2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Optimisme dalam Membangun Kembali Perekonomian yang Baru Pasca Covid-19

Mahmud Budianto by Mahmud Budianto
May 27, 2020
in Khas
Optimisme dalam Membangun Kembali Perekonomian yang Baru Pasca Covid-19

Adanya Pandemi COVID-19 nanti mengharuskan bagaimana upaya pemerintah maupun seluruh stakeholders berupaya untuk kembali menyusun sebuah strategi untuk membuat suatu keputusan yang mampu meminimalisir adanya dampak yang secara signifikan terjadi di berbagai di dunia. Begitupun di Indonesia perlu adanya keputusan yang tepat untuk mampu meminimalisir atau memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Apalagi di situasi saat ini yang d sebut sebut bagaimana untuk keluar dari kehidupan yang membuat masyarakat serba terdampak dari segi ekonomi tampak kedepannya kita akan di hadapkan dengan yang namanya “New Normal”, artinya di situasi yang semakin memburuk saat ini kedepan kita akan berusaha hidup serba baru yang tentunya lebih survive di dalam kehidupan kita, entah di lingkungan kerja, sekolah, dan lain sebagainya.

Sejalan hal tersebut tidak hanya dari segi lingkungan social, dan ekonomi yang terdampak akan tetapi salah satu sektor yang menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia yaitu Sektor Pariwisata mengalami penurunan yang sangat signifikan terkait dengan kunjungan Wisatawan Asing maupun Lokal karena adanya beberapa kebijakan di luar negeri ataupun lokal untuk melakukan Pysical Distancing yang mengharuskan mereka untuk tetap berada di rumah atau #Workfromhome.

Hal ini tentu menjadi suatu keterpurukan bagi Indonesia untuk mampu memperbaiki adanya dampak dimasing masing sektor, terutama di sektor pariwisata. Adanya kalimat “New Normal” tentu ini menandakan bagaimana pemerintah harus mampu mengubah strategi dari keterpurukan akibat pandemic yang berdampak di semua sektor yang tentunya sektor tersebut harusnya menyumbang devisa negara akan tetapi saat ini turun secara signifikan. maka dari itu Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyelenggarakan Webinar dengan tema “Menyongsong Normalitas Kehidupan Yang Bari Pasca COVID-19”.

Webinar “Menyongsong Normalitas Kehidupan Yang Baru Pasca COVID-19”

Acara Webinar ini tentu bertujuan bagaimana dalam menyosong kehidupan the New Normal pemerintah mampu berupaya mempersiapkannnya secara matang dan sesuai dengan protocol kesehatan. Tentu pada kali ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyelenggarakan Seminar dengan menggunakan Via Online yaitu Zoom Video Conference tepatnya pada hari/Tanggal Rabu, 27 Mei 2020 pada pukul 11.00-13.00 WITA. Pada acara ini beliau mendatangkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu dr. Achmad Yurianto selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. selaku Ketua BPD PHRI Bali, Trisno Nugroho, S.E., MBA selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang tentunya langsung di moderatori oleh Dr. I Wayan Suambara, S.H., M.M. selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kab. Badung.

Terlihat juga dalam acara tersebut mengundang DUBES RI Australia, DUBES RI Tiongkok, DUBES RI Zimbabwe, parak stakelholders pemerintahan daerah di luar bali juga ikut serta dalam acara pada kali ini dan juga pada akademisi dari UNDIKNAS, Udayana, Polikteknis Negeri Bali, dan  juga Generasi Baru Indonesia (GENBI ), dan masih banyak lainnnya. Acara ini kurang lebih diikuti oleh 450 orang peserta yang tersebar di berbagai provinsi Indonesia.

Acara ini langsung di pimpin oleh moderator yang mana Narasumber yang pertama diberikan kesempatam untuk menjelaskan mengenai Tema yang sudah ditentukan, Narasumber pertama dari Trisno Nugroho, S.E., MBA.  selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, beliau menjelaskan bahwasanya mengenai Perkembangan Pertumbungan Ekonomi selama masa pandemic COVID-19 di tahun 2020,  secara global di masa pandemic ini Terkontraksi yang sangat mendalam sampai 2,2% dan secara global ini terjadi di dunia.artinya pandemic ini ternyata mengalami dampak yang sangat siginifan terkait dengan turunnya pertumbungan ekonomi yang ada di dunia.

Di Indonesia itu sendiri petumbuhan ekonomi mengalami perlambatan seperti misalnya Sumatra, Jawa, dan termasuk Bali yang tergabung dalam Bali Nusra kecuali Papua dan Kalimantan Selatan karena di topang oleh perbaikan kinerja pertambangan, mengenai Inflasi beliau juga menjelaskan bahwa cukup rendah dimana yang terendah itu di tempati oleh Kalimantan Utara (-0,11%) dan tertinggi Jawa Barat (3.77%), dan di Bali itu sendiri 2,6 %. Artinya perlu adanya penanganan yang secara serius untuk memulihkan kembali perlambatan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya di Bali itu sendiri.

Adanya covid in tentu mempengaruhi kunjungan Wisman ke Bali, beliau menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisman diperkirakan akan terkotraksi 49,2% s/d 82,8% (yoy) pada tahun 2020. Dengan penurunan terdalam pada triwulan ke II 2020 kunjungan wisman diperkirakan akan mulai pulih pada triwulan III 2020. Dan hal ini menurut beliau akan membuat prekonomian Bali terkontraksi. Beliau menyampaikan adanya New Normal dan untuk memulihkan kembali pariwisata tentu ada hal yang perlu dipersiapkan terutama protocol kesehatan di lokasi-lokasi tertentu untuk mampu kembali membuka pariwisata dan bisa sejalan dengan protoka kesehatan seperti misalnya di sektor Transportasi, Hotel&Villa, Tourism Attraction, Food & Beverage, Informal Sector,

Hospital. Ini menjadi komponen sangat penting untuk kembali survive di masa pandemic dan mampun mengembalikan Sektor Pariwisata agar tetap meningkat. Badung memiliki Potensi Industri Kreatif menurut beliau ini bisa di kembangkan dan tentu adanya New Normal ini perlu adanya Digital Payment Environment guna meminimalisir penyebaran C0vid-19.

Selanjutnya beralih ke narasumber yang sangat luar biasa moderator kembali memberikan kesempatan kepada narasumber berikutnya yakni Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. beliau menjelaskan optimisme bagaimana Bali bisa mengupayakan untuk mampu membangkitkan sektor pariwisata kembali pasca Covid19, Beliau Menyampaikan bahwa Bali memiliki Holistic Healing Power (Taksu Bali =) yang artinya suatu kebudayaan atau kesenian yang tentu membuat perhatian yang sangat mencolok dimata dunia. Adanya rancangan yang di sampaikan oleh beliau tentu untuk mengembalikan sektor pariwisata dan survive di Era The New Normal perlu adana persiapan yang perlu dilakukan beliau menjelaskan ada 3  yaitu Kebersihan, Kebudayaan, dan juga Keamanan.

Maka dari itu 3 komponen tersebut menurut beliau sangat perlu di perhatikan untuk membuka dan membangkitkan kembali destinasi wisata akan segera pulih. Beliau juga menyampaikan yang perlu di tonjolkan saat ini mungkin lebih ke Alam, dan Alam buatan dikarenakan ketika berbicara mengenai budaya, dibali itu sendiri lebih ke kkebersamaan seperti Ngabe,dan upacara-upacara lainnya yang sedikit bahaya ketika tidak diperhatikan sesuai dengan protocol. Kalimat akhirnya beliau menyampaikan bahwa kita bisa bersama-sama menghadapi pandemic ini, anggap saya itu sebagai Manusia, dan anggaplah manusia itu sebagai alam, jadi bagaimana kita mampu merasakan yang yang dirasakan oleh alam menghadapi hal ini, sehingga alam dan kita mampu saling merasakan bagaimana kondisi kita saat ini.

Selanjutnya juga dijelaskan oleh Dirjen Wirianto, beliau menjelaskan mengenai protocol kesehatan dan juga bagaimana masyarakat mampu lebih waspada lagi dan tentunya harus mengikuti himbauan demi kesehatan agar tetap terjaga, karena hal tersebut adalah hal yang terpenting untuk mampu memutus mata rantai Pandemi covid-19. Dan dilanjutka juga oleh pembicara selanjutnya dari Wakil Bupati Badung yang menjelaskan mengenai bahwa pentingnya Teori Adaptasi di masa New Normal dalam menghadapi COVID-19 ini sangat penting untuk kita terapkan karena hidup ini bagaimana kita berupaya untuk beradaptasi dalam menghadapi segala sesuatu. Hal ini penulis menyadari tentu pentingnya adaptasi dan juga kesigapan pemerintah dalam hal mempesiapkan protocol kesehatan dan jga tertibnya masyarakat menjadi komponen yang sangat penting untuk diterapkan, apalagi sedikit anyaknya para

Undangan yang terdiri dari DUBES Australian dan negara negara lainnya menyampaikan, rata-rata sepengamatan beliau beliau yang menjabat menjadi DUBES di negara masing-masing, masyarakat disana sangat tertib dalam mengikuti himbauan pemerintah misalnya beliau menjelaskan bahwa ada  tahapan yang dilakukan oleh Australia, tahap pertama lebih kepada social distancing dan hari ini bahkan sudah 2/3 sekolah mulai dibuka kembali,beberapa pusat perbelanjaan, dah 1,5 M  melakukan sosial distancing dan tahap kedua direncanakan akan dilaksanakan di tanggal  Juni dia sekolah-sekolah akan mulai kembali di buka dan lebih dari 20 orang boleh berkumpul dan tentunya ini sesuai dengan tahapan yang di terapkan oleh pemerintah, penulis menyampaikan perlu adanya penerapan seperti ini secara tertib di Indonesia, apalagi masing-masing dubers menyampaikan terutama DUBES RI Australia di Canbbera bahwa kurang lebih 2,1 juta masyarakat Ausrtalia saat ini justri ingin mengunjungi Indonesia terutama Bali, tidak hanya negara tersebut akan tetapi Tiongkok, Thailand dan negara lainnya. Akan tetapi yang menjadi permasalahan saat ini adalah pandemic covd-19 ini masih belum kita selesaikan, dan salah satu faktornya misalnya di Australia bahwa ada berita-berita Hoaks yang tersebar di medsos dan kebetulan dibaca oleh masyarakat disana tentu hal itu akan mempengaruhi kebijakan pemerintah Australia untuk tetap tidak emperbolehkan atau melakukan pembatasan untuk keluar negeri khususnya Indonesia.

Maka dari itu di sesi memberikan informasi atau argumentasi para DUBES memberikan sikap optimis terutama Bali untuk kembali memulihkan di sektor pariwisata dan mampu solid untuk membangun factor factor yang mempengaruhi peningkatan di sektor pariwisata maupun pertumbuhan ekonomi, hal ini tentu sejalan apa yang di sampaikan oleh DUBES RI Tiongkok lebih  2 juta orang dari tiongkong ingin ke Indonesia khususnya ke bali yaitu sampai di angka 80%. Artinya ini pengaruh yang sangat besar ketika kita mampu siap untuk merencanakan hal tersebut akan kembali pulih di sektor pariwisata sehingga pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.

Hal ini tentu menjadi sebuah fokus utama ketika kita ingin meningkatkan di sektor pariwisata hal yang paling harus kita perhatikan adalah bagaimana fasilitas yang kita siapkan harus mampu di maksimalkan untuk wisman maka dari itu Narasumber selanjutnya yaitu dari bapak Gede Ricky Sukarta dari Bali Villa Association yang menyampaikaan bahwasanya perlu adanya perbaikan cash flow, dikarenakan ketika memang fokus di bidang pariwisata untuk memfasilitasi hal tersebut perlu adanya cosh yang meningkat, maka dari itu beliau lebih menyampaikan bahwasanya bagaimana upaya pemerintah dalam menurunkan pajak untuk hotel/villa sebesar 5% agar hal ini bisa sejalan untuk meningkatkan di sektor pariwisata  dari segi hal fasilitas untuk wisman karena hal ini juga tidak bisa memberikan harga yang terlalu murah setiap kamarnya.

Sebagai penutup Webinar Moderator sekaligus mewakili penyelanggara mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan undangan dan tentuny narasumber yang sangat luar biasa telah menyampaikan pandangan, informasi, dan juga solusi bagaimana upaya pemerintah mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi. [T]

  • Penulis juga menyimpankan Link untuk PPT untuk lebih memperjekas poin poin dalam pembahasan webinar pada kali ini berikut link PPT https://drive.google.com/drive/folders/166b1-QZZ6_PQbpbhdik4nwv3gCgFJ_OR?usp=sharing. Bagi teman-teman yang berhalangan hadir dan berada di luar Bali, temen-temen bisa menonton video seminar ini secara penuh di https://youtu.be/cQ0f5MqAQ9Q
Tags: Badungcovid 19New NormalPariwisata
Share9TweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Kaos Kaki di Kapal Pesiar

Next Post

Memaafkan 6000

Mahmud Budianto

Mahmud Budianto

Mahasiswa Undiknas University

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Ketidakpastian Pandemi: Dukungan Psikososial Vs Teori Konspirasi

Memaafkan 6000

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co