita mampu siap untuk merencanakan hal tersebut akan kembali pulih di sektor pariwisata sehingga pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.

Hal ini tentu menjadi sebuah fokus utama ketika kita ingin meningkatkan di sektor pariwisata hal yang paling harus kita perhatikan adalah bagaimana fasilitas yang kita siapkan harus mampu di maksimalkan untuk wisman maka dari itu Narasumber selanjutnya yaitu dari bapak Gede Ricky Sukarta dari Bali Villa Association yang menyampaikaan bahwasanya perlu adanya perbaikan cash flow, dikarenakan ketika memang fokus di bidang pariwisata untuk memfasilitasi hal tersebut perlu adanya cosh yang meningkat, maka dari itu beliau lebih menyampaikan bahwasanya bagaimana upaya pemerintah dalam menurunkan pajak untuk hotel/villa sebesar 5% agar hal ini bisa sejalan untuk meningkatkan di sektor pariwisata  dari segi hal fasilitas untuk wisman karena hal ini juga tidak bisa memberikan harga yang terlalu murah setiap kamarnya.

Sebagai penutup Webinar Moderator sekaligus mewakili penyelanggara mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan undangan dan tentuny narasumber yang sangat luar biasa telah menyampaikan pandangan, informasi, dan juga solusi bagaimana upaya pemerintah mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi. [T]

  • Penulis juga menyimpankan Link untuk PPT untuk lebih memperjekas poin poin dalam pembahasan webinar pada kali ini berikut link PPT https://drive.google.com/drive/folders/166b1-QZZ6_PQbpbhdik4nwv3gCgFJ_OR?usp=sharing. Bagi teman-teman yang berhalangan hadir dan berada di luar Bali, temen-temen bisa menonton video seminar ini secara penuh di https://youtu.be/cQ0f5MqAQ9Q
Tags: Badungcovid 19New NormalPariwisata
Share9TweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Kaos Kaki di Kapal Pesiar

Next Post

Memaafkan 6000

Mahmud Budianto

Mahmud Budianto

Mahasiswa Undiknas University

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Ketidakpastian Pandemi: Dukungan Psikososial Vs Teori Konspirasi

Memaafkan 6000

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co