23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Optimisme dalam Membangun Kembali Perekonomian yang Baru Pasca Covid-19

Mahmud Budianto by Mahmud Budianto
May 27, 2020
in Khas
Optimisme dalam Membangun Kembali Perekonomian yang Baru Pasca Covid-19

Adanya Pandemi COVID-19 nanti mengharuskan bagaimana upaya pemerintah maupun seluruh stakeholders berupaya untuk kembali menyusun sebuah strategi untuk membuat suatu keputusan yang mampu meminimalisir adanya dampak yang secara signifikan terjadi di berbagai di dunia. Begitupun di Indonesia perlu adanya keputusan yang tepat untuk mampu meminimalisir atau memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Apalagi di situasi saat ini yang d sebut sebut bagaimana untuk keluar dari kehidupan yang membuat masyarakat serba terdampak dari segi ekonomi tampak kedepannya kita akan di hadapkan dengan yang namanya “New Normal”, artinya di situasi yang semakin memburuk saat ini kedepan kita akan berusaha hidup serba baru yang tentunya lebih survive di dalam kehidupan kita, entah di lingkungan kerja, sekolah, dan lain sebagainya.

Sejalan hal tersebut tidak hanya dari segi lingkungan social, dan ekonomi yang terdampak akan tetapi salah satu sektor yang menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia yaitu Sektor Pariwisata mengalami penurunan yang sangat signifikan terkait dengan kunjungan Wisatawan Asing maupun Lokal karena adanya beberapa kebijakan di luar negeri ataupun lokal untuk melakukan Pysical Distancing yang mengharuskan mereka untuk tetap berada di rumah atau #Workfromhome.

Hal ini tentu menjadi suatu keterpurukan bagi Indonesia untuk mampu memperbaiki adanya dampak dimasing masing sektor, terutama di sektor pariwisata. Adanya kalimat “New Normal” tentu ini menandakan bagaimana pemerintah harus mampu mengubah strategi dari keterpurukan akibat pandemic yang berdampak di semua sektor yang tentunya sektor tersebut harusnya menyumbang devisa negara akan tetapi saat ini turun secara signifikan. maka dari itu Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyelenggarakan Webinar dengan tema “Menyongsong Normalitas Kehidupan Yang Bari Pasca COVID-19”.

Webinar “Menyongsong Normalitas Kehidupan Yang Baru Pasca COVID-19”

Acara Webinar ini tentu bertujuan bagaimana dalam menyosong kehidupan the New Normal pemerintah mampu berupaya mempersiapkannnya secara matang dan sesuai dengan protocol kesehatan. Tentu pada kali ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyelenggarakan Seminar dengan menggunakan Via Online yaitu Zoom Video Conference tepatnya pada hari/Tanggal Rabu, 27 Mei 2020 pada pukul 11.00-13.00 WITA. Pada acara ini beliau mendatangkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu dr. Achmad Yurianto selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. selaku Ketua BPD PHRI Bali, Trisno Nugroho, S.E., MBA selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang tentunya langsung di moderatori oleh Dr. I Wayan Suambara, S.H., M.M. selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kab. Badung.

Terlihat juga dalam acara tersebut mengundang DUBES RI Australia, DUBES RI Tiongkok, DUBES RI Zimbabwe, parak stakelholders pemerintahan daerah di luar bali juga ikut serta dalam acara pada kali ini dan juga pada akademisi dari UNDIKNAS, Udayana, Polikteknis Negeri Bali, dan  juga Generasi Baru Indonesia (GENBI ), dan masih banyak lainnnya. Acara ini kurang lebih diikuti oleh 450 orang peserta yang tersebar di berbagai provinsi Indonesia.

Acara ini langsung di pimpin oleh moderator yang mana Narasumber yang pertama diberikan kesempatam untuk menjelaskan mengenai Tema yang sudah ditentukan, Narasumber pertama dari Trisno Nugroho, S.E., MBA.  selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, beliau menjelaskan bahwasanya mengenai Perkembangan Pertumbungan Ekonomi selama masa pandemic COVID-19 di tahun 2020,  secara global di masa pandemic ini Terkontraksi yang sangat mendalam sampai 2,2% dan secara global ini terjadi di dunia.artinya pandemic ini ternyata mengalami dampak yang sangat siginifan terkait dengan turunnya pertumbungan ekonomi yang ada di dunia.

Di Indonesia itu sendiri petumbuhan ekonomi mengalami perlambatan seperti misalnya Sumatra, Jawa, dan termasuk Bali yang tergabung dalam Bali Nusra kecuali Papua dan Kalimantan Selatan karena di topang oleh perbaikan kinerja pertambangan, mengenai Inflasi beliau juga menjelaskan bahwa cukup rendah dimana yang terendah itu di tempati oleh Kalimantan Utara (-0,11%) dan tertinggi Jawa Barat (3.77%), dan di Bali itu sendiri 2,6 %. Artinya perlu adanya penanganan yang secara serius untuk memulihkan kembali perlambatan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya di Bali itu sendiri.

Adanya covid in tentu mempengaruhi kunjungan Wisman ke Bali, beliau menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisman diperkirakan akan terkotraksi 49,2% s/d 82,8% (yoy) pada tahun 2020. Dengan penurunan terdalam pada triwulan ke II 2020 kunjungan wisman diperkirakan akan mulai pulih pada triwulan III 2020. Dan hal ini menurut beliau akan membuat prekonomian Bali terkontraksi. Beliau menyampaikan adanya New Normal dan untuk memulihkan kembali pariwisata tentu ada hal yang perlu dipersiapkan terutama protocol kesehatan di lokasi-lokasi tertentu untuk mampu kembali membuka pariwisata dan bisa sejalan dengan protoka kesehatan seperti misalnya di sektor Transportasi, Hotel&Villa, Tourism Attraction, Food & Beverage, Informal Sector,

Hospital. Ini menjadi komponen sangat penting untuk kembali survive di masa pandemic dan mampun mengembalikan Sektor Pariwisata agar tetap meningkat. Badung memiliki Potensi Industri Kreatif menurut beliau ini bisa di kembangkan dan tentu adanya New Normal ini perlu adanya Digital Payment Environment guna meminimalisir penyebaran C0vid-19.

Selanjutnya beralih ke narasumber yang sangat luar biasa moderator kembali memberikan kesempatan kepada narasumber berikutnya yakni Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. beliau menjelaskan optimisme bagaimana Bali bisa mengupayakan untuk mampu membangkitkan sektor pariwisata kembali pasca Covid19, Beliau Menyampaikan bahwa Bali memiliki Holistic Healing Power (Taksu Bali =) yang artinya suatu kebudayaan atau kesenian yang tentu membuat perhatian yang sangat mencolok dimata dunia. Adanya rancangan yang di sampaikan oleh beliau tentu untuk mengembalikan sektor pariwisata dan survive di Era The New Normal perlu adana persiapan yang perlu dilakukan beliau menjelaskan ada 3  yaitu Kebersihan, Kebudayaan, dan juga Keamanan.

Maka dari itu 3 komponen tersebut menurut beliau sangat perlu di perhatikan untuk membuka dan membangkitkan kembali destinasi wisata akan segera pulih. Beliau juga menyampaikan yang perlu di tonjolkan saat ini mungkin lebih ke Alam, dan Alam buatan dikarenakan ketika berbicara mengenai budaya, dibali itu sendiri lebih ke kkebersamaan seperti Ngabe,dan upacara-upacara lainnya yang sedikit bahaya ketika tidak diperhatikan sesuai dengan protocol. Kalimat akhirnya beliau menyampaikan bahwa kita bisa bersama-sama menghadapi pandemic ini, anggap saya itu sebagai Manusia, dan anggaplah manusia itu sebagai alam, jadi bagaimana kita mampu merasakan yang yang dirasakan oleh alam menghadapi hal ini, sehingga alam dan kita mampu saling merasakan bagaimana kondisi kita saat ini.

Selanjutnya juga dijelaskan oleh Dirjen Wirianto, beliau menjelaskan mengenai protocol kesehatan dan juga bagaimana masyarakat mampu lebih waspada lagi dan tentunya harus mengikuti himbauan demi kesehatan agar tetap terjaga, karena hal tersebut adalah hal yang terpenting untuk mampu memutus mata rantai Pandemi covid-19. Dan dilanjutka juga oleh pembicara selanjutnya dari Wakil Bupati Badung yang menjelaskan mengenai bahwa pentingnya Teori Adaptasi di masa New Normal dalam menghadapi COVID-19 ini sangat penting untuk kita terapkan karena hidup ini bagaimana kita berupaya untuk beradaptasi dalam menghadapi segala sesuatu. Hal ini penulis menyadari tentu pentingnya adaptasi dan juga kesigapan pemerintah dalam hal mempesiapkan protocol kesehatan dan jga tertibnya masyarakat menjadi komponen yang sangat penting untuk diterapkan, apalagi sedikit anyaknya para

Undangan yang terdiri dari DUBES Australian dan negara negara lainnya menyampaikan, rata-rata sepengamatan beliau beliau yang menjabat menjadi DUBES di negara masing-masing, masyarakat disana sangat tertib dalam mengikuti himbauan pemerintah misalnya beliau menjelaskan bahwa ada  tahapan yang dilakukan oleh Australia, tahap pertama lebih kepada social distancing dan hari ini bahkan sudah 2/3 sekolah mulai dibuka kembali,beberapa pusat perbelanjaan, dah 1,5 M  melakukan sosial distancing dan tahap kedua direncanakan akan dilaksanakan di tanggal  Juni dia sekolah-sekolah akan mulai kembali di buka dan lebih dari 20 orang boleh berkumpul dan tentunya ini sesuai dengan tahapan yang di terapkan oleh pemerintah, penulis menyampaikan perlu adanya penerapan seperti ini secara tertib di Indonesia, apalagi masing-masing dubers menyampaikan terutama DUBES RI Australia di Canbbera bahwa kurang lebih 2,1 juta masyarakat Ausrtalia saat ini justri ingin mengunjungi Indonesia terutama Bali, tidak hanya negara tersebut akan tetapi Tiongkok, Thailand dan negara lainnya. Akan tetapi yang menjadi permasalahan saat ini adalah pandemic covd-19 ini masih belum kita selesaikan, dan salah satu faktornya misalnya di Australia bahwa ada berita-berita Hoaks yang tersebar di medsos dan kebetulan dibaca oleh masyarakat disana tentu hal itu akan mempengaruhi kebijakan pemerintah Australia untuk tetap tidak emperbolehkan atau melakukan pembatasan untuk keluar negeri khususnya Indonesia.

Maka dari itu di sesi memberikan informasi atau argumentasi para DUBES memberikan sikap optimis terutama Bali untuk kembali memulihkan di sektor pariwisata dan mampu solid untuk membangun factor factor yang mempengaruhi peningkatan di sektor pariwisata maupun pertumbuhan ekonomi, hal ini tentu sejalan apa yang di sampaikan oleh DUBES RI Tiongkok lebih  2 juta orang dari tiongkong ingin ke Indonesia khususnya ke bali yaitu sampai di angka 80%. Artinya ini pengaruh yang sangat besar ketika kita mampu siap untuk merencanakan hal tersebut akan kembali pulih di sektor pariwisata sehingga pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.

Hal ini tentu menjadi sebuah fokus utama ketika kita ingin meningkatkan di sektor pariwisata hal yang paling harus kita perhatikan adalah bagaimana fasilitas yang kita siapkan harus mampu di maksimalkan untuk wisman maka dari itu Narasumber selanjutnya yaitu dari bapak Gede Ricky Sukarta dari Bali Villa Association yang menyampaikaan bahwasanya perlu adanya perbaikan cash flow, dikarenakan ketika memang fokus di bidang pariwisata untuk memfasilitasi hal tersebut perlu adanya cosh yang meningkat, maka dari itu beliau lebih menyampaikan bahwasanya bagaimana upaya pemerintah dalam menurunkan pajak untuk hotel/villa sebesar 5% agar hal ini bisa sejalan untuk meningkatkan di sektor pariwisata  dari segi hal fasilitas untuk wisman karena hal ini juga tidak bisa memberikan harga yang terlalu murah setiap kamarnya.

Sebagai penutup Webinar Moderator sekaligus mewakili penyelanggara mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan undangan dan tentuny narasumber yang sangat luar biasa telah menyampaikan pandangan, informasi, dan juga solusi bagaimana upaya pemerintah mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi. [T]

  • Penulis juga menyimpankan Link untuk PPT untuk lebih memperjekas poin poin dalam pembahasan webinar pada kali ini berikut link PPT https://drive.google.com/drive/folders/166b1-QZZ6_PQbpbhdik4nwv3gCgFJ_OR?usp=sharing. Bagi teman-teman yang berhalangan hadir dan berada di luar Bali, temen-temen bisa menonton video seminar ini secara penuh di https://youtu.be/cQ0f5MqAQ9Q
Tags: Badungcovid 19New NormalPariwisata
Share9TweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Kaos Kaki di Kapal Pesiar

Next Post

Memaafkan 6000

Mahmud Budianto

Mahmud Budianto

Mahasiswa Undiknas University

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Ketidakpastian Pandemi: Dukungan Psikososial Vs Teori Konspirasi

Memaafkan 6000

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co