3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Memeluk “I Jalur”, Durian Juara dari Munduk Bestala

Komang Armada by Komang Armada
February 22, 2020
in Tualang
Memeluk “I Jalur”, Durian Juara dari Munduk Bestala

Pohon durian tua di Desa Munduk Bestala, Seririt, Buleleng, Bali

Ada kredo menarik tentang durian: “Suka sekali atau tidak suka samasekali”, dan saya termasuk dalam kategori pertama.

Musim ini menjadi puncak kegilaan saya pada buah eksotis ini. Kegilaan yang berkali-kali mengharuskan saya bepergian, aktivitas yang sebetulnya tidak saya sukai. Kegilaan yang memaksa saya rajin menyambangi tempat-tempat yang, sebagaimana informasi yang saya baca atau dengar, memiliki varietas-varietas durian lokal unggul.

Jepara punya durian petruk, Purworejo punya durian growong, Banjarnegara punya simimang, Majalengka punya durian bokor, Banyumas punya durian bawor, Banyuwangi punya durian boneng, Bangka punya cumasi atau namlung, dan seterusnya.

Banyak kisah menarik–perpaduan antara hal-hal yang menyenangkan, kejadian-kejadian konyol dan satu dua peristiwa yang mengharukan–mengenai perburuan ke sentra-sentra durian unggul yang saya sebut di atas. Kalau sempat, akan saya tulis lain kali.

***

Di banyak daerah, tradisi pemberian nama kepada setiap pohon durian sudah jamak di kalangan petani, tidak terkecuali di Bali. Itu semacam rasa hormat sekaligus upaya identifikasi (pendataan) sederhana terhadap populasi pohon durian yang mereka tanam.

Nama-nama yang disematkan berkonteks lokal, umumnya diambil dari nama tempat, nama si pemilik, peristiwa atau penanda tertentu yang mudah diingat.

Sentra-sentra durian lokal unggul di luar Bali tersebar tidak terhitung. Dari pelosok-pelosok pulau Jawa, Nusa Tenggara, Sumatra ujung utara sampai ke selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan, hingga ke hutan-hutan lebat di Papua.

Khusus untuk durian lokal varietas unggul di Bali, saya harus menyebut nama sebuah “desa durian” yang terletak di kawasan Bali Utara, desa yang sejak lama masyhur sebagai ikon durian lokal Bali: Desa Munduk Bestala (pemekaran dari Desa Bestala, desa induk sebelumnya).

Di setiap hajatan festival durian, baik skala provinsi maupun kabupaten, dominasi buah durian asal desa berpenduduk sekitar 700 jiwa ini nyaris tidak tergeser.

Vegetasi tanaman di desa yang terletak di ketinggian kurang lebih 500 mdpl ini sebagian besar dibentuk oleh tegakan hutan durian berukuran raksasa berusia ratusan tahun. Rata-rata warganya paham betul soal seluk-beluk bercocok tanam pohon durian, fakta yang mengingatkan saya pada relasi intim warga Gayo dengan tanaman kopi.


Pohon durian tua di Desa MUnduk Bestala, Seririt, Buleleng

Yang terbaru, “I Jalur”, salah satu varietas durian lokal dari Desa Munduk Bestala (lagi-lagi) meraih predikat juara dalam ajang Festival Durian Buleleng yang diselenggarakan awal Januari lalu. (Juara II diraih durian bernama “Ki Raja” dari Desa Madenan, dan “I Panji” dari Desa Panji memperoleh juara III)

Predikat juara I yang diraih “I Jalur” seperti magnet yang memantik ketertarikan saya. Hal pertama yang terlintas di benak saya adalah mencari cara untuk bertemu dengan pemiliknya.

Sepekan kemudian, atas budi baik beberapa kawan saya asal Desa Munduk Bestala, saya dipertemukan dengan sosok yang saya cari: Bapak Kadek Karyana, pemilik “I Jalur”, durian juara itu.

Kadek menerima saya di balai-balai kayu bergaya bali di pojok halaman rumahnya, bersebelahan dengan kolam kecil yang terlihat asri ditumbuhi berbagai jenis tanaman air dan ikan koi warna-warni. Kopi dan beberapa potong dodol ketan yang disuguhkan di atas nampan menyusul kemudian.

Singkat cerita, setelah mengutarakan maksud kedatangan saya, dengan antusiasme dan kehangatan khas masyarakat di pedesaan–sambil tidak henti-hentinya menawari saya supaya mencicipi dodol ketan persiapan hari raya Galungan buatan istrinya–tuan rumah menghadiahi saya cerita-cerita hebat seputar tradisi “wiwitan” warga setempat dalam bercocok tanam pohon durian, upaya-upaya pelestariannya, berikut sederet penghargaan dari institusi-institusi—swasta maupun pemerintah—yang mereka raih dari tahun ke tahun.

Keberuntungan saya tidak berhenti sampai di situ. Menjelang kopi tandas dan di nampan cuma tersisa dua tiga potong dodol ketan, saya ditemani berkeliling.

Turunan dan tanjakan jalan setapak yang licin oleh sisa hujan kemarin menyiksa sendi-sendi kaki saya tanpa ampun. Dua puluh atau tiga puluh menit berselang kami sampai di kebun di mana “I Jalur” tumbuh. Saya amati lekat-lekat tajuk pohonnya yang menjulang.

Dari jarak dua puluh meteran saya berdiri, saya melihat Kadek bergegas memasuki salah satu bilik pondok beratap terpal yang ia buat semi permanen. Saat berikutnya, dari pintu, tuan rumah muncul, tangannya menenteng sebiji buah durian untuk kemudian diangsurkan ke saya. Menurut si penjaga pondok, buah itu salah satu dari sembilan buah yang jatuh pagi tadi.


Daging durian Munduk Bestala

“Silakan dibuka dan cicipi, Bli.” Hanya orang yang tidak waras yang sampai hati menampik tawaran semujur ini, saya membatin.

Alur juring “I Jalur” gampang dibuka, cukup menggunakan sebilah pisau lipat. Buat saya, ini poin plus pertama.

Manis yang menonjol disertai aroma alkohol dan kecap pahit yang samar, legitnya, ketebalan dagingnya, “ngumpennya”, postur buahnya dan kriteria-kriteria unggul lainnya pantas menobatkan varietas durian ini sebagai juara.

Di luar dugaan, ini keberuntungan saya berikutnya, saya diijinkan meminta beberapa pucuknya sebagai entres untuk nantinya saya sambung (sambung sisip atau sambung pucuk) dengan batang bawah yang kebetulan sudah tersedia di rumah persemaian saya.

Dalam perjalanan pulang, kepala saya sibuk menggambar tajuk-tajuk raksasa pohon durian seakan ia sudah berumah di bagian-bagian kosong kebun saya. Sementara indera penciuman tidak kunjung berhasil menepis lembut aroma alkohol yang ditinggalkan oleh lapis-lapis daging buah durian juara yang saya nikmati barusan. [T]

Catatan:

Tulisan ini disiarkan Komang Armada pertama kali di akun facebook, 20 Februari 2020

Tags: buah lokalduriandurian lokallingkunganpertanian
Share196TweetSendShareSend
Previous Post

Obrolan Konyol di Kedai Kopi: Macchiato = Kopi Jro Gede?

Next Post

Di Nusa Penida, Ketika Pariwisata “Menghegemoni”, ke Mana Generasi Petani Rumput Laut?

Komang Armada

Komang Armada

Petani, penikmat kopi dan penyuka sepak bola indah. Bisa dihubungi melalui nyomanarmada@yahoo.com

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Di Nusa Penida, Ketika Pariwisata “Menghegemoni”, ke Mana Generasi Petani Rumput Laut?

Di Nusa Penida, Ketika Pariwisata “Menghegemoni”, ke Mana Generasi Petani Rumput Laut?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co